Jelaskan Perbedaan Antara Jalan dan Lari?

Perbedaan Jalan dan Lari – Dalam kehidupan sehari-hari, Kamu pasti sudah jelas bisa membedakan orang yang sedang berlari atau berjalan. Tapi dalam dunia atletik, ada perbedaan jalan dan lari yang mendasar. Mulai dari tekniknya, kecepatan, hingga keduanya yang menjadi cabang olahraga tersendiri. Kamu penasaran dengan perbedaan keduanya? Simak saja ulasan di bawah ini.

Apa Perbedaan Jalan dan Lari

apa perbedaan jalan dan lari
apa perbedaan jalan dan lari

Untuk mengetahui apa perbedaan antara jalan dan lari, yang pertama kita bisa lihat dari sisi pengertiannya terlebih dahulu. Seperti apa perbedaan lari dan jalan? Yuk simak perbedaan jalan dan lari dari sisi pengertiannya sebagai berikut.

Pengertian Jalan

Pengertian jalan adalah gerakan melangkahkan kaki kanan dan kiri secara bergantian ke semua arah. Bisa ke arah depan, belakang, kanan, atau kiri. Dalam keseharian manusia, tidak pernah bisa dilepaskan dari aktivitas jalan. Bahkan pada zaman dulu, manusia mengandalkan perjalanan kaki untuk menuju ke tempat-tempat yang jauh sekalipun. Hal ini dilakukan sebelum alat transportasi ada.

Pengertian Lari

Pengertian lari adalah kegiatan melangkahkan kaki dengan tempo yang cepat. Lari menggunakan tumpuan pada kaki bagian depan (telapak kaki depan). Kecepatan lari jauh lebih cepat dibandingkan dengan jalan biasa. Tapi energi yang harus dikeluarkan manusia untuk berlari juga jauh lebih banyak dibandingkan aktivitas jalan kaki biasa.

Jadi, Olahraga jalan dan lari adalah jenis olahraga atletik dengan biaya yang sangat rendah. Bahkan, masyarakat bisa melakukan aktivitas jalan kaki dan lari tanpa perlu alat apapun selain sepatu atau alas kaki. Tetapi manfaat yang diberikan dari 2 aktivitas fisik ini cukup besar. Terutama untuk menjaga kebugaran badan dan membakar kalori berlebih pada tubuh.

Jelaskan Perbedaan Antara Jalan dan Lari Terletak Pada?

Jelaskan Perbedaan Jalan dan Lari
Jelaskan Perbedaan Jalan dan Lari dalam Atletik

Dalam keseharian, Kamu pasti membedakan seseorang sedang berjalan dengan berlari dari kecepatannya. Dalam dunia olahraga atletik sendiri, kegiatan berjalan dan berlari memang memiliki perbedaan yang sangat tajam dari segi kecepatan. Bahkan perbedaan jalan dan lari bisa didefinisikan dengan mudah yaitu:

  • Olahraga jalan memiliki kecepatan yang konstan. Perpindahan seseorang dari 1 titik ke titik lain akan membutuhkan waktu yang lama.
  • Olahraga lari memiliki kecepatan yang tidak konstan atau dinamis. Perpindahan seseorang dari 1 titik ke titik lainnya bisa dilalui dengan waktu yang lebih cepat.

Lalu, kini masalahnya adalah pada adanya kegiatan lari santai atau jalan cepat. Apakah lari santai juga masih tetap bisa dikategorikan sebagai lari? Ataukah, jalan cepat bukan lagi bisa dikategorikan sebagai kegiatan berjalan? Kamu pasti bingung kan? Hehehe. Nah, untuk menjawab kebingungan Kamu ini, ada beberapa perbedaan jalan dan lari yang sangat mendasar dalam atletik yaitu:

[su_box title=”Jelaskan perbedaan antara jalan dan lari terletak pada:” box_color=”#020202″]

1. Kontak Kaki dengan Tanah

Coba Kamu rasakan saat berjalan, Kamu pasti bisa merasakan bahwa seluruh permukaan telapak kaki Kamu akan menapak ke tanah. Mulai dari bagian ujung jari hingga tumit akan menempel di lantai/tanah saat berjalan. Telapak kaki pun akan menapak ke lantai/tanah dengan waktu yang lumayan lama. Jadi Kamu bisa merasakannya dengan jelas.

Sedangkan pada saat Kamu berlari, Kamu tidak akan merasakan kontak yang jelas dengan tanah. Karena biasanya saat berlari, bagian telapak kaki yang menyentuh tanah hanya bagian permukaan depannya saja. Waktu yang diperlukan untuk menapak ke tanah juga sangat cepat. Sepersekian detik, tubuh akan melayang di udara sebelum kaki satunya menyentuh tanah lagi.

2. Anggota Tubuh

Pada saat berjalan, Kamu hanya akan menggunakan kaki sebagai alat gerak utama. Biasanya gerakan jalan juga diikuti dengan gerak refleks tangan yang sedikit mengayun. Tapi mayoritas gerakan hanya terjadi pada bagian kaki saja. Tubuh dan anggota gerak atas tidak begitu terpengaruh.

Sedangkan pada saat Kamu berlari, Kamu akan merasakan bahwa tubuh dan tangan juga ikut bergerak. Karena itulah, olahraga lari membutuhkan lebih banyak tenaga dibandingkan berjalan biasa.

3. Tumpuan Kaki

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, saat Kamu berjalan tumpuan utama adalah seluruh permukaan kaki. Sedangkan saat Kamu berlari, tumpuan badan Kamu hanyalah bagian ujung depan telapak kaki. Utamanya bagian jari-jari dan sedikit telapak depan kaki Kamu.

4. Gerakan Lutut

Lutut juga memerankan peran yang sangat penting saat berjalan atau berlari. Saat Kamu berjalan, Kamu pasti bisa merasakan bahwa kedua lutut tidak begitu menekuk. Bahkan sering kali lutut tidak perlu menekuk sama sekali pada jalanan yang mendatar. Hanya jika Kamu berjalan melewati tangga, maka lutut akan menekuk.

Berbeda dengan saat berjalan. Ketika Kamu berlari, Kamu akan merasakan bahwa lutut juga akan menjadi salah satu tumpuan penyangga badan. Lutut akan menekuk beberapa derajat. Otot quadriceps akan bekerja keras menyangga beban tubuh dan melentingkan tubuh ke arah depan dengan cepat layaknya pegas.

5. Kecepatan

Rata-rata kecepatan jalan manusia adalah 5 km/jam saja. Seorang atlet yang melakukan jalan cepat saja paling-paling hanya bisa mencapai kecepatan 8 km/jam. Tapi jika Kamu berlari, Kamu bisa menempuh jarak yang sama dengan kecepatan 2 kali lipat daripada saat berjalan.

Kamu tahu kan siapa orang tercepat di dunia? Ya, Usain Bolt bahkan bisa berlari dengan kecepatan mencapai 44 km/jam. Bahkan kecepatan ini sudah 2/3 dari kecepatan manusia lainnya saat mengendarai motor loh. Menakjubkan bukan?

6. Potensi Cedera

Olahraga yang paling ringan resiko cidera adalah jalan. Bahkan, olahraga jalan dianjurkan bagi lansia dan penderita obesitas. Karena resiko cedera pada kaki dan lutut sangat minim. Tapi olahraga lari punya resiko cedera yang lebih besar. Terkilir, cedera lutut, hingga patah tulang adalah resiko cedera yang paling umum dari olahraga lari.[/su_box]

[su_heading size=”23″]Macam-macam Olahraga Jalan dan Lari[/su_heading]

Olahraga Jalan

cabang olahraga jalan
cabang olahraga jalan

Berikut adalah macam-macam olahraga jalan yang bisa kamu ketahui sebagai berikut.

1. Jalan Santai

Olahraga ini banyak dilakukan oleh kaum urban saat ini. Misalnya saat weekend atau pada acara car free day. Banyak juga event jalan santai yang digelar oleh pemerintah ataupun perusahaan swasta. Jalan santai biasa dilakukan sambil berbincang, melihat pemandangan, ataupun sambil bersosialisasi. Biasanya, jarak yang ditempuh lumayan jauh.

2. Jalan Cepat

Olahraga jalan ini adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dipertandingkan pada kejuaraan internasional. Olahraga ini memiliki gerakan yang sama dengan jalan biasa, tapi temponya lebih cepat.

Olahraga Lari

cabang olahraga lari
cabang olahraga lari

Berikut adalah macam-macam lari yang bisa kamu ketahui sebagai berikut:

1. Sprint

Sprint adalah lari jarak pendek. Biasanya dengan jarak antara 100-400 meter saja. Atlet lari sprint harus bisa menempuh jarak pendek ini dengan waktu sesingkat-singkatnya untuk bisa menang.

2. Jarak Menengah

Lari jarak menengah menggunakan jarak lintasan antara 800 – 1500 meter. Kalau lari jarak pendek harus menggunakan tenaga ekstra mulai dari awal hingga akhir. Maka jenis lari ini punya teknik yang berbeda. Para atlet bisa memainkan tempo yang lambat di awal dan kencang di akhir.

3. Marathon

Marathon adalah istilah keren dari lari jarak jauh. Lari ini menempuh rute yang sangat jauh, mulai dari 3 km lebih. Lari marathon biasanya dilakukan di jalan raya dengan beramai-ramai.

4. Estafet

Dalam peraturan lari estafet dilakukan secara beregu. Peserta disusun dalam lintasan dan harus berlari secara berurutan untuk berlari sambil memberikan tongkat kepada peserta berikutnya.

5. Halang Rintang

Pelari harus bisa melewati rintangan selama berlari. Tetapi atlet harus tetap menjaga kecepatannya selama melewati rintangan. Biasanya rintangan yang diberikan berupa gawang atau water jump. Jarak lintasan lari ini juga cukup jauh, bisa sampai 5 km.

Ternyata perbedaan jalan dan lari dalam dunia atletik sangat mendetail. Kamu juga bisa menekuni olahraga ini saat akhir pekan. Biaya yang murah dan tak butuh banyak alat bisa membuat olahraga ini digemari banyak orang. Semoga dengan adanya pembahasan kali ini kamu bisa tau apa perbedaan jalan dan lari, harapan kami tidak hanya itu. Namun, kamu juga harus bisa jelaskan perbedaan jalan dan lari kepada temen-temanmu yang masih belum mengetahuinya, Oke

Tinggalkan komentar