Pembangunan Berkelanjutan

Jika membahas mengenai pembangunan, apa hal pertama yang Kamu pikirkan? Pasti tata ruang kota yang tampak hijau dan rapi. Ya, hal itu memang menjadi salah satu bagian dari pembangunan berkelanjutan atau sustainable development. Apa yang dimaksud dengan sustainable development? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Definisi Sustainable Development

Pembangunan berkelanjutan atau sustainable development merupakan pembangunan yang dilakukan dalam pemenuhan kebutuhan sekarang tanpa berkorban dalam pemenuhan kebutuhan generasi di masa depan. Pembangunan yang dilakukan akan berfokus pada tercapainya keadilan sosial, daya dukung lingkungan sekitar dan kelanjutan lingkungan serta ekonomi.

Salah satu hal yang masuk dalam sustainable development adalah pembangunan green growth atau kota hijau. Pembangunan green growth ini perlu dilakukan karena meningkatnya kegiatan sosial ekonomi yang mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan seperti penurunan sumber daya dan pencemaran lingkungan. Maka, adanya kota hijau bisa menjadi solusi yang tepat untuk masalah ini.

Tujuan Pembangunan berkelanjutan

Ada 3 tujuan utama yang menjadi dasar kegiatan pembangunan khususnya yang berkelanjutan, diantaranya adalah:

  1. Socially-politically acceptable and culture sensitive, keberlanjutan sosial
    Pembangunan sosial politik yang peka terhadap aspek budaya. Keberlanjutan sosial ini berfokus pada penjaminan keadilan sosial dalam penyaluran kekayaan alam dan pelayanan sosial kepada seluruh lapisan masyarakat di suatu negara.
  2. Economically viable, pembangunan dinamis dalam bidang ekonomi
    Fokus utama dalam pertumbuhan ekonomi adalah tetap menjaganya dalam kondisi stabil dengan cara membuat struktur yang tepat dalam sistem produksi sehingga dapat menghemat energi dan sumber daya khususnya yang tidak dapat diperbaharui.
  3. Environmental friendly, keberlanjutan lingkungan
    Keberlanjutan lingkungan ini menitikberatkan pada pembangunan yang ramah lingkungan dengan cara menjaga kawasan tempat tinggal agar lebih nyaman dan terbebas dari zero emission atau

Ruang Lingkup Sustainable Development

Ada beberapa hal yang menjadi ruang lingkup pembangunan berkelanjutan, diantaranya adalah:

  1. Atmosfer
  2. Pertanian
  3. Aneka Ragam hayati
  4. Bioteknologi
  5. Perubahan iklim
  6. Pola konsumsi dan produksi
  7. Demografi
  8. Pengembangan kapasitas
  9. Kekeringan dan penggurunan
  10. Manajemen bencana
  11. Energi
  12. Keuangan
  13. Air minum
  14. Kesehatan
  15. Pendidikan
  16. Hutan
  17. Pemukiman
  18. Industri
  19. Hukum internasional
  20. Gunung, dsb

Peran Penduduk dalam Proses Pembangunan

Masyarakat atau penduduk menjadi bagian paling penting dalam proses pembangunan berkelanjutan. Hal ini dikarenakan posisi masyarakat yang mengambil peran subjek sekaligus objek dalam pembangunan. Jumlah penduduk yang semakin meningkat harus diimbangi dengan kualitas yang memadai agar terjadi kondisi yang ideal baik daya dukung alam maupun daya tampung lingkungan.

Ciri- Ciri Sustainable Development

Sustainable development merupakan bentuk dalam upaya pelestarian lingkungan di masa mendatang tetapi memaksimalkan pembangunan di masa kini, sehingga pembangunan ini memiliki ciri-ciri yang melekat, diantaranya yakni:

  1. Usaha dalam meminimalisir gas rumah kaca yang bertujuan untuk mengurangi global warming dan pelestarian sumber daya lingkungan.
  2. Fokus penekanan pembangunan terletak pada arsitektur hijau dan bangunan ramah lingkungan.
  3. Menggunakan bahan bangunan dari alam seperti biodegradable.
  4. Penggunaan sumber air yang bisa terbarukan.
  5. Menekan penggunaan sumber energi yang dapat diperbaharui seperti angin dan solar.
  6. Memaksimalkan perlindungan terhadap habitat alami.
  7. Melakukan penggantian sumber daya dengan lebih terencana.
  8. Mengoptimalkan praktik industri konstruksi yang rendah atau bebas polusi.

Prinsip- Prinsip Sustainable Development

Sustainable development atau pembangunan berkelanjutan memiliki beberapa prinsip yang pas diterapkan dalam kegiatannya. Ada 2 prinsip yang dijadikan dasar yakni prinsip secara umum dan prinsip menurut UNCED. Berikut ulasan lengkapnya!

1. Prinsip Secara Umum

  • Ekonomi

Prinsip ekonomi dalam pembangunan berkelanjutan berfokus pada peningkatan keahlian bersaing diantaranya para pekerja sehingga mereka memperoleh pekerjaan yang baik dan layak. Apakah Kamu sudah meningkatkan skill yang sudah dimiliki? Jika belum, segera upgrade ya, hehe.

Tidak hanya sebagai jembatan untuk meningkatkan keahlian pekerja, pembangunan berkelanjutan juga berfokus pada kerjasama ekonomi dan peningkatan infrastruktur dasar, misalnya jalan, air, rumah hingga informasi. Pada umumnya, kota yang melakukan sustainable development biasanya memiliki keadaan ekonomi sosial yang kondusif.

  • Pemerataan atau Equity

Pemerataan juga menjadi salah satu fokus utama adanya sustainable development. Hal ini dikarenakan dapat meminimalisir disparitas ekonomi dan sosial. Selain itu juga dapat memberikan kesempatan yang seimbang untuk semua lapisan masyarakat.

  • Energi

Prinsip yang harus dijalankan dalam sustainable development adalah menerapkan kegiatan hemat energi. Implementasi dari prinsip ini misalnya saat pembangunan bangunan, Kamu sebagai bagian dari proses ini harus mengoptimalkan pencahayaan alami dan memaksimalkan penggunaan transportasi umum. Jadi, jangan sering naik mobil pribadi ya, hehe!

  • Ekologi

Prinsip ekologi pada pembangunan berkelanjutan diimplementasikan dalam pengoptimalan lahan campuran atau mixed use. Selain itu, prinsip ekologi juga berfokus pada ruang terbuka hijau yang diperluas, pembatasan pemekaran kota yang berlebihan, perbaikan sistem transportasi hingga pembangunan yang saling terintegrasi.

  • Peran Serta atau Engagement

Prinsip peran serta diterapkan dalam peran serta masyarakat harus lebih maksimal dan optimal dalam kegiatan pembangunan. Agar prinsip ini bisa berjalan dengan baik, maka pemerintah harus menjadi fasilitator dan penampung aspirasi masyarakat.

2. Prinsip berdasarkan UNICEF

  • Prinsip Pencegahan Dini

Prinsip pencegahan dini juga diartikan sebagai tidak adanya alasan dalam penundaan upaya pelestarian lingkungan jika terjadi kerusakan lingkungan yang tidak dapat diatasi. Hal ini menjadikan manusia lebih bertanggungjawab dan tidak saling menyalahkan sehingga upaya pencegahan kerusakan lingkungan dapat dilakukan sedini mungkin.

  • Perlindungan Aneka Ragam Hayati

Prinsip melindungi keanekaragam hayati yang ada di alam sudah menjadi bagian utama dalam proses pembangunan. Adanya upaya dalam melindungi ragam hayati tentu akan mencegah terjadinya kepunahan.

  • Internalisasi Biaya Lingkungan

Jika terjadi kerusakan lingkungan, maka biaya eksternal ekonomi akan muncul. Biaya eksternal ini menjadi tanggungan dari pelaku ekonomi yakni masyarakat dan pemerintah. Maka, biaya ini harus masuk dalam anggaran pengambilan keputusan yang berhubungan dengan sumber daya alam yang digunakan masyarakat.

  • Keadilan Satu Generasi

Prinsip keadilan satu generasi merupakan permasalahan lingkungan yang ada di bumi menjadi beban bersama seluruh masyarakat di dunia. Hal ini sebagai bentuk dalam peningkatan kesadaran setiap generasi untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap baik dan lestari

  • Keadilan Antar Generasi

Prinsip ini merupakan hak setiap manusia yang lahir di bumi untuk dapat menikmati dan tinggal di bumi dengan kondisi lingkungan alam yang baik. Sehingga tidak sepatutnya jika manusia menerima imbas dari perilaku generasi sebelumnya. Maka, agar prinsip ini bisa dicapai, Kamu juga harus ikut membantu dalam proses pembangunan kota hijau di daerahmu ya!

Hai Kamu, berdasarkan informasi diatas, pembangunan berkelanjutan akan berjalan dengan baik dan lancar jika didukung oleh semua pihak. Selain sektor ekonomi yang kuat, campur tangan pemerintah juga sangat diperlukan agar kesejahteraan bisa merata. Bagaimanakah menurut Kamu?

Tinggalkan komentar