Explanation Text

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti pernah menjelaskan sesuatu kepada saudara atau teman. Misalnya, kamu menjelaskan tentang proses terbentuknya pelangi atau siklus air. Apabila penjelasan kamu diubah menjadi bentuk tulisan, maka tulisan itu dinamakan explanation text.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan teks explanation? Bagaimana cara membedakan teks ini dengan jenis teks yang lain? Pada dasarnya teks yang satu ini cukup mudah dikenali. Kuncinya, kamu harus mengetahui karakteristik yang dimiliki oleh teks explanation. Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Explanation Text

Secara harfiah, explanation text dapat diartikan sebagai teks penjelasan. Teks ini memang digunakan untuk menerangkan atau menjelaskan proses terjadinya sesuatu, terutama yang berhubungan dengan kejadian alam, fenomena sosial budaya, maupun fenomena ilmiah.

Sesuai dengan namanya, tentu saja teks explanation bertujuan untuk memberitahu pembaca mengenai fenomena alam, sosial budaya, maupun ilmiah. Melalui teks tersebut, pembaca dapat mengetahui mengapa dan bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi. Dengan kata lain, tulisan ini bisa menjawab pertanyaan ‘why’ dan ‘how’ terhadap sebuah kejadian.

Untuk menjalankan fungsinya sebagai teks penjelasan, kamu harus menyampaikan informasi berupa fakta. Tidak seharusnya teks mengandung opini pribadi atau argumen sehingga menimbulkan kerancuan bagi pembaca.

Karakteristik Explanation Text

Setiap jenis teks mempunyai karakteristik khusus, jadi kamu bisa mengenalnya dengan mudah. Begitu juga dengan teks explanation yang mempunyai sederet ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis lain. Kira-kira apa saja yang menjadi ciri khas dari teks explanation? Yuk simak poin-poin penting di bawah ini.

  • Tulisan menjawab pertanyaan ‘why’ dan ‘how’ terhadap sebuah kejadian
  • Berkaitan dengan fenomena alam, sosial budaya, dan ilmu pengetahuan
  • Berfokus pada kejadian, bukan benda ataupun orang
  • Menggunakan action verbs
  • Menggunakan simpel present tense
  • Menggunakan noun phrase
  • Menggunakan passive voice
  • Menggunakan technical term
  • Menggunakan conjunction of time serta hubungan sebab akibat (cause-effect)

Generic Structure Explanation Text

Selain mempunyai karakteristik khusus, explanation text juga memiliki struktur tertentu yang membuatnya lebih mudah dipahami. Coba saja kamu bayangkan sebuah teks yang amburadul dan tidak teratur. Tentu saja kamu jadi sulit untuk memahaminya, bukan? Oleh karena itu, dibuatlah struktur umum yang harus diikuti sehingga pembaca lebih mudah dalam memahami informasi di dalamnya.

Memahami struktur tulisan juga sangat penting jika kamu ingin mencoba membuat teks sendiri. Dengan mengikuti sistematika penulisan, kamu bisa membuat tulisan yang baik dan benar. Penasaran dengan struktur teks explanation? Ini dia penjelasannya untuk kamu!

1. General statement

Teks explanation di buka dengan general statement. Ini merupakan pengenalan tentang kejadian atau peristiwa yang akan dibahas. Pada bagian ini, kamu bisa memberikan penjelasan secara umum tentang sebuah fenomena yang dianggap menarik. Bagian ini berfungsi untuk menuntun pembaca menuju inti pembahasan pada bagian selanjutnya.

2. Sequenced explanation

Yang dimaksud dengan sequenced explanation adalah penjelasan mengapa dan bagaimana sebuah fenomena dapat terjadi. Pada bagian ini, peristiwa tersebut dipaparkan secara detail mulai dari awal hingga akhir kejadian. Sequenced explanation juga menjawab pertanyaan ‘why’ dan ‘how’ secara terperinci. Semakin panjang proses, maka semakin banyak jumlah paragraf yang dibutuhkan.

Misalnya ketika sebuah teks explanation ingin menjelaskan proses terjadinya hujan, maka sequenced explanation berisi tentang siklus air mulai dari penguapan, pengembunan, hingga berubah menjadi titik-titik air yang disebut hujan.

3. Closing

Sebuah explanation text tidak lengkap tanpa adanya penutup. Closing sebagai salah satu bagian dari teks berfungsi untuk menutup penjelasan sekaligus menyimpulkan peristiwa yang telah dipaparkan. Walaupun begitu, beberapa orang memilih untuk menggabungkan closing dengan sequenced explanation.

Contoh Explanation Text

[su_box title=”Contoh explanation text 1” box_color=”#020202″]

How Is Snow Formed?

During the winter, snow falls and covers your house and neighborhood. This white, cold, and fun thing gives so much excitement as you can build a snowman or start a snowballs war with your friends. But do you ever wonder how snow is formed?

Much like the process of rain, snow occurs due to water evaporation. But instead of turning into water, the water vapor freezes due to the cold temperature in the clouds. Because air contains dirt, crystals of ice are formed around the dirt and create snowflakes. In the beginning, the snowflakes are very small but it grows larger and it falls as snowfall.
Snowflakes have different sizes. Some might contain hundreds of crystals while some others come with fewer crystals.[/su_box]

[su_box title=”Contoh explanation text 2” box_color=”#020202″]

How Rain Occurs

Rain is a common natural phenomenon when drops of water fall to the earth. Rain becomes the main source of fresh water that is advantageous for living things. Rain water can be used to irrigate crops, generate hydroelectric power plants and many others. But, how does rain occur?

Rainfall phenomenon is closely associated with water cycle. When water areas are heated by the sun, it causes the water surface to evaporate. The water vapor then rises to the Earth’s atmosphere. The cold temperature in the atmosphere cools down the water vapor, so it condensed and turns into water droplets.

The droplets then grow bigger and heavier. When the clouds are too heavy to float, the droplets fall to the surface. This phenomenon is then called as precipitation. But when the temperature drops and freeze the vapor, it becomes freezing rain.

Clouds come in a variety of different sizes and shaped. It also occurs in various altitudes. The rainfall creates water puddle which makes water cycle reoccurs.[/su_box]

[su_box title=”Contoh explanation text 3” box_color=”#020202″]

Human Respiratory System

Breathe in and breathe out keeps us alive. Human body is designed to take oxygen and release carbon dioxide through the respiratory system. Oxygen keeps the body works properly while the carbon dioxide is used by plants for photosynthesis process. Do you know how the respiratory system works?

Respiration has two different phases, namely inhalation and exhalation. Inhalation or breathing in is a process that brings air which is rich of oxygen from outside into the lungs. The oxygen is brought through blood vessels to the heart. The oxygen-rich blood is then pumped to all body parts. Next, oxygen moves into the cells from the blood stream that completes the first phase.

In the cells, the oxygen is used in an energy-producing process and produces carbon dioxide. The second phase starts when the carbo dioxide in the cells moves to the bloodstream and continues to the heart. The carbon dioxide-laden blood is pumped to the lungs. There, exhalation process occurs to remove carbon dioxide from the body.

When exhalation occurs and carbon dioxide is released, it completes the respiration cycle. This process keeps all parts of the body work properly.[/su_box]

Tinggalkan komentar