Yuk Ketahui Formasi Bola Basket Untuk Mengatur Strategi yang Tepat!

Formasi bola basket – Saat bermain bola basket, tentunya ada beberapa strategi. Dengan menggunakan strategi yang benar, akan membuat permainan tim semakin kompak. Salah satunya adalah formasi bola basket yang baik. Sehingga penyerangan dan pertahanan akan lebih sempurna. Begitu kira-kira guys, hehehe.

Beberapa formasi bola basket yang Wajib Sobat Ketahui

formasi bola basket
formasi bola basket

Formasi yang tertata akan membuat tim lebih solid. Namun, formasi yang bagus tidak serta merta terjadi. Perlu beberapa kali latihan agar hal tersebut menjadi benar-benar matang. Berikut beberapa formasi bola basket dan penjelasannya yang bisa dilakukan:

1. Formasi Bola Basket 2-3 Dan 3-2

Formasi bola basket 2-3 biasanya digunakan untuk menahan pergerakan lawan yang akan menyerang. Dengan menggunakan formasi ini, Sobat bisa berhadapan satu lawan satu. Jika melakukan hal tersebut, ruang gerak lawan akan menjadi lebih sempit.

Sedangkan formasi 3-2 juga bisa digunakan untuk menghalau musuh yang masuk. Namun, formasi ini lebih mengunggulkan serangan balik saat lawan lemah. Jika menggunakan formasi ini kebanyakan lini belakang akan sedikit mengendor.

Formasi yang memakai pola main bertahan masih dibagi lagi menjadi dua pola, di antaranya adalah pola bertahan daerah dan pola bertahan dengan satu lawan. Meski demikian, sesungguhnya masing-masing tim juga bisa membuat dan mengatur pola sendiri agar dapat menyerang dan mematikan lawan.

Di antara pola penyerangan yang dapat dimanfaatkan dalam olahraga bola basket adalah fast break, set offen, shuffele, give and go weave, double pivot offence dan pola penyerangan driving.

2. Formasi Bola Basket 1-3-1

Hal penting yang wajib dipahami dalam permainan bola basket adalah tugas dari masing-masing posisi. Di antaranya pemain forward yang harus melakukan upaya penyerangan atas lawan. Sementara pemain guard yang harus melakukan penjagaan terhadap garis pertahanan.

Berikutnya adalah pemain center yang harus menahan setiap tembakan dari lawan serta melakukan teknik rebound. Gunanya adalah untuk menyelamatkan diri. Pemain ini adalah pemain kunci dalam bola basket. Hal ini lantaran pemain center menjadi pusat operan yang berasal dari daerah lawan.

Formasi yang umum dipilih guna optimalisasi ke daerah lawan adalah formasi bola basket 1-3-1. Dengan pola ini, tim akan dapat menyerang pertahanan lawan dengan mudah dan maksimal.

3. Formasi Bola Basket 1-2-2

Formasi selanjutnya adalah formasi bola basket 1-2-2. Di dalam formasi ini, 2 orang akan ditugaskan menjadi guard, 1 orang akan ditugaskan menjadi center atau big man dan 2 orang lainnya bertugas sebagai forward.

Dengan pola tersebut, permainan bola basket akan semakin maksimal. Karena penyerangan dan pola bertahan dilakukan dengan strategi yang tepat. Asal jangan menyerang teman sendiri ya gaes, hahaha.

Posisi Pemain saat Bola Basket Dimainkan

Selain memahami formasi apa saja yang terdapat pada olahraga bola basket, Sobat juga harus mendalami posisi pemain dalam setiap formasi. Hal ini penting dipahami karena setiap posisi memiliki tugas tersendiri. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Posisi Guard

Posisi pertama dalam permainan bola basket adalah Guard. Jika menduduki posisi ini, Sobat akan lebih sering berada di luar parameter area atau yang biasa dikenal key hole. Posisi ini juga memungkinkan seseorang sering beradu dengan lawan secara fisik.

Kriteria pemain yang paling tepat untuk menduduki posisi ini adalah yang paling cepat dan kecil. Posisi ini masih terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu shooting Guard dan point Guard.

2. Posisi Power Forward (4-PF)

Berikutnya adalah posisi Power Forward. Tugas di posisi ini adalah menangkap bola pantul yang tidak berhasil masuk ring. Sehingga, pemain yang tepat untuk menduduki posisi ini adalah pemain dengan tubuh tinggi. Posisi ini sangat diperlukan sebagai upaua pertahanan.

Ketika dalam kondisi menyerang, seorang Power Forward harus mampu menangkap bola. Sesudah itu, ia juga harus tanggap dalam menembakkan bola tersebut ke dalam ring atau rebound lawan.

3. Posisi Point Guard

Yang dimaksud dengan Point Guard dalam permainan bola basket adalah seorang yang memimpin penyerangan. Sehingga, ia harus ahli dalam melakukan umpan passing dan juga dribble. Point Guard akan mengatur strategi dalam permainan dengan pola yang telah dipelajari tim.

Seorang Point Guard harus memiliki kemampuan dribble yang baik. Meski sebenarnya, semua urutan formasi bola basket harus mampu mengoptimalkan handling bola. Tugas lain dari Point Guard adalah mengatur serangan dengan melakukan passing pertama kali.

Dengan demikian, akurasi passing dari Point Guard menjadi kunci kesuksesan permainan. Point Guard harus benar-benar mampu memberi assist dalam timnya. Tapi jangan lupa juga kasih semangat kepada tim agar tidak tegang, haha.

4. Posisi Small Forward (Shooting Guard)

Formasi bola basket satu ini sangat cocok ditempati oleh orang yang agresif. Khususnya saat melakukan upaya serangan pada daerah lawan. Small Forward juga harus mempunyai tembakan konsisten dari luar garis tembakan yang bebas.

Adapun tugas Shooting Guard adalah membantu bola agar senantiasa mengalir di dalam serangan. Namun, hal ini tergantung dari strategi serangan yang dilakukan. Di samping itu, posisi ini juga dapat menjadi penembak utama dalam permainan bola basket. Juga melakukan drive ke dalam.

5. Posisi Forward

Pemain yang menduduki posisi Forward sebaiknya memiliki postur tubuh kuat dan besar. Dan yang tidak kalah penting adalah memiliki kemampuan rebound yang lebih jika dibandingkan posisi guard. Kompetensi lain yang harus dimiliki oleh posisi ini adalah mampu melihat posisi kosong dekat key hole.

Kemampuan tersebut bertujuan untuk melakukan penetrasi secara maksimal ke dalamnya. Tentu saja untuk segera melakukan passing dan drive ke dalam. Karena itu, selain kuat posisi ini harus ditempati anggota tim yang tinggi.

Forward akan bekerja di bagian paint area. Sehingga, kemampuan menembak medium juga diperlukan. Hal ini dikarenakan upaya tembakan akan lebih sering di bagian tersebut. Karenanya, posisi ini terbilang sangat penting untuk permainan bola basket. Seperti pentingnya hubungan dengan kekasih, hahaha.

6. Posisi Center

Untuk memudahkan penyebutan, posisi center kerap digantikan dengan simbol angka. Pemain yang tepat untuk menempati posisi ini adalah mereka yang tinggi. Bahkan, usahakan yang paling tinggi dalam sebuah tim.

Tugas utama dari pemain ini adalah menerima dan menembakkan bola ke dalam ring. Sementara ketika dalam posisi bertahan, pemain center merupakan pertahanan yang terakhir. Pemain center juga sering disebut dengan big man. Selain paling tinggi, pemain yang menduduki posisi ini juga harus besar.

Tanggung jawab utama dari pemain center adalah mampu bermain di area key hole, juga melakukan reboun serta memerankan posisi di bawah ring. Karena itu, memaksimalkan posisi ini sangat penting.

Berbagai formasi bola basket di atas harus benar-benar dipahami oleh setiap tim pemain. Tanpa memahami hal-hal di atas, permainan akan kurang maksimal dan susah untuk mendapat kemenangan. Apa lagi tujuan main bola basket kalau bukan untuk menang? hehehe

Leave a Comment