Sebutkan Unsur-unsur Puisi? Penjelasan [Intrinsik, Ekstrinsik, Fisik, Batin]

Unsur-unsur puisi – Ya, kami akan sebutkan unsur-unsur puisi beserta dengan penjelasannya mulai dari unsur intrinsik puisi yang terdiri dari unsur fisik dan batin, kemudian unsur ekstrinsik puisi. In sha allah akan kami bahas lengkap, semoga informasinya bermanfaat untuk Anda.

Siapa diantara kamu yang menyukai atau memang pernah membaca sebuah puisi? Atau bahkan kamu merupakan salah satu yang suka menulis puisi? Puisi memang salah satu karya sastra tulis yang memiliki keindahannya sendiri dan juga sangat menarik untuk dibaca. Namun apakah kamu sudah mengetahui apa arti dari puisi sebenarnya? Yang mana telah kami bahas di artikel sebelumnya mengenai pengertian puisi. Jika kalian sudah baca yuk lanjut bahas unsur-unsur puisi?

Sebutkan Unsur-unsur Puisi

sebutkan unsur-unsur puisi
sebutkan unsur-unsur puisi

Sebelum kami sebutkan unsur-unsur puisi, tahukah anda apa itu puisi atau pengertian puisi? jika belum, kami akan coba jelaskan secara singkat tentang apa itu puisi?

Puisi merupakan salah satu dari banyaknya karya sastra, yang digemari oleh banyak kalangan. Bahkan bukan hanya orang tua saja, anak muda juga sudah banyak menyukai karya sastra yang satu ini seperti kamu bukan? Bukan hanya sekadar menyukai, kamu juga harus mengetahui unsur-unsur puisi yang dimilikinya loh. Bukan hanya menikmati, bahkan kamu dapat membuat sendiri puisi kamu.

Secara umum, puisi memiliki arti dimana sebuah karya sastra yang memiliki beberapa unsur. Unsur tersebut berupa irama, ritma, lirik, diksi dan juga menggunakan kata kiasan dalam setiap bait yang dimilikinya. Dengan menggunakan kata kiasan, maka akan memberikan nilai keindahan pada bahasa yang lebih padu. Sebuah karya puisi, tentunya memiliki nilai keindahan dibandingkan dengan karya sastra lainnya.

Orang yang membuat puisi memiliki sebutan sendiri, kamu bisa memanggilnya sebagai penyair puisi. Puisi sendiri memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu puisi lama dan juga puisi modern. Tentunya untuk tiap jenis puisi tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing yang menjadi pembeda yang dimilikinya. Salah satu karakteristik dalam sebuah puisi adalah, bagaimana bait yang terdiri dari baris-baris.

Diksi yang digunakan juga menggunakan kiasan, karena dinilai memiliki kata atau kalimat yang lebih indah. Penggunaan majas sangat dominan, dan pemilihan diksi yang di lakukan juga dipastikan sudah mempertimbangkan dengan rima dan setting yang ada. Untuk pemilihan latar dan tokoh memang tidak terlalu ditonjolkan,melainkan harus menggunakan pengungkapan yang jelas.

Selain itu. puisi juga memiliki beberapa unsur yang menjadi pembentuknya. Unsur yang dimiliki puisi, adalah unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Untuk dapat mengenal lebih jauh, berikut ini adalah unsur-unsur puisi yang dapat kamu ketahui.

Unsur-unsur puisi

unsur-unsur puisi
unsur-unsur puisi

Ya, fokus pembahasan kita kali ini yakni mengenai unsur-unsur yang terdapat dalam puisi yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi. mau tahu seperti apakah penjelasannya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

1. Unsur Intrinsik Puisi

Unsur pertama yang dimiliki oleh puisi adalah, unsur intrinsik. Unsur intrinsik puisi adalah unsur pembangun untuk puisi yang berasal dari dalam. Untuk memahami lebih jelas lagi bagaimana unsur intrinsik yang dimiliki oleh puisi, unsur intrinsik dalam puisi ada dua yaitu unsur fisik dan unsur batin.

A. Unsur Fisik Puisi

unsur fisik puisi
unsur fisik puisi

Unsur fisik puisi merupakan salah satu unsur, yang dimiliki oleh unsur intrinsik puisi. Unsur ini, merupakan sarana yang memang digunakan oleh semua penyair untuk dapat mengungkapkan bagaimana hakikat puisi yang baik. Secara umum, unsur fisik puisi yang dapat kamu ketahui dari unsur intrinsik puisi yakni ada 5. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjutnya.

Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur fisik puisi
1. Diksi

Diksi adalah sebuah pemilihan kata, yang di lakukan atau digunakan oleh penyair dalam puisi yang dibuatnya. Seperti yang kita semua tahu, bahwa puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang padat maka digunakanlah dengan sedikit kata-kata. Hal ini juga yang membuat diksi atau pemilihan kata menjadi suatu hal yang penting dan menjadi nilai keindahan dalam puisi.

2. Imaji

Imaji adalah unsur lain, yang juga melibatkan berbagai penggunaan indra yang dimiliki oleh manusia. Hal ini dapat di contohkan seperti imaji suara, imaji penglihatan dan masih banyak lagi. Imaji sendiri memiliki tiga jenis, yaitu imaji suara. Imaji penglihatan dan juga imaji raba atau sentuh. Kamu harus memahami ketiga imaji ini, dalam pembuatan puisi.

3. Kata Konkret

Kata konkret, merupakan sebuah kata yang menjadi asal mula atau munculnya sebuah kemungkinan dari terjadinya sebuah imaji. Dalam hal ini, Kata Konkret sendiri memiliki sifat yang cukup imajinatif sehingga dapat memberikan kemunculan untuk imaji. Biasanya kata konkret memiliki hubungan dengan lambing atau kata kiasan.

4. Gaya Bahasa atau Majas

Majas atau yang sering disebut dengan gaya bahasa merupakan salah satu unsur dimana penggunaan bahasa yang digunakan seolah-olah dapat menghidupkan atau memberikan makna konotasi. Hal ini dapat dilakukan, untuk dapat menggunakan bahasa figuratif. Majas sendiri memiliki beberapa macam, yang perlu kamu ketahui.

Macam-macam majasyang ada atau sering digunakan adlaah metafora, personifikasi, retorika, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks dan lain-lain.

5. Rima atau Irama

Unsur lainnya yang juga dimiliki oleh unsur fisik dari unsur intrinsik sebuah puisi, adalah rima atau irama. Rima atau irama adalah bagaimana persamaan dari bunyi yang dimiliki oleh sebuah puisi. Unsur-unsur puisi ini juga biasanya terjadi pada awal, tengah atau bahkan di akhir puisi tersebut. Sedangkan untuk ritma, memiliki tinggi, rendah panjang atau pendeknya sebuah bunyi.

Nah itulah penjelasan mengenai unsur-unsur fisik puisi, yang mana telah kita ketahui bahwa unsur fisik puisi ada 5 yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa atau majas, dan rima atau irama. Selanjutnya akan kita bahas unsur intrinsik puisi yang lainnya yaitu unsur batin puisi.

B. Unsur Batin Puisi

unsur batin puisi
unsur batin puisi

Selain unsur fisik, unsur-unsur puisi dalam unsur intrinsik juga memiliki unsur batin. Unsur ini memiliki hubungan dengan pembaca puisi. Berikut ini adalah beberapa unsur yang dimiliki oleh unsur batin dalam puisi.

Unsur-unsur batin puisi
1. Tema

Tema adalah salah satu unsur, yang menempati posisi utama. Hal ini dikarenakan, tema memiliki hubungan yang erat dengan makna yang dihasilkan dalam suatu puisi. Bahkan tema dijadikan sebagai landasan dan juga garis besar untuk sebuah puisi yang diciptakan.

2. Rasa atau Perasaan

Selain tema, rasa atau perasaan merupakan bagaimana penyair bersikap terhadap suatu pokok dari permasalahan yang dibawakan dalam puisinya. Hal ini juga memiliki hubungan yang erat, dengan bagaimana tema dapat diungkapkan dengan baik dan juga rasa yang memiliki hubungan atau kaitan dengan latar belakang social, psikologi dan lainnya.

3. Nada atau Suasana

Yang dimaksud dengan nada atau suasana, adalah bagaimana sikap yang dimiliki penyair terhadap pembacanya. Nada memiliki hubungan dengan tema dan juga rasa yang akan ditunjukkan oleh penyair. Nada sendiri dapat berupa nada yang menggurui dan lainnya.

Nah, alhamdulillah akhirnya kelar juga pembahasan tentang unsur intrinsik puisi. Kali ini pembahasan mengenai unsur-unsur puisi tinggal satu lagi yakni unsur ekstrinsik puisi. Apa saja ya? yuk simak penjelasannya di bawah ini.

2. Unsur Ekstrinsik Puisi

unsur ekstrinsik puisi
unsur ekstrinsik puisi

Unsur-unsur puisi lainnya yaitu, unsur ekstrinsik puisi adalah unsur untuk dapat membentuk puisi yang dapat membangun dari luar. Dalam hal ini, ada juga unsur biografi, nilai dan unsur kemasyarakatan yang mendukungnya.

Unsur ekstrinsik puisi

1. Unsur Biografi

Bagaimana sebuah latar belakang di jelaskan, dan disampaikan dengan baik oleh penyair puisi yang ada. Tentunya juga menggunakan pengalaman hidup yang dimiliki oleh penyair.

2. Unsur Nilai

Selain unsur Biografi, unsur nilai juga tertera dalam puisi. Dimana puisi pastinya mengandung unsur dari nilai-nilai yang ada, bahkan nilai tersebut dapat berupa nilai ekonomi, nilai sosial, nilai budaya, nilai pendidikan dan masih banyak lagi.

3. Unsur Masyarakat

Unsur yang terakhir, adalah unsur kemasyarakatan. Dimana unsur ini merupakan suatu kondisi atau bagaimana situasi sosial yang ada. Bahkan unsur ini juga terkadang, menyangkut dengan bagaimana keadaan sosial yang ada saat ini.

Demikianlah bagaimana kedua unsur yang dimiliki oleh puisi, dan juga penjelasannya. Dalam hal ini, puisi sendiri memiliki unsur intrinsik dan juga unsur ekstrinsik. Keduanya memiliki unsur atau kegunaan yang penting, karena dapat membentuk sebuah puisi agar memiliki cirinya masing-masing.

Leave a Comment