Contoh Latar Belakang Makalah, Laporan, Proposal, Skripsi [Lengkap]

Contoh Latar Belakang -Dalam membuat makalah, laporan, proposal, skripsi, penelitian, karya ilmiah, akan lebih baik dan terhindar dari masalah bila melihat cara berikut, yaitu mengumpulkan data-data atau kenyataan yang berkaitan dengan tema yang sedang anda kerjakan.

Bagi mahasiswa atau pelajar yang mengalami kebingungan untuk membuat latar belakang, jangan kawatir karena disini akan dijelaskan sampai tuntas “khusus tentang latar belakang”.

Pasti kalian bertanya: bagaimana sih, cara membuat latar belakang yang bagus??

latar-belakang

Sebelum kalian mendalaminya kalian harus mengetahui tahap-tahap apa yang seharusnya anda lakukan dan mulai dari manakah untuk mencapai keberhasilan dalam menyusun latar belakang yang bagus sebelum lanjut ke selanjutnya seperti membuat rumusan masalah.

Nah daripada kalian penasaran, langsung saja kita mulai pembahasanya dari pengertian latar belakang

PENGERTIAN LATAR BELAKANG

Latar belakang merupakan suatu dasar untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai apa yang ingin kita sampaikan. Untuk membuat latar belakang yang baik harus disusun secara jelas dan bila perlu diberi data atau fakta yang mendukung.

Ada beberapa hal yang terdapat dalam latar belakang yang harus anda ketahui dintaranya, yaitu:

Kedudukan Ideal

yaitu meliputi kondisi yang di impikan atau dicita-citakan, atau diinginkan terjadi. keadaan idela ini umum disajikan dalam benyuk visi dan misi yang ingin di wujudkan.

Kedudukan Aktual

yaitu kedudukan yang berlangsung saat ini. Bercerita umum tetang perbedaan antara keadaan saat ini dengan kondisi kedudukan yang di cita-citakan berlangsung.

Memaparkan Masalahnya

Buat susunan latar belakang permasalahan, dapat anda membuatnya dari hal yang umum terlebih dahulu kemudian baru ke hal yang khusus dan juga bisa sebalinknya yaitu dari khusus dulu kemudian ke yang umum.

 Contoh :

Kebijakan BPJS Kesehatan di Indonesia

Masalah yang ditentukan:

  1. Sosialisasi
  2. Pelayanan

Kedua poin ini kita anggap sebagai masalah dominan, krusial, dan aktual. Kemudian, pada saat menjelaskan masalahnya dalam latar belakang penelitian, dari dua cara untuk menyusun di atas dapat anda jadikan pedoman yakni:

  1. Umum ke khusus
  2. Khusus ke Umum
Keterangan:
1. Umum ke khusus
contoh latar belakang
http://catat1000.blogspot.com/

Poin pertama ini, Bisa anda membicarakan dari yang umum dulu, namun, yang harus anda perhatikan “jangan sampai menyimpang dari kedua masalah krusial” di atas. tahap yang bisa anda lakukan:

  • Pertama, carilah Peraturani-perundangan yang berlaku atas kebijakan BPJS kesehatan. Selanjutnya analisis ketidak-efektifan, lalu simpulkan. Contoh, menurut peraturan BPJS kesehata No…. tahun… bla..bla…bla
  • Kemudian, cari fakta lapangan yang berkaitan dengan sosialisasi dan pelayanan BPJS Kesehatan.
  • Carilah teori yang terkait sosial dengan sistem pelayanan yang baik. Lalu samakan sesuai atau tidak dengan peraturan??
  • Jelaskan tetang masyarakat yang bersangkutan dengan kebijakan BPJS kesehatan.
  • Buatlah penjelasan kenapa anda memilih judul tersebut.

 

2. Khusus ke Umum
contoh pembuatan latar belakang
http://catat1000.blogspot.com/

Poin yang ke dua membahas hal-hal khusus terlebih dahulu, yaitu mengutarakan maksud terlebih dahulu dan tujuan memilih judul, setelah itu mengutarakan hala yang umum. Di dalam cara ini meupakan kebalikan dari umum  ke khusus. sebenarnya sama saja, tergantung anda lebih suka poin pertama atau ke dua.

Jadi, tips dan trik untuk menulis latar belakang dari penelitian, entah itu journal, skripsi, tesis dan desertasi, yaitu seperti tahap-tahap yang sudah dijelaskan di atas. Untuk referensinya anda bisa mengambil dari buku-buku sebagai pedoman anda dan contoh-contoh latar belakang untuk memudahkan anda ketika menyususun. Salah satu buku yang sering dijadikan sebagai rujukan ialah susunan Prof. Dr. Sugiyono tentang motode penelitian administrasi, dan masih banyak referensi yang lainnya.

Sebenarnya inti dari semua itu adalah mengetahui masalah yang ada di sekitar kita. Kenapa? karena bagaimana mungkin anda  dapat menciptakan suatu karya ilmiah, sementara anda tidak mengetahui masalahnya?

Namun, jika anda memaksakan untuk menulis karya ilmiah yang anda tidak tahu betul, anda harus berusaha untuk banyak bertanya dan banyak membaca buku sebagai bahan referensi anda. Hal ini terjadi biasanya karena anda salah memilih jurusan kuliah yang tidak anda sukai.

Upaya terbaik dalam membuat sebuah latar belakang adalah dengan melihat banyak contoh latar belakang, dengan begitu anda akan mengetahui bagaimana latar belakang, mulai dari yang bagus hingga yang kurang bagus. karena anda akan disajikan banyak pilihan sebagai referensi anda seperti contoh di bawah ini.

Contoh Latar Belakang Laporan Praktek Kerja Industri (PKL) SMK

mencari-referensi-buku-dan-contoh-latar-belakang

 

INSTALASI WINDOWS 8 MELALUI DIGITAL VERSATILE DISC DI KANTOR KELURAHAN CEPOKO MULYO

LATAR BELAKANG

Pelayanan surat menyurat di kantor kelurahan Cepokomulyo sangat banyak sedangkan personal computer yang terdapat di kelurahan Cepokomulyo kurang menunjang kinerja dan fungsinya dalam melayani kebutuhan masyarakat akan surat menyurat dan persyaratan administrasi.

Personal computeryang menggunakan sistem operasi windows 8 dapat menunjang akan kebutuhan surat menyurat pada kantor kelurahan Cepokomulyo dikarenakan fitur fitur tambahan yang membuatnya lebih unggul daripada windows 8. Berikut keunggulan windows 8 dibanding windows7 :

  1. Windows 8 Lebih ringan: Jika dibandingkan dengan Windows7, windows 8 akan terasa lebih ringan karena systemnya memang telah diubah oleh Microsoft.
  2. Waktu booting yang singkat.
  3. Tampilan Task Manager yang lebih efisien
  4. Membuka aplikasi lebih praktis
Baca Juga:  Viraltag Tool Istemewah Untuk Mendatangkan Ribuan Follower

Instalasi windows 8 sebenarnya sangat mudah akan tetapi kebanyakan orang terlalu takut untuk menggunakannya dikarenakan belum terbiasa. Padahal windows 8 mempunyai fitur yang sangat lengkap dan canggih bila dibandingkan dengan pendahulunya windows 7.

Saya dari kelompok Vedora pada Pendidikan Sistem Ganda akan membuat laporan berjudul “Menginstal Windows 8 Melalui Digital Versatile Disc”. Saya memilih judul tersebut karena saya pernah melakukannya selama PKL.

Contoh Latar Belakang Makalah Tentang Sosial Media

latar-belakang-media-sosial-facebook
media sosial

IMPLIKASI PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA TERHADAP PENURUNAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA

Latar belakang

Kemajuan di dunia informasi dan teknologi sangat pesat pada dasawarsa terakhir sejak dimulainya era millennium. Kemajuan itu salah satunya ditandai dengan keberadaan internet yang menyediakan berbagai layanan. layanan yang dihadirkan internet sejatinya sangat bermanfaat dan membantu bagi kehidupan manusia. Mulai dari akses data, informasi aktual, iklan, komunikasi, dan masih banyak lagi. Selain kegunaannya tersebut, keistimewaan lain internet adalah pengunaanya dan kemudahan akses yang bisa dilakukan siapapun mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Maka bukan hal yang asing jika internet telah menjadi pengguna publik sebagaian besar masyarakat Indonesia.

Adanya internet telah menghadirkan nuansa tersendiri di tengah masyarakat sebab selalu mengikuti kemajuan teknologi. Peningkatan fasilitas demi menambah kepuasan pelanggan menjadi sisi yang paling diunggulkan. Hal ini tentu saja semakin memantapkan posisinya sebagai bagian integral masyarakat. Bahkan, Ia telah menjadi bagian hidup masyarakat masa kini, tidak hanya untuk rujukan informasi, namun juga gaya hidup dan kebudayaan.

Aplikasi yang ditawarkan oleh internet yang sekarang digemari adalah sosial media. Layanan sosial media menyediakan jaringan pertemanan yang digunakan sebagai media komunikasi dunia maya yang menghubungkan jutaan penggunanya dari berbagai penjuru dunia. Hal ini membuat sosial media sebagai alat komunikasi modern tanpa batas sebab mengabaikan jarak, waktu, dan tempat.

Hadirnya sosial media  di dalam masyarakat menjadi sebuah fenomena yang menandai babak baru kehidupan modern. Keberadaannya bisa menggantikan peran silaturahmi di tengah masyarakat karena fasilitasnya yang bisa menghubungkan orang perorang secara leluasa. Dari sini ditemukan bahwa para pengguna sosial media kini lebih memilih menjalin komunikasi dengan memanfaatkan situs ini. Mereka cenderung melihat sisi praktis dan efektif karena tidak harus menyesuaikan diri sebagaimana tatanan berkomunikasi secara langsung. Hal ini seperti diungkap Dr. Sigman, seorang peneliti dari Institut of Biology Inggris yang menemukan bahwa para pengguna sosial media pada akhirnya hanya tertarik pada dunia artifisial sehingga lama-kelamaan akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Hal itu terjadi disebabkan selama ini mereka menjalin komunikasi yang kering dalam dunia maya sehingga akan mengalami kesulitan jika harus berkomunikasi dalam dunia nyata.

Kenyataan di atas adalah sisi negatif dari penggunaan sosial media bagi masyarakat penggunanya. Adanya kecenderungan menjadikan seseorang individualis dan intovert (menutup diri terhadap lingkungannya) adalah sisi lain yang patut disayangkan. Padahal seharusnya kemajuanteknologi tidaklah menjadi penyebab perubahan konsep-konsep mendasar yang dimiliki masyarakat. Kenyataan lain ditemukan bahwa demam sosial media juga telah berdampak besar bagi dunia pendidikan. Hal ini tidak terlepas dari masyarakat penggunanya yang kebanyakan dari kalangan pelajar. Dari sini diungkap fakta yang cukup memilukan dimana ada kecenderungan pelajar yang gemar  mengakses sosial media, prestasi akademiknya menurun. Hal itu terjadi sebagai akibat mereka disibukkan dengan update statusnya, mengomentari status dan foto orang lain, chatting, dan sebagainya yang sangat menyita waktu. Kebanyakan mereka melakukan hal tersebut diluar kendali karena menganggap aktivitas itu sama sekali tidak mengganggu  aktivitas lainnya. Padahal sejatinya banyak waktu yang terbuang demi menulis, mengomentarai hal-hal sepele yang jauh dari dikatakan intelek. Hal ini sebagaimana diungkapkan Frank  (2009:32) yang menyatakan bahwa pengguna sosial media, kemungkinan besar selalu ingin mengetahui statusnya setiap hari sehingga tanpa disadari menyita waktu. Mereka terpicu untuk menulis hal-hal yang kurang penting, membaca hal-hal yang sepele, dan juga berpikir secara tak cerdas. Berkaitan dengan hal ini, tentu saja secara otomatis berimbas pada penurunan prestasi akademik karena dijumpai realita pelajar yang kecanduan sosial media mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian dan konsentrasinya dalam menerima pelajaran. Fokus perhatiannya hanya tertuju pada sosial medianya. Belum lagi ditambah berkurangnya waktu belajar karena digunakan untuk berlama-lama dalam laman ini.

Fenomena tentang sosial media layak untuk dikaji secara ilmiah mengingat keberadaannya begitu sentral dalam masyarakat. Apalagi mengingat perannya yang tidak sedikit dalam kehidupan pelajar khususnya mahasiswa. Hal ini patut dikaji secara teoritis berkenaan dengan kedudukan dan implikasinya dalam kehidupan mahasiswa. Semua ini berangkat dari asumsi yang melihat kemajuansosial media di kalangan pelajar yang kini mulai tidak sehat.  Sosial media disinyalir menjadi penyebab penurunan prestasi akademik mahasiswa penggunanya. Oleh karena itu pembuktian secara ilmiah diperlukan untuk keakuratan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan serta menjauhi penyataan yang bersifat rekaan.

Berdasarkan uraian di atas, masalah yang akan dibahas dalam makalah ini meliputi (1)…..; 2) …..dan. Adapun tujuan penulisan makalah ini meliputi (1) mendeskripsikan kedudukan internet bagi mahasiswa.

Baca Juga:  7 Contoh Teks Anekdot Lucu Beserta Strukturnya Singkat [Terbaik]

Contoh Latar Belakang Skripsi Tentang Pendidikan

latar-belakang-mahasiswa
contoh latar belakang dari mahasiswa

Berikut merupakan contoh latar belakang dari hasil observasi di SMK IT Arrohmah Kepanjen

Latar Belakang

Pendidikan merupakan kunci untuk semua kemajuan dan perkembangan yang berkualitas, sebab dengan pendidikan manusia dapat mewujudkan semua potensi dirinya baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat. Oleh karena itu, dalam rangka mewujudkan potensi diri menjadi multi kompetensi manusia harus melewati proses pendidikan yang diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, proses pembelajaran hendaknya bisa mengembangkan kemampuan dan membentuk watak manusia sehingga tercipta pendidikan yang berkualitas.

Pembelajaran merupakan suatu proses yang membuat orang belajar. Setiap proses pembelajaran tersebut, peranan guru selaku pendidik bertugas membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik dan mudah. Di samping itu, siswa selaku peserta didik berusaha untuk mencari informasi, memecahkan masalah, dan mengemukakan pendapatnya. Inti dari proses pendidikan adalah proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Dengan demikian, perbaikan mutu pendidikan harus dimulai dengan menata dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.

Proses pembelajaran yang berkualitas dapat tercipta apabila siswa dan guru berperan aktif di dalamnya. Siswa dan guru berinteraksi dalam suatu kegiatan yang disebut dengan pembelajaran serta berlangsung dalam proses pembelajaran. Upaya mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien maka pengajar hendaknya mampu mewujudkan perilaku mengajar secara tepat agar mampu mewujudkan perilaku belajar siswa melalui interaksi pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran yang kondusif. Oleh karena itu, salah satu usaha yang dapat dilakukan guru adalah merencanakan dan menggunakan model pembelajaran yang dapat mengkondisikan siswa agar belajar secara aktif. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa adalah model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).

Model PAKEM merupakan salah satu dari model pembelajaran aktif (Active Learning) yang mulai dikembangkan pada tahun 1999 hingga sekarang di Indonesia. Awal mula istilah PAKEM muncul dari istilah AJEL (Active Joyful an Effective Learning). Untuk pertama kalinya, di Indonesia pada tahun 1999 dikenal dengan istilah PEAM (Pembelajaran Efektif, Aktif dan Menyenangkan). Namun seiring dengan perkembangan program MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) di Indonesia pada tahun 2002, istilah PEAM diganti menjadi PAKEM, yaitu akronim dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan.

Seiring dengan berjalannya waktu serta tuntutan dalam dunia pendidikan, maka model PAKEM ini mulai dikembangkan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar proses pembelajaran semakin maju, lebih efisien dan efektif sehingga tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Pada dasarnya peran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam PAKEM berfungsi sebagai media yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran ini guru menggunakan peranti laptop atau Personal Computer, proyektor, internet serta software media presentasi.

Pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta memanfaatkan perangkat TIK dalam pembelajaran ditegaskan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah di dalam Bab II. Standar Penyelenggaraan, Bagian Ketiga mengenai Standar Penyelenggaraan, dalam Pasal 5 ayat 2 menyebutkan bahwa “Proses Pembelajaran sebagaimana dimaksud ayat (1) menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, aktif , kreatif, efektif, menyenangkan dan kontekstual”. Sejalan dengan peraturan tersebut siswa dituntut untuk aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran dan guru sebagai fasilitator dan motivator dituntut untuk menciptakan kondisi yang efektif dan menyenangkan.

Berdasarkan hasil observasi pada kelas X TKJ di SMK IT ARROHMAH KEPANJEN diperoleh gambaran kondisi siswa saat proses pembelajaran berlangsung, terkhususnya pada mata pelajaran Produktif TKJ. Setelah melakukan observasi di seluruh kelas X TKJ, ternyata di kelas X TKJ X ditemukan fakta bahwa dalam proses pembelajaran, guru telah menggunakan model pembelajaran aktif dengan penggunaan metode ceramah dan tanya jawab. Akan tetapi selama proses pembelajaran berlangsung terutama pada saat tanya jawab, teramati hanya beberapa dari siswa yang aktif. Sedangkan siswa yang lain sibuk dengan kegiatannya masing-masing yang tidak ada sangkut pautnya dengan materi yang diajarkan. Saat diberi kesempatan untuk bertanya, siswa hanya berbisik-bisik dengan temannya, bahkan sebagian besar hanya diam. Sedangkan saat diberi kesempatan untuk menjawab, siswa akan menjawab secara bersama-sama dan seorang siswa akan menjawab suatu pertanyaan apabila ditunjuk langsung oleh guru. Siswa tidak mempunyai keberanian untuk bertanya maupun menjawab pertanyaan. Selain mengadakan observasi, diadakan juga wawancara dengan beberapa siswa. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan faktor mengakibatkan siswa kurang perhatian dalam penyampaian materi adalah metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran tidak bervariasi dan tidak efektif sehingga menimbulkan kejenuhan siswa dan pemahaman menjadi kurang optimal.

Melihat permasalahan yang ada pada kelas X TKJ X di SMK IT ARROHMAH KEPANJEN, maka penelitian ini berusaha memberikan solusi untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan menerapkan model PAKEM berbasis TIK dalam proses pembelajaran.

Contoh Latar Belakang Proposal Penelitian Tindakan Kelas

membuat-latar-belakang-penelitian
contoh latar belakang penelitian

MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI IV TELANAI PURA MELALUI
METODE KERJA KELOMPOK YANG BERMAKNA

Latar Belakang

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dalam membentuk manusia yang berilmu, berbudaya, bertakwa serta mampu menghadapi tantangan masa yang akan datang. Dengan pendidikan tersebut juga akan melahirkan peserta didik yang cerdas serta mempunyai kompetensi dan skill untuk dikembangankan ditengah-tengah masyarakat.Untuk mewujudkan hal demikian tidak terlepas dari faktor penentu dalam keberhasilan peserta didik dalam pendidikan. Salah satu faktor utamanya adalah kemampuan guru mengunakan metode  dalam proses pembelajaran.

Baca Juga:  7 Contoh Artikel Ilmiah Populer dan Fenomena [Lengkap]

Dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 4 Telanaipura, guru menggunakan metode ceramah, pemberian tugas, dan tanya jawab. Guru mengajar mengacu pada kurikulum tingkat satuan pendidikan,menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan materi pelajaran dan media yang menunjang proses pembelajaran.Diharapkan dengan proses pembelajaran tersebut,siswa dapat berperan aktif dan indicator yang diharapkan dalam KTSP dapat tercapai.

Selama proses pembelajaran berlangsung,siswa kelas VII mengikuti pelajaran dengan baik,tetapi siswa kurang merespon materi yang diberikan oleh guru.Siswa mempelajari materi pelajaran hanya di sekkolah saja dan tidak diulang ketika di rumah,siswa juga tidak memahami konsep pembelajaran sehingga ketika diujikan kembali jawaban siswa tersebut rancu.Selain itu siswa kurang mau terlibat dalam proses pembelajaran,contohnya tidak menjawab pertanyaan yang diajukan guru saat proses pembelajaran berlangsung.Permasalahan tersebut mengganggu jalannya proses pembelajaran dan terkesan siswa pasif serta kurang mau berpikir kritis dan tidak kreatif.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan ditemukan berbagai permasalahan yang mengganggu proses pembelajaran yaitu siswa tidak mengerjakan tugas/PR ,siswa kurang aktif saat proses pembelajaran, siswa keluar masuk selama proses pembelajaran,dan siswa kurang bersemangat dalam KBM serta siswa rebut saat proses pembelajaran.

Masalah yang dipilih untuk diteliti adalah siswa kurang aktif saat proses pembelajaran. Ditemukan masalah ternyata 10 orang siswa kelaas VII SMP Negeri 4 Telanaipura kurang aktif selama proses pembelajaran.Indikator masalah tersebut adalah siswa tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan dari guru,siswa tidak mau bertanya tentang materi yang belum dipahami dan saat diberi kesempatan bertanya,dan siswa tidak memperhatikan penjelasan guru pada saat proses pembelajaran.serta siswa sering tidak tuntas mengerjakan tugas/latihan sedangkan jam pelajaran telah habis.Tindakan yang akan dilakukan adalah menggunakan metode kerja kelompok yang bermakna saat proses pembelajaran.

Contoh Latar Belakang Pendidikan Sistem Ganda (PSG) SMK

contoh-latar-belakang-merakit-dan-instal-pc
contoh latar belakang anak SMK

PEMASANGAN SISTEM CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) DI CV MITRA PERKASA

LATAR BELAKANG

Angka kejahatan yang semakin meningkat di berbagai kota di Indonesia menuntut sebagian pengusaha dan pemilik rumah untuk selalu mengawasi keadaan dan kondisi tempat pekerjaan maupun rumah tempat tingggal. CCTV menjadi alternatif pilihan untuk mengawasi tempat-tempat yang dianggap penting.

Closed Circuit Television (CCTV) memberikan pengawasan yang dapat dilakukan tanpa harus hadir langsung ketempat yang dianggap penting, CCTV dapat menggantikan fungsi dari sebagian fungsi pengaman atau satpam, serta CCTV dapat merekam kejadian atau peristiwa pada suatu tempat tertentu dalam bentuk video dengan format 3gp.

Sudah dapat dibuktikan bahwa tempat-tempat yang terdapat CCTV mengalami sedikit peristiwa yang melanggar hukum seperti pencurian, penjambretan dan terlebih lagi pembegalan, bila dibandingkan dengan tempat-tempat yang tidak terdapat CCTV. Salah satu fungsi CCTV adalah membuat efek jera kepada pelaku criminal dan pelaku kejahatan, dan ini menentukan tempat menaruh CCTV.

Dari fakta dan fenomena yang sudah dijabarkan sebelumnya maka kami dari kelompok UBUNTU pada Pendidikan Sistem Ganda di SMK Islam Terpadu Arrohmah, tertarik untuk membuat laporan dengan judul “Pemasangan Sistem Closed Circuit Television (CCTV) Di C.V.  Mitra Perkasa

Selain itu selama kami Pendidikan Sistem Ganda di C.V. Mitra Perkasa kami sering melakukan perakitan pada sistem CCTV serta membuat pengaturan pada Closed Circuit Television (CCTV).

Contoh Latar Belakang Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) SMK

PERAKITAN PERSONAL COMPUTER DI LEMBAGA MANAJEMEN INFAQ (LMI)

LATAR BELAKANG

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Personal Computer yang ada di Lembaga Manajemen Infaq (LMI) digunakan untuk pengolahan data yang selalu berhubungan (online) maka dari itu harus ditunjang dengan kualitas hardware yang mendukung agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Karena salah satu fungsi hardware adalah mendukung dan mensuport fungsi software dan jaringan koneksi internet .

Selain itu upgrade hardware dari versi yang lama ke yang lebih baru juga menentukan dalam menunjang fungsi Personal Computer itu sendiri. Di Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggunakan processor dual core, kemudian ketika saya disana maka dilakukan upgrade versi hardware menjadi core I 3 yang dalam penggunaannya cenderung lebih canggih dan lebih cepat dalam merespons perintah.

Saya dari kelompok Ubuntu pada Pendidikan Sistem Ganda akan membuat laporan berjudul “Perakitan Personal Computer Di Lembaga Manajemen Infaq (LMI)”. Saya memilih judul tersebut karena pernah merakit Personal Computer ketika saya melaksanakan pendidikan sistem ganda di Lembaga Manajemen Infaq (LMI).

Alhamdulilah, akhirnya pembahasan tentang latar belakang selesai dengan beberapa contoh latar belakang yang dapat anda jadikan sebagai acuan dalam membuat sebuah latar belakang entah itu makalah, proposal, skripsi, laporan, penelitian, karya ilmiah yang biasanya dibuat oleh maha siswa dan kalangan pelajar. Berikut juga ada contoh laporan prakerin yang lengkap.

Semoga bisa bermanfaat….

Terima kasih kepada anda yang sedang mencari ilmu khususnya yang lagi mampir di situs ini….

4 thoughts on “Contoh Latar Belakang Makalah, Laporan, Proposal, Skripsi [Lengkap]

Leave a Comment