Contoh Tumbuhan Dikotil

Contoh Tumbuhan Dikotil – Sudah pernah dengar dan tau tumbuhan Dikotil? Jika iya, makan kamu juga harus tahu lebih mendalam lagi tentang tumbuhan yang satu ini. Tumbuhan dikotil sering disandingkan dengan monokotil. Alasannya karena cara klasifikasinya yang sama. Dengan melihat jumlah kepingan pada biji tumbuhan, kamu bisa melihat perbedaannya.

Pengelompokan jenis ini juga termasuk dalam pengelompokan terbesar yang ada dalam kingdom Plantae. Didalamnya terdiri dari beragam jenis famili. Ada sekitar 170.000 lebih spesies tanaman yang menghiasi kelompok jenis ini. Untuk memperluas pengetahuan, yuk cari tau lebih jauh mengenai serba-serbi dikotil.

Pengertian Tumbuhan Dikotil

tumbuhan dikotil adalah
tumbuhan dikotil adalah

Pengertian tumbuhan dikotil adalah jenis kelompok tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua atau memiliki belahan. Berbeda dengan monokotil yang hanya memiliki satu keping dan tidak berbelah. Perlu diingat, hanya bisa dikatakan dikotil jika memenuhi syarat utama terkait bijinya. Umumnya jenis tumbuhan dikotil dibagi menjadi dua yaitu Gymnospermae dan Angiospremae.

1. Gymnospermae

Jenis pertama ini memiliki biji berkeping dua layaknya tanaman dikotil lain, namun bijinya terbuka. Tidak ada lapisan penutup apapun seperti buah pada tumbuhan. Didalamnya juga dibagi lagi menjadi 5 kelompok. 3 di antanya telah punah dan 2 sisanya masih bertahan. Didalamnya termasuk Ginkgophyta (Gingko), Pinophyta (Runjung), Cycadopyta (Pakis), Gnetophyta (Melinjo).

2. Angiospermae

Berbeda dengan Gymnospermae, pada jenis tumbuhan dikotil memiliki biji tertutup. Tentunya tetap memiliki keping berbelah di dalamnya. Contoh dari jenis ini adalah Solanum Lycopersicum (Tomat), Molinda Citrofolio (Mengkudu) dan Plameria Acuminata (bunga Kamboja).

Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil

ciri ciri tumbuhan dikotil
ciri-ciri tumbuhan dikotil

Sesuatu haruslah memiliki ciri. Hal ini berfungsi untuk mempermudah mengidentifikasi sesuatu. Begitu pula tumbuhan jenis dikotil. Ciri-ciri tumbuhan dikotil adalah sebagai berikut yang bisa kamu catat dan dihafalkan, untuk mempermudah dalam mengidentifikasi jenis tanaman apa yang sedang di observasi.

1. Biji berkeping dua

Ciri tumbuhan dikotil yang pertama yaitu sesuai dengan namanya tentu saja memiliki biji berkeping dua. Jika tidak berkeping atau berbelah maka bisa dipastikan tanaman itu bukanlah jenis tenaman dikotil.

2. Akar dan batang yang besar

Ciri tumbuhan dikotil berbentuk pohon besar dengan fase hidup yang cukup panjang. Jadi akar dan batang yang besar merupakan hal mendasar yang dimiliki tumbuhan biji berkeping dua ini.

3. Akar tunggang

Jenis akar tumbuhan dikotil adalah akar tunggang, yang mana memiliki daya tembus tanah yang tinggi sehingga memudahkan pohon untuk menyerap zat hara dan mineral dalam tanah. Akar tunggang lebih kuat untuk menopang banyaknya cabang pada pohon dikotil.

4. Tidak punya pelindung akar

Akar tudung atau pelindung akar ternyata hanya ada pada monokotil. Berbeda dari itu, tumbuhan dikotil sama sekali tidak memilikinya. Tidak ada perkembangan sel yang mendukung munculnya bagian yang yang sebenarnya penting ini.

5. Daun menyirip atau menjari

Daun menyirip atau menjari banyak ditemui pada tanaman berbatang besar. Itu juga yang termasuk dalam ciri tumbuhan dikotil. Dengan struktur tulang utama yang berada di tengah dan tulang sekunder yang berperan sebagai tempat menempelnya permukaan daun.

6. Kambium

Ciri tumbuhan dikotil memiliki kambium. Pernah lihat struktur dalam batang yang membentuk lingkar tahunan? Itu salah satu produksi kambium pada batang tumbuhan. Karena ada kambium maka letak sel floem dan xylem juga lebih teratur dibandingkan jenis monokotil.

7. Kelopak bunga kelipatan genap

Terakhir, ciri tumbuhan dikotil memiliki kelopak bunga yang pada umumnya berkelipatan genap. Mulai dari 2, 4 , 6, 8 dan seterusnnya. Berbeda dari monokotil yang memiliki kelipatan bunga ganjil yang terhitung mulai dari 3 kelopak.

Famili Apa Saja yang Termasuk dalam Jenis Dikotil?

gambar tumbuhan dikotil
gambar tumbuhan dikotil

Famili disini memang berarti keluarga. Tapi bukan asal keluarga. Disini akan dibicarakan famili tumbuh-tumbuhan. Perlu diketahui famili bisa juga disebut suku. Suku Plantae apa saja yang termasuk dalam jenis dikotil? Berikut pembahasannya.

1. Euhorblaceae

Suku getah-getahan atau Euhorblaceae merupakan tanaman jenis umbi atau batang yang memiliki getah putih dan kental. Contoh tumbuhan dikotil dari suku ini adalah pohon karet, tanaman singkong atau tanaman puring.

2. Leguminosae

Leguminosae adalah suku kacang polong. Banyak sekali polong-polongan yang sering dikonsumsi dan gampang ditemukan di Indonesia. Contoh tumbuhan dikotil dari suku ini yaitu petai, putri malu, kacang tanah, kacang kedelai, kembang merak dan flamboyan.

3. Solanceae

Pernah dengar istilah ini? Memang masih asing. Istilah ini dipakai untuk menamai suku berbuah seperti terong. Di dalamnya mencakup tomat, terong, cabai, kentang dan kecubung. Semuanya termasuk dalam jenis biji berkeping dua atau jenis tumbuhan dikotil.

4. Rutaceae

Rutaceae dipakai untuk menyebut suku sebangsa jeruk. Umumnya memiliki rasa kecut segar disertai sedikit manis. Karena family atau suku sebangsa jeruk, berarti didalamnya mencakup segala jenis varietas jeruk.

5. Malvaceae

Kapas-kapasan juga ternyata termasuk dalam jenis tumbuhan dikotil. Bukan hanya pohon kapas yang termasuk di dalam jenis ini. tumbuhan lain seperti kembang sepatu juga termasuk di dalamnya.

6. Mirtaceae

Jambu merupakan sumber vitamin C paling tinggi. Famili jambu-jambuan ini juga termasuk dalam jenis tumbuhan biji dikotil lho. Mulai dari jambu air, jambu biji, jambu batu, jambu klutuk dan jambu moyet merupakan contoh tumbuhan dikotil bagian dari Mirtaceae. Cengkih juga termasuk ke dalamnya.

7. Compositae

Contoh tumbuhan dikotil dari famili komposit adalah bunga matahari, bunga krisan dan dahlia. Yang paling terlihat adalah jumlah kepolak bunganya. Itu yang mengidentifikasikan tumbuhhan suku komposit ini termasuk dalam jenis dikotil.

Contoh Tumbuhan Dikotil

contoh tumbuhan dikotil
contoh gambar tumbuhan dikotil

Setelah mengetahui pengertian tumbuhan dikotil beserta dengan ciri dan jenis pembagiannya belum lengkap dong, jika tidak mengetahui apa saja contoh tumbuhan dikotil ini. Adapun beberapa contoh tumbuhan dikotil adalah sebagai berikut

  1. Cabai Rawit (C. frutescens)
  2. Karet (Hevea brasiliensis)
  3. Cabai Merah (Capsicum annum)
  4. Tembakau (Nicotiana tabacum)
  5. Jambu Air (Syzygium aqueum)
  6. Bunga Flamboyan (Delonix regia)
  7. Tumbuhan Kapas (Gossypium sp)
  8. Tomat (Solanum lycopersicum)
  9. Ceremai (Phyllanthus acidus)
  10. Bunga Dahlia (Dahlia sp)
  11. Kamboja (Plameria acuminata)
  12. Cengkeh (Syzygium aromaticum)
  13. Kakao (Theobroma cacao)
  14. Sawo (Manilkara zapota)
  15. Petai (Parkia speciosa)
  16. Buah Rambutan (Nephelium lappaceum)
  17. Melinjo (Gnetum gnemon)
  18. Bunga Matahari (Helianthus annuus)
  19. Terong (Solanum melongena)
  20. Pohon Albasia (Albizia chinensis)
  21. Kembang Merak (Caesalpinia pulcherrima)
  22. Durian (Durio zibberthinus)
  23. Rosela (Hibiscus sabdariffa)
  24. Jeruk Bali (Citrus maxima)
  25. Kacang Hijau (Phaseolus radiatus)

Keberagaman flora di dunia memang mengagumkan. Dan tidak ada salahnya kita mengetahui jenis apa saja yang ada di dalamnya. Melalui klasifikasi tumbuhan dikotil ini kamu bisa mengelompokan berbagai jenis tanaman. Jangan berhenti di dikotil, ayo cari tau juga tentang tanaman monokotil.

Tinggalkan komentar