Mollusca

Jenis hewan yang tidak bersegmen dan tidak mempunyai tulang belakang lunak seringkali disebut sebagai Mollusca. Hewan yang satu ini mempunyai bagian-bagian seperti kaki, kepala, dan juga massa bagian dalam yang terlindungi mantel atau cangkok, namun ada juga yang tidak memiliki cangkok. Alat gerak yang digunakan untuk menangkap mangsanya adalah tentakel.

Alat pernapasan pada hewan yang tidak bertulang belakang ini ada yang menggunakan paru-paru, ada juga yang menggunakan insang. Golongan hewan yang termasuk pada jenis hewan tidak bersegmen ini yaitu seperti cumi-cumi, sepia, keong, siput, dan gurita.

Apa itu Mollusca?

Mollusca mempunyai arti  “Kluna” berasal dari bahasa latin yaitu moluscus. Jenis hewan ini menjadi filum paling terbesar kedua yang ada di dalam Kingdom Animalia. Untuk jumlahnya saat ini telah diperkirakan mencapai hingga 75.000 jenis. Ditambah lagi dengan 35.000 jenis yang berbentuk fosil. Wah banyak juga ya? Hehe. Cara hidup yang dimiliki oleh hewan tidak bersegmen ini yaitu secara heterotrof.

Pengertian dari heterotrof yaitu sebagai pemakan ganggang ikan udang maupun beberapa sisa-sisa organisme. Berbeda dengan tumbuhan yang bersifat autotrof (bisa fotosintesis). Habitatnya terbiasa tinggal di laut air tawar maupun di darat. Hewan ini juga termasuk sebagai hewan hermaprodit yaitu hewan yang mempunyai alat kelamin di dalam satu individu. Baik itu betina maupun jantan. Sebab itulah cara reproduksinya secara fertilisasi internal.

Ciri-ciri Mollusca

Ciri-ciri dari hewan yang tidak memiliki tulang belakang ini mempunyai beberapa jenis karena ada yang dapat hidup di air, di laut, maupun di darat. Jenis Mollusca yang hidup di dalam air bisa Anda temukan seperti gurita dan sotong. Sementara yang tinggal di darat bisa dijumpai pada keong atau siput. Ada beberapa karakteristik atau ciri yang sangat mudah untuk dikenali, di antaranya seperti berikut:

  • Mempunyai ukuran tubuh yang sangat bervariasi.
  • Termasuk sebagai hewan triploblastik selomata.
  • Mempunyai dua kelamin di dalam satu tubuh jantan dan betina.
  • Mempunyai bentuk tubuh yang tidak beruas-ruas.
  • Dapat hidup dua alam yaitu di darat dan air.
  • Memiliki cincin saraf yang menjadi bagian sistem saraf nya.
  • Memiliki lidah bergigi atau radula.
  • Memiliki nefridia sebagai organ ekskresinya.
  • Struktur tubuhnya terlihat simetri bilateral.
  • Berkembang biak dilakukan secara seksual.
  • Hewan yang bersifat heterotrof.
  • Mempunyai tubuh yang terdiri dari mineral, kaki, dan massa viseral.

Sistem Organ Mollusca

Sebagai kelompok vertebrata, hewan ini memiliki tubuh yang tergolong lunak. Tubuh lunak yang dimiliki tersebut dapat dilindungi sel walaupun beberapa tidak akan dikupas. Di dalam kehidupan manusia, hewan jenis Mollusca ini mempunyai peran yang sangat penting karena seringkali digunakan untuk pengobatan ataupun dalam kebutuhan yang lain. Tentunya Anda sudah tahu hal ini kan? Hehe

Bentar-bentar, Anda juga seharusnya sudah tahu perbedaan vertebrata dan invertebrata kan? Kalau belum tahu, sebenarnya perbedaannya cukup simpel, yaitu adanya tulang belakang pada vertebrata.

Berikut sistem organ yang dimiliki oleh hewan lunak ini di antaranya:

1. Sistem Pencernaan

Pada bagian sistem pencernaan terdiri dari esofagus, mulut, anus, lambung dan usus. Akan tetapi pada jenis yang lainnya mempunyai lidah, rahang, dan mulut yang bisa bergerak ke belakang maupun ke depan.

2. Sistem Peredaran Darah

Mollusca mempunyai bagian sistem peredaran darah yang terbuka, terkecuali hewan dalam kelas Cephalopoda. Bagian sistem peredaran darah secara terbuka inilah yang membuat darah mengalir melalui rongga terbuka yang ada pada tubuh. Selain itu, tidak mempunyai vena dan arteri utama yang bisa meningkatkan tekanan darah.

Dalam hal ini maka untuk tekanan darah menjadi lambat dan seringkali menjadikan organ tergenang darah. Bagian sistem peredaran darah tersebut terdiri dari pembuluh darah dan jantung. Untuk kedua sistem peredaran darah tersebut terdiri pada 1 maupun 2 atrium artikel.

3. Sistem Ekskresi

Di bagian sistem ekskresi ini dapat berupa seperti nefridia yang memiliki peran hampir sama seperti ginjal. Peran tersebut yaitu dapat mengeluarkan sisa-sisa metabolisme yang ada di dalam tubuh dalam bentuk cairan.

4. Sistem Saraf

Sistem saraf yang dimiliki oleh Mollusca ini terdiri dari  serabut saraf dan cincin saraf yang mengelilingi bagian esofagus. Cincin tersebutlah yang menyebar di berbagai organ.

5. Sistem Respirasi

Pada setiap jenis akan mempunyai sistem respirasi yang tidak sama. Hewan yang hidup di dalam air sering kali mengandalkan insang. Sementara pada hewan yang hidup di dalam darat akan lebih mengandalkan paru-paru, sama hal nya seperti mamalia. Tidak hanya itu saja, karena sebagian juga bisa dilakukan melalui pertukaran udara yang ada di mantel. Untuk sistemnya mempunyai fungsi seperti paru-paru.

Peran Penting Mollusca Bagi manusia

Mollusca mempunyai genus dan spesies yang sangat banyak, paling tidak mempunyai 4 kelas pada klasifikasinya, yaitu seperti Cephalopoda, Amphineura,  Pelecypoda, dan Gastropoda. Seperti yang sudah disinggung pada penjelasan di atas bahwa jenis hewan yang satu ini mempunyai peranan yang penting di dalam kehidupan manusia.

Spesies ini memang tidak hanya sebagai pelengkap dari keragaman hayati di negara Indonesia saja. Namun peran penting berikut ini sangat menguntungkan manusia, di antaranya:

1. Sumber Makanan

Spesies jenis ini sudah banyak dibudidayakan karena dianggap sebagai sumber makanan yang mempunyai kandungan protein paling tinggi. Selain itu juga termasuk sebagai sumber makanan yang mempunyai harga lebih tinggi jika dibandingkan pada sumber protein yang lainnya. Misalnya seperti ikan ataupun daging merah.

Sumber makanan dari spesies ini mempunyai kandungan protein tinggi, yaitu seperti kerang dara sebagai hewan yang mempunyai cangkang dan bisa diolah dalam berbagai jenis masakan. Menemukan kerang dara memang tidaklah sulit dilakukan karena Anda bisa menemukannya di beberapa warung seafood terdekat.

Selain kerang dara, jenis cumi-cumi juga menjadi menu wajib yang harus dikonsumsi bagi seseorang untuk dapat menemukan sumber protein yang tinggi. Ditambah lagi dengan hewan bekicot yang tidak hanya terkenal sebagai hewan yang bisa digunakan untuk pengobatan alternatif, namun juga banyak dikonsumsi untuk dijadikan sebagai sumber makanan.

2. Sebagai Penghasil Mutiara

Perhiasan yang mempunyai nilai jual tinggi bisa ditemukan pada mutiara karena 1 butir mutiara saja mempunyai setara dengan intan, permata, maupun topaz. Mutiara ini bisa diperoleh dari jaringan lunak Mollusca hidup. Jenis hewan yang mampu menghasilkan mutiara yaitu tiram mutiara yang berasal dari Pteriidae.

3. Sebagai Bahan Pembuatan Kosmetik

Selain enak dikonsumsi, ternyata peranan dari Mollusca ini juga dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik. Kebanyakan dari kosmetik yang menggunakan kandungan spesies ini mempunyai kegunaan untuk mencerahkan kulit serta menghaluskan. Jenis spesies yang digunakan yaitu seperti bekicot. Hewan ini mempunyai enzim yang ada di dalam liur siput atau bekicot.

4. Untuk Membuat Kerajinan Tangan

Hewan (Animalia) yang dapat hidup di dua alam ini selain mempunyai cangkang juga mempunyai tubuh yang tergolong lunak. Bentuk cangkang pada bagian luarnya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan tangan yang mempunyai harga jual tinggi. Banyak orang yang sudah memanfaatkan cangkang ini untuk menciptakan beberapa kerajinan tangan yang indah dan menarik.

Mollusca memang mempunyai peranan yang sangat penting, khususnya di dalam kehidupan manusia. Selain itu spesies ini pun juga sangat mudah dijumpai, sehingga Anda bisa memanfaatkan spesies ini untuk hal-hal yang lebih penting selain dikonsumsi.

Tinggalkan komentar