Pengertian Resensi : Tujuan, Cara Membuat, Unsur, Struktur, Jenis, Manfaat

Apa itu resensi ? Berikut adalah penjelasan lengkap mulai dari pengertian resensi, tujuan resensi, langkah-langkah membuat resensi, unsur-unsur resensi, struktur resensi, jenis-jenis resensi serta manfaat resensi itu sendiri. . Oke, intinya kalau kalian mau tahu tentang apa itu resensi? Silahkan jelajahi artikel kali ini, in sha allah kalian akan paham. Oh iya jangan lupa baca doa dulu ya sebelum membaca. hehe

Untuk sebagian orang, belum tentu mengerti apa saja yang ada dalam bahasa Indonesia, memang akan semakin sulit untuk dipahami. Dimana ada berbagai jenis tata bahasa, yang nantinya harus kamu pahami untuk lebih mengerti, maksud dari suatu tulisan atau pokok pembahasan. Salah satu jenis teks yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari adalah resensi, yang akan menjadi salah satu pokok pembahasan saat ini.

Dibandingkan dengan jenis teks lain dalam bahasa Indonesia, sebenarnya jenis tulisan resensi merupakan salah satu jenis yang termudah, dimana kamu hanya perlu menuliskan apa yang sudah ada. Disinilah beberapa orang berpendapat bahwa, untuk memahami apa yang di maksud dengan teks resensi? kamu harus mengenal terlebih dahulu, apa itu resensi?

Pengertian Resensi

pengertian resensi
pengertian resensi

Apa itu resensi ?

Sebelumnya mungkin kamu pernah mendengar, bahwa dalam menulis sebuah karangan dalam bahasa Indonesia, terkadang memiliki suatu pengertian tersendiri yang memang tidak mudah untuk dipahami. Seperti yang satu ini, dimana kamu mungkin membutuhkan suatu pengertian khusus yang bisa membantu, dalam memahami apa itu resensi?

Sebenarnya untuk mengerti apa yang dimaksud dengan teks resensi? Kamu bisa baca pengertiannya berikut ini. Jadi, pengertian resensi adalah suatu teks yang didalamnya berisikan tentang pendalaman mengenai suatu buku, atau bisa juga dikatakan sebagai pengertian dan review dari sebuah karya tulisan. Dimana kamu akan menjadi salah seorang penilai dari suatu tulisan, dalam hal ini memang kamu akan membutuhkan suatu keahlian khusus yang bisa mengerti dengan jelas.

Titik suatu pembahasan dalam jenis tulisan ini, memang akan berpatokan tentang penjelasan mengenai suatu karangan seseorang, untuk kamu tuliskan kembali atau memberikan suatu penilaian di dalamnya. Dimana jika kamu sudah mengerti dengan jelas. Apa yang dimaksud dengan teks resensi, maka akan menjadi lebih mudah lagi dalam melakukan apapun kedepannya, terutama dalam mereview tulisan.

Teks resensi ini akan mengharuskan kamu, dalam mengenal lebih jauh tentang suatu tulisan hasil karya seseorang, sehingga akan menjadi lebih mudah dalam melakukan pembahasan atau penilaian itu sendiri. Dalam hal ini kamu memang tidak perlu untuk membaca secara mendalam, mengenai isi buku berikut dengan inti sarinya, dimana kamu hanya perlu untuk mengerti secara garis besar tentang apa yang dibicarakan pada buku yang anda baca tersebut.

Selain penjelasan diatas, Adapun beberapa pengertian resensi menurut para ahli yang berbeda pendapat. Untuk lebih jelasnya silahkan simak beberapa pengertian resensi menurut para ahli di bawah ini.

Pengertian Resensi Menurut Para Ahli

Pengertian Resensi Menurut Saryono (1997:56)

Beliau berpendapat bahwa resensi adalah sebuah tulisan yang didalamnya berupa esai dan bukan bagian dari suatu ulasan yang lebih besar tentang sebuah buku. Dimana didalamnya berisi tentang laporan, ulasan, dan pertimbangan baik-buruknya, kuat-lemahnya, bermanfaat-tidaknya, benar-salahnya, argumentatif-tidaknya buku tersebut. kemudian tulisan tersebut didukung beserta ilustrasi buku yang diresensi, baik itu berupa foto buku maupun foto copy dari sampul buku tersebut.

Pengertian Resensi Menurut WJS. Poerwadarminta (dalam Romli, 2003:75)

Beliau berpendapat bahwa pengertian resensi secara bahasa yakni sebagai pertimbangan atau perbincangan tentang sebuah buku yang menilai kelebihan atau kekurangan buku tersebut, menarik-tidaknya tema dan isi buku, kritikan, dan memberi dorongan kepada khalayak umum tentang perlu tidaknya buku tersebut untuk dibaca dan dimiliki atau dibeli. Biasanya perbincangan mengenai buku tersebut dimuat di dalam surat kabar atau majalah.

Pengertian Resensi Menurut Euis Sulastri dkk

Menurut pendapat Euis Sulastri dkk bahwa Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda, resentie, yang memiliki arti kupasan atau pembahasan. Jadi berdasarkan arti resensi tersebut, maka beliau mempunyai pendapat kalau pengertian resensi adalah kupasan atau pembahasan tentang karya, baik buku, film, atau drama yang mana biasanya disiarkan lewat media massa, bisa surat kabar ataupun majalah.

Pengertian Resensi Menurut Panuti Sudjiman (1984)

Sedangkan beliau berpendapat bahwa pengertian resensi adalah suatu hasil pembahasan dan penilaian yang pendek tentang sebuah karya tulis. Jadi bisa dikatakan konteks ini memberi arti penilaian, mengungkap secara sekilas, membahas, atau mengkritik buku atau sebuah karya tulis.

Tujuan Resensi

tujuan resensi
tujuan resensi

Jika berbicara tentang tujuan resensi, pasti tidak lepas dari pengertian resensi di atas yakni tujuan resensi sebagai ulasan atau pembahasan dari sebuah karya untuk disampaikan kepada pembaca, agar pembaca mempunyai gambaran terhadap suatu karya atau buku tersebut.

Tujuan penulisan resensi

1. Membuat pembaca mendalami isi tulisan

Untuk saat ini tujuan penulisan resensi memang sangat beragam, salah satunya adalah untuk membuat pembaca menjadi lebih mengerti tentang apa yang dituliskan dalam suatu tulisan. Dalam hal ini, kamu juga harus lebih paham tentang apa yang kamu tulis, dengan hanya melihat secara garis besar dari isi yang ada pada sebuah buku, sehingga lebih mudah untuk ditulis dengan efektif dan berkualitas.

2. Menyebarkan informasi kepada banyak orang

Perlu untuk kamu ketahui, bahwa tujuan penulisan resensi memang cukup sederhana, dimana kamu hanya perlu untuk membuat suatu tulisan agar disebarkan kepada orang lain. Dalam hal ini kamu hanya perlu untuk memastikan, jika apa yang kamu tuliskan memang sudah memenuhi kaidah penulisan yang benar, sehingga bisa dengan mudah dimengerti oleh orang lain.

Bagaimana Cara Membuat Resensi Yang Baik dan Benar?

cara membuat resensi
cara membuat resensi

Bagaimana cara membuat resensi yang baik dan benar? Membuat resensi bukanlah hal mudah untuk dilakukan, akan tetapi juga tidak terlalu sulit jika kita mengetahui langkah-langkah dalam membuat resensi. Untuk itu kamu harus simak apa saja langkah-langkah membuat resensi berikut ini.

Langkah-langkah Membuat Resensi

1. Langkah pertama dalam membuat resensi yaitu Mengenali terlebih dahulu segala aspek buku, mulai dari tema, isi, sampai jenis buku yang diresensi; apakah termak dalam jenis buku fiksi, motivasi, psikologi, pengembangan diri, atau jenis yang lainnya.

2. Kemudian, Membaca buku yang akan diresensi secara keseluruhan. Hal ini wajib dilakukan supaya memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang buku yang akan diresensi.

3. Yang ketiga yaitu, Menandai poin-poin penting dalam buku yang menarik. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika kamu mau menuliskan bagian mana saja yang sekiranya perlu dimasukkan ke dalam resensi.

4. Yang keempat yaitu Membuat sinopsis mengenai isi buku yang akan diresensi.

5. Yang terakhir yaitu Menilai kualitas buku yang diresensi, mengenai kwalitas maupun kwantitasnya.

Unsur-Unsur Resensi

unsur-unsur resensi
unsur-unsur resensi

Tahukah kamu apa saja unsur-unsur resensi?Jadi, ada 5 unsur resensi yang bisa kamu pelajari dalam artikel kali ini. Apa saja itu? Yuk simak penjelasan mengenai unsur-unsur resensi di bawah ini.

Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur resensi

1. Judul

Dalam penulisan sebuah teks ini, memang ada beberapa unsur yang bisa membantu dalam membangun tulisan sehingga menjadi mudah untuk di mengerti. Untuk saat ini unsur yang pertama yang harus di perhatikan, adalah dengan menuliskan judul dari apa yang akan kamu tulis nantinya. Akan tetapi, sebuah judul ada baiknya jika ditulis dengan sesuai, seperti dengan apa yang akan kamu bahas pada tulisan nanti.

2. Data buku

Seperti apa yang telah dijelaskan sebelumnya, jika kamu akan membahas mengenai apapun yang ditulis pada sebuah karangan tulisan tertentu. Dengan demikian, kamu diharuskan untuk mengenalkan kepada pembaca tentang data dari buku yang kamu review. Disini data buku biasanya, berisikan tentang dimana buku tersebut diterbitkan, pengarang dari buku tersebut, kapan bukunya diterbitkan, dan lain sebagainya.

3. Pembukaan

Jika pada beberapa jenis teks bahasa Indonesia tidak akan mengandung pembukaan, maka berbeda dengan jenis teks yang satu ini, dimana kamu akan membutuhkan kalimat pembuka pada saat penulisan nanti. Dapat dikatakan bahwa semua unsur ini, memang akan membutuhkan banyak hal dalam penulisannya, sehingga bisa seusuai dengan kaidah penulisan teks ini yang baik dan juga benar.

4. Isi

Untuk yang selanjutnya adalah isi, dimana isi ini memiliki peran yang sangat penting untuk kamu perhatikan dengan baik, apalagi jika tulisan yang kamu buat akan semakin mudah untuk dibaca. Sampai saat ini, jenis tulisan seperti yang sedang dibahas, memang akan memiliki kesan monoton jika kamu tidak mampu untuk membuat isi yang baik, disinilah kemampuan kamu untuk melakukan review akan sangat dibutuhkan.

5. Penutup

Jangan lupa ketika kamu sudah menuliskan berbagai hal dalam tulisan kamu, maka langkah untuk mengakhiri tulisan adalah dengan membuat sebuah penutupan. Dimana kalimat penutup yang kamu buat, haruslah berisikan tentang berbagai hal yang dapat membangun untuk akhir pengertian, sehingga kalimat penutup ini haruslah mampu untuk membantu pembaca agar menjadi lebih paham tentang tulisan kamu.

Struktur Resensi

struktur resensi
struktur resensi

Tahukah kamu apa saja struktur resensi? Dalam menulis resensi nggak boleh sembarangan ya, termasuk kamu harus menulis sesuai dengan struktur teks resensi. Jadi terdapat 5 struktur resensi yang dapat kamu ketahui disini. Yuk simak penjelasannya mengenai struktur resensi dibawah ini.

Berikut adalah struktur resensi dan penjelasannya

1. Identitas

Adalah bagian struktur resensi yang mencakup judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, dan jumlah halaman. Namun, apabila yang diresensi adalah sebuah film, maka bisa disesuaikan dengan identitas film.

2. Orientasi

Adalah bagian struktur resensi yang biasanya terletak di bagian awal dan berfungsi sebagai pembuka. Dalam bagian ini biasanya berisi tentang penjelasan mengenai penghargaan-penghargaan yang telah diterima oleh sebuah karya yang diresensi.

3. Sinopsis

Adalah bagian struktur resensi yang berisi tentang ringkasan yang medeskripsikan secara menyeluruh mengenai isi karya yang diresensi berdasarkan pemahaman dari sisi penulis resensi.

4. Analisis

Adalah bagian struktur resensi yang berisi tentang paparan mengenai unsur-unsur yang ada dalam sebuah karya yang diresensi. Apabila yang diresensi adalah sebuah buku, maka dalam bagian ini dapat berisikan kutipan-kutipan yang terdapat dalam buku yang diresensi. Namun, apabila yang diresensi novel atau film, maka bisa membahas tema maupun tokoh dalam karya tersebut.

5. Evaluasi

Adalah bagian struktur resensi yang berisi tentang ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari sebuah karya yang diresensi.

Jenis-Jenis Resensi

jenis-jenis resensi
jenis-jenis resensi

Tahukah kamu apa saja jenis-jenis resensi? Jadi, ada 3 jenis resensi yang akan kita bahas dalam artikel kali ini. Apa saja itu? Yuk simak penjelasan tentang jenis-jenis resensi di bawah ini.

Jenis-jenis Resensi

1. Resensi informatif

Setelah mengenal lebih dalam mengenai apa yang dimaksud dengan jenis teks ini, maka kamu harus juga mengerti bahwa diluar sana ada beberapa jenis teks ini yang harus anda pahami. Dimana salah satunya adalah jenis teks yang informatif, dimana akan membahas beberapa hal mengenai informasi yang ada didalam suatu buku, yang isinya mungkin akan hampir sama saja seperti pada sinopsis buku bacaan.

2. Resensi evaluatif

Untuk yang selanjutnya adalah yang berjenis evaluatif, dimana dapat diartikan bahwa isi dari tulisan yang akan kamu buat nantinya mengenai suatu evaluasi dari buku. Bahkan terkadang nantinya, isi dari suatu buku tidak akan begitu dijelaskan dengan sangat banyak. Dalam hal ini kamu bisa mencoba, untuk melihat beberapa contoh dari penulisan jenis teks yang satu ini dengan gaya penulisan evaluatif yang mudah dicari.

3. Jenis Resensi yang mengandung keduanya

Selain dua jenis tadi, beberapa penulis terkadang akan mencoba untuk menggabungkan kedua jenis teks ini, sehingga menjadi salah satu jenis teks bacaan yang akan mengandung keduanya. Disinilah kamu harus menjadi lebih pintar, dalam menjamin jika jenis teks yang kamu buat akan mudah untuk dimengerti orang.

Manfaat Resensi

manfaat resensi
manfaat resensi

Apa manfaat resensi

Ada beberapa manfaat resensi, yaitu dengan adanya sebuah resensi maka dimana nantinya beberapa orang yang masih awam untuk mencari informasi, dapat menjadi lebih mudah lagi dalam mengerti tentang suatu hal. Sehingga kamu bisa membandingkan, tulisan atau karya mana yang nantinya lebih cocok untuk kamu baca.

Berikut adalah manfaat resensi

1. Sebagai Bahan Pertimbangan

Adanya resensi dapat memberikan gambaran kepada para pembaca tentang suatu karya yang diresensi, dengan begitu resensi dapat mempengaruhi pembacanya untuk menilai karya tersebut.

2. Memiliki Nilai ekonomis

Bagi penulis resensi akan berpeluang untuk memperoleh uang atau imbalan, dan bisa mendapatkan buku-buku yang diresensikan secara gratis oleh penerbit buku. Jika resensinya dimuat di media seperti koran atau majalah.

3. Sebagai Sarana Promosi Karya Baru

Manfaat resensi juga dapat digunakan untuk promosi, biasanya suatu karya yang diresensikan merupakan karya yang baru. Maka dari itu, adanya resensi bisa menjadi sarana untuk mempromosikan karya yang masih baru.

4. Sebagai Pengembangan Kreativitas

Manfaat resensi yang terakhir yaitu dapat digunakan untuk melatih dan mengembangkan kreativitas dalam menulis. Maka dari itu semakin sering menulis, akan semakin terasah keahliannya dalam menulis.

Setelah mengerti apa itu resensi, mulai dari pengertian resensi, tujuan resensi, langkah-langkah membuat resensi, unsur-unsur resensi, struktur resensi, jenis-jenis resensi serta manfaat resensi itu sendiri. Maka, untuk saat ini kamu bisa mulai mencoba membuatnya sendiri ya. Sehingga dengan hanya mengerti secara teori memang mudah, akan tetapi dalam praktiknya kamu perlu untuk lebih teliti lagi.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar