Pengertian Bela Negara : Tujuan, Fungsi, Manfaat

Pengertian Bela Negara – Warga negara yang menjunjung tinggi negara tempat tinggalnya ternyata juga memiliki sikap bela negara yang penuh totalitas. Bagaimana tidak? Dibesarkan di negara sendiri menumbuhkan jiwa nasionalisme melalui berbagai aspek yang sudah dilewati. Mulai dari sejarah, perkembangan daerah dari waktu ke waktu, sekaligus perjalanan panjang yang sudah diraih untuk membawa bangsa ini menuju kemerdekaan.

Kesadaran mengenai cinta tanah air memang sudah bisa ditanamkan sejak dini. Dengan berbagai upaya, hal ini dapat melekat di dalam diri masing-masing masyarakat. Lebih dari itu, sebenarnya apa saja tujuan, fungsi, serta manfaat yang bisa dipetik dari penerapan bela negara dalam kehidupan kebangsaan?

Pengertian Bela Negara

Secara umum, pengertian bela negara adalah sebuah konsep yang sudah disusun oleh perangkat perundang-undangan serta petinggi sebuah negara mengenai sikap patriotisme seseorang. Suatu kelompok atau seluruh komponen dari negara tersebut memiliki kepentingan untuk mempertahankan eksistensinya.

Namun, apabila hal ini ditinjau secara fisik, sikap tersebut memiliki pengertian sebagai usaha pertahanan dalam menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak tertentu yang mengancam kondisi dan keberadaan negara tersebut. Dalam kaitannya dengan non fisik, konsep ini menyatakan sebagai sebuah upaya dalam peran serta yang aktif terhadap kemajuan bangsa dan negara. Hal ini dapat dilihat melalui aspek pendidikan, ekonomi, moral, maupun kesejahteraan masyarakatnya.

Di Indonesia sendiri, konsep ini merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945, dan terjalinnya keutuhan hidup bangsa maupun negara.

Peranannya yang sangat penting juga dapat dilihat melalui adanya perspektif pertahanan. Indonesia harus mampu menghadapi ancaman yang nyata untuk menjaga keutuhan wilayah, seluruh sumber daya, kedaulatan, dan kemerdekaan.

Apabila dirangkum lebih lanjut, berikut beberapa definisi bela negara yang berkaitan:

  1. Dijiwai rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.
  2. Kewajiban dasar manusia.
  3. Kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dalam keadaan penuh kesadaran, tanggung jawab, serta rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan dalam pembentukan sikap dan perilaku.

Adapun pengertian bela negara menurut para ahli, dapat kamu simak sebagai berikut:

1. Chaidir Basrie

Berdasarkan pendapat Chaidir Basrie, Pengertian bela negara adalah sebuah sikap dan tindakan warga negara yang terjadi secara teratur, menyeluruh, terpadu, serta berlanjut yang dilandasi oleh rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan, sekaligus kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara.

2. Sunarso

Ada 4 hal penting dan esensial yang perlu dibela, yaitu:

  • Kemerdekaan dan kedaulatan negara
  • Persatuan dan kesatuan bangsa
  • Yuridiksi nasional dan keutuhan wilayah
  • Nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

3. Sutarman

Ada dua macam, yaitu fisik dan non fisik. Secara fisik, warga negara akan maju dalam peperangan dengan membawa senjata untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. Secara non fisik, warga negara merealisasikannya lewat perkembangan dan peningkatan Pendidikan Kewarganegaraan serta pengabdian kepada tugas, tanggung jawab, maupun profesi masing-masing.

4. Purnomo Yusgiantoro

Sedangkan Purnomo Yusgiantoro menyatakan bahwa Pengertian bela negara Merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945. Untuk memunculkan perasaan tersebut, harus ada pelatihan secara terus menerus supaya dapat menghasilkan output yang maksimal.

5. Darji Darmodiharjo

Pembelaan negara berlandaskan doktrin keamanan nasional serta berusaha menciptakan sistem pertahanan dan keamanan nasional yang mampu mengamankan sekaligus menyukseskan perjuangan nasional pada umumnya.

Tujuan Bela Negara

Sebuah konsep yang sudah dijunjung sejak lama, pasti juga memiliki tujuan dalam pelaksanaannya. Dengan berbagai alasan yang baik, masyarakat harus mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan supaya tujuan bersama bisa tercapai. Bahkan, beberapa tujuan tersebut memiliki korelasi dengan tujuan negara yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945.

  1. Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.
  2. Menjaga identitas serta integritas bangsa dan negara.
  3. Melaksanakan nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  4. Melestarikan kebudayaan.
  5. Melakukan perbuatan yang paling baik untuk bangsa dan negara.
  6. Memajukan kesejahteraan umum.
  7. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
  8. Berpartisipasi secara aktif dalam perdamaian dunia yang adil dan abadi.

Fungsi Bela Negara

Untuk mencapai tujuan, setiap masyarakat harus memahami bahwa konsep ini juga mengangkat fungsi yang penting dalam pembentukan sikap, jati diri, mental, dan karakter yang melekat. Tentunya, konsep ini berfungsi selaras dengan dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Apa saja fungsi yang ditegakkan oleh sikap pembelaan negara?

  1. Sebagai penjaga keutuhan wilayah negara.
  2. Sebagai sarana pertahanan negara dari suatu ancaman.
  3. Termasuk dalam panggilan sejarah.
  4. Sebagai kewajiban dari setiap warga negara.

Manfaat Bela Negara

Apabila setiap fungsi dan tujuannya bisa diterapkan dengan baik, maka ada banyak manfaat yang bisa dipetik untuk menunjang kehidupan yang lebih baik. Masyarakat memiliki mental yang lebih kuat dan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta tanah air.

  1. Membentuk sikap yang disiplin waktu, aktivitas, serta pengaturan kegiatan yang lainnya.
  2. Mendukung perilaku yang jujur, tegas, peduli, dan tepat sasaran kepada sesama.
  3. Mampu menghilangkan sikap negatif, seperti egois, malas, boros, serta apatis.
  4. Berbakti kepada orang tua, agama, serta bangsa dan negara.
  5. Terbentuknya iman dan taqwa pada keyakinan atau kepercayaan yang dianut oleh masing-masing individu.
  6. Mampu melatih jiwa leadership, baik dalam memimpin diri sendiri atau kelompok.
  7. Menanamkan sikap patriotisme kepada bangsa dan negara sesuai dengan kemampuan diri.
  8. Mental dan fisik setiap individu juga semakin tangguh.
  9. Tumbuhnya rasa solidaritas serta jiwa kebersamaan antar sesama rekan seperjuangan.
  10. Melatih ketangkasan, kecepatan, dan ketepatan dalam melaksanakan setiap aktivitas.

Manfaat di atas bisa dirasakan secara nyata apabila masyarakat juga mau mendukung serta melakukan beberapa tindakan berikut:

  • Mampu menciptakan suasana yang lebih rukun, harmonis, dan penuh damai.
  • Meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta IPTEK supaya mampu menjadi pribadi yang cerdas serta berakhlak.
  • Mematuhi peraturan, tata tertib, atau hukum yang berlaku.
  • Ikut serta dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat dan tempat tinggal.
  • Mau membayar pajak secara tepat waktu.
  • Menghindari korupsi untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Suatu konsep bela negara yang sudah ditanamkan pada setiap individu akan membangun pengertian nasionalisme dan patriotisme. Masyarakat semakin mampu mencintai bangsa dan negaranya sendiri ketika harus menghadapi beberapa situasi tertentu. Semangat yang tidak pernah padam dan luntur akan membawa bangsa Indonesia menjadi lebih baik serta mampu memenuhi tujuan dari adanya pembelaan negara.

Fungsi dan tujuan akan bekerja secara sinergis untuk saling melengkapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Manfaatnya lebih terasa setelah kedua aspek tersebut bisa diterapkan secara maksimal bagi seluruh masyarakat. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 harus menjadi pedoman paling dasar dalam melaksanakan setiap pengabdian atau tugas serta tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar