Hewan Invertebrata dan Vertebrata: Pengertian, Ciri, Contoh

Tahukah kamu? Hewan dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu hewan invertebrata dan vertebrata. Pembagian tersebut didasarkan pada struktur tubuh hewan, yaitu invertebrata berarti tanpa tulang belakang dan vertebrata yang artinya memiliki tulang belakang. Penasaran kan? apa sih perbedaan ciri dan contoh di antara keduanya, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Hewan Invertebrata dan Vertebrata

1. Hewan Invertebrata

Hewan invertebrata juga dikenal dengan istilah avertebrata, yang memiliki arti hewan tidak bertulang belakang (tulang punggung). Tahukah kamu, bahwa sebenarnya hewan invertebrata mencakup 97% dari kingdom Animalia? Jadi, bisa dibayangkan bahwa hewan invertebrata itu terdiri dari banyak jenis, bahkan sekarang invertebrata telah diklasifikasikan ke dalam lebih dari 30 sub-filia, wow menarik bukan?

Meskipun tidak bertulang belakang, namun bukan berarti semua jenis hewan invertebrata itu memiliki tubuh yang lunak dan tidak memiliki rangka sebagai pelindung tubuh ya. Pada sebagian hewan invertebrata, kamu bisa melihat adanya kulit keras yang berfungsi sebagai pelindung tubuhnya yang lunak, sehingga bisa dikatakan sebagian hewan invertebrata itu memang memiliki rangka luar.

2. Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata merupakan kelompok hewan bertulang belakang. Pada dasarnya, tulang belakang hewan vertebrata itu berasal dari sumbu penyokong tubuh primer yang mengalami perkembangan. Korda dorsalis (notokorda) pada hewan vertebrata hanya terdapat pada masa embrionik, setelah itu akan berkembang dan mengalami penulangan, sehingga bisa berfungsi sebagai sistem penyokong tubuh.

Ciri Hewan Invertebrata dan Vertebrata

Tentu saja, sebagai kelompok hewan yang berbeda, maka hewan invertebrata dan vertebrata itu akan memiliki ciri yang sangat berbeda. Agar lebih mudah untuk dipelajari, maka di bawah ini kamu bisa melihat penjelasan lengkap tentang ciri apa saja yang dimiliki oleh hewan invertebrata dan juga hewan vertebrata.

1. Hewan Invertebrata

Selain tidak memiliki tulang belakang, ciri-ciri lainnya dari hewan invertebrata, di antaranya seperti berikut ini:

a. Tidak memiliki dinding sel sehingga dikenal sebagai organisme multiseluler.
b. Tidak memiliki tulang endoskeleton yang keras.
c. Rata-rata berukuran kecil disebabkan karena kurangnya sistem tulang yang kompleks.
d. Bagian tubuh hanya terbagi menjadi 3 bagian, yaitu kepala dada dan perut.
e. Sistem respirasi tidak menggunakan paru-paru, melainkan menggunakan kulit.
f. Beberapa kelompok hewan invertebrata dilengkapi dengan rangka luar (ekoskeleton) yang keras terbuat dari kitin, berfungsi sebagai pelindung tubuh.
g. Kebanyakan hewan invertebrata memiliki jaringan dengan organisasi sel tertentu.
h. Sistem reproduksi pada kebanyakan hewan invertebrata dilakukan secara seksual oleh fusi gamet jantan dan betina.
i. Tidak bisa membuat makanan sendiri yang juga dikenal dengan sebutan heterotrof.

2. Hewan Vertebrata

Selain memiliki tulang belakang, terdapat pula berbagai ciri lainnya yang dimiliki oleh kelompok hewan vertebrata, di antaranya seperti berikut ini:

a. Memiliki tengkorak (kranium) yang berisi otak.
b. Di dalam tubuhnya terdapat endoskeleton yang tersusun dari tulang keras dan tulang rawan.
c. Ukuran tubuh yang beragam, ada yang tubuhnya kecil, ada pula yang bertubuh besar, namun bentuk tubuhnya simetri bilateral.
d. Terdapat anggota tubuh yang memiliki fungsi sebagai alat gerak, misalnya sirip pada ikan, kaki pada mamalia, selain itu anggota-anggota tubuh tersebut tersusun dari otot serta tulang.
e. Kecuali pada Cyclostomata, hewan invertebrata itu memiliki dua pasang rahang.
f. Memiliki sistem peredaran darah yang bersifat tertutup, itu artinya peredaran darah mengalir dalam pembuluh darah.
g. Memiliki sistem pencernaan yang lengkap yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus serta anus.
h. Memiliki alat pernapasan yang cukup beragam, ada yang menggunakan paru-paru, ada pula yang menggunakan insang.
i. Sistem ekskresi menggunakan ginjal.
j. Memiliki alat kelamin yang berbeda pada jantan dan betina. Sistem fertilisasinya dilakukan secara internal, sehingga ada yang bersifat ovipar (bertelur), vivipar (beranak) dan ovovivipar yaitu sistem fertilisasi dalam bentuk embrio yang berkembang dalam telur, namun telur yang menjadi tempat tumbuh kembang embrio tersebut akan menetas dalam tubuh induk betina.

Contoh Hewan Invertebrata dan Vertebrata

Ada banyak jenis hewan yang ada di dunia ini, sehingga muncul klasifikasi berdasarkan struktur tubuh, yaitu hewan invertebrata dan vertebrata. Lalu, apa saja contoh-contoh hewan yang dimaksud invertebrata dan vertebrata itu? Untuk lebih jelasnya, langsung simak saja ulasan singkat berikut ini:

1. Contoh Hewan Invertebrata

Sebagai salah satu dari dua kelompok besar klasifikasi hewan, hewan invertebrata dibedakan kembali menjadi beberapa filum, tepatnya ada sembilan filum hewan invertebrata yang bisa kamu pelajari, yaitu:

a. Protozoa

Protozoa merupakan hewan bersel satu yang hidupnya di dalam air, ukuran hewan ini sangat kecil hanya berkisar antara 10-50 μm, bahkan yang paling besar sekalipun maksimal berukuran 1 mm saja. Protozoa sendiri dibagi menjadi 4 kelas yang dibedakan berdasarkan alat geraknya, yaitu Rhizopoda (kaki semu), Flagellata (bulu cambuk), Cilliata (rambut getar) dan Sporozoa (spora).

b. Porifera

Porifera merupakan filum hewan berpori yang hidup di laut. Bentuk hewan ini seperti tumbuhan atau tabung yang memiliki pori. Porifera ada yang bisa bebas berpindah tempat, ada pula yang hidupnya melekat di dasar laut. Porifera terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Corcoran, Hexactinellida dan Demospngiae.

c. Cnidaria

Cnidaria merupakan contoh hewan invertebrata yang memiliki knidosit (sel penyengat). Fungsi sel penyengat ini untuk membela diri dan juga menangkap mangsa. Cnidaria kebanyakan hidup di laut dan dikenal pula dengan sebutan Coelenterata karena tubuhnya yang berongga. Cnidaria ini terbagi menjadi empat kelas, yaitu Anthozoa (anemone laut), Scyphozoa (ubur-ubur), Cubozoa dan Hydrozoa.

d. Ctenophora

Hampir sama dengan Cnidaria, filum ini juga terkadang masuk dalam kategori Coelenterata karena tubuhnya berongga, hanya saja yang membedakan adalah Ctenophora ini tidak memiliki sel penyengat seperti halnya Cnidaria.

e. Platyhelminthes

Filum ini dikenal pula dengan sebutan cacing pipih, sebab bentuk tubuhnya yang pipih dan tidak memiliki segmen. Platyhelminthes umumnya merupakan hewan air (sungai, laut dan danau) atau ada pula yang hidup sebagai parasit dalam tubuh organisme lain. Filum ini terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Turbellaria, Cestoda, dan Trematoda.

f. Nematoda

Tubuh hewan invertebrata yang masuk ke dalam filum Nematoda ini berbentuk gilik, yang mana ujung tubuhnya runcing, namun bagian tengahnya membulat. Contoh hewan invertebrata yang termasuk Nematoda adalah cacing tambang dan cacing filaria.

g. Annelida

Annelida merupakan filum hewan invertebrata yang tubuhnya terdiri dari beberapa segmen, sehingga bentuknya terlihat seperti gelang, oleh sebab itu Annelida dikenal dengan sebutan cacing gelang. Contoh Annelida yaitu cacing tanah, cacing kipas dan lintah.

h. Mollusca

Mollusca merupakan filum hewan invertebrata bertubuh lunak, tubuh Mollusca ada yang dilindungi cangkang dan ada pula yang tidak dilindungi cangkang. Contoh hewan yang termasuk ke dalam filum Mollusca di antaranya seperti kerang, tiram, siput, gurita.

i. Arthropoda

Arthropoda dikenal pula dengan sebutan sebagai hewan berbuku-buku, sebab tubuhnya biasanya terbagi menjadi dua atau tiga dengan anggota tubuh yang memiliki segmen berpasangan, sehingga terlihat seperti simetri bilateral. Contoh hewan invertebrata yang termasuk ke dalam filum Arthropoda adalah laba-laba, kalajengking, lipan, kepiting, udang dan berbagai jenis serangga.

2. Contoh Hewan Vertebrata

Segala hewan yang memiliki tulang belakang termasuk ke dalam kelompok hewan vertebrata. Contoh hewan vertebrata ini di antaranya seperti ikan, hewan amphibi (katak), reptil, burung, mamalia dan lain sebagainya.

Hewan invertebrata dan vertebrata memang sangat mudah dibedakan, sebab intinya perbedaan antara kedua kelompok hewan tersebut terletak pada struktur tubuhnya. Struktur tubuh invertebrata yang tidak bertulang belakang dan vertebrata yang memiliki tulang belakang.

Tinggalkan komentar