Hewan Aves

Hewan aves merupakan salah satu kelas kingdom animalia burung. Sehingga, aves sering dikaitkan dengan berbagai spesies burung. Adapun ciri-ciri umum aves adalah hewan yang memiliki kemampuan untuk terbang dan menjadi satu-satunya kelas hewan berbulu. Perlu diperhatikan bahwa hewan berbulu berbeda dengan hewan berambut khas mamalia.

Struktur dan Habitat Hewan Aves

1. Struktur Aves

Mengapa hewan aves bisa terbang seolah tubuhnya begitu ringan? Secara luas, aves tersusun oleh sistem kerangka, pencernaan, pernapasan, ekskresi, saraf dan reproduksi. Daripada penasaran, simak penjelasan tentang struktur aves selengkapnya berikut ini!

a. Sistem Kerangka Aves

Burung memiliki kerangka yang cocok untuk beradaptasi supaya mampu terbang. Salah satunya adalah adaptasi terhadap tulang-tulang di dalam tubuh. Adapun struktur kerangka aves, di antaranya sebagai berikut:

  1. Paruh dengan bobot ringan dibandingkan gigi dan rahang mamalia.
  2. Tulang dada atau sternum berbentuk pipih dan luas untuk otot terbang.
  3. Tulang kerangka dengan struktur rongga dan bersilang.
  4. Sayap burung berasal dari sedikit tulang untuk mengurangi bobot.
  5. Tulang belakang menyatu dengan kerangka, supaya lebih kuat dan padat ketika sayap mengepak.

b. Sistem Pencernaan Aves

Sistem pencernaan yang dimiliki oleh aves terbagi menjadi dua yaitu kelenjar pencernaan yang terdiri dari empedu, hati dan pankreas. Kemudian, saluran pencernaan aves, di antaranya:

  1. Paruh untuk mengambil makanan.
  2. Rongga mulut yang terdiri dari rahang atas sebagai penghubung tanduk dan rongga mulut.
  3. Faring atau saluran terpendek.
  4. Esofagus berukuran lebih luas atau tembolok sebagai penyimpan makanan.
  5. Lambung aves terdiri dari proventrikulus (lambung kelenjar) dan ventrikulus (lambung pengunyah).
  6. Intestinum aves terdiri dari usus halus dan usus tebal.

c. Sistem Pernapasan Aves

Aves memiliki alat pernapasan yaitu pulmo dengan bentuk yang lebih kecil, kemudian paru-paru yang  terbentuk dari bronkus primer, sekunder dan pembuluh bronkiolus. Adapun alat pernapasan burung terdiri dari:

  1. Lubang hidung dan celah tekak yang terhubung dengan trakea.
  2. Trakea sebagai pipa yang ditebalkan menggunakan tulang rawan.
  3. Siring atau alat suara yang berada di bawah trakea.
  4. Bifurkasi trakea atau cabang trakea untuk bronkus kiri dan kanan.
  5. Bronkus atau cabang trakea yang berada di antara siring dan paru-paru
  6. Paru-paru dengan selaput pleura.

d. Sistem Ekskresi Aves

Ginjal metanefros adalah alat ekskresi utama pada aves yang terhubung oleh ureter menuju kloaka. Tabung ginjal juga lebih banyak akibat kecepatan metabolisme yang cepat dan tinggi. Kandungan air di dalam tubuh aves disimpan pada reabsorpsi ditubulus dan di area kloaka. Sisa metabolisme akan dibuang sebagai asam urat melalui kloaka dan bercampur dengan feses.

e. Sistem Saraf Aves

Aves memiliki sistem saraf yang sama dengan hewan mamalia dan manusia. Kegiatan aves diatur dalam sistem saraf pusat yang tersusun dari sumsum belakang dan otak. Otak aves berjumlah 4 bagian yakni otak besar, tengah, kecil dan sum-sum lanjutan. Otak kecil aves memiliki lipatan untuk menampung neuron lebih banyak dan mengatur keseimbangan ketika terbang.

f. Sistem Reproduksi Aves

Aves tidak dilengkapi dengan kelamin luar, namun fertilisasi terjadi di dalam tubuh dengan cara saling menempelkan kloaka. Burung jantan dilengkapi sepasang testis yang berada di ventral lobus penis di area kranial. Betina dilengkapi ovarium yang terletak di dalam dorsal rongga abdomen.

Fertilisasi terjadi di ujung oviduk dan ovum yang dibuahi akan mendekati kloaka, kemudian dilindungi materi cangkang dari zat kapur. Telur aves akan keluar dan dapat menetas apabila dierami induk betina.

2. Habitat Aves

Saat ini, burung telah ditemukan di berbagai tempat dengan beragam spesies. Sehingga saat ini burung menempati beberapa area di muka bumi dan menjadi habitat untuk hewan aves tersebut. Di mana saja habitat aves berada?

  1. Aves Hutan, jenis aves ini tidak bisa lepas dari peran hutan yang memberikan perlindungan sekaligus bahan makanan. Aves penghuni hutan identik dengan burung yang memiliki suara bagus seperti murai batu. Hewan jenis ini sangat berpengaruh pada rantai makanan di hutan.
  • Aves Sungai, jenis aves ini tinggal dan mencari makan di area sungai dangkal, serta banyak bebatuan.
  • Aves Danau, jenis aves ini tinggal di area danau atau kolam besar, kemudian dibekali dengan kemampuan berenang untuk mencari ikan dan tanaman alga.
  • Aves savana, jenis aves ini memilih untuk hidup di area savana atau padang luas. Baik savana yang ditumbuhi dengan banyak rumput maupun savana kering.
  • Aves gua, jenis aves ini dilengkapi keunggulan untuk hidup di tengah gelap gulita yang minim cahaya. Salah satu jenis aves yang mudah dikunjungi di dalam gua adalah walet.

Ciri-Ciri dan Klasifikasi Hewan Aves

1. Ciri-ciri Aves

Secara umum, hewan aves memiliki ciri-ciri yang dapat dibedakan antara spesies dan kingdom hewan yang ditemui di alam bebas. Simak ciri-ciri aves berikut ini.

  1. Tubuh terbungkus bulu.
  2. Aves memiliki sayap.
  3. Tidak memiliki gigi, namun dilengkapi paruh.
  4. Aves menjadi hewan berdarah panas dengan zat ekskresi cukup padat.
  5. Dilengkapi 12 nervi cranialis dan menjaga suhu tubuh stabil.
  6. Fertilisasi di dalam tubuh dengan yolk dan cangkang yang besar.
  7. Membutuhkan pengeraman, agar telur menetas.
  8. Jantung aves memiliki 4 ruang yaitu auricular dan ventricular yang masing-masing berjumlah dua buah.

2. Klasifikasi Aves

Klasifikasi makhluk hidup khususnya  pembagian hewan aves dapat ditentukan berdasarkan prinsip ekologis dan ordo, sehingga akan ditemukan perbedaan berdasarkan ciri-ciri tubuh dan cara memperoleh makanan. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

a. Klasifikasi Berdasarkan Ekologis

  • Aves akuatik terdiri dari aves dengan selaput jari kaki. Bulu-bulunya dilengkapi zat minyak dengan bentuk paruh beraneka ragam. Aves akuatik mampu berenang namun tidak dapat terbang.
  • Aves terestrial terdiri dari hewan yang hidup di daerah tanah dengan kaki kokoh untuk berjalan. Dilengkapi kaki di bagian belakang dan masing-masing memiliki 2 jari.
  • Aves buruan terdiri dari burung yang sering dimanfaatkan manusia. Aves ini memiliki 3 jari di bagian belakang dan dilengkapi bulu-bulu cantik, terutama di bagian sayap. Memiliki paruh pendek dengan pangkal paruh lebih ramping.
  • Aves berkicau memiliki selaput kaki tidak lebar dan sayap yang kuat. Paruhnya lebih pendek dan lidah tebal.
  • Aves arboreal terdiri dari burung yang bertengger dan memiliki 3 jari kaki untuk bertahan pada dahan. Aves jenis ini memiliki kicauan yang indah dan dilengkapi paruh pendek untuk pemakan biji-bijian, kemudian memiliki paruh lebih panjang untuk pemakan aneka insekta.

b. Klasifikasi Berdasarkan Ordo

  1. Passeriformes atau burung penyanyi.
  2. Strigiformes atau burung hantu.
  3. Falconiformes atau burung pemangsa.
  4. Ciconiiformes atau burung bangau.
  5. Columbiformes atau burung merpati.
  6. Casuariiformes atau kasuari.
  7. Psittaciformes atau burung nuri.
  8. Galliformes atau unggas.

Burung atau hewan aves termasuk ke dalam hewan vertebrata, berbulu dan memiliki sepasang sayap. Jenis-jenis burung juga beraneka ragam, mulai dari burung kolibri yang berukuran kecil hingga burung unta yang memiliki ukuran sangat besar. Keragaman ini patut dipelajari untuk perkembangan ilmu pengetahuan alam di masa depan.

Tinggalkan komentar