Ilmu Ekonomi dan Permasalahannya

Ilmu ekonomi sejak dulu hingga saat ini selalu eksis, bahkan berkontribusi penuh bagi perkembangan global. Berbagai aspek kehidupan dipengaruhi ilmu ini seperti perdagangan, mobilisasi, politik, dan lainnya. Berikut ini gambaran umum mengenai ilmu ekonomi dan permasalahannya yang wajib diketahui.

Pengertian  Ekonomi

1. Berdasarkan Etimologi Kata

Secara etimologi atau tata bahasa, ekonomi merupakan gabungan dari dua kata bahasa latin. Pertama ‘Oikos’ berarti rumah tangga atau rumah dan ‘Nomos’ artinya aturan-aturan. Apabila digabungkan keduanya diartikan yaitu sebagaimana seseorang, baik itu masyarakat ataupun bangsa yang berusaha melakukan segala hal guna memenuhi kebutuhan.

2. Pendapat Para Ahli

Adam Smith yang dikenal sebagai bapak ekonomi di dunia juga memberikan sumbangan berupa definisi ekonomi. Menurutnya, ilmu ekonomi dan ekonomi merupakan suatu bidang keilmuan menyelidiki sebab dan akibat dari kemakmuran bangsa.

Sementara itu, Hick juga memberikan pendapat mengenai sistem ekonomi berdasarkan hasil studinya, Hick menyimpulkan ilmu ekonomi merupakan keilmuan yang mempelajari pola perilaku manusia yang terlibat dalam perdagangan.

P.A. Samuelson, menurutnya ekonomi merupakan studi terkait individu-individu dan masyarakat yang menetapkan pilihan. Ruang lingkup kegiatannya dengan melibatkan uang sebagai alat pembayaran ataupun tidak. Selain itu, meninjau pola perilaku masyarakat dalam menggunakan sumber daya terbatas.

Lebih lanjut, Samuelson menyatakan masyarakat dapat mempergunakan berbagai sumber daya guna menghasilkan barang dan jasa. Kemudian, kedua hal tersebut distribusinya kepada individu lain. Jadi, penggunaan barang dan jasa ini tidak terbatas. Baik itu dipergunakan langsung maupun disimpan untuk konsumsi masa mendatang.

Kompleksitas Ilmu Ekonomi dan Permasalahannya

Menyoal ilmu ekonomi dan permasalahannya memang sangat kompleks. Bagaikan ilmu filsafat, adanya kegiatan ekonomi sudah pasti menimbulkan berbagai masalah. Agar dapat dimaknai dengan semestinya, simak ulasan berikut.

1. Pengelompokan Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro

Perekonomian dalam suatu negara dikelompokkan menjadi 2 yakni mikro dan makro. Untuk ekonomi mikro mengadopsi teori harga. Titik berat dari mikro ekonomi terfokus pada perilaku ekonomi tiap individu. Contohnya, dalam rumah tangga, pengelolaan sumber daya ekonomi, pasar, dan perusahaan.

Ekonomi makro lebih kompleks lagi karena pembahasannya lebih luas. Makro ekonomi mencakup kajian perekonomian secara menyeluruh atau agregatif. Termasuk pembahasan dan situasi tidak terduga seperti inflasi, deflasi, pengangguran, pertumbuhan ekonomi. Ekonomi makro juga mempelajari tentang perdagangan internasional antar negara.

2. Faktor Penggerak Kegiatan Ekonomi

Roda perekonomian tidak akan bergerak tanpa adanya manusia dan faktor pendukung lain. Faktor pendukung ini juga disebut penggerak, yakni adanya kebutuhan ekonomi yang bersifat tidak terbatas. Kemudian terjadinya jasa atau barang langka dan ketersediaannya sangat terbatas.

Ekonomi juga dapat bergerak ketika adanya pilihan yang menjadi pengganti dari penggunaan barang atau jasa. Selain itu, adanya penggunaan sumber daya demi mencapai tujuan tertentu oleh individu maupun per kelompok.

Adanya konsep ekonomi juga akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau negara. Konsep ini terbagi menjadi dua yakni keinginan (want) dan kebutuhan (need). Utamanya ekonomi akan bergerak jika ada aktivitas perekonomian dan berbagai sumber daya mendukung.

3. Kegiatan Pokok Ekonomi

Kegiatan pokok dalam perekonomian negara atau organisasi adalah produksi, konsumsi, dan pertukaran. Ketiga kegiatan ini harus seimbang sebab jika salah satu mengalami penurunan menyebabkan kekacauan (chaos). Ibaratnya dalam lingkup negara, perekonomian dikatakan maju apabila produksi, konsumsi, dan pertukaran sama-sama tinggi.

4. Aneka Sumber Daya Ekonomi

Sumber daya menjadi faktor penting dalam menggerakkan roda ekonomi. Sebab, sumber daya menjadi proses produksi guna menghasilkan produk dan jasa yang diinginkan. Sayangnya, tidak semua sumber daya dapat diperbarui, sehingga beberapa digunakan secara terbatas. Berikut jenis-jenis sumber daya ekonomi, yakni:

  • Sumber daya alam, baik diperbarui dan tidak dapat diperbarui seperti tanah, cadangan mineral.
  • Sumber daya manusia, menggerakkan ekonomi seperti pengusaha dan tenaga kerja.
  • Sumber daya modal, dibutuhkan dalam mengawali ekonomi yakni mesin, peralatan fisik, dan komputer.

Garis Besar Kegiatan Ekonomi

1. Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi menjadi tahapan pendahuluan suatu usaha yang bertujuan untuk barang dan jasa. Tidak hanya itu, produksi juga mampu meningkatkan daya guna barang maupun jasa agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Contoh nyatanya dilihat dari perusahaan produsen bahan makanan yakni tepung, gula, dan minyak goreng.

Adapun produksi secara umum bertujuan memenuhi kebutuhan manusia hingga memperoleh tingkat kemakmuran. Tujuan khusus dari produksi dapat dilihat dari perilaku produsen, seperti mencari keuntungan untuk perusahaan.

Fungsi produksi sebenarnya sangat banyak, tetapi garis besarnya ada 3 fungsi. Pertama, untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Kedua, dilihat dari pelakunya untuk meningkatkan keuntungan. Ketiga, produksi berfungsi untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.

2. Kegiatan Distribusi

Selanjutnya, adanya kegiatan distribusi barang maupun jasa dalam masyarakat. Distribusi menjadi kegiatan penyaluran maupun menyebarluaskan. Secara harfiah, distribusi terdiri dari dua cara yakni distribusi langsung dan distribusi tidak langsung.

Distribusi langsung merupakan aktivitas produsen menyalurkan barang atau jasa yang diproduksi tanpa embel-embel perantara. Sedangkan, distribusi tidak langsung ruang lingkupnya lebih luas karena melibatkan pedagang sebagai distributor.

Distribusi juga memiliki berbagai bentuk, seperti perdagangan barang, distribusi tenaga kerja, hingga distribusi jasa. Tujuan distribusi semata-mata guna menyampaikan jasa dan barang dari produsen ke konsumen atau pemakainya. Kegiatan distribusi dalam perekonomian sangat berguna untuk melancarkan penyaluran barang dan jasa dari produsen menuju konsumen.

3. Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi juga tergolong penting, karena konsumsi yang tersendat akan menghambat jalannya kegiatan ekonomi. Konsumsi lebih kental dengan tindakan manusia, secara perorangan maupun kelompok. Konsumsi adalah kegiatan menggunakan dan menghabiskan barang atau jasa yang diproduksi produsen.

Tingkat konsumsi tiap individu juga berbeda-beda. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pendapatan, selera, kebiasaan, dan kebudayaan. Tujuan vital dari konsumsi yakni memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Dalam mengonsumsi barang maupun jasa dilakukan oleh pelaku ekonomi. Seperti kegiatan rumah tangga keluarga maupun rumah tangga perusahaan. Rumah tangga keluarga berperan sebagai konsumen ketika membeli barang dan jasa hasil produksi dari rumah tangga produsen.

Rumah tangga keluarga juga dapat berperan menyediakan faktor produksi seperti tenaga kerja, modal, tanah, dan lainnya. Selanjutnya, rumah tangga perusahaan berbentuk lebih formal sebab merupakan kesatuan ekonomis dan yuridis. Adapun aktivitas yang dilakukan bertujuan untuk mencari laba sebesar-besarnya dan memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Peran Pemerintah dalam Penerapan Ilmu Ekonomi

Ekonomi suatu negara tidak dapat berjalan maksimal tanpa didukung dari pemerintah. Selain itu, pemerintah juga bertindak sebagai pelaku ekonomi. Dapat dilihat dari kegiatan konsumsi dan produksi yang dilakukan, tiap pelaku ekonomi harus taat dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain itu, warga negara dan kelompok tertentu tidak dapat menjalankan ekonomi tanpa adanya perizinan dari pemerintah. Pada kegiatan produksi, pemerintah akan mengambil andil besar untuk mengelola sumber daya alam.

Adapun tujuan konsumsi untuk memenuhi belanja negara dan perawatan kekayaan negara. Apabila masuk dalam ruang lingkup negara, biasanya tiap negara akan berhubungan baik supaya memperoleh hal-hal berikut ini:

  • Memperoleh pinjaman dengan tujuan pembangunan negara.
  • Melakukan ekspor hasil produksi dari kekayaan alam maupun produk kreatif dari masing-masing negara.
  • Mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri.
  • Membagi pengetahuan seputar ilmu teknologi dan komunikasi (IPTEK), karena masih banyak negara yang berkembang.
  • Mempermudah prosedur dan kelayakan impor barang.

Seperti itulah pembahasan lengkap mengenai ilmu ekonomi dan permasalahannya. Semoga dapat menjadi masukan ilmu pengetahuan bagi Anda. Setelah memahami uraian di atas, maka mulai dari sekarang Anda dapat menerapkan ilmu ekonomi dengan baik dan benar.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar