Pengertian Demokrasi : Sejarah, Ciri, Prinsip, Macam, Kelebihan, Kekurangan, Contoh

Pengertian demokrasi – UUD 1945 menyiratkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia menggunakan sistem demokrasi dalam pemerintahannya. Hal ini bisa dibuktikan dalam pasal 1 ayat 2 yang bunyinya “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan undang-undang”. Nah, dari isi pasal tersebut bisa disimpulkan bahwa rakyat yang memegang kekuasaan tertinggi.

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda ketika mendengar kata ‘demokrasi’? Kebebasan berpendapat, pemilu, atau kedaulatan rakyat? Ya, hal-hal tersebut memang identik dengan demokrasi. Namun, ulasan berikut ini bisa membantu Anda memahami lebih dalam seputar sistem pemerintahan tersebut. Baca sampai habis ya, agar kamu dapat memahami apa yang dimaksud dengan demokrasi.

Pengertian Demokrasi

pengertian demokrasi
pengertian demokrasi

Apa itu demokrasi? Pengertian demokrasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu secara istilah dan bahasa. Berikut pembahasannya.

1. Pengertian Demokrasi Menurut Istilah

Secara istilah pengertian demokrasi berasal dari kata ‘demokratia’ dalam bahasa Yunani. Istilah tersebut merupakan gabungan dari dua suku kata, ‘demos’ yang berarti rakyat, sedangkan ‘kratos’ artinya kekuasaan. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa demokrasi merupakan kekuasaan rakyat. Kekuasaan yang dimaksud meliputi bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

2. Pengertian Demokrasi Menurut Bahasa

Secara bahasa, Pengertian demokrasi adalah sistem pemerintahan yang memberikan setiap warga negaranya kesempatan dalam proses pengambilan keputusan. Keputusan tersebut bukan sebuah hal yang kecil, melainkan berdampak pada seluruh sendi kehidupan rakyat. Oleh karena itu, rakyatlah yang memiliki posisi sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

Negara dengan sistem pemerintahan ini memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warganya untuk aktif berpartisipasi. Rakyat bisa memainkan perannya secara langsung maupun diwakilkan. Partisipasi langsung mencakup perumusan, pengembangan, dan pengesahan undang-undang.

Para ahli sosial dan politik memiliki penafsiran tersendiri terhadap demokrasi, namun intinya sama saja. Misalnya pendapat dari Abraham Lincoln yang mengemukakan pengertian demokrasi adalah sistem demokrasi dirancang dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kemudian ada Charles Costello yang menyatakan bahwa pengertian demokrasi merupakan sistem sosial dan politik di mana pemerintah memiliki keterbatasan kekuasaan. Pembatasan kekuasaan tersebut demi melindungi hak setiap warga negara.

Sejarah Demokrasi

sejarah demokrasi
sejarah demokrasi

Sejarah demokrasi sudah ada sejak zaman Yunani kuno. Sistem pemerintahan ini menitikberatkan rakyat agar bisa langsung berpartisipasi dalam pengambilan keputusan penting. Dengan demikian, peran rakyat dibutuhkan demi keberlangsungan sebuah negara. Seluruh perkara kenegaraan perlu dikomunikasikan langsung pada rakyat.

Sejak era tersebut, demokrasi langsung yang bersifat murni merupakan sistem utama yang diusung. Namun, wilayah negara yang luas dengan penduduk lebih dari 250 juta jiwa, konsep tersebut sudah tidak relevan digunakan. Oleh karena itu, rakyat tidak mungkin lagi secara langsung berpartisipasi dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah.

Hal ini melatarbelakangi terbentuknya lembaga yang disebut Dewan Perwakilan Rakyat. Tugas utamanya adalah sebagai perpanjangan tangan untuk mewadahi suara dan aspirasi rakyat. Kondisi ini yang memunculkan istilah demokrasi tidak langsung atau dengan perwakilan. Pada era pemerintahan Soekarno, Indonesia pernah menerapkan sistem demokrasi terpimpin.

Sedangkan era Soeharto, negara kita mengusung demokrasi pancasila sampai masa reformasi. Setiap warga negara perlu memahami dengan baik sejarah demokrasi yang pernah digunakan. Perlu diketahui, pada era saat ini, Indonesia baru menggunakan sistem demokrasi yang sebenarnya. Rakyat sudah bisa mengikuti pemilihan presiden dan wakilnya, anggota legislatif, dan kepala daerah secara langsung.

Pemekaran daerah dan perubahan status daerah merupakan wewenang pemerintah pusat. Hal ini dilakukan demi mengayomi keinginan dan suara rakyat yang perlu didengar. Setelah penerapan demokrasi sekarang ini, sistem pemerintahan terbilang lebih adil dirasakan rakyat. Rakyat ikut berperan aktif dalam pemilihan pemimpin dan wakilnya dengan lebih leluasa. Tentunya, dengan harapan agar kesejahteraan dan keadilan bisa dirasakan setiap warga negara Indonesia.

Ciri-ciri Demokrasi

ciri-ciri demokrasi
ciri-ciri demokrasi

Bagaimana ciri suatu negara yang menerapkan prinsip demokrasi? Berikut berbagai ciri-ciri yang bisa Anda perhatikan.

1. Seluruh Keputusan Pemerintah Melibatkan Rakyat

Keputusan penting yang diambil pemerintah adalah berlandaskan kepentingan dan aspirasi warga negara. Dengan demikian, ketetapan yang diambil bukan berdasarkan golongan atau pihak tertentu. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan dan praktek korupsi di lembaga pemerintahan.

2. Terdapat Ciri Konstitusional

Ciri demokrasi berikutnya adalah adanya konstitusi atau hukum yang berkaitan dengan kehendak, kepentingan, dan kekuasaan rakyat. Konstitusi tersebut berupa undang-undang yang dibuat seadil-adilnya.

3. Memiliki Wakil Rakyat

Di Indonesia sendiri, sistem perwakilan ini dikenal sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).  Anggota dewan terpilih berdasarkan pemilihan umum untuk mewakili urusan, kekuasaan, dan kedaulatan rakyat.

4. Menyelenggarakan Pemilu

Pemilu atau pemilihan umum merupakan pesta rakyat yang harus diselenggarakan secara berkala sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan pemilu adalah untuk memilih pemimpin atau wakil rakyat untuk meneruskan roda pemerintahan.

5. Adanya Sistem Multipartai

Partai berperan sebagai media pelaksanaan sistem pemerintahan demokrasi. Rakyat bisa mengajukan diri sebagai pemimpin atau anggota dewan sebagai penerus aspirasi. Dengan demikian, pemerintah bisa menyelenggarakan negara sesuai keinginan rakyat. Selain itu, dewan rakyat juga bisa mengontrol kinerja pemerintah secara umum.

Wakil rakyat bisa mengambil tindakan hukum apabila terjadi penyimpangan dalam penyelenggaraan negara. Hal ini untuk menghindari potensi kerugian yang bisa terjadi. Perlu diketahui pula, partai juga akan mewakili rakyat untuk mengusung pemimpin. Baik pemimpin di pemerintahan pusat maupun di daerah. Hal ini bertujuan untuk menunjuk pemimpin yang bijaksana dan adil.

Prinsip Demokrasi

prinsip demokrasi
prinsip demokrasi

1. Undang-Undang sebagai Konstitusi

Artinya, konstitusi undang-undang berperan sebagai landasan hukum berbangsa dan bernegara. Fungsinya adalah untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar hak rakyat terpenuhi.

2. Keadilan yang Tidak Memihak

Pemerintah menganut peradilan bebas sehingga tidak bisa campur tangan atau memihak salah satu golongan. Dengan demikian, hakim bisa menentukan setiap perkara dengan netral untuk mendapat solusi yang berkeadilan.

3. Kebebasan Berserikat dan Berpendapat

Artinya, setiap warga negara bebas mengeluarkan aspirasinya dengan bijak. Selain itu, terdapat pula kebebasan mendirikan organisasi dan berserikat.

4. Pembatasan Masa Pemerintahan

Pergantian pemerintahan secara berkala wajib dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan kekuasaan. Hal ini dilakukan melalui pemilihan umum yang jujur dan adil.

5. Rakyat Sama di Mata Hukum

Penegakan hukum dilakukan untuk mengungkapkan kebenaran dan keadilan. Oleh karena itu, pelaksanaannya tidak boleh berat sebelah pada pihak tertentu. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum atas perkara yang dihadapinya.

6. Jaminan Hak Asasi Manusia

Sistem demokrasi tidak bisa lepas dari pelaksanaan hak asasi manusia. HAM merupakan hak dasar setiap manusia yang harus dijunjung tinggi.

Macam-Macam Demokrasi

macam-macam demokrasi
macam-macam demokrasi

A. Demokrasi Berdasarkan Penyaluran Aspirasi Rakyat

1. Demokrasi Langsung

Jenis demokrasi ini secara langsung melibatkan warga negara untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

2. Demokrasi Tidak Langsung

Demokrasi tidak langsung tetap menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Namun, penyaluran kehendak dilaksanakan secara tidak langsung melalui dewan perwakilan.

B. Demokrasi Berdasarkan Alat Kelengkapan Negara

1. Demokrasi Sistem Referendum

Rakyat memiliki menempati posisi di parlemen, namun kekuasaannya dibatasi dan dikontrol juga oleh rakyat dengan sistem referendum.

2. Demokrasi Sistem Parlementer

Sistem demokrasi ini menempatkan parlemen sebagai elemen yang paling berpengaruh di pemerintahan. Dengan kata lain, terdapat hubungan kuat antara badan legislatif dan eksekutif.

3. Demokrasi Sistem Pemisahan Kekuasaan

Sistem pemerintahan dalam demokrasi jenis ini cenderung dipisah sehingga tidak berkaitan secara langsung. Baik bagi dewan eksekutif maupun legislatif.

4. Demokrasi Referendum dan Inisiatif Rakyat

Demokrasi ini merupakan perpaduan antara demokrasi langsung dan tidak langsung.

C. Demokrasi Berdasarkan Konsep Ideologi

1. Demokrasi Liberal

Demokrasi liberal menjunjung tinggi kebebasan warga negara untuk mengemukakan pendapat di khalayak umum.

2. Demokrasi Rakyat

Demokrasi ini menggunakan prinsip sosialisme dan komunisme. Paham ini menempatkan kepentingan umum dan pemerintahan di atas kepentingan individu.

3. Demokrasi Pancasila

Demokrasi yang hanya diterapkan di Indonesia. Pelaksanaannya menggunakan nilai-nilai yang terkandung di setiap butir Pancasila.

Kelebihan dan Kekurangan Demokrasi

kelebihan dan kekurangan demokrasi
kelebihan dan kekurangan demokrasi

1. Kelebihan

  • Mengedepankan kepentingan rakyat.
  • Memiliki prinsip kesetaraan warga negara di mata hukum.
  • Hanya sedikit potensi terjadinya revolusi.
  • Pemerintahan yang cenderung stabil karena adanya pertimbangan matang bersama anggota dewan.

2. Kekurangan

  • Adanya pemerintahan yang tidak kompeten karena setiap warga negara berhak menduduki posisi tersebut.
  • Masih banyak yang apatis terhadap pemilu.
  • Pengaruh partai politik yang kuat.
  • Penyalahgunaan dana rakyat (korupsi).

Contoh Negara Demokrasi

contoh negara demokrasi
contoh negara demokrasi

Selain Indonesia, masih banyak negara yang mengusung demokrasi sebagai sistem pemerintahannya. Berikut adalah contoh-contoh negara demokrasi:

  • Amerika Serikat
  • India
  • Brazil
  • Pakistan
  • Denmark
  • Swedia
  • Australia

Ulasan mengenai sistem demokrasi di atas bisa Anda pelajari untuk lebih mengenal konsep pemerintahan seperti apa yang digunakan suatu negara. Dengan memahaminya, kita jadi tahu bahwa rakyatlah yang memegang kekuasaan tinggi di negara demokrasi. Maka sudah sepatutnya setiap keputusan yang diambil berdasarkan kepentingan rakyat banyak.

Tinggalkan komentar