Struktur Sosial : Pengertian, Bentuk, Unsur, Ciri, Fungsi, Contoh

struktur sosial
struktur sosial

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Struktur Sosial – Sejatinya, manusia tidak bisa hidup sendiri dan akan selalu membutuhkan orang lain. Dari awal seorang manusia lahir hingga meninggal tak akan luput dari bantuan orang lain. Contohnya pada saat manusia lahir ke dunia, proses kelahirannya memerlukan bantuan orang lain, sama halnya dengan meninggal. Itulah sebabnya dalam hidup manusia terdapat struktur sosial.

Struktur dalam bidang sosial ini merupakan hubungan antar individu dengan orang yang lainnya, yang nantinya akan membentuk sebuah norma, peraturan ataupun nilai di dalam kehidupan masyarakat demi kepentingan semua orang. Kelebihan dari struktur ini adalah terciptanya sebuah lingkungan yang mampu membuat suatu daerah atau wilayah tertentu menjadi lebih bisa dikondisikan.

Pengertian Struktur Sosial

Pengertian dari struktur sosial ini adalah bentuk/susunan pada sesuatu hal yang bentuknya tidak harus secara fisik. Struktur ini juga menjadi salah satu dari susunan sosial yang berupa kelompok di suatu daerah tertentu. Definisi dari struktur secara sosial dalam bidang konseptual adalah seluruh jalinan yang ada di antara beberapa unsur pokok yang terdapat dalam hidup masyarakat.

Unsur yang ada di dalam struktur tersebut mencakup beberapa hal seperti norma, beberapa lapisan di masyarakat, lembaga dan juga kelompok masyarakat tertentu. Dalam kehidupan masyarakat itu tentu akan selalu ada struktur secara sosial yang memiliki peran yaitu, menjadi suatu jaringan dalam menghubungkan suatu individu dengan kelompok yang lainnya.

Apakah struktur secara sosial ini penting? Jawabannya tentu sangat penting. Fungsi dari struktur tersebut adalah untuk membuat kelompok individu di dalam masyarakat, menurut kesamaan pada ciri dan karakteristik yang sudah ada. Semakin beragamnya sebuah kelompok sosial maka hal itu akan memperlihatkan kompleksitas dalam kehidupan masyarakat itu sendiri.

Selain itu, semakin banyak jumlah kelompok sosial yang terbentuk maka akan semakin banyak juga pembagian kerja yang lebih detail. Hal itu menunjukkan bahwa kehidupan di masyarakat tersebut berjalan dengan baik. Terutama dalam menjalankan fungsi sosial yang sesuai dengan aturan yang berlaku di dalamnya.

Bentuk Struktur Sosial

Untuk menguatkan struktur tersebut maka munculah bentuk dari struktur sosial. Ada dua bentuk struktur yaitu diferensiasi dan stratifikasi sosial. Berikut penjelasan masing-masing bentuk struktur tersebut :

1. Diferensiasi Sosial

Merupakan golongan masyarakat yang dikelompokkan berdasarkan suatu perbedaan yang sejajar. Contohnya :

  • Suku bangsa
  • Agama
  • Jenis kelamin
  • Ras
  • Klen
  • Profesi atau pekerjaan

2. Stratifikasi Sosial

Merupakan salah satu bentuk dari unsur sosial, contohnya interaksi yang dilakukan dengan orang lain dalam kehidupan masyarakat dalam waktu yang cukup lama. Maka tatanan kehidupan pun akan terbentuk di dalam kehidupan masyarakat.

Stratifikasi sosial ini juga menjadi perbedaan yang bentuknya vertikal, yang mampu memicu kelas sosial dan hierarki dalam masyarakat. Salah satu dasar yang dipakai dalam pengelompokkan masyarakat ini terdiri dari beberapa faktor yaitu pendidikan, keturunan, kekayaan, kekuasaan dan masih banyak lagi.

Macam-macam bentuk dari stratifikasi sosial di antaranya yaitu :

  • Stratifikasi Sosial Tertutup

Merupakan jenis stratifikasi yang menunjukkan adanya perpindahan posisi.

  • Stratifikasi Sosial Terbuka

Merupakan jenis stratifikasi yang menunjukkan adanya perpindahan naik atau turun, misalnya seseorang yang bekerja sebagai pengemis pada akhirnya menjadi orang yang sukses.

  • Stratifikasi Sosial Campuran

Merupakan jenis stratifikasi sosial yang muncul dari stratifikasi sosial tertutup dan terbuka.

Unsur Struktur Sosial

Struktur secara sosial ini dapat terbentuk karena adanya unsur-unsur pendukung di dalamnya, berikut ini unsur yang terdapat di dalam struktur sosial :

  1. Rasa solidaritas antar anggota masyarakat.
  2. Cita-cita dan tujuan yang sama dari suatu kelompok masyarakat.
  3. Sarana atau perlengkapan sistem sosial seperti misalnya lembaga dengan pranata sosial.
  4. Kedudukan serta peranan sosial yang mengarahkan beberapa pola perilaku yang ada dalam kehidupan masyarakat.
  5. Tingkatan yang ada di dalam sistem sosial yang ditentukan oleh peran dan status suatu anggota masyarakat tertentu.
  6. Nilai serta norma sosial yang menjadi pedoman bagi anggota masyarakat dalam berperilaku.
  7. Pengetahuan serta keyakinan yang dipunyai oleh anggota masyarakat yang kegunaannya adalah sebagai alat untuk menganalisis dari anggota masyarakat itu sendiri.
  8. Kekuasaan yang berupa kemampuan dalam memerintah, yang berasal dari anggota masyarakat dalam memegang kekuasaan tersebut. Maka sistem sosialnya pun bisa berlanjut.
  9. Sebuah sistem sangsi yang di dalamnya terdapat ganjaran serta hukuman sistem sosial agar norma yang ada selalu terpelihara dengan baik.
  10. Sistem konflik, ketegangan dan penyimpangan yang biasanya menjadi pendamping bagi persepsi masyarakat serta perbedaan kemampuan.

Ciri-Ciri Struktur Sosial

Berikut adalah ciri-ciri struktur sosial yang dapat Anda ketahui.

1. Sifatnya selalu Berkembang dan Bisa Berubah

Struktur ini terdiri dari beberapa kelompok sosial yang berupa kelas sosial, yang sifatnya tak pernah ajeg/stagnan. Akan selalu ada perpindahan dari kelas sosial yang satu ke kelas yang lainnya pada setiap individu, dengan latar belakang beberapa faktor tertentu.

2. Memiliki Cakupan Luas yang Meliputi Kebudayaan di dalam Masyarakat

Sebagai salah satu unsur di dalam masyarakat yang memuat relasi dan juga norma/peraturan. Dalam norma tersebut juga telah diatur cara individu bertindak atau berperilaku, yang nantinya akan menjadi unsur dalam membentuk kebudayaan dalam kehidupan masyarakat.

3. Membentuk Kesatuan Kelompok

Beberapa individu menjadi bagian kelompok paling kecil di dalam struktur ini. Pada saat individu membentuk kelompok sosial yang sesuai dengan ciri dan juga karakteristiknya masing-masing, maka setiap kelompok akan memiliki kontribusi di dalam sistem sosial yang cukup luas. Hal itulah yang mendorong terjadinya kesatuan kelompok tersebut.

Fungsi Struktur Sosial

Berikut ini beberapa fungsi yang terdapat di dalam struktur sosial :

  1. Menjadi pengawas sosial.
  2. Menjadi salah satu ciri atau karakteristik dari sebuah kelompok masyarakat.
  3. Menjadi sebuah rantai sistem yang mengaitkan setiap aspek kehidupan supaya menjadi lebih teratur.
  4. Dipakai sebagai dasar penanaman disiplin bagi setiap individu di dalam kelompok masyarakat.
  5. Menjadi instrumen masyarakat yang memiliki peran sebagai penyelenggara dalam menata hidup di setiap aspek yang ada secara keseluruhan.

Contoh Struktur Sosial

Adapun contoh struktur sosial sebagai berikut.

1. Ascribed Status

Merupakan status yang diberikan pada individu dari masyarakat, yang didapatkan dengan cara otomatis melalui keturunan dan tidak melihat karakteristik dari orang itu. Misalnya kasta atau keturunan sebuah kerajaan.

2. Achieved Status

Merupakan status yang didapatkan oleh individu karena usahanya secara pribadi misalnya dengan bersekolah hingga tinggi atau dengan menciptakan sebuah prestasi. Contohnya seseorang yang berprofesi menjadi dokter, guru, hakim dan sebagainya.

3. Assigned Status

Merupakan status yang diberi pada individu karena ia menghasilkan sebuah jasa yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya seseorang yang menjadi pahlawan, meraih piala nobel dan sebagainya.

Struktur sosial di dalam suatu negara atau kehidupan masyarakat di dalamnya ini memang sangat penting. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia tentu kita juga merasakan efek dari struktur tersebut. Semakin baik sebuah tatanan di suatu negara maka semakin baik juga struktur di dalam sebuah negara, kelompok atau daerah tertentu.

rizki
Manusia biasa yang terus berjuang untuk memperbaiki diri