Sebutkan Jenis-jenis Drama dan Jelaskan

Jenis-jenis drama – Salah satu seni yang telah dipertontonkan sejak lama adalah drama atau yang mungkin biasa dikenal juga dengan seni teater. Sejatinya, drama itu merupakan pementasan suatu cerita yang dilakukan oleh sejumlah orang sebagai tokoh di atas panggung. Pementasan ini dilakukan berdasarkan naskah dan juga mempunyai pesan yang tersimpan di dalamnya.

Drama ini sendiri ternyata terdiri atas beberapa jenis. Jenis-jenis drama tersebut cukup banyak loh dan dapat didasarkan pada kategori tertentu. Nah, untuk mengetahui macam-macam drama lebih lanjut, coba deh simak ulasan berikut ini ya.

Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Cara Penyajian Lakonnya

Jenis Drama Berdasarkan Cara Penyajian Lakonnya
Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Cara Penyajian Lakonnya

Jika dilihat pada cara penyajian tokoh, maka jenis-jenis drama dapat dibagi atas drama kolosal, sendratari, tablo, farce, melodrama, opera, komedi, tragedi dan tragedikomedi. Adapun penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut.

1. Drama Kolosal

Seperti yang sudah Anda bayangkan, jenis drama kolosal ini adalah drama yang menceritakan tentang kisah perjuangan, peperangan dan juga masa kerajaan. Drama kolosal ini contohnya sangat banyak, dua di antaranya adalah Mahabharata dan Angling Dharma. Sudah pernah menontonnya di televisi bukan?

2. Drama Sendratari

Drama sendratari bisa dikatakan sebagai jenis drama yang menggabungkan dua seni sekaligus, yakni seni peran serta seni tari. Dengan demikian, bisa disimpulkan pula bahwa para pemain drama sendratari tidak hanya pandai dalam memainkan peran, tetapi juga pandai menari.

Dalam pementasannya, aktor serta aktris yang ikut berperan dalam drama ini akan mengucapkan kalimat secara biasa. Akan tetapi, pada beberapa bagiannya, misalnya saat adegan bermesraan atau adegan peperangan, mereka akan menyampaikannya dalam bentuk tarian. Untuk menghindari terjadinya keraguan pada penonton, mereka akan menyelipkan narasi pendek.

3. Drama Tablo

Oke, lanjut ke jenis drama yang ketiga, drama ini disebut dengan drama tablo. Jenis drama satu ini dalam pementasannya lebih mengutamakan tarian atau gerakan para tokoh yang memainkannya. Dengan kata lain, para pemain drama tablo tidak akan mengucapkan dialog apapun. Pesan-pesan yang terkandung dalam drama pun akan disampaikan melalui gerakan.

4. Drama Farce

Drama farce biasa disebut juga dengan dagelan. Ini adalah jenis drama yang lucu dan memiliki alur cerita yang biasanya akan didasarkan pada pengembangan situasi yang dialami oleh tokoh. Sering sekali adegan yang ada di dalamnya dibuat berlebihan dan komedinya mengikutsertakan fisik.

Contoh yang paling terkenal untuk drama jenis ini adalah The Importance of Being Earnest yang merupakan karya dari Oscar Wilde. Drama ini menyajikan kisah mengenai seorang pemuda, pemuda tersebut mempunyai dua identitas berbeda. Dengan dua identitas tersebut, dia menemui dua wanita yang berbeda pula.

5. Drama Melodrama

Melodrama adalah jenis drama yang memadukan seni musik dengan seni peran. Dalam drama ini, dialognya akan diucapkan seperti biasa dan diiringi dengan musik. Sesuai dengan namanya, melodrama ini membawakan cerita yang begitu sentimental dan menciptakan suasana yang haru.

Oleh sebab itu, kebanyakan dari drama ini mengisahkan percintaan dan juga kesedihan. Antara tokoh yang baik hati dengan tokoh yang jahat mempunyai perbedaan yang begitu terlihat. Adapun contoh dari melodrama ialah The Washington Square dan The Heiress.

6. Drama Opera

Mirip dengan melodrama, drama jenis opera juga menyajikan dialog yang disampaikan dalam bentuk nyanyian dan juga musik. Drama opera biasa disebut juga sebagai drama musikal. Contoh dari drama jenis ini juga sangat banyak, di antaranya adalah A Chorus Line, La La Land, The Producers dan lain sebagainya.

7. Drama Komedi

Seperti namanya, drama komedi adalah jenis drama yang bertujuan untuk memberikan hiburan dan mempunyai unsur-unsur drama yang berbau jenaka di dalamnya. Umumnya, drama jenis ini mempunyai akhir cerita yang bahagia. Ada banyak contoh drama komedi, dan beberapa di antaranya ialah Crazy Rich Asians, Much Ado About Nothing dan lain sebagainya.

8. Drama Tragedi

Seperti kisah tragedi, drama tragedi juga mempunyai jalan cerita atau alur yang menyedihkan. Oleh sebab itu, drama jenis ini umumnya mengangkat tema penderitaan, bencana dan bahkan kematian. Biasanya, tokoh utama dalam drama ini akan mempunyai nasib yang tragis. Contohnya adalah Othello, Macbeth, Hamlet, Oedipus Rex dan lain sebagainya.

9. Drama Tragedi komedi

Drama tragedi komedi adalah jenis drama yang merupakan hasil dari penggabungan antara tragedi dengan komedi. Umumnya, kisah yang diangkat akan disajikan dalam alur seperti tragedi, namun dibawakan secara berlebihan dan terdapat selingan komedi di beberapa adegan. Untuk akhir ceritanya biasanya bahagia. Contohnya drama Inside Out.

Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Sarana yang Digunakan saat Pementasannya

Jenis Drama Berdasarkan Sarana yang Digunakan saat Pementasannya
Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Sarana yang Digunakan saat Pementasannya

Pembagian drama, selain didasarkan pada cara penyajiannya di atas, juga bisa didasarkan pada sarana yang dipergunakan dalam pementasannya. Hehe, pusing ya pembagiannya lumayan banyak? Tenang saja, untuk jenis-jenis drama berdasarkan pada sarana yang digunakan ini hanya ada 6 kok, jadi tidak sebanyak jenis drama yang telah disebutkan sebelumnya.

1. Drama Boneka

Jenis drama boneka adalah drama yang alur ceritanya disampaikan dengan menggunakan boneka. Boneka dalam drama ini akan menjadi pengganti dari aktor dan aktris. Boneka tersebut bisa dimainkan baik oleh satu orang, maupun beberapa orang sekaligus

2. Drama Wayang

Drama wayang adalah jenis drama yang alur ceritanya disajikan dengan menggunakan sarana berupa wayang. Sama seperti jenis drama boneka, keberadaan wayang di sini menjadi pengganti aktor serta aktris. Sama seperti biasanya, wayang-wayang yang terdapat dalam drama ini akan digerakkan atau dimainkan oleh seorang dalang.

3. Drama Televisi

Sesuai dengan namanya tersebut, drama televisi adalah jenis drama yang disiarkan atau ditayangkan di televisi. Kebanyakan drama jenis ini hadir dalam bentuk FTV dan sinetron. Kelebihannya, apabila terdapat pemeran yang keliru dalam melakukan adegan, pembuatannya bisa diulang kembali.

4. Drama Film

Untuk jenis drama film, sebenarnya pembuatannya mirip seperti drama yang ada di televisi. Hanya saja, umumnya tema yang diangkat serta adegannya akan dibuat lebih spektakuler. Pertunjukannya pun akan diputar di bioskop

5. Drama Panggung

Drama panggung adalah jenis drama yang dipertunjukkan di atas panggung secara langsung. Dengan demikian, jenis drama ini sangat menuntut kesempurnaan para pemainnya. Pasalnya, para pemain tidak boleh melakukan kesalahan dalam melakukan adegan, karena disaksikan langsung oleh penonton. Berbeda dengan drama televisi yang perekamannya bisa diulang-ulang.

6. Drama Radio

Jika kembali pada masa dahulu, drama radio ini begitu populer. Drama radio ini sendiri adalah jenis drama yang disajikan melalui radio. Jadi dalam hal ini, para penikmat drama tidak dapat menyaksikan adegan demi adegan, melain hanya bisa mendengarkan narasi saja.

Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Keberadaan Naskahnya

Jenis Drama Berdasarkan Keberadaan Naskahnya
Jenis-Jenis Drama Berdasarkan Keberadaan Naskahnya

Selanjutnya, ada jenis-jenis drama yang didasarkan pada keberadaan naskah. Untuk kategori ini, drama dapat dibagi menjadi dua, yakni drama modern dan drama tradisional. Untuk penjelasannya adalah sebagai berikut.

1. Drama modern

Jenis drama modern adalah drama yang ada naskahnya, yaitu para pemeran melakukan adegan sesuai dengan naskah yang telah di susun sebelumnya.

2. Drama tradisional

Jenis drama tradisional adalah drama yang tidak ada naskahnya. Artinya, para pemeran hanya akan diberi gambaran umum mengenai alur ceritanya, sementara untuk adegannya adalah hasil kreatifitas para pemeran.

Bagaimana? Jenis-jenis drama cukup banyak bukan? Nah, setelah mengetahui semua macam drama di atas, sekarang Anda bisa menonton drama sekalian latihan menentukan kira-kira drama yang tengah Anda tonton tersebut termasuk jenis drama apa. Lumayan bukan, menonton hiburan sekalian memperdalam ilmu pengetahuan. Semoga bermanfaat.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar