Globalisasi : Pengertian, Teori, Dampak Positif dan Negatif

apa itu globalisasi
apa itu globalisasi

Apa itu globalisasi? Anda mungkin sering mendengar orang bicara tentang era globalisasi yang sedang terjadi di dunia, tapi apakah Anda sudah paham arti sebenarnya dari istilah tersebut? Jangan-jangan hanya sekedar tahu gabungan hurufnya saja, tapi maknanya masih belum paham hehe. Daripada bingung, kali ini akan dibahas tuntas pengertian sekaligus dampak positif dan negatifnya.

Pengertian Globalisasi

globalisasi
globalisasi

Pahami dulu pengertian globalisasi secara umum dari istilah tersebut! Kalau menurut berbagai sumber pengertian globalisasi adalah sebuah proses perubahan yang terjadi di berbagai belahan dunia, alhasil batas antara sejumlah negara tidak lagi terlihat. Terjadinya proses ini bisa akibat perkembangan berbagai hal mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi, hingga transportasi.

Kajian tentang globalisasi sudah dilakukan oleh banyak ahli, ada yang bilang proses ini baru terjadi saat manusia memasuki era kehidupan modern sekitar abad 19. Tapi ada pula yang mengungkapkan bahwa prosesnya sudah dimulai, sejak zaman sebelum masehi. Daripada Anda ikut bingung mau percaya yang mana, intinya adalah saat ini proses tersebut sedang dan masih terus terjadi.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

pengertian globalisasi
pengertian globalisasi

Lanjut kepada pengertian globalisasi menurut para ahli, pastinya ada perbedaan pendapat di kalangan para ahli. Untuk itu, yuk simak semua pendapat mengenai pengertian globalisasi menurut para ahli yang ada dibawah ini.

Anthony Giddens

Pengertian globalisasi menurut Anthony Giddens yang mengatakan bahwa proses tersebut merupakan sebuah hubungan sosial yang menjadi intens dan mendunia. Setelah itu terhubunglah beberapa peristiwa di sejumlah tempat, yang akhirnya membuat perubahan pada tempat-tempat tersebut.

Tom G. Palmer

Menurut pendapat Tom Palmer, Pengertian globalisasi adalah suatu penyusutan atau penghapusan batas antara masing-masing negara di dunia. Oleh karena itu, kemudian dibentuk pembatasan-pembatasan lintas negara dengan pertukaran serta sistem global yang saling terintegrasi antara satu dengan yang lainnya.

L. Nyeman

Menurut pendapat L. Nyeman, Pengertian globalisasi merupakan sebuah proses pertumbuhan yang cepat dan pesat, HalĀ  ini dikarenakan sesama negara saling bergantung antara satu dengan yang lain. Baik itu dalam urusan perdagangan, keuangan, politik, dan lain sebagainya.

Emanual Ritcher

Menurut pendapat Rither mengenai globalisasi, bahwa pengertian globalisasi adalah jaringan kerja global, yang mana masing-masing dari masyarakat yang sebelumnya terpisah, sekarang dapat bersatu dan bergantung antara satu dengan yang lain guna mewujutkan persatuan dunia.

Scholte

Scholte berpendapat tentang globalisasi, bahwa pengertian globalisasi merupakan sebuah proses pertumbuhan yang cepat di seluruh negara yang ada di dunia. Hal ini dikarenakan setiap negara saling bergantung antara satu dengan yang lain, atau bisa dikatakan ia tidak bisa hidup sendiri sebagai sebuah organisasi. Dalam globalisasi, terdapat pula pertahanan identitas yang mencolok disetiap negara.

Martin Albrow

Lain lagi kata Martin Albrow yang mengatakan bahwa, Pengertian globalisasi adalah sebagai konektivitas, dari penduduk di berbagai negara pada sebuah komunitas global atau dunia tunggal.

Selo Soemardjan

Ahli Indonesia juga tak mau kalah, Selo Soemardjan mengatakannya bahwa pengertian globalisasi adalah sebagai proses pembentukan sistem komunikasi dan organisasi dari penduduk dunia, yang kemudian mengikuti sebuah sistem dengan aturan yang sama.

Teori Globalisasi

Teori globalisasi mempunyai peran untuk memperkuat analisis tentang globalisasi. Ada tiga pemeran dalam teori globalisasi yang berperan penting pada proses globalisasi, yakni tradisionalis, transformis dan globalis.

Tradisionalis

Tradisionalis adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa globalisasi itu disebabkan oleh berbagai perubahan yang terjadi pada masa lalu.

Teori Transformis

Teori transformis adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa globalisasi tidak memberikan dampak yang dramatis, akan tetapi masih dalam batas-batas normal sehingga tidak sampai menimbulkan kekhawatiran.

Teori Globalis

Teori globalis adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa pengertian globalisasi merupakan faktor dapat memengaruhi seluruh dunia sehingga menjadikan masyarakat akan lebih terbuka dan toleran atas berbagai budaya dari luar seperti negara-negara asing.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

dampak positif dan negatif globalisasi
dampak positif dan negatif globalisasi

Adapun globalisasi memiliki dampak positif dan negatif, Untuk lebih jelasnya kita akan bahas bersama apa saja dampak positif dan negatif globalisasi berikut ini.

A. Dampak Positif Globalisasi

dampak positif globalisasi
dampak positif globalisasi

Jangan pergi dulu, masih ada informasi lanjutannya tentang dampak positif dari globalisasi yang Anda wajib tahu. Daripada nanti diketawain orang karena gagal paham tentang hal ini haha. Setidaknya ada 10 dampak positif globalisasi yang dapat Anda ketahui, diantaranya adalah:

1. Produk Luar Negeri Masuk Pasar Domestik

Kalau sebelum proses itu terjadi pasar domestik hanya didominasi produk domestik. Setelah terjadinya perubahan global itu banyak produk luar negeri yang masuk ke suatu negara, maka dampak positif globalisasi dapat membuat konsumen jadi memiliki banyak pilihan.

Contohnya saja produk ponsel di Indonesia, yang kini hadir dari berbagai negara dengan kualitas yang lebih mumpuni. Begitu juga dengan produk mobil mewah, yang biasanya harus indent dari luar negeri kini bisa didapat dengan mudah dan harganya bersaing.

2. Lapangan Kerja Jadi Lebih Luas

Dampak positif globalisasi juga dapat memperbanyak lapangan ekerjaan, hal ini dikarenakan mudahnya pengusaha asing berinvestasi di suatu negara membuat lapangan kerja semakin luas. Sebab untuk membidik pasar domestik, perusahaan internasional tentu memprioritaskan pekerja lokal dengan gaji sesuai standarnya masing-masing.

3. Peluang Usaha Lebih Luas

Mau berbisnis apapun saat ini lebih gampang, karena pemerintah memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen. Salah satu alasannya, agar pebisnis lokal bisa bersaing sehat dengan pebisnis mancanegara.

4. Timbul Inovasi dan Kreativitas Masyarakat

Berkembangnya teknologi yang sangat pesat juga merupakan salah satu dampak positif globalisasi, orang-orang pintar jadi lebih termotivasi untuk membuat inovasi-inovasi baru yang kemudian diakui dunia. Secara tidak langsung mengharumkan nama suatu negara. Jadi kalau Anda punya inovasi coba realisasikan, siapa tahu jadi mendunia dan Andapun dapat untung besar!

5. Banyak Turis Datang ke Suatu Negara

Kita contohkan saja Indonesia, saat ini tingkat wisatawan mancanegara terus bergerak naik ke daerah-daerah yang punya destinasi unik dan menarik. Ini akan jadi sumber devisa, sebab untuk mempromosikan budaya dan destinasi wisata lebih gampang salah satunya melalui teknologi internet.

6. Pola Pikir Tradisional Jadi Modern

Orang di daerah pedesaan sudah banyak yang melek teknologi, bahkan banyak desa yang dijadikan percontohan teknologi. Alhasil dengan globalisasi, pola pikir masyarakatnya tidak lagi terkungkung pada cara berpikir tradisional.

7. Sistem Pendidikan Berbasis Teknologi

Contoh kasus terbaru adalah pendidikan sistem daring, yang diimplementasikan di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Ini merupakan kemajuan tak terelakkan, dimana semua berbasis internet tanpa harus bertatap muka.

8. Proses Kerjasama Lintas Negara Lebih Mudah

Kerjasama yang mungkin dulu harus dilakukan dengan cara sulit, harus bertemu secara intens di sebuah lokasi. Kini bisa jadi lebih mudah dengan adanya berbagai teknologi canggih, contohnya teleconference. Sehingga dua atau lebih engara bisa mendeklarasikan kerjasama dengan mudah, hemat ongkos dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

9. Komunikasi ke Seluruh Dunia Jadi Lancar

Mau menghubungi saudara yang ada di Amerika? Tak perlu menulis kartu pos lagi seperti Anda menulisnya untuk mantan dulu haha. Semua bisa dilakukan secara jarak jauh, lagi-lagi dengan dukungan teknologi yang semakin canggih dan merupakan dampak dari globalisasi yang terjadi.

10. Orang Jadi Lebih Toleran

Ketika banyak orang asing datang ke suatu negara, kelompok masyarakat yang awalnya menolak jadi lebih menerima kehadiran mereka. Apalagi jika membawa budaya berbeda, tapi masih bisa disesuaikan dengan budaya yang sudah ada di suatu negara.

B. Dampak Negatif Globalisasi

dampak negatif globalisasi
dampak negatif globalisasi

Jangan senang dulu dengan banyaknya dampak positif globalisasi, dari proses kehidupan yang sudah menjadi global itu. Sebab ada beberapa dampak negatif globalisasi, yang ditimbulkannya ketika ada ketidaksiapan suatu negara untuk menerima perubahan mendunia tersebut seperti:

1. Polusi Mengganas

Percaya atau tidak kemajuan teknologi juga memiliki dampak negatif globalisasi yang berimbas pada polusi yang semakin merajalela. Contohnya polusi udara akibat banyaknya jenis kendaraan yang tidak ramah lingkungan, efeknya tentu pada kesehatan masyarakat.

Atau polusi air akibat limbah pabrik material konstruksi yang tidak dikelola dengan baik, karena hanya mengejar target produksi. Ini masih menjadi pekerjaan rumah, yang harus diselesaikan banyak negara termasuk Indonesia.

2. Orang Jadi Individualis

Sangat disayangkan tapi memang terjadi, dampak negatif globalisasi membuat orang cenderung menjadi individualis. Contohnya saja anak-anak yang diberikan teknologi canggih sejak kecil seperti gadget, akan sulit bersosialisasi sebab mereka sudah punya dunia sendiri. Makanya semakin jarang anak-anak di perkotaan yang bermain layangan atau kelereng.

3. Filter Budaya Jadi Rendah

Ini terjadi pada kelompok masyarakat yang masih memiliki tingkat pendidikan rendah, dimana mereka secara bulat-bulat menerima budaya baru tanpa filter. Sehingga menyebabkan kehidupannya tidak terkontrol dengan baik, padahal tidak semua budaya asing sesuai dengan budaya pada suatu negara.

Contoh mudahnya saja cara berpakaian, di Amerika wanita dengan pakaian minim tidak masalah karena budayanya memang begitu. Tapi ketika dipraktekkan oleh masyarakat dengan adat ketimuran seperti Indonesia, itu akan jadi masalah besar dan sangat berhubungan dengan kerusakan moral.

4. Penyelundupan Barang Merajalela

Akses keluar masuk suatu negara yang lebih mudah, dampak negatif globalisasi yang satu ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab untuk menyelundupkan barang tertentu. Tujuannya untuk menghindari cukai atau mencari untung lebih besar. Contohnya saja penyelundupan ponsel, kulit hewan yang harganya selangit, hingga narkoba.

Dengan mengetahui lebih jelas tentang pengertian dan dampak yang bisa terjadi akibat globalisasi, paling tidak Anda bisa menelaahnya dan membuat benteng pada diri sendiri. Jangan sampai dampak negatifnya lebih dominan dari positifnya, karena yang akan hancur bukan saja Anda, tapi orang di sekitar Anda bahkan negara tempat Anda tinggal. So, lebih waspada sepertinya perlu dilakukan!

rizki
Manusia biasa yang terus berjuang untuk memperbaiki diri