Pengertian Multikulturalisme: Jenis, Unsur, Faktor, Ciri, Konsep, Contoh

Pengertian multikulturalisme – Sebagai salah satu negara yang memiliki banyak kelompok masyarakat dengan budaya berbeda, Indonesia boleh dibilang salah satu negara yang sudah mempopulerkan istilah multikulturalisme. Ditambah pula dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang diusung, semakin mempertegas kalau di Indonesia sudah mentolerir adanya kemajemukan. Tapi apakah Anda tahu apa sebenarnya arti istilah tersebut?

Kalau dikaji dari sejarah multikulturalisme, dunia barat baru membuat istilah ini popular. Sejak Kanada menegaskan penjaminan kesejahteraan warganya tahun 1965. Saat itulah mulai berkembang paham tersebut yang pada abad ke-19 justru ditentang, sebab pada umumnya kerajaan atau sebuah daerah menganut paham kesatuan budaya atau monokulturalisme.

Pengertian Multikulturalisme

pengertian multikulturalisme
pengertian multikulturalisme

Mungkin sedikit rumit bagi Anda yang tidak punya latar belakang IPS atau politik, tapi memiliki pemahaman tentang istilah ini tidak dosa kok hehe. Dimulai dengan artinya, yang mana pengertian multikulturalisme secara umum adalah keberagaman kebudayaan yang berada di tengah masyarakat. Baik itu budaya tentang nilai leluhur sampai politik, sehingga menjadikan sebuah daerah atau kawasan menjadi sangat majemuk.

Pengertian Multikulturalisme Menurut Para Ahli

Sedangkan ada beberapa pendapat mengenai pengertian multikulturalieme menurut para ahli

A. Rifai Harahap

Tak jauh beda menurutnya istilah, Pengertian multikulturalisme adalah tentang kemajemukan yang di dalamnya ada kebijakan, sikap terhadap suatu kondisi, dan cara memandang suatu hal. Tapi hal itu tetap mengacu pada sebuah semangat bersama dari semua kelompok masyarakat, untuk saling menerima dan mempertahankan kondisi tersebut.

Lawrence Blum

Ahli lainnya yaitu Lawrence Blum menilai bahwa pengertian multikulturalisme adalah sebuah penghargaan, juga pemahaman tentang budaya yang dianut seseorang atau sekelompok masyarakat. Termasuk menghormati rasa ingin tahu pada budaya kelompok lain.

Suparlan

Mau pengertian lain? Suparlan menyebutkannya pengertian multikulturalisme adalah sebagai ideologi yang sangat menghargai adanya perbedaan, dalam kondisi seseorang yang sama dalam banyak hal. Baik itu perbedaan individu ataupun kelompok. Hayooo…Anda ngantuk? Jangan tidur dong, minum kopi dulu daripada nanti kebablasan dengan informasi yang lebih penting!

Jenis-jenis Multikulturalisme

jenis multikulturalisme
jenis multikulturalisme

Lanjut kepada penjelasan tentang jenis ideologi ini, yang ternyata ada lima, seperti lagu anak-anak zaman dulu yang liriknya “balonku ada lima” wkwkwk…Apa saja jenisnya?

1. Kosmopolitan

Adalah jenis yang banyak dianut kelompok liberal, yang menilai budaya sebagai pilihan bebas. Kelompok masyarakat yang terlibat akan melakukan percobaan, untuk mengadopsi budaya lain dan mengembangkannya jika dianggap sesuai.

2. Akomodatif

Di mana adanya toleransi dari pihak mayoritas yang punya budaya dan aturan sendiri, namun tetap membebaskan kaum minoritas untuk mempercayai budaya mereka sendiri begitu juga sebaliknya. Jenis ini banyak berkembang di beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Inggris.

3. Interaktif

Di mana penganutnya menuntut dilegalkannya suatu budaya atau pemahaman di tengah masyarakat tertentu, sesuai dengan perspektif penganut tersebut.

4. Isolasionis

Kelompok masyarakat yang toleran terhadap keberagaman dari kelompok lain, tanpa meninggalkan eksistensi budaya mereka sendiri.

5. Otonomis

Merupakan jenis ideologi ini di mana penganutnya mencoba memaksakan prinsip mereka di tengah kaum mayoritas, agar memiliki tempat yang sama dan sejajar.

Unsur Multikulturalisme

unsur multikulturalisme
unsur multikulturalisme

Lanjut pada unsur dari multikulturalisme yaitu adanya rasa menghormati dan keinginan, untuk paham terhadap budaya yang dianut oleh orang lain atau kelompok lain. Kemudian penegasan identitas kultural individu di suatu negara atau daerah, serta adanya rasa senang atas sebuah perbedaan.

Faktor Multikulturalisme

faktor multikulturalisme
faktor multikulturalisme

Sedangkan faktor yang mempengaruhi terjadinya ideologi ini faktor sejarah seperti Indonesia yang pernah dijajah lama oleh beberapa negara, sehingga muncul budaya baru dari negara tersebut. kemudian budaya tersebut diterima, lalu diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat. Kemudian ada juga faktor geografis dari sebuah daerah atau negara, yang memungkinkannya menerima banyak budaya baru dari kawasan di sekitarnya.

Faktor multikulturalisme adalah agama, ketika di suatu kawasan terdapat masyarakat dengan beberapa keyakinan otomatis akan tercipta masyarakat majemuk. Di mana masing-masing penganut agama tentu menjalankan hidup sesuai keyakinan mereka. Faktor ras juga menjadi alasan terciptanya paham multikultural ini, semakin banyak ras yang bermukim di suatu daerah akan jadi alasan terbentuknya kemajemukan.

Ciri-Ciri Multikulturalisme

ciri-ciri multikulturalisme
ciri-ciri multikulturalisme

Lebih jauh kita akan mengupas bagaimana ciri-ciri multikulturalisme ini, enam ciri multikulturalisme di antaranya adalah sebagi berikut:

1. Multikulturalisme Memiliki Banyak Struktur Budaya

Ketika di sebuah daerah terdapat banyak budaya yang dianut masyarakat, maka bisa mengarah pada sebuah kondisi multikultural.

2. Adanya Dominasi di Berbagai Aspek

Dominasi yang terjadi diantaranya pada aspek politik, di mana salah salah satu partai punya kekuasaan lebih dibanding yang lain. Atau di dunia usaha, kaum borjuis mendominasi pembelian produk-produk tertentu.

3. Adanya Pemisahan Kelompok Masyarakat

Ini adalah ciri multikulturalisme selanjutnya, ketika sebuah kawasan secara kasat mata terpisah berdasarkan banyak hal. Bisa karena tingkat pendidikan, ras, hingga agama yang mereka anut.

4. Terdapat Kaum Mayoritas dan Minoritas

Ciri multikulturalisme ini memperlihatkan adanya kaum yang berkuasa lebih dibanding kaum lainnya, sehingga bisa terjadi intervensi kepada kaum minoritas atau toleransi terhadap keberadaan kaum minoritas.

5. Struktur Sosial Nonkomplementer

Struktur sosial yang ada, tak bisa tidak bersatu padu akibat banyaknya perbedaan dan segmentasi yang terjadi.

6. Multikulturalisme Juga Memiliki Banyak Potensi Konflik

Ini adalah ciri multikulturalisme yang juga paling banyak ditemui, yaitu ketika di suatu daerah sangat banyak potensi konfliknya. Baik itu atas dasar ras, agama, ekonomi, hingga budaya, kalau di Indonesia seperti daerah Papua atau Aceh.

Konsep Multikulturalisme

Konsep Multikulturalisme
Konsep Multikulturalisme

Konsep dasar dari multikulturalisme adalah keberagaman yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari keberagaman budaya, tingkat ekonomi, pendidikan hingga keberagaman keyakinan. Inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya masyarakat dengan ideologi ini. Ada yang menyikapi kemajemukan tersebut sebagai hal yang lumrah, namun ada pula yang menjadikannya masalah sehingga menjadi konflik di tengah masyarakat.

Di Indonesia konsep multikulturalisme sudah ada sejak lama, untungnya dalam implementasi dari istilah ini masih bisa ditolerir dan disatukan oleh berbagai kondisi. Karena adanya prinsip dasar negara, satu pemerintahan pusat yang membawahi semua daerah dan beberapa prinsip lainnya. Alhasil kemajemukan yang terjadi, tidak membawa masalah besar yang menghancurkan.

Contoh Multikulturalisme

contoh multikulturalisme
contoh multikulturalisme

Agar Anda lebih paham tentang istilah ini, sehingga tidak seperti penjelasan guru di sekolah yang hanya masuk telinga kanan dan langsung keluar lewat hidung hahaha. Maka berikut ini ada beberapa contoh multikulturalisme, yang sudah terjadi di berbagai belahan dunia.

  1. Adanya izin shalat bagi umat muslim yang bekerja di perkantoran negara Perancis.
  2. Penggunaan label halal pada makanan di berbagai negara, yang mayoritas penduduknya non muslim.
  3. Penolakan Yahudi pada eksistensi Palestina.
  4. Belanda sempat melarang dibangunnya menara pada bangunan masjid
  5. Adanya larangan bagi rumah makan di Indonesia untuk tetap beroperasi selama bulan Ramadhan, sebagai cara menghargai umat muslim yang berpuasa.
  6. Suksesnya Gus Dur saat jadi presiden, untuk menjadikan hari raya Imlek sebagai hari raya Nasional di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasinya kepada kaum Tionghoa.
  7. Munculnya budaya baru yang diterima masyarakat Amerika sejak beberapa abad lalu, yaitu perayaan Halloween dan juga Thanksgiving.

Sudah puas dengan penjelasan seputar multikulturalisme, termasuk semua hal yang berhubungan dengan istilah tersebut? Tentu sekarang Anda akan semakin paham bahwa ternyata Indonesia salah satu penganut ideologi, karena secara tidak langsung kemajemukan sudah ada sejak lama. Untungnya kemajemukan yang terjadi tidak membawa perpecahan, semoga akan terus begitu!

Semoga dengan adanya pembahasan tentang multikulturalisme yang lengkap ini, mulai dari pengertian multikulturalisme menurut para ahli, jenis-jenis multikulturalisme, unsur-unsur mulatikulturalisme, faktor-faktor multikulturalisme, ciri-ciri multikulturalisme, konsep multikulturalisme, dan contoh multikulturalisme. Semoga informasi ini menjadikan Anda lebih tahu mengenai apa itu multikulturalisme.

Tinggalkan komentar