Gerund and Infinitives

Pernahkah kalian mendengar istilah gerund dan infinitives? Meskipun terdengar asing, ternyata gerund and infinitives sangat sering dijumpai dalam berbagai teks bahasa Inggris lho. Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu mengenal lebih dekat mengenai kedua hal tersebut agar bisa memahami atau menggunakannya dengan baik dan benar.

Pada dasarnya gerund dan infinitive merupakan dua hal yang berbeda. Meskipun sama-sama berasal dari kata kerja (verb), keduanya mempunyai bentuk dan fungsi yang tidak sama. Apakah kamu mulai penasaran dengan materi yang satu ini? Yuk, simak ulasan lengkap di bawah ini!

Pengertian Gerund dan Infinitives

Gerund adalah kata kerja yang dimodifikasi sehingga berubah bentuk menjadi kata benda. Modifikasi tersebut dilakukan dengan menambahkan akhiran –ing pada kata kerja. Gerund dapat digunakan untuk berbagai fungsi seperti subyek, obyek, ataupun pelengkap.

Hampir sama dengan gerund, infinitive juga berasal dari kata kerja yang dimodifikasi sehingga berubah bentuk menjadi kata benda. Namun modifikasi infinitive dilakukan dengan menambahkan particle to sebelum kata kerja. kata benda ini dapat digunakan sebagai subyek, obyek, maupun pelengkap dalam sebuah kalimat.

Fungsi Gerund dan Infinitives

Gerund dan infinitive mempunyai beberapa fungsi dalam sebuah kalimat. Keduanya dapat berfungsi sebagai subyek, obyek, maupun pelengkap. Berikut penjelasan lengkap mengenai masing-masing fungsi tersebut.

1. Sebagai subyek

Keduanya dapat digunakan sebagai subyek dalam sebuah kalimat. Contoh gerund and infinitive sebagai subyek adalah sebagai berikut:

  • Swimming is my hobby. → gerund
  • To find buried treasure is the obsession of Mr. Bumpy. → infinitive

2. Sebagai obyek langsung (direct object)

Dalam beberapa kalimat, terkadang kamu menemukan kata kerja yang diikuti oleh obyek secara langsung. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan gerund atau infinitive. Simak contoh di bawah ini.

  • They enjoy drinking the coffee. → gerund
  • We hope to see you again. → infinitive

3. Sebagai pelengkap subyek (subject complement)

Baik gerund maupun infinitive dapat berfungsi sebagai pelengkap subyek dalam sebuah kalimat. Berikut contohnya.

  • My purpose is telling you the truth. → gerund
  • My purpose is to tell you the truth.→ infinitive

4. Sebagai pelengkap kata benda (noun complement)

Dalam hal ini, yang dapat digunakan sebagai noun complement hanyalah infinitive. Fungsinya adalah untuk menambah keterangan pada kata benda tersebut. Simak contoh berikut.

  • The regulation not to hunt the bear has saved the population. → infinitive
  • The instruction to wear shoes has been approved. → infinitive

5. Sebagai pelengkap adjective (adjective complement)

Fungsi ini juga hanya berlaku untuk infinitive. Terdapat beberapa adjective yang dapat diikuti oleh infinitive seperti afraid, sorry, amazed, careful, delighted, reluctant, proud, disappointed, dan lain sebagainya. Contoh penggunaan dalam kalimat adalah sebagai berikut:

  • I am proud to be the part of this meeting. → infinitive
  • Apollo was surprised to see this project result. → infinitive

Perbedaan Gerund dan Infinitives

Kamu masih kesulitan untuk membedakan antara kata benda tersebut? Tidak perlu khawatir. Berikut ini sejumlah perbedaan gerund and infinitives yang perlu kamu ketahui. Dengan memahami perbedaan tersebut, kamu bisa menggunakannya dalam kalimat tanpa takut tertukar. Hehe…

1. Bentuk

Meskipun keduanya berasal dari kata kerja, bentuk gerund dan infinitives sangat berbeda. Pasalnya, gerund terbentuk dari kata kerja + ing sedangkan infinitive terbentuk dari to + kata kerja. Contohnya, kata kerja swim akan berubah menjadi swimming sebagai gerund dan to swim sebagai infinitive.

2. Fungsi

Kata benda hasil modifikasi dari kata kerja dapat digunakan sebagai subyek, obyek, maupun pelengkap dalam sebuah kalimat. Namun untuk komplemen, infinitive lebih sering digunakan daripada gerund. Contohnya adalah noun complement dan adjective complement yang hanya dapat diikuti oleh infinitive.

3. Kata yang diikuti

Terdapat beberapa kata tertentu yang hanya dapat diikuti oleh gerund. Misalnya saja admit, complete, mention, dan deny. Ada juga kata-kata yang hanya bisa diikuti oleh infinitive. Contohnya adalah agree, deserve, dan decide.

Meskipun begitu, terdapat sejumlah kata yang bisa diikuti oleh gerund maupun infinitive. Contoh kata tersebut adalah dread, remember, dan need. Terdapat perbedaan makna ketika kata tersebut digunakan untuk gerund atau infinitive. Misalnya, ketika need diikuti gerund maka akan memberikan arti pasif. Sedangkan ketika need diikuti infinitive akan membentuk makna aktif.

Rumus Gerund dan Infinitives

Rasanya mempelajari grammar bahasa Inggris tidak lengkap tanpa menyajikan rumus. Yaa, rumus memang bisa memudahkan kamu dalam memahami atau menyusun kalimat. Seperti apa formula untuk gerund dan infinitive? Temukan jawabannya di bawah ini!

  1. Simple gerund → verb + ing
    Contoh: Her hobby is singing
  2. Passive gerund → being + past participle
    Contoh: Being awarded by ABC Foundation is a pride.
  3. Simple infinitive → to + verb
    Contoh: Her happiness is to spend time with family.
  4. Passive infinitive → I don’t like to be seen by that guy.

Contoh Gerund dan Infinitives

Kamu membutuhkan lebih banyak contoh untuk memperdalam pemahaman tentang gerund and infinitive? Tenang saja. Berikut ini kamu akan menemukan beberapa contoh untuk membantu kamu dalam memahami materi ini.

Contoh gerund:

  • Smoking should be banned in public area. (Merokok seharusnya dilarang di tempat umum)
  • Listening to the slow music can make you sleep faster. (Mendengarkan lagu berirama lambat bisa membuat kamu tidur lebih cepat)
  • Sweeping floor is among my morning routines. (Menyapu lantai adalah salah satu rutinitas pagi saya)
  • We enjoy reading this novel. (Kami menikmati membaca novel ini)
  • My brother loves travelling and taking pictures. (Saudara laki-laki saya suka berjalan-jalan dan memotret)
  • Working in this office makes me bored. (Bekerja di kantor ini membuat saya bosan)
  • I know that she is afraid of making her mother sad. (Saya tahu bahwa dia takut membuat ibunya bersedih)
  • Mr. Thomas thinks that his house needs repainting. (Pak Thomas berpikir bahwa rumahnya perlu dicat ulang)

Contoh infinitive:

  • I want to study Arabic. (saya ingin belajar bahasa Arab)
  • Mr. Jones hopes to see me again. (Pak Jones berharap untuk bertemu saya lagi)
  • They decide to leave the car and take a walk. (Mereka memutuskan untuk meninggalkan mobil dan berjalan kaki)
  • You have promised to take care of this cat. (Kamu sudah berjanji untuk merawat kucing ini)
  • Passengers are not allowed to bring food to the cabin. (Penumpang tidak diizinkan untuk membawa makanan ke dalam kabin)
  • Jessica expects to pass the exam. (Jessica berharap agar lolos ujian)
  • My father tried to repair his car but he failed. (Ayah saya mencoba memperbaiki mobilnya tetapi dia gagal)
  • The visitors refuse to leave the building. (Pengunjung menolak untuk meninggalkan bangunan)
  • The children pretend to be soldiers. (Anak-anak berpura-pura menjadi tentara)

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar