Materi Pencak Silat

Materi Pencak silat – Beberapa waktu lalu ada 1 olahraga asli Indonesia yang berhasil menjadi situs tak benda warisan dunia UNESCO. Olahraga seni bela diri asli Indonesia yaitu pencak silat berhasil memperoleh pengakuan dunia. Tapi, Kamu tahu gak bagaimana sejarah pencak silat atau seni bela diri ini di Indonesia? Sejak kapan seni bela diri tradisional ini mulai berkembang?

Apabila kamu masih belum tahu tentang asal usul dari pencak silat, sangat tepat sekali kamu berada disini. Karena disini kita akan bahas lengkap tentang materi pencak silat mulai dari apa itu pengertian pencak silat, sejarah pencak silat di indonesa, peraturan pencak silat, teknik-teknik pencak silat hingga jurus-jurus pencak silat yang harus kamu ketahui.

Pengertian Pencak Silat

pengertian pencak silat
pengertian pencak silat

Tahukah kamu, apa itu pencak silat?

Membicarakan tentang pengertian pencak silat, menurut KBBI memberikan definisi pada pencak silat sebagai permainan (keahlian) dalam mempertahankan diri. Pola pertahanan diri ini menggunakan kepandaian menyerang, menangkis serangan, dan membela diri. Ada juga beberapa pengertian pencak silat menurut para ahli yang memberikan definisi berbeda untuk seni bela diri tradisional yang satu ini yaitu:

  1. Pengertian pencak silat adalah gerak bela diri level tinggi yang disertai dengan perasaan/insting. Sehingga menjadi sebuah penguasaan gerak yang efektif dan terkendali. Bela diri ini sering digunakan dalam latihan sabung/pertarungan atau pertandingan.
  2. Pengertian pencak silat adalah sebuah fitrah/naluri manusia untuk membela diri. Silat juga dianggap sebagai penghubung unsur gerakan dan pikiran (olah gerak dan pikir).

Jika di lihat dari 2 pengertian pengertian pencak silat di atas, olahraga pencak silat bisa diartikan sebagai sebuah hasil kultur budaya asli Indonesia yang bertujuan untuk membela, mempertahankan diri, eksistensi, dan integritas lingkungan hidup, dan alam sekitar. Tujuannya untuk mencapai keselarasan hidup, peningkatan iman, dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sejarah Pencak Silat di Indonesia

sejarah pencak silat di indonesia
sejarah pencak silat di indonesia

Nah setelah kita baca pengertian pencak silat di atas, akhirnya kita jadi tahu tentang apa itu pencak silat? Oke. Materi pencak silat yang akan kita bahas selanjutnya adalah bagaimana asal-usul dari seni bela diri yang satu ini atau mengenai sejarah pencak silat itu sendiri. Oke langsung saja simak penjelasan mengenai sejarah pencak silat di bawah ini.

Belum ada yang bisa memastikan kapan tepatnya olahraga bela diri khas Indonesia ini muncul. Namun ada pakar sejarah yang menyebut bahwa bela diri ini ada karena kemampuan nenek moyang dalam mempertahankan hidup secara individu atau kelompok dari kerasnya kondisi alam di Indonesia.

Tak heran jika nenek moyang kita kemudian menciptakan gerakan yang menirukan berbagai gerak binatang seperti harimau, kera, ular, dan juga burung elang. Keberagaman fauna di Indonesia juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia terdahulu dalam menciptakan gerakan pertahanan atau serangan bela diri.

Ada juga pakar sejarah yang menyebut bahwa lahirnya kesenian bela diri ini berakar dari keterampilan berbagai suku Indonesia yang dulunya sering berburu dan berperang. Mereka mengasah kemampuan untuk menggunakan berbagai senjata seperti panah, tombak, parang, pedang, dan lain sebagainya untuk 2 kegiatan tersebut.

Meskipun asal muasalnya belum diketahui pasti dan tak ada bukti sejarah pencak silat yang mendukung. Tapi sebagian besar ahli sejarah sepakat bahwa persebaran seni bela diri ini terjadi sejak abad ke-7 Masehi. Silat berkembang pesat dengan pengajaran secara lisan dan praktek. Silat diajarkan dari guru ke murid. Bukti sejarah pencak silat ini seperti legenda pasukan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.

Bukti sejarah pencak silat yang lebih konkrit dari seni bela diri Indonesia ini termuat dalam:

  1. Pahatan relief pada Candi Borobudur dan Prambanan yang menggambarkan posisi kuda-kuda silat seperti yang diungkapkan oleh peneliti Donald F. Draeger.
  2. Seni bela diri silat merupakan akulturasi budaya yang mendapat pengaruh dari India dan China. Bangsa India dan China yang sejak zaman kerajaan datang ke Indonesia untuk berdagang juga turut membawa budaya silatnya sendiri dan kemudian berakulturasi menjadi pencak silat.
  3. Wilayah Sumatera Barat memiliki legenda bahwa silat/silek di Minangkabau merupakan ciptaan dari Datuk Suri Diraja dari wilayah Pariangan, Tanah Datar. Beliau tepatnya bermukim di kaki Gunung Marapi pada abad ke-11 M. Silat kemudian disebarkan melalui para perantau Tanah Minang yang menyebar di wilayah Asia Tenggara.
  4. Di tanah Sunda, silat diriwayatkan berasal dari seorang perempuan yang menirukan gerakan perkelahian antara monyet dan harimau. Silat ini dikenal dengan aliran Cimande.

Organisasi resmi seni bela diri di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi ini didirikan secara resmi pada tanggal 18 Mei 1948. IPSI didirikan di Kota Solo, Jawa Tengah. IPSI adalah organisasi yang berada di bawah KONI (Komite Nasional Indonesia Pusat). Hingga kini, ada 840 perguruan silat yang ada di Indonesia.

Nah itulah sekilas pembahasan tentang sejarah pencak silat di indonesia. Mudah-mudahan kita dapat mensyukuri kekayaan seni bela diri indonesia yang satu ini dengan terus mempelajarinya mulai dari mengetahui sejarah pencak silat hingga belajar mengenai teknik-teknik pencak silat sebagai wujud rasa cinta kita terhadap indonesia dan untuk menjaga diri dari kejahatan.

Teknik Dasar Pencak Silat

teknik dasar pencak silat
teknik dasar pencak silat

Materi pencak silat selanjutnya yaitu kita akan belajar mengenai teknik dasar pencak silat. Ada banyak gerakan dalam dunia silat. Setiap perguruan silat umumnya menciptakan gerakan khasnya masing-masing. Namun, ilmu bela diri ini memiliki teknik dasar yang sama. Teknik dasar ini wajib diajarkan pada semua murid yang belajar silat, yang meliputi:

  1. Teknik dasar pencak silat meliputi sikap kuda-kuda, sikap pasang, gerak langkah, dan jurus.
  2. Teknik serang yang meliputi gerakan pukulan, tendangan, tangkisan, dan bantingan.

Nah itulah pembahasan sekilas mengenai teknik-teknik dasar pencak silat yang harus kamu kuasai. untuk lebih jelasanya kamu bisa melihat video singkat di bawah ini yang akan membahas tentang 10 teknik dasar pencak silat untuk pemula.

Oke sebelum lanjut ke materi pencak silat berikutnya, pastikan kamu sudah benar-benar menguasai teknik-teknik dasar pencak silat di atas ya, agar kamu nanti lebih mudah untuk melatih jurus-jurus dalam pencak silat selanjutnya.

Jurus-Jurus dalam Pencak Silat

jurus-jurus dalam pencak silat
jurus-jurus dalam pencak silat

Teknik dasar encak silat dan teknik serang dalam silat digunakan untuk menciptakan jurus-jurus andalan. Jurus adalah rangkaian gerak dasar tubuh bagian atas dan bawah. Rangkaian gerak ini digunakan untuk menguasai teknik lanjutan silat. Tahukah Kamu kalau konon katanya ada 4 jurus pencak silat yang paling mematikan dalam dunia silat di Indonesia? Apa saja jurus pencak silat tersebut? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.

1. Jurus Pencak Silat Kuntao

Kuntao adalah jurus pencak silat yang paling populer bukan hanya di Indonesia tapi juga di Malaysia dan Singapura. Bahkan hak paten jurus ini juga sempat diperebutkan loh. Ternyata bukan hanya merk saja ya yang diperebutkan, hehehe.

Kuntao punya keistimewaan karena jurus ini menggunakan pedang atau trisula. Siapa saja yang bisa menguasai kuntao dengan baik pasti bisa mengalahkan musuh dengan mudah di pertandingan. Konon, bahkan orang yang menguasai jurus ini bisa berjalan di atas pecahan beling tanpa terluka.

2. Jurus Pencak Silat Pulo Kali

Pulo Kali menjadi salah satu dari 24 jurus Ilmu Pulo Kali yang sangat ampuh dan membahayakan lawan. Jurus pencak silat yang satu ini bisa mematahkan leher lawan sampai meninggal. Bahkan, konon siapa yang menguasai jurus silat ini bisa menghentakkan lambung sampai leher lawan sekali pukul. Pulo Kali memanfaatkan telapak tangan untuk memukul lawannya.

3. Jurus Pencak Silat Brajamusti

Konon ilmu ini tidak sembarangan bisa diturunkan. Bahkan ada yang menganggap bahwa ilmu ini hanya diwariskan dari keturunan ke keturunan dalam 1 keluarga. Tidak sembarang orang bisa mempelajari dan menguasai ilmu ini. Orang yang menguasai ilmu ini punya kemampuan pukulan telapak tangan yang mematikan. Ilmu ini konon masih bisa ditemukan di wilayah Jawa.

4. Jurus Pencak Silat Pamur

Orang Madura punya jurus silat sendiri yaitu pamur. Jurus silat ini punya keunggulan dalam kekuatan otot kaki melakukan gerakan kuda-kuda. Selain itu, orang yang menguasai jurus pamur juga bisa bergerak dengan sangat cepat dan lincah, sehingga arah pergerakannya sulit dibawa oleh lawan.

NB: Jurus-jurus pencak silat ini dipelajari dengan tujuan untuk menjaga diri yaa.. jangan sampai kamu belajar berbagai jurus silat untuk disalah gunakan untuk hala-hal yang merugikan banyak orang.

Peraturan Pertandingan Pencak Silat di Indonesia

Peraturan Pertandingan Pencak Silat
Peraturan Pertandingan Pencak Silat di indonesia

Wah nggak terasa yaa, ternyata kita sudah masuk materi pencak silat yang terakhir yaitu tentang peraturan pertandingan pencak silat di indonesia. Oh iya yang harus kamu tahu pencak silat bukan hanya untuk berjaga-jaga diri yaa…

Di Indonesia pencak silat juga termasuk olahraga seni bela diri yang mana juga ada wadah untuk kompetisinya sendiri untuk saling berlatih dan menunjukkan ketangkasannya. Untuk itu kamu juga harus tahu gaes apa saja peraturan dalam pertandingan pencak silat di indonesia? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

1. Arena Pertandingan

Salah satu peraturan dalam pertandingan pencak silat yaitu pertandingan silat dilakukan pada sebuah lapangan dengan luas 10×10 m. Area bertanding terletak di bagian dalam dengan ukuran 8x8m.

2. Sasaran dalam Pertandingan Silat

Sasaran tubuh lawan yang bisa dikenai dan sah disebut juga dengan “togok” yaitu bagian tubuh dada, perut bagian atas, rusuk kiri, rusuk kanan, punggung, dan badan. Seorang pesilat tidak boleh mengenai bagian leher ke atas (kepala dan wajah) dan di bagian pusar sampai kemaluan lawannya. Tungkai dan lengan bisa dikenai tapi tidak memiliki nilai skor.

3. Larangan dalam Pertandingan Silat

Pelanggaran berat:

  • Menyerang bagian tubuh yang terlarang hingga menyebabkan lawan cedera atau jatuh.
  • Berusaha untuk mematahkan persendian lawan dengan sengaja.
  • Menyerang lawan sebelum aba-aba diberikan oleh wasit.
  • Menyerang setelah aba-aba “berhenti”.
  • Menggumul, menggigit, mencengkeram, mencakar, dan menjambak lawan.
  • Mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak pantas pada wasit, juri, atau lawan main.

Pelanggaran ringan:

  • Tidak menggunakan pola langkah atau sikap pasang.
  • Keluar dari lapangan permainan 2 kali berturut-turut dalam 1 babak.
  • Merangkul lawan.
  • Melakukan serangan menggunakan teknik sapuan yang bertujuan untuk mengulur waktu.
Baca juga artikel terkait tentang

Nah itulah pembahasan kita mengenai materi pencak silat yang telah kita bahas lengkap mulai dari pengertian, sejarah, teknik, jurus, dan peraturan dalam pencak silat. Semoga informasi kali ini bisa membantumu dalam mempelajari atau menambah pengetahuanmu mengenai pencak silat.

Tinggalkan komentar