Pameran Seni Rupa: Jenis, Fungsi, Tujuan, Unsur, Manfaat

Apakah kamu pernah datang ke pameran lukisan atau pameran patung seni? Di sana pastinya kamu melihat banyak kesenian yang ditampilkan oleh penciptanya. Bagi yang berjiwa seni pasti bisa melihat dari berbagai sudut pandang dan takjub dibuatnya. Itu merupakan bagian dari pameran seni rupa yang sangat sering digelar para pekerja seni.

Apa sebenarnya pameran tersebut?

Kalau bicara arti, pameran jenis seni dan rupa disebut sebagai sebuah acara yang digelar oleh seorang seniman atau komunitas seni tertentu. Tujuannya untuk menuangkan ide dan inspirasi mereka agar bisa dinikmati oleh siapa saja yang melihat, sekaligus diapresiasi. Pameran ini bisa disebut juga show, exhibition, bazar.

Jenis Pameran Seni

Pameran ini memiliki banyak jenis, ada yang berdasarkan peserta, sifat, variasi seni yng ditampilkan, lokasi pameran, dan berdasarkan dimensinya. Masing-masing memiliki kekhasan yang membuatnya layak untuk dilihat dan dihargai.

– Berdasarkan Dimensi

Pameran yang didasari oleh dimensi ada dua jenis, pertama yaitu dua dimensi yang merupakan pameran dengan objek dua dimensi dan dilihat daru satu arah saja. Contohnya adalah kesenian grafis atau seni lukis.

Kedua adalah tiga dimensi dimana objeknya bisa terlihat dari banyak arah. Seperti seni patung, seni produk grafis tiga dimensi dan masih banyak lagi. biasanya jenis ini digelar pada acara tertentu dengan tema yang menarik.

– Berdasarkan Waktu

Kalau bicara soal waktu, ada tiga jenis pameran seni rupa yaitu:

1. Periodik
Merupakan jenis pameran yang dilakukan secara berkala dan rutin oleh instansi tertentu di lokasi yang biasanya tetap. Misalnya pameran yang diselenggarakan Dinas Pariwisata setiap bulan di suatu daerah.

2. Permanen
Pameran yang selalu ada kapanpun Anda mau melihatnya. Biasanya terdpat di museum yang menggelar seni rupa dari tema tertentu. Contohnya pameran di museum kereta api, museum rokok, dan museum sejarah.

3. Insidental
Adalah jenis dari pameran seni rupa yang digelar karena acara tertentu saja. contohnya pameran lukisan saat acara hari anak nasional, atau peringatan hari jadi sebuah organisasi tertentu.

– Berdasarkan Variasi Seni

Kalau jenis ini ada dua yaitu pameran homogen yaitu pameran yang menggelar hanya satu jenis karya seni saja. contohnya pameran patung, maka yang ditampilkan hanya beragam patung. Begitu juga dengan pameran lukisan, maka yang ditampilkan hanya lukisan saja.

Kedua yaitu heterogen yang menampilkan banyak jenis karya seni dalam sekali pameran, biasanya dengan tema yang sama. Contohnya tema superhero, ada lukisan superhero, patung superhero, hingga miniaturnya yang bisa dilihat bahkan dibeli oleh para pengunjung.

– Berdasarkan Peserta

Bicara soal pameran seni rupa berdasarkan pesertanya ada yang disebut pameran tunggal yang dilakukan oleh seorang pekerja seni saja. Dan ada yang disebut pameran berkelompok yang digelar oleh beberapa pekerja seni atau budayawan.

– Berdasarkan Lokasi

Jenis pameran berdasarkan lokasi ada tiga:

1. Bergerak
Adalah jenis pameran yang diselenggarakan secara mobile biasanya menggunakan kendaraan tertentu dan berkeliling di sebuah area.

2. Tertutup
Merupakan pameran yang diadakan pada ruangan tertutup seperti museum atau gedung kesenian.

3. Terbuka
Pameran jenis ini diselenggarakan di ruangan terbuka, biasanya menggunakan tenda-tenda khusus dan pekerja seni menggelar karyanya pada tenda tersebut.

Fungsi Pameran Seni

Mengkaji soal fungsi dari pameran seni rupa sangat beragam juga. baik itu sebagai media apresiasi, edukasi, rekreasi atau prestasi. Berikut ini penjelasannya.

1. Media Apresiasi

Ketika seorang pekerja seni menggelar pameran untuk menyampaikan ide, inovasi dan kreasinya, maka orang yang berkunjung dan melihat akan memberikan apresiasi terhadap objek yang dipamerkan. Bisa dengan cara langsung dengan cara membelinya, atau tak langsung yaitu mengagumi hasil karya seni tersebut.

2. Media Edukasi

Maksudnya adalah menambah wawasan kepada siapapun tentang arti dari sebuah karya seni. Baik itu lukisan dengan filosofi, patung, kerajinan dan lain sebagainya. Bagi anak-anak, hal ini akan menambah kinerja otak menjadi lebih baik.

3. Media Rekreasi

Fungsi selanjutnya adalah sebagai tempat untuk membuat pikiran menjadi tenang dan santai, setelah sekian lama terfokus pada rutinitas yang membosankan. Biasanya pameran ini akan dihadiri pengunjung dari level pekerja yang ingin melihat hal-hal indah agar energi mereka kembali terisi untuk memulai kerja pada hari berikutnya.

4. Media Prestasi

Fungsi ini menjadikan pameran seni rupa sebagai ajang meraih prestasi, contohnya adalah pameran yang dinilai oleh pihak kompeten untuk melihat siapa yang layak dijadikan pekerja seni terbaik.

Tujuan Pameran Seni

Ada beberapa tujuan dari diadakannya sebuah pameran jenis seni rupa, diantaranya adalah sosial, komersil, dan kemanusiaan. Masing-masing tujuan berkaitan dengan hasil karya pekerja seni yang ditampilkan pada sebuah pameran.

– Sosial
Untuk memenuhi kebutuhan sosial pekerja seni maupun pengunjung yang melihat pameran tersebut.

– Komersil
Yaitu untuk menghasilkan keuntungan dari pameran, dimana seniman berharap karya seni yang ditampilkan dapat terjual dengan harga yang sesuai dengan keinginan.

– Kemanusiaan
Maksudnya adalah untuk membantu orang-orang yang sedang dilanda musibah atau berada pada tingkat kehidupan yang rendah. Dimana hasil pameran akan disumbangkan untuk hal-hal kemanusiaan tersebut.

Unsur Pameran Seni

Setidaknya ada delaman unsure yang harus ada jika sebuah pameran seni rupa ingin dikatakan sukss dan berhasil. Jika salah satunya tidak ada, maka kesempurnaan pameran tidak akan terealisasi.

  1. Ada karya yang akan ditampilkan pada pameran, misalnya lukisan, patung, hasil kerajinan dan masih banyak lagi.
  2. Ada tempat untuk menampilkan karya seni, baik berupa standart display atau berbentuk box.
  3. Aksesoris pendukung seperti alat untuk memajang karya seni agar terlihat lebih menari bagi pengunjung.
  4. Identitas dari karya seni yang ditampilkan harus ada, baik itu siapa penciptanya, apa temnya, hingga bahan pembuatan. Agar siapa saja yang melihat bisa langsung mengerti apa produk tersebut.
  5. Daftar karya seni berupa katalog yang dibagikan kepada pengunjung sebagai bentuk apresiasi dan memudahkan mereka melihat mana yang menarik.
  6. Sound system merupakan hal penting untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Biasanya untuk mendengarkan alunan music genre tertentu yang sesuai dengan konsep pameran seni rupa yang digelar.
  7. Buku pesan dan buku tamu yang berfungsi untuk mendata siapa saja yang datang mengunjungi pamrean, sekaligus melihat apa tanggapan mereka terhadap pameran tersebut dan karya seni yang ditampilkan.

Manfaat Pameran Seni

Manfaat pertama dari pameran jenis ini adalah untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan kemandirian pada pekerja seni yang terlibat di dalamnya. Kemudian bisa juga mendatangkan keuntungan jika dijadikan media promosi oleh pihak tertentu. Manfaat selanjutnya adalah meningkatkan keinginan untuk memberi apresiasi pada hasil seni yang diciptakan oleh orang lain.

Tak hanya itu, pameran seni rupa juga bermanfaat untuk membangkitkan motivasi seseorang setelah melihat produk yang dipamerkan. Selain itu juga mampu meminimalisir jenuh dan stress bagi yang sering merasakannya di kehidupan sehari-hari. Satu lagi manfaat yang tak kalah penting yaitu menumbuhkan rasa solidaritas dan kerjasama dengan orang lain.

Makin seringlah kamu menikmati karya seni melalui pameran seni rupa, agar banyak hal baru yang bisa kamu dapatkan. Bukan saja untuk diri sendiri namun untuk orang lain terutama bagi pencipta karya seni itu sendiri.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar