Desain Grafis : Pengertian, Jenis, Prinsip, Elemen, Aplikasi

Para arsitek dan desainer pasti sudah sangat akrab dengan dunia desain grafis. Hal ini karena hampir setiap waktu, mereka membuat desain sesuai dengan kreativitasnya. Semakin unik hasil desain yang dibuatnya, maka semakin banyak orang yang suka. Berkat kreativitas dan bakat yang dimilikinya tersebut, para arsitek dan desainer dapat meraup pundi rupiah dalam jumlah besar.

Pengertian Desain Grafis

pengertian desain grafis
pengertian desain grafis

Apa itu desain grafis? jadi Pengertian desain grafis adalah hasil dari sebuah karya yang terbentuk dari komunikasi visual dan memanfaatkan gambar sebagai alat untuk menyampaikan informasi atau pesan secara efektif. Dalam membuat desain pasti membutuhkan kreativitas yang tinggi, agar bisa mendapatkan hasil maksimal. Semakin kreatif hasil karya yang dihasilkan, maka semakin banyak juga orang yang menggunakan jasanya untuk membuat sebuah produk.

Jenis-Jenis Desain Grafis

jenis desain grafis
jenis-jenis desain grafis

Ada beberapa jenis desain grafis yang banyak digunakan oleh para desainer dan juga arsitek. Setiap jenisnya memiliki fungsi masing-masing. Untuk Anda yang masih tergolong pemula dalam dunia desain, wajib mengetahui jenisnya diantara alain sebagai berikut.

1. Drafter

Drafter sering digunakan untuk membuat rancangan berupa industri atau arsitektur. Untuk menggunakan drafter ini, dibutuhkan konsentrasi dan juga ketelitian yang sangat tinggi. Hal ini bertujuan agar hasil rancangan yang Anda buat, membuahkan hasil secara maksimal. Aplikasi drafter yang bisa Anda gunakan antara lain 3D revit architecture, autocad, dan archicad.

2. Editor

Editor memiliki fungsi untuk membuat sebuah produk yang digunakan untuk proses pemasaran. Mulai dari kartu nama, sampul atau cover, logo, banner, poster, dan stiker. Dalam menghasilkan produk tersebut, dibutuhkan aplikasi untuk membuat rancangannya. Aplikasi tersebut antara lain corel draw, adobe photoshop, dan illustrator.

3. Layouter

Fungsi layouter adalah untuk membuat tampilan artikel berbentuk kolom koran. Hal ini bertujuan agar pembaca artikel merasa nyaman ketika membacanya. Biasanya layouter ini banyak digunakan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan. Untuk aplikasi yang dibuat antara lain adobe page maker, MS. publisher, adobe InDesign.

4. Art Director

Art Director seringkali digunakan untuk membuat desain berupa hiasan atau visual effect. Untuk menjalankan art director ini, dibutuhkan konsentrasi dan kreativitas yang sangat tinggi. Hal ini bertujuan agar hasil desain Anda menarik. Biasanya para desainer menggunakan aplikasi berupa photo paint, corel draw, photoshop, dan art creator.

5. Fotografer

Fotografer seringkali digunakan untuk proses pengeditan gambar atau foto. Untuk menjalankan fotografer ini, Anda harus ahli dalam bidang fotografi dan pengeditan. Selain itu Anda juga harus memiliki kreatifitas yang cukup tinggi, agar hasil desain Anda memuaskan. Dunia fotografer tidak bisa lepas dari software pengeditan seperti ieworks dan photo studio.

Prinsip dan Elemen Desain Grafis

elemen desain grafis
prinsip dan elemen desain grafis

Pada dunia desain visual memiliki prinsip dan elemen yang saling berkaitan. Kedua komponen tersebut sangat penting dalam dunia desainer. Sehingga para desainer dan arsitek wajib memahami prinsip dan elemen dalam dunia desain grafis.

1. Prinsip Desain Grafis

  • Tekanan.
  • Keseimbangan.
  • Kesederhanaan.
  • Ruang Kosong.
  • Proporsi dan Kesatuan.
  • Kejelasan.
  • Ritme

2. Elemen Desain Grafis

  • Kontras.
  • Garis.
  • Warna.
  • Teks.
  • Keseimbangan.
  • Kontinuitas.
  • Repetisi.
  • Tekstur & Gambar.
  • Bentuk & Ruang.
  • Kesatuan.

Keterampilan Desain Grafis

ketrampilan desain grafis
ketrampilan desain grafis

Desain visual membutuhkan keterampilan untuk menghasilkan karya yang bagus. Tidak hanya keterampilan, seorang desainer juga harus memiliki kreatifitas yang sangat tinggi. Hal ini bertujuan agar karya yang dihasilkan dapat diakui oleh masyarakat luas.

1. Tipografi

Tipografi yaitu karya seni yang digunakan untuk memodifikasi, menyusun, dan merancang huruf agar terlihat menarik. Perlu Anda ketahui bahwa dalam membuat tipografi, harus memperhatikan peraturan yang berlaku.

  • Jenis huruf.
  • Ukuran huruf.
  • Jarak pada setiap dua huruf.
  • Jarak pada setiap huruf.
  • Jarak antar baris.

2. Tata Letak

Tata letak digunakan untuk menyusun konten yang ada dalam sebuah artikel. Penggunaan tata letak ini, biasanya diterapkan pada komik, surat kabar, majalah, dan tabloid. Hal ini bertujuan agar pembaca merasa nyaman saat membaca artikel yang ada dalam media cetak tersebut.

3. Pewarnaan

Keterampilan pewarnaan wajib dimiliki oleh seorang desainer dan juga arsitektur. Usahakan untuk mempelajari berbagai macam warna dan juga perpaduannya. Hal ini bertujuan agar karya yang dihasilkan dapat memuaskan dan mendapatkan apresiasi besar dari masyarakat.

4. Sketsa

Pembuatan sketsa wajib dilakukan oleh desainer dan arsitektur sebelum membuat sebuah produk, baik produk berupa pakaian ataupun bangunan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan, pada saat produk tersebut sudah jadi. Pastinya kondisi tersebut akan membuat Anda merasakan rugi dalam jumlah besar. Alhasil Anda harus mulai dari awal lagi.

Batasan Media Desain Grafis

Batasan Media Desain Grafis
Batasan Media Desain Grafis

Awal mula munculnya desain grafis, penerapannya hanya dilakukan pada media cetak saja. Mulai dari surat kabar, tabloid, buku, hingga majalah. Kemudian seiring berkembangnya zaman, mulailah dilakukan penyesuaian antara desain visual dengan teknologi. Alhasil berubah nama menjadi desain multimedia atau desain interaktif.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa batasan dimensi kini telah berkembang mengikuti pemikiran dan juga zaman. Seperti halnya desain lingkungan yang dapat digunakan untuk melakukan pengolahan ruang.

Aplikasi Desain Grafis

aplikasi desain grafis

aplikasi desain grafis
aplikasi desain grafis

Bagi para desainer dan juga arsitektur, pasti sudah mengenal berbagai macam aplikasi desain. Hampir semua aplikasi memiliki kualitas yang sangat baik. Namun Anda sebagai desainer, harus pandai dalam memilih aplikasi desain. Hal ini karena aplikasi yang Anda gunakan, akan berpengaruh pada hasil akhir desain Anda.

1. Adobe Photoshop

Adobe Photoshop adalah aplikasi desain yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat luas. Biasanya aplikasi ini digunakan untuk membuat tipografi, logo, banner, hingga stiker. Namun tidak jarang, aplikasi adobe photoshop ini digunakan untuk melakukan edit foto. Keunggulan dari aplikasi adobe photoshop adalah dapat digunakan secara gratis dan memiliki hasil akhir yang cukup baik.

2. Corel Draw

Aplikasi corel draw menjadi pilihan para desainer yang akan membuat desain vektor. Hal ini karena aplikasi tersebut tergolong mudah dan memiliki kualitas baik. Bila Anda menggunakan corel draw ini, maka Anda bisa mengontrol hasil desain Anda agar lebih dinamis dan cepat.

3. Gnu Image Manipulation Program atau GIMP

Gnu Image Manipulation Program tergolong sering dipilih oleh desainer untuk membuat rancangan produk. Hal ini karena aplikasi ini menyediakan fitur yang sangat lengkap, mudah, dan gratis. Sehingga sangat cocok untuk para desainer pemula. Tidak hanya itu, aplikasi GIMP juga menghasilkan desain visual yang berkualitas.

Dampak Desain Grafis

dampak desain grafis
dampak desain grafis

Hadirnya desain visual memberikan dampak positif dan negatif bagi para desainer dan juga arsiteknya. Hal ini karena mereka dapat memperkenalkan hasil karya yang telah dibuatnya, kepada masyarakat luas. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan apresiasi lebih dari masyarakat.

1. Dampak Positif

  • Mendapatkan ilmu dalam bidang desain dari internet.
  • Mendapatkan pelajaran tentang teknik pembuatan desain secara online.
  • Bisa merubah desain yang berwujud foto, menjadi lebih lembut dengan cara pengeditan.
  • Bisa saling bertukar ilmu antara desainer satu dengan lainnya.
  • Dapat mempermudah proses jual beli desain yang sudah diciptakan kepada masyarakat luas.

2. Dampak Negatif

Hasil karya desainer yang disebarkan melalui media sosial, sangat rentan terhadap tindakan plagiat atau mengambil milik orang lain. Hal ini karena hasil karya Anda tidak memiliki hak cipta yang sah. Sehingga orang lain dengan mudah bisa mengambil dan mengakui desain tersebut miliknya.

Saat ini desain grafis sudah mulai banyak digunakan oleh para desainer, dalam menghasilkan berbagai produk. Namun dalam membuat desain tersebut, dibutuhkan keterampilan dan juga kreatifitas yang sangat tinggi. Hal ini bertujuan agar dapat menghasilkan karya yang sangat menarik.

Tinggalkan komentar