Penggunaan Tanda Baca beserta Fungsi dan Cara Penulisannya

Penggunaan tanda baca – Membaca sebuah tulisan pastinya kamu pernah melihat tanda berupa titik, koma, tanda seru, tanda tanya dan banyak lagi. Itu merupakan tanda baca yang sangat penting dalam memahami sebuah tulisan, tanpa tanda tersebut akan banyak miskomunikasi dari pesan yang ingin disampaikan. Biar tidak salah kaprah dan bisa menggunakan dan menginterpretasikannya dengan benar yuk simak informasi berikut ini.

Disini kita akan bahas lengkap mengenai tanda baca mulai dari cara penulisan tanda baca yang benar, mengetahui fungsi tanda baca dan penggunaan tanda baca sesuai dengan jenis dan pemakaiannya beserta dengan contohnya. Yuk langsung saja simak pembahasannya berikut ini.

Cara Penulisan Tanda Baca yang Benar

penulisan tanda baca
penulisan tanda baca

Menulis tanda baca harus sesuai dengan kaedah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika salah maka akan berdampak pada kualitas sebuah tulisan. Ada 10 tanda baca yang sering dipakai dalam kebahasaan, masing-masing memiliki cara penulisan berbeda.

1. Titik
Tanda baca dengan simbol titik (.) ini paling sering ditemukan pada satu kalimat. Penulisannya biasanya pada akhir kalimat sempurna.

2. Koma
Tanda baca koma yang memiliki simbol (,) dan penulisannya biasanya adalah diantara dua kalimat yang saling berkaitan. Atau bisa juga untuk menjelaskan bagian-bagian dari sebuah penjelasan.

3. Seru
Tanda seru dengan simbol (!) dipakai pada akhir kalimat seruan, himbauan, atau perintah. Tanda ini menggantikan titik tergantung pada jenis kalimat yang disampaikan.

4. Tanya
Tanda tanya memakai simbol (?) tanda ini dipakai di akhir kalimat yang merupakan pertanyaan, tanda baca ini juga bisa menggantikn titik.

5. Titik dan koma
Coba Anda lihat pada keypad ponsel atau komputer akan terlihat tanda bersimbil (;) ini. Dalam kaedah bahasa, penulisan tanda ini biasanya sebelum dua kalimat yang berkesinambungan.

6. Titik Dua
Tanda titik dua dengan simbol (:) ini membatasi antara sebuah kata dengan penjabarannya.

7. Petik
Tanda petik ini memiliki simbol (‘) dan penulisannya biasanya pada kata istilah.

8. Pisah
Simbolnya adalah (-) dan penulisannya pada dua kata yang sama atau bisa juga pada penjelasan batasan tertentu pada penjelasan sebuah kalimat.

9. Kutip
Tanda kutip, biasanya kalau kamu suka membaca berita, maka akan melihat ucapan seseorang diberi simbul (“) di awal dan di akhir kalimat.

10. Garis Miring
Simbol dari tanda garis miring adalah (/) penulisannya pada kalimat untuk pengganti kata atau maupun tiap.

Fungsi Tanda Baca

fungsi tanda baca
fungsi tanda baca

Ada beberapa fungsi tanda baca secara umum yang menegaskan tentang suatu hal pada sebuah kalimat.

1. Sebagai penunjuk susunan kata dalam sebuah kalimat, sehingga jelas apa inti dari kalimat, kapan harus jeda membaca, atau menjabarkan suatu hal.

2. Fungsi lainnya adalah sebagai pengatur pada intonasi yang membaca kalimat atau tulisan. Apalagi kalau tulisannya berbentuk cerita, keberadaan tanda ini sangat penting, agar membaca benar-benar paham maksud dari setiap kalimat.

3. Tanda ini juga bisa berfungsi sebagai penegas dari kalimat yang ditulis. Baik itu menegaskan kalimat bersifat pertanyaan, atau menegaskan kalimat yang sifatnya perintah atau seruan.

4. Fungsi berikutnya adalah pengatur istirahat pembaca dalam sebuah kalimat. Coba bayangkan kalau kamu harus membaca sebuah kalimat panjang tanpa jeda, selain artinya yang bisa saja majemuk, nafasmu akan dibual tersengal sengal seperti selesai lari lima kali putaran lapangan sepak bola.

5. Memperjelas struktur dari kalimat juga merupakan fungsi dari tanda baca. Karena keberadaannya yang bisa di mana saja akan menyebabkan kalimat memiliki alur yang jelas dari awal hingga akhir.

Penggunaan Tanda Baca Yang Benar dan Tepat

penggunaan tanda baca
penggunaan tanda baca

Untuk lebih jelas tentang penerapan dari tanda baca kamu bisa melihat beberapa cara menggunakannya yang baik dan benar. Jadi kalau nanti kamu membuat surat cinta jadi lebih mudah untuk si dia.

1. Penggunaan Tanda Baca Titik (.)

Tanda baca titik digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat normal, bukan yang bersifat pertanyaan atau perintah.

Contohnya :

1. Akhtar masih main di rumah temannya.
2. Setiap malam tiba dia akan menunggu di jendela.
3. Kami masih kehujanan saat mobil itu berangkat.

Pemakaian tanda baca titik juga bisa dipakai untuk menegaskan bagian, daftar, atau penomoran

Contohnya :

3.2 Indikasi Masalah Yang Terjadi
3.3 Penyelesaian Masalah
3.4 Kesimpulan

Pemakaian tanda baca titik selanjutnya adalah sebagai pemisah dalam menulis jam

Contohnya :

Saat ini menunjukkan pukul 14.45 WIB

2. Penggunaan Tanda Baca Koma (,)

Penggunaan tanda baca koma pertama adalah untuk menjabarkan rincian sesuatu.

Contohnya :

Anak saja ada tiga yaitu Ariel, Akhtar, dan Nazeera.
Uang logam, uang kertas, atau uang giral semuanya bisa digunakan sebagai transaksi.

Penggunaan tanda baca koma selanjutnya adalah sebagai pemisah kalimat yang ditandai sejumlah kata tertentu diantaranya kecuali, tetapi.

Contohnya :

Aku mencintaimu, tetapi aku lebih memilih dia
Bayarlah dengan uang pas, meskipun kamu harus berhutang dulu.

Masih ada pemakaian tanda baca koma yang lain yaitu untuk memisahkan antara kalimat utama dengan kallimat pendukung.

Contohnya :

Dia anak pintar, karena selalu rajin belajar
Kalau ingin memiliki uang banyak, kamu harus kerja keras

3. Penggunaan Tanda Baca Titik Koma (;)

Penggunaan tanda baca titik koma pertama adalah sebagai penghubung beberapa kalimat yang sama maksudnya.

Contohnya :

Pada pagi ini; ibu masih memasak di dapur; ayah sudah berangkat kerja; Arieal sedang sarapan bersama adik-adiknya.

Mau tahu penggunaan tanda baca titik koma yang berikutnya? Yaitu untuk merincikan kelompok tertentu.

Contohnya :

Berikut ini adalah persyaratan untuk mengambil ijazah:

  1. Sudah lunas SPP;
  2. Sudah lunas uang kas;
  3. Tak pernah absen sekolah

Penggunaan tanda baca titik koma selanjutnya dari tanda baca ini adalah pemisah dua kalimat yang sama maksudnya ketika memiliki variasi unsur.

Contohnya:

Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang nasionalisme;membentuk karakter patriotic;menambah rasa kebangsaan.

4. Penggunaan Tanda Baca Titik Dua (:)

Penggunaan tanda baca titik dua bisa sebagai akhir kalimat yang kemudian menjabarkan daftar tertentu.

Contohnya:

Satu orang hanya boleh memilih dua jenis saja: baju dan tas sekolah
Mulailah dengan merinci kebutuhan harianmu:bedak, parfum, handuk, dan sabun mandi

Selanjutnya penggunaan tanda baca titik dua juga bisa digunakan untuk menjabarkan kata tertentu.

Contohnya:

Ketua : Gelar Wiesnu
Sekretaris : Estee Framesti
Bendahara : Lukman Hakim

5. Penggunaan Tanda Baca Tanya (?)

Penggunaan tanda baca tanda tanya adalah untuk mengakhiri kalimat bersifat pertanyaan.

Contohnya:

Bolehkah aku berkenalan denganmu?
Dimana letak salah dan dosaku?

6. Penggunaan Tanda Baca Hubung (-)

Penggunaan tanda baca hubung bisa dipakai untuk menghubungkan dua suku kata yang terpisah karena baris terbatas sehingga harus masuk baris berikutnya.

Contohnya:

Kamu bisa menceritakannya jika su-
dah sampai di rumah

Selanjutnya pemakaian tanda baca hubung juga bisa dipakai juga untuk menghubungkan kata yang memiliki awalan tertentu yang terpisah baris berbeda.

Contohnya:

Besok dia akan meng-
unjungi kerabatnya di luar daerah

Ada juga penggunaan tanda baca hubung untuk menghubungkan basa Indonesia dengan bahasa asing.

Contohnya:

di-push
di-activate
pen-tracking-an

7. Penggunaan Tanda Baca Seru (!)

Penggunaanya biasa untuk akhir kalimat perintah atau penegasan tentang sesuatu.

Contohnya:

Kamu harus membereskan masalah ini sampai selesai!
Teganya dia melakukan hal buruk itu padamu!

8. Penggunaan Tanda Baca Petik (“)

Biasanya dipakai untuk menjelaskan ungkapan seseorang.

Contohnya:

Pak guru menjelaskan, “ Jangan main bola di belakang sekolah,”
“Kalau hujan turun tolong angkat semua jemuran,”

Mengetahui kaidah penulisan tanda baca yang benar, mengetahui fungsi tada baca dan tahu penggunaan tanda baca yang benar sesuai dengan jenis pemakaiannya memang sangat penting, apalagi bagi Anda yang hobi menulis dan membaca. Karena aplikasinya sangat berpengaruh pada kesimpulan bacaan tersebut. Ilmu tentang tanda yang digunakan pada kalimat ini juga sangat penting jadi bagian kurikulum pendidikan agar sejak dini semua orang tahu cara menulis dan membaca yang baik dan benar.

Tinggalkan komentar