Apa itu Teks Eksposisi? Berikut adalah Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, Struktur, Unsur kebahasaan dan Jenis-jenisnya

Apa itu teks eksposisi? berikut adalah pengertian, fungsi, ciri-ciri, struktur beserta unsur kebahasaan teks eksposisi dan apa saja jenis-jenisnya? Langsung saja ya, kita bahas satu per satu di artikel kali ini. Oh iya, biasakan kalau membaca dengan rasa cinta ya. Biar kamu selalu ingat materi kali ini, bukan cuma ingat si dia saja. hehe….

Ketika mempelajari jenis-jenis teks, kamu pasti menjumpai teks eksposisi sebagai salah satunya. Sayangnya, banyak yang beranggapan bahwa teks satu ini cukup sulit untuk dikenali. Apakah karena sifatnya yang misterius? Hehe… Ternyata bukan demikian, melainkan karena banyaknya jenis serta ciri-ciri yang hampir sama dengan jenis teks lain.

Tapi jangan khawatir. Ketika kamu sudah mengenal teks yang satu ini lebih dalam, kamu akan mengetahui bahwa mengidentifikasi eksposisi tidak terlalu sulit. Teks ini mempunyai ciri, kaidah kebahasaan, struktur khas yang membuatnya berbeda dari jenis tulisan lain. Dengan bermodalkan ketelitian dan latihan, kamu bahkan bisa menulis eksposisi sendiri.

Pengertian Teks Eksposisi

pengertian teks eksposisi
pengertian teks eksposisi

Sebelum beranjak lebih jauh mengenai eksposisi, mari terlebih dahulu menyimak pengertian tulisan bacaan eksposisi. Yang dimaksud dengan eksposisi adalah pengembangan paragraf yang berisi gagasan, pengertian, atau penjelasan dengan gaya penulisan singkat, padat, serta akurat.

Selain itu, masih ada pendapat lain mengenai jenis teks yang satu ini. Dikemukakan bahwa eksposisi merupakan paragraf berisi pengetahuan dan informasi yang ditulis secara singkat, padat, akurat, dan mudah dipahami oleh audiens. Dari pengertian tersebut, kejelasan informasi dan penyampaian yang mudah menjadi syarat mutlak.

Jadi ketika kamu ingin menulis eksposisi, pastikan untuk memenuhi syarat tersebut. Dan yang tak kalah penting, pastikan informasi yang ditulis bermanfaat. Hehe…

Lantas, apa sebenarnya tujuan dari teks ini? Secara umum, tujuan dari eksposisi adalah untuk menjelaskan informasi secara singkat dan akurat sehingga audiens bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru mengenai suatu hal.

Fungsi Teks Eksposisi

fungsi teks eksposisi
fungsi teks eksposisi

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan eksposisi, bisakah kamu merumuskan fungsi dari teks tersebut? Sebenarnya fungsi dari tulisan eksposisi sudah tersirat dari tujuannya, jadi kamu tidak perlu menggali terlalu dalam, sedalam samudera. Hihi…

Sebuah teks berjenis eksposisi berfungsi untuk menyampaikan, menerangkan, menguraikan, atau mengungkapkan sebuah gagasan yang dapat berupa pokok pikiran mengenai suatu hal sesuai dengan topik yang dibahas. Topik tersebut bersifat non-fiksi sehingga membutuhkan argumentasi yang kuat.

Dari fungsi tersebut, sebuah eksposisi harus mampu memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami oleh audiens. Ini merupakan kunci penting yang harus dipahami jika kamu ingin menulis sebuah teks berjenis eksposisi.

Karena mempunyai fungsi tertentu, kamu tidak boleh sembarangan dalam menuliskan teks ini. Pastikan tujuan dan fungsinya dapat tercapai. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan aspek lain seperti ciri dan struktur agar bisa menghasilkan eksposisi yang baik.

Semakin tidak sabar untuk menulis teks eksposisi? Eit, jangan terburu-buru. Masih ada banyak hal lain yang perlu kamu ketahui di bawah ini.

Struktur Teks Eksposisi

struktur teks eksposisi
struktur teks eksposisi

Sebuah teks pasti mempunyai struktur tersendiri, begitu juga dengan eksposisi. Untuk dapat menciptakan tulisan eksposisi yang baku, kamu harus mengikuti struktur penulisan yang telah ditentukan. Dengan mengikuti struktur tersebut, pembaca bisa lebih mudah mengidentifikasi jenis teks tersebut.

Penasaran dengan struktur penulisan eksposisi? Simak beberapa poin penjelasan sebagai berikut:

Struktur teks eksposisi

1. Pernyataan pendapat

Bagian ini juga dikenal dengan nama thesis. Pada bagian ini terdapat kalimat pembuka yang berisi pernyataan pendapat dari penulis. Pendapat pribadi tersebut berkaitan dengan topik yang akan di bahas pada bagian selanjutnya.

2. Argumentasi

Bagian selanjutnya adalah argumentasi. Sesuai dengan namanya, bagian ini berisi alasan dan argumen yang mampu mendukung pendapat yang telah disampaikan sebelumnya oleh penulis. Argumen ini harus berasal dari sumber yang valid dan terpercaya, misalnya hasil penelitian yang telah terbukti kebenarannya atau pendapat ahli pada bidang yang terkait.

Pemilihan sumber menentukan kekuatan dari pendapat yang dibangun. Semakin banyak alasan yang dapat dikemukakan, maka pendapat akan semakin kuat dan mudah mempengaruhi audiens.

3. Penegasan ulang

Disebut juga sebagai reiteration, bagian ini merupakan penegasan kembali pendapat yang ditulis pada bagian thesis. Dengan pengulangan tersebut, pembaca lebih memahami isi dari teks yang ditulis. Bukti-bukti pendukung masih dibutuhkan pada bagian ini. Biasanya penegasan ulang juga berisi kesimpulan.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

ciri-ciri teks eksposisi
ciri-ciri teks eksposisi

Jika kamu kebetulan membaca sebuah teks, mungkin kamu iseng memikirkan jenis teks apa yang sedang dibaca. Untuk menjawab rasa ingin tahu yang besar, kamu perlu mengetahui ciri-ciri dari setiap jenis teks. Kali ini, kamu akan menemukan ciri-ciri dari teks eksposisi yang pasti membuat kamu selalu mengingatnya. Hehe…

Ciri-ciri teks eksposisi

1. Penyampaian gagasan cenderung singkat, padat, dan akurat.
2. Gaya bahasa persuasif dan mudah dipahami oleh audiens.
3. Penyampaian informasi didukung oleh data-data akurat.
4. Penyampaian informasi bersifat obyektif dan tidak memihak.
5. Informasi dipaparkan secara lugas.

Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, kamu bisa mengidentifikasi teks ini dengan mudah. Tanpa perlu repot apalagi pusing, mengenali bacaan eksposisi semudah menjentikkan jari. Haha…

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

unsur kebahasaan teks eksposisi
unsur kebahasaan teks eksposisi

Selain ciri-ciri dan struktur, aspek lain yang membuat eksposisi berbeda dari teks lainnya adalah unsur kebahasaan. Jenis teks yang satu ini memang mempunyai kaidah kebahasaan yang cukup berbeda dengan beberapa hal sebagai ciri khasnya.

Penasaran dengan kaidah kebahasaan teks ini? Simak poin-poin di bawah ini ya!

Unsur kebahasaan teks eksposisi

1. Konjungsi

Bacaan eksposisi biasanya menggunakan konjungsi atau kata penghubung dalam jumlah yang banyak. Konjungsi tersebut digunakan sebagai penunjuk waktu, perbandingan, penjelasan, dan lain sebagainya. Contoh konjungsi yang dipakai adalah ‘setelah’ atau ‘lalu’.

2. Leksikal

Teks eksposisi juga menggunakan leksikal yang menunjukkan kata benda, kata sifat, kata keterangan, dan kata kerja.

3. Pronomina

Jenis teks ini juga menggunakan pronomina yang merupakan kata ganti. Terdapat 2 jenis pronomina yang digunakan, yaitu persona yang menunjukkan orang dan non-persona yang menunjukkan selain orang.

Tiga kaidah kebahasaan di atas lazim digunakan pada sebuah teks berjenis eksposisi. Aspek ini juga menjadi salah satu penanda yang bisa kamu pakai untuk mengenali tulisan eksposisi.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

jenis-jenis teks eksposisi
jenis-jenis teks eksposisi

Tahukah kamu? Eksposisi merupakan salah satu jenis teks yang paling banyak jenisnya. Wajar saja jika kamu bingung saat mempelajarinya ya! Haha…

Eit, tapi tunggu dulu. Tidak perlu pesimis karena dengan mengetahui jenis-jenis teks tersebut, kamu bisa lebih mudah dalam mempelajarinya, atau bahkan membuat salah satunya. Apa saja jenis teks yang termasuk ke dalam eksposisi? Berikut informasi bermanfaat untuk kamu:

Jenis-jenis teks eksposisi
  • Berita, teks ini menyampaikan informasi suatu kejadian. Teks ini banyak ditemukan di koran.
  • Definisi, merupakan teks yang berisi penjelasan tentang suatu objek.
  • Analisis, yaitu teks yang berisi proses analisis suatu topik bahasan dalam beberapa sub bagian.
  • Ilustrasi, adalah teks yang digunakan untuk menggambarkan ide secara sederhana.
  • Pertentangan, merupakan jenis teks yang memuat pertentangan antara dua objek.

Sudah banyak sekali informasi yang kamu ketahui mengenai teks eksposisi. Seharusnya kamu sudah bisa mengenalinya dengan mudah saat berjumpa di surat kabar, buku teks, dan lain sebagainya. Dengan mengenali pengertian, fungsi, ciri, struktur, kaidah kebahasaan dan jenis-jenisnya, kini eksposisi semudah menjentikkan jari!

Leave a Comment