Pengertian Motivasi : Tujuan, Fungsi, Teori, Jenis, Faktor

Pengertian Motivasi – Percaya atau tidak setiap orang pasti pernah merasakan efek motivasi, mungkin ketika Anda sedih atau juga sedang gembira. Bahkan dari sisi keilmuan ada materi yang khusus membahas tentang hal tersebut, lalu menjadikan seseorang sebagai motivator atau pemberi dukungan pada orang lain. Untuk lebih paham tentang pengertian dan semua seluk beluk tentang istilah tersebut, coba luangkan waktu untuk simak informasi berikut sampai selesai.

Pengertian Motivasi

pengertian motivasi
pengertian motivasi

Kalau dilihat secara umum pengertian motivasi adalah sebuah alasan atau dorongan yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu, sampai dia bisa mencapai tujuan. Baik itu tujuan bersifat positif maupun negatif, yang diberikan oleh orang lain atau muncul dari dalam diri sendiri.

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Selain itu ada juga beberapa pengertian motivasi menurut para ahli, Diantara lain sebagi berikut.

Mulyasa

Seperti Mulyasa yang mengatakan bahwa pengertian motivasi adalah sebagai tenaga untuk mendorong atau menarik tingkah laku ke suatu tujuan.

Hamalik

Lain lagi kata Hamalik yang berpendapat bahwa pengertian motivasi adalah sebagai perubahan yang terjadi pada energi di dalam pribadi seseorang, dengan salah satu ciri-cirinya yaitu lahir reaksi dan perasaan tertentu untuk meraih apa yang diinginkan.

Robbin dan Judge

Masih penasaran tentang definisi motivasi yang lain? Anda bisa pahami pengertian motivasi menurut Robbin dan Judge yang menilainya sebagai proses dengan penjelasan tentang intensitas, hingga ketekunan yang dimiliki seseorang dalam rangka mencapai sebuah harapan atau keinginan.

Tujuan Motivasi

tujuan motivasi
tujuan motivasi

Sudah mulai mengerti tentang pengertian motivasi? Selanjutnya Anda bisa menambah wawasan tentang apa fungsi motivasi? Berikut ini adalah penjelasannya seperti yang dijabarkan oleh Hasibuan di tahun 2010.

1. Meningkatkan Disiplin

Dukungan yang tepat akan mencapai tujuan peningkatan disiplin pada kelompok tertentu. Misalnya dukungan berupa bonus pulsa bagi karyawan, yang bisa datang kerja selalu tepat waktu setiap hari.

2. Meningkatkan Kesejahteraan

Kesejahteraan juga bisa meningkat dengan andil dukungan ini, karena ketika seseorang mendapatkan dukungan untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan keuangan. Otomatis akan ada dampak positifnya bagi kesejahteraan orang tersebut.

3. Meningkatkan Tanggung Jawab

Pada kasus tertentu orang akan lebih bertanggung jawab akan suatu hal, ketika mendapat dukungan atau sebuah motivasi yang kuat baik dari diri sendiri maupun dari luar.

4. Meningkatkan Moral

Dukungan berupa motivasi atau nasehat baik juga akan merubah moral seseorang atau kelompok menjadi lebih baik.

5. Meningkatkan Efektivitas

Di dunia kerja efektivitas juga bisa meningkat, ketika ada dukungan dari pihak yang tepat. Misalnya dukungan tambahan peralatan kerja, untuk pegawai di divisi produksi.

Fungsi Motivasi

fungsi motivasi
fungsi motivasi

Sekarang saatnya lanjut pada fungsi motivasi, mungkin Anda juga sudah merasakannya saat mendapatkan dukungan dari orang tersayang di saat sulit. Contohnya dengan memberikan Anda seikat bunga dan kata-kata romantis wow!

1. Seleksi Tindakan

Salah satu fungsi motivasi yaitu membuat seseorang bisa memilah apa yang perlu dilakukan, atau yang tidak perlu dilakukan. Sehingga dalam bertindak jadi lebih selektif, bisa meminimalisir masalah di kemudian hari.

2. Menentukan Langkah

Motivasi juga berfungsi untuk membuat seseorang akan lebih mudah menentukan arah hidupnya jika memiliki dorongan yang tepat, karena dapat menggerakkan diri sehingga bisa menciptakan hal terbaik bagi dirinya sendiri dan orang lain.

3. Membantu Pengambilan Keputusan

Dalam mengambil keputusan, fungsi motivasi memiliki tujuan untuk membantu seseorang menentukan keputusan yang tepat. Bukan saja untuk diri sendiri, tapi juga untuk lingkungan yang berhubungan dengannya.

Teori Motivasi

teori motivasi
teori motivasi

Berikutnya untuk Anda yang ingin mempelajari lebih intensif tentang motivasi, bisa melalui beberapa teori motivasi sebagai berikut ini.

1. Teori Keadilan

Yang mengembangkan teori keadilan adalah Adam Smith, dia menyebutkan tentang tiga komponen sangat berpengaruh pada keadilan. Ada yang namanya comparison person atau seorang dengan kerja ganda di dua perusahaan, kemudian komponen penghasilan, penilaian atas kinerja dan komponen kepuasan atas kinerja seseorang.

2. Teori Motivasi

Teori motivasi adalag sebuah teori yang berhubungan dengan cadangan energi, di dalam diri seorang karyawan dan punya nilai potensial. Untuk mengeluarkan energi tersebut hadirlah dorongan tertentu, sehingga dia bisa memanfaatkannya untuk mencapai tujuan kerja seperti peningkatan penghasilan.

3. Teori Maslow

Inti teori ini adalah adanya pengaruh dukungan terhadap pekerjaan dan tingkah laku seseorang, dimana dukungan tersebut akan membantu pemenuhan prioritas hidup secara bertahap.

4. Teori Harapan

Adalah keberadaan dukungan, sebagai akibat dari harapan yang ingin dicapai seseorang. Semakin besar dukungan maka akan semakin besar keinginan seseorang, untuk mencapai apa yang diinginkannya. Misalnya Anda memiliki harapan untuk punya mobil Lamborghini, dengan dukungan pekerjaan yang jelas dan bonus yang bisa didapat tiap bulan. Maka Anda akan berusaha menabung untuk mendapatkan mobil tersebut kan?

Jenis Motivasi

jenis motivasi
jenis motivasi

Sudah selesai membahas Lamborghini hehe, sekarang lanjut pada pemahaman tentang beberapa jenis motivasi yang ada di dalam kehidupan manusia. Pertama adalah jenis motivasi internal yaitu dorongan dari dalam diri sendiri untuk melakukan sesuatu, tanpa campur tangan orang lain. Misalnya ketika ingin move on dari mantan, Anda berupa mendukung diri sendiri untuk keluar dari zona hati menyakitkan. Kemudian membuktikan pada mantan, kalau Anda bisa mendapatkan yang lebih baik.

Kedua yaitu jenis motivasi eksternal yang merupakan dukungan dari luar diri sendiri, bisa dari orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Bentuknyapun beragam ada yang berupa dukungan material yang menunjang pencapaian tujuan, ada juga yang berbentuk perbuatan dan kata-kata.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi

faktor yang mempengaruhi motivasi
faktor yang mempengaruhi motivasi

Sekarang saatnya untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi, karena tidak ada dukungan yang tercipta tanpa sebab. Sama halnya ketika Anda tertawa, tak mungkin kalau tak ada sebabnya karena pasti dianggap sudah kurang waras kan hahaha.

1. Diri Sendiri

Meliputi beberapa hal diantaranya karakter pribadinya, kemudian tingkat pendidikannya, apa cita-cita dan harapannya untuk masa depan. Ada juga andil dari pengalaman masa lalu yang jadi acuannya dalam menjalankan hidup di masa sekarang dan akan datang.

Hal lain yang juga masuk faktor ini adalah kemampuannya dalam melakukan sesuatu, latar belakang kehidupan keluarga dan sosial budayanya. Termasuk juga sudah sedewasa apa seseorang, dalam menyikapi sebuah kondisi.

2. Kondisi Lingkungan

Lingkungan tempatnya berinteraksi juga menrupakan faktor yang mempengaruhi motivasi yang timbul, dalam kehidupan seseorang. Seperti tempat kerjanya, tempat tinggal, kondisi kerja, hingga tuntutan yang lahir pada lingkungan tersebut. Dimana secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan seseorang.

3. Penyesuaian Diri

Dalam sebuah lingkungan, seseorang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Ada yang bisa cepat menyesuaikan diri, namun ada juga yang butuh waktu lama.

4. Orang Lain

Orang tua, pimpinan di kantor, teman dekat hingga musuh menjadi faktor yang mempengaruhi motivasi atau hadirnya sebuah dukungan pada seseorang. Misalnya ketika seorang karyawan memiliki pimpinan yang pemarah, bisa jadi dia akan termotivasi untuk bekerja tepat waktu agar tidak dimarahi atasan.

5. Tujuan Baru

Saat seseorang sudah mencapai sebuah tujuan, maka dia akan beralih untuk mencapai tujuan berikutnya. Kondisi ini juga akan menciptakan dorongan baru sesuai tujuan tersebut.

Apakah Anda sudah tercerdaskan dengan informasi mengenai motivasi di atas? Walaupun mungkin hanya untuk menambah wawasan, tapi setidaknya Anda akan lebih paham kapan hadirnya dorongan dari dalam diri sendiri dan mengendalikannya. Termasuk munculnya dorongan dari orang lain atau lingkungan untuk membantu Anda mencapai sebuah tujuan. Sehingga Anda bisa jadi sosok yang lebih selektif dalam bertindak dan tidak terjerumus dalam dorongan yang salah.

Seberapa manfaat artikel ini untuk Anda?

Tinggalkan komentar