Gerak Parabola: Pengertian, Jenis, Ciri, Rumus, Contoh Soal

Apa di sekolah Kamu sedang dapat pelajaran mengenai gerak parabola? Jika iya, maka kamu harus mempelajarinya dengan teliti agar Kamu menjadi lebih paham dan bisa menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru di sekolah. Jika kamu mempelaharinya dengan sungguh-sungguh, bisa-bisa nanti Kamu dapat nilai sempurna di bagian pembahasan ini.

Pengertian Gerak Parabola

Gerak parabola merupakan gerak yang membentuk sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Di dalam gerak ini gesekan diabaikan, serta gaya yang bekerja adalah gaya berat atau percepatan gravitasi saja.

Gerak dengan lintasan berbentuk parabola disebut sebagai gerak parabola. Contoh dari gerak peluru yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah gerak benda yang dilempar ke atas dan membentuk sudut tertentu terhadap permukaan tanah.

Gerak parabola bisa dilihat dari dua arah, yaitu arah sumbu y (vertikal) yang merupakan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dan arah sumbu x (horizontal) yang adalah gerak lurus beraturan (GLB).

Gerak parabola kadang juga disebut sebagai gerak peluru adalah suatu jenis gerakan benda yang di awal diberi kecepatan awal, kemudian menempuh lintasan yang arahnya akan dipengaruhi gravitasi sepenuhnya. Gerak peluru adalah salah satu bahasan kinematika (ilmu fisika yang menjelaskan mengenai gerak benda tanpa mempedulikan penyebabnya).

Dalam pembahasan ini, gaya sebagai penyebab gerakan benda akan diabaikan, serta gaya gesek udara yang bisa menghambat gerak benda.
Di sini, teman-teman hanya perlu meninjau gerakan benda setelah diberikan kecepatan awal serta bergerak dalam lintasan melengkung yang dipengaruhi oleh gravitasi.

Apa ada teman-teman yang penasaran mengapa disebut sebagai gerak peluru? Tentu, bukan peluru pistol ya, haha. Diberi nama peluru mungkin saja karena gerakan parabola ini sama dengan gerakan yang dihasilkan oleh peluru yang ditembakkan.

Ketika Kamu menonton pertandingan sepak bola tim kesukaanmu di televisi, Kamu bisa melihat bahwa gerak bola yang ditendang berbentuk melengkung. Kira-kira apakah Kamu pernah berpikir mengapa seperti itu. Jika dilihat dengan teliti, benda-benda yang bisa melakukan gerak peluru akan memiliki lintasan yang juga berbentuk lengkung.

Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

  • Benda dipengaruhi oleh gaya yang diberikan. Gaya disini menjelaskan bagaimana cara benda tersebut ditendang, dilempar, atau sebagainya.
  • Seperti gerak jatuh bebas, benda yang menghasilkan gerak parabola juga akan dipengaruhi oleh gravitasi.
  • Dipengaruhi oleh gesekan udara atau hambatan. Setelah benda diberi kecepatan awal, maka gerakan yang dihasilkan akan dipengaruhi oleh hambatan udara.

Jenis Gerak Parabola

Kita dapat menemukan contoh dari jenis gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Gerak benda yang memiliki bentuk parabola yaitu ketika diberi kecepatan awal dengan sudut teta terhadap garis horizontal. Di dalam kejadian sehari-hari terdapat gerakan benda dengan bentuk tersebut. Misalnya, gerakan bola basket yang dilempar ke atas secara vertikal, gerakan lompat jauh, gerakan bola tenis, gerakan bola volly, serta gerakan rudal atau peluru ketika ditembakkan dari permukaan bumi ke titik tertentu.
  2. Gerak benda yang memiliki bentuk parabola saat diberi kecepatan awal pada ketinggian tertentu degan sudut teta terhadap garis horizontal. Contohnya, gerakan yang terjadi ketika seseorang loncat menggunakan papan loncat ke kolam renang dengan berputar di udara.
  3. Gerak benda yang memiliki bentuk parabola ketika diberi kecepatan awal di ketinggian tertentu dengan arah sejajar horizontal. Contoh yang dapat dilihat dari kejadian sehari-hari adalah gerakan yang dihasilkan oleh bom yang dijatuhkan dai pesawat tempur atau gerakan yang dihasilkan oleh benda yang dilemparkan dari atas (ketinggian tertentu) ke bawah.

Ciri Gerak Parabola

Berikut beberapa ciri dari gerak peluru, yaitu:

  1. Jarak terjauh oleh gerak peluru ditempuh dengan sudut 45o
  2. Pasangan sudut yang dihasilkan sudut 90o akan menghasilkan jarak tempuh yang sama.
  3. Massa tidak akan berpengaruh terhadap sudut elevasi selama kecepatan awal konstan.

Rumus Gerak Parabola

Gerak peluru adalah gabungan dari dua komponen gerak, yaitu gerak horizontal (sumbu x) dan gerak vertikal (sumbu y). Ayo kita bahas kedua komponen tersebut:

komponen gerak parabola disisi horizontal

komponen gerak parabola disisi vertikal

besaran parabola

Contoh Soal Gerak Parabola

Untuk memudahkan memahami pembahasan mengenai gerak parabola, terdapat beberapa soal yang bisa dijadikan sebuah contoh dan latihan agar lebih memahami.

Seseorang yang sedang berlatih menembak, menembakkan peluru dengan kelajuan 50 m/s dari atas tebing. Apabila percepatan gravitasi bumi yaitu 10 m/s², dan ketinggian tebing 100 m. Maka, berapa waktu yang dibutuhkan oleh peluru sampai menyentuh tanah dan hitung berapa jarak mendatar yang dicapai peluru?

Jawab:
Diketahui:
• Ketinggian tebing = 100 m
• Percepatan gravitasi bumi = 10 m/s²

Ditanyakan:
• Waktu yang dibutuhkan peluru sampai mencapai tanah?
• Jarak mendatar yang dicapai peluru (S)?

Pembahasan:
• Waktu yang dibuthkan peluru sampai mencapai tanah.
Y = ½ gt2
Y = ½ g t
100 = (1/2)(10) t
t=√20 = 2√5 detik

Jadi, waktu yang dibutuhkan sampai peluru mencapai tanah yaitu 2√5 detik
• Jarak mendatar yang dicapai peluru (S)
S = Vt
S = (50)( 2√5) = 100√5 meter
Jadi, jarak mendatar yang dicapai oleh peluru adalah 100√5 meter.

Tinggalkan komentar