Simple Future Tense

Simple future tense yang sifatnya menjelaskan kejadian di masa depan maka penting untuk digunakan pada setiap kalimat. Ada hal-hal yang membangun bagi tense ini dengan memerhatikan setiap bagiannya. Termasuk untuk mempelajari rumus berdasarkan pengertian atau deskripsi mengenai tense ini. Perhatikan juga beberapa contoh yang dibuat agar lebih memahami fungsinya.

Setiap tense pasti akan memiliki bentuk yang membangun seperti verb di setiap kalimat. Perbedaan antara tense yang satu dengan yang lainnya terletak pada penggunaan dan penempatan verbnya. Selain kata kerja, penggunaan subject juga berperan penting untuk menentukan penghubung atau to be yang akan digunakan di setiap kalimat.

Pengertian Simple Future Tense

Tense ini digunakan sebagai pernyataan dari suatu kejadian di masa depan atau yang akan datang. Penggunaan tense bentuk ini menjadi yang paling dasar dalam penulisan sebuah kalimat. Selain itu, sering juga digunakan dalam berbagai percakapan sehari-hari menggunakan Bahasa Inggris. Ada aturan tersendiri yang harus diikuti dengan penggunaan sebuah rumus tertentu.

Jenis kata yang biasa atau sering keluar ketika membuat kalimat menggunakan tense ini adalah will/shall. Terdapat juga kata be going to sebagai bentuk dari to be yang digunakan. Kata kerja ini akan mengekspresikan segala hal yang terjadi di masa yang berikutnya. Penjelasan mengenai kata kerja tersebut dapat dikatakan dengan spontan atau pun terencana.

Cara Membuat Rumus

Setiap tense akan memiliki bentuk tersendiri yang membangun kalimatnya. Termasuk jenis tense ini yang menggunakan model auxiliary verb. Ada pun jenis auxiliary verb yang digunakannya berbentuk will, shall dan juga bare infinitive. Penggunaan verb ini akan menjadi penjelas jika suatu text dibuat dengan simple future tense. Ditambahkan juga phrase be going to dan bare infinitive.

Rumus jenis tense ini dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan jenis kaimat yang akan diungkapkan. Termasuk rumus dalam bentuk kalimat positif, kalimat negatif, dan juga interrogative. Ketiga jenis rumus ini berbarengan dengan phrase be going to dan juga penambahan will atau shall pada penulisannya seperti berikut:

a. Rumus dengan bentuk kalimat positif:
Subject + Will + Bare infinitive atau, Subject + Be (Is/are/am) ditambahkan dengan going to + bare infinitive.

– Chue will eat.
– The cat will die.
– She is going to throw up.
– My mom is going to lunch.

b. Rumus dengan bentuk kalimat negative:
Subject + Will + Not + Bare initiative atau, Subject + Be (Is/am/are) ditambahkan dengan going to + bare infinitive.

– Chue will not eat.
– The cat will not die.
– She is not going to throw up.
– My mom is not going to lunch.

c. Rumus dengan bentuk kalimat interrogative:
Will + Subject + Bare infinitive atau, be (Is/are/am) + S + ditambahkan dengan going to + bare infinitive?

– Will chue eat?
– Will the cat die?
– Will she going to throw up?
– Will my mom be going to lunch?

Perhatikan pada rumus, bahwa setiap subject akan mengikuti kata kerja yang dibarengi dengan will atau shall. Penggunaan kondisi pada setiap kalimat sangat penting untuk diperhatikan. Seperti ketika Kamu membuat kalimat dalam bentuk positif, negatif, atau pun interrogative berdasarkan dengan kondisi yang dibicarakan.

Fungsi Bentuk Kalimat

Memperhatikan setiap fungsi pada kalimat merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Tidak semua kalimat dibuat semata untuk menggambarkan kondisi tertentu menggunakan bentuk tense ini. Kamu harus membuat waktu yang spesifik pada setiap kalimatnya. Terutama untuk memerhatikan bentuk future tense yang berhubungan dengan masa depan atau di kemudian hari.

1. Penggunaan pada ungkapan dari sebuah gagasan dalam bentuk umum:

  • Eating will always be essential for human being = makan akan sangat penting bagi manusia.
  • Sports will always be beneficial for people = olahraga akan selalu berguna bagi setiap orang.

2. Dalam mendeskripsikan sebuah kebiasaan tertentu:

  • My dog will be going to pets grooming once a week = anjing saya akan dibawa ke tempat grooming hewan setiap seminggu sekali.
  • My parent will go to church once a week = orang tua saya akan pergi ke gereja seminggu sekali.

3. Memberikan gambaran akan suatu emosi:

  • The dog will love her new friend = anjing itu akan menyukai teman barunya.
  • Andi will hate his girlfriend = Andi akan membenci pacarnya.

4. Memberikan pernyataan atas kepemilikan atau suatu hubungan yang sifatnya personal:

  • By next year, she will have a pair of socks = tahun depan, dia akan mendapatkan atau memiliki sepasang kaos kaki.
  • In the next three weeks, Banjo will have a complete series of Harry Potter = dalam tiga minggu, Banjo akan memiliki atau mendapatkan serial komplit harry potter.

5. Memberikan penentuan atas batas waktu tertentu atau fokus pada sebuah kejadian:

  • The package will be coming tomorrow morning.
  • The new employee will come to my office this afternoon.

Penggunaan fungsi dari kalimat yang digunakan berdasarkan jangka waktu tertentu penting untuk diperhatikan. Kejelasan tersebut bisa digunakan dengan berbagai kalimat pada kondisi apa pun. Hal terpenting yang harus di masukan atau diperhatikan dalam setiap kalimat adalah penggunaan will. Bentuk be going to akan membantu untuk menjadi penghubung antar kalimat yang akan ditulis.

Fungsi Will vs Be Going to

Penjelasan mengenai kegunaan beberapa penghubung yang identik dengan bentuk Simple future tense penting untuk dipelajari. Fungsi kata will dan be going to atau bahkan shall menjadi penjelas dari jenis tulisan yang akan dibuat. Berikut beberapa penjelasan mengenai kata tersebut:

a. Penggunaan will:

1. mengajukan sebuah permohonan atau bisa juga permintaan:

  • I need a new credit card. Will you drive me to the bank?
  • My dog needs some food. Will you buy his favorite snack?

2. Digunakan pada suatu keinginan atau tidak ingin:

  • He will visit his grandfather no matter how far it is.
  • Jammie will not come no matter how love she is.

3. Digunakan pada perbuatan sebuah janji:

  • I promise, your dog will survive.
  • She promises,, I will get her number.

4. Penggunaan pada penunjukan fakta yang umum:

  • Ants will come if there is a sugar.
  • Dog will die if there is not enough food.

b. Bentuk be going to:

1. Menunjukan suatu niat dan atau tujuan:

  • I am going to buy the tickets whether you will be going to the cinema or not.
  • Jess going to shop whether it is rainy or not.

2. Digunakan untuk membicarakan suatu kejadian yang akan atau segera mungkin terjadi:

  • Look at those railways! It is will be broke.
  • Look at the dog! It will be eaten soon.

3. Memberikan pembicaraan mengenai rencana yang telah direncanakan:

  • We are going to dance in a pub.
  • She is going to spend a holiday in Bali.

Tinggalkan komentar