Future Perfect Continuous Tense

Terdapat banyak tenses dalam bentuk future salah satunya adalah future perfect continuous tense. Dapat dijelaskan jika jenis tense ini bisa mengungkapkan suatu aksi yang akan dan juga sudah berlangsung. Titik keberlangsungannya terjadi dengan kurun waktu tertentu di masa depan. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membuat bentuk tense ini.

Rumus menjadi kunci utama jika semua kata yang dibuat menggunakan tense ini akan dengan mudah dimengerti. Seperti pada bentuk tense lainnya aka nada kata kerja yang harus digunakan untuk memberikan kejelasan pada setiap kalimat. Aturan untuk menggunakan kata kerja akan ditentukan dari subject dan auxiliary verbnya. Dapat dilihat dari cara pembuatan rumus di bawah.

Pengertian Future Perfect Continuous Tense

Bentuk dari tense ini adalah kata kerja yang nantinya digunakan sebagai pengungkap dari suatu aksi. Kegiatan atau aksi yang dijelaskan akan sudah berlangsung dengan waktu tertentu yang lama. Perbedaannya dengan future tense lain adalah lama pada beberapa jangka waktu tertentu yang dijelaskan. Meskipun aksinya akan dan sudah berlangsung namun tetap dibawa ke masa depan.

Terdapat beberapa pembangun yang harus dimasukan di setiap kalimat. Termasuk untuk memberikan verb sebagai penjelas jika kata kerja tersebut memang digunakan. Tense ini dibentuk menggunakan tambahan auxiliary verb yang harus dimasukan setelah menambahkan subject. Ada beberapa aturan yang harus dipasangkan ketika akan memasukan kata auxiliary verb ke dalam kalimat.

Memahami Pembuatan Rumus

Setiap tense akan memiliki kata kerja tersendiri yang dimasukan pada kalimat. Future perfect continuous tense memiliki tambahan auxiliary verb yang dipasangkan setelah memasukan subject. Bentuk verb yang dipasangkan adalah will, been, have, dan tambahan dari present participle. Aturan ini harus selalu diperhatikan pada setiap pembuatan kalimat dengan tense yang sama.

Perbedaan bentuk tense continuous dengan yang lainnya adalah aksi yang digambarkan di dalamnya. Seperti jenis tense yang sati ini dengan menggunakan action verb. Jenis verb yang stative tidak akan mungkin digunakan dan tidak lazim dipasangkan pada bentuk yang continuous. Rumus di bawah dapat diperhatikan dengan mudah dan hanya tinggal mengganti subject atau verbnya saja.

a. Rumus dengan kalimat yang positive:

Subject + will + have been + ditambahkan dengan ing dalam bentuk present participle.

  • She will have been working.
  • James will have been cooking along the day.
  • I will have been studying for a whole week.

b. Rumus dengan kalimat yang negative:

Subject + ditambah auxiliary verb will + Not + Have been + ditambah ing berbentuk present participle.

  • Magdalena will not have been coming.
  • I will not have been studying for a whole week.
  • James will not have been cooking along the day.
  • The dog will not have been eating so much.
  • Kin will not have been joining the party.

c. Rumus dengan kalimat interrogative:

Auxiliary verb will + Subject + have been + ing berbentuk present participle.

  • Will she have been working?
  • Will I not have been studying for a whole week?
  • Will James have been cooking along the day?
  • Will the dog have been eating so much?
  • Will Kin have been watching movie?

Kamu bisa membuat kalimat menggunakan bentuk tense ini dengan Mmerhatikan kembali setiap rumusnya. Berhati-hati dengan beberapa kondisi yang akan diterangkan yang telah dibagi menjadi 3 kategori. Kalimat positif, negative, dan interrogative akan memiliki posisi verb dan auxiliary verb yang berbeda. Terutama pada bagian subjectnya yang harus ditempatkan dengan baik dan benar.

Fungsi dan Contoh

Setiap bentuk tense akan memiliki fungsi yang berbeda pada beberapa kondisi tertentu. Seperti future perfect continuous tense yang biasanya digunakan untuk membicarakan tentang suatu aksi. Bentuk aksi yang dijelaskan memiliki jangka waktu yang Panjang sebelum suatu titik di jangka waktu tertentu pada masa depan.

Penggunaan signal words:

For + Duration (a day, a year, a week, atau a month) yang bisa digunakan juga pada bentuk aksi yang lumayan Panjang. Untuk bagian selanjutnya yakni by the end of biasanya digunakan pada (next month, next week, dan juga next year). Bentuk when + clause digunakan untuk arrive, kemudian before + clause (Daniel comes, daytime, midnight) digunakan pada aksi di masa depan yang perfect continuous.

Contoh kalimat:

  1. I will have been waiting in station for a day by the end of next week = saya akan telah menunggu di stasiun selama satu hari penuh pada minggu depan.
  2. He will have been working in Tasikmalaya for a month by the end of this year = dia akan telah bekerja di Tasikmalaya selama satu bulan pada akhir tahun depan ini.
  3. Will you have been presenting the detail before the lecture come? = kamu akan telah mempresentasikan detailnya sebelum dosen datang.

Memperhatikan penulisan yang benar harus selalu diperhatikan. Terutama dengan melihat kembali auxiliary verbnya seperti pada kalimat di atas. Memasukan penjelasan waktu sangat penting untuk dilakukan agar selalu memberikan Batasan pada setiap kejadian. Kamu bisa mencontoh beberapa kalimat diatas kemudian mengganti subject atau kata kerja yang digunakannya.

Bentuk Passive Voice Dari Future Perfect Continuous Tense

Mempelajari bentuk passive voice dari future perfect continuous tense merupakan hal yang penting. Pembentukan kalimat passive voice berasal dari kalimat yang aktif dengan subject berbentuk kalimat aktif kemudian dijadikan object dalam kalimat yang pasif. Berlaku juga aturan yang sebaliknya pada penulisan object dalam kalimat yang akan diubah menjadi subject dalam bentuk pasif.

Predikat dari setiap kalimatnya memiliki bentuk (be + dengan Verb3 berbentuk past participle). To be nya adalah berbentuk been + being.

Contoh rumus: Subject + ditambahkan dengan will have been being + menggunakan verb3 dari past participle.

Contoh kalimat:

  • (Active) I will have been eating pasta for 10 minutes when she comes = (passive) pasta will have been eaten by me for 10 minutes when she comes.
  • (Active) James will have been listening to the music = (passive) the music will have been being listened by James.
  • (Active) I will have been writing news = (passive) the news will have been being written by me.

Selain membuat kalimat di atas, kamu juga bisa memberikan pembeda dengan bentuk positif, negative, atau interrogative. Pada kalimat yang negative hanya perlu menambahkan not setelah kata willnya. Contoh kalimat negative seperti “pasta will not have been being eaten by me for 10 minutes.” Bentuk yang interrogative akan dibuat menjadi “will pasta have been being eaten by me for 10 minutes?

Tinggalkan komentar