Conditional Sentences

Hampir setiap orang pernah berandai-andai. Siapa sangka, dalam bahasa Inggris kalimat pengandaian juga mempunyai struktur dan aturan sendiri lho. Bagi kamu yang gemar berandai-andai, cobalah mempelajari conditional sentences agar pengandaian kamu terlihat lebih keren!

Conditional sentence merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan pengandaian. Namun bukan berarti kalimat ini hanya bisa digunakan untuk berandai-andai ya. Agar lebih memahami kalimat pengandaian, ada baiknya jika kamu mengetahui definisi, tipe, rumus, dan contoh conditional sentence.

Definisi Conditional Sentences

Apa sih yang dimaksud dengan conditional sentence? Menurut pengertiannya, conditional sentences merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari subordinate clause (if clause) dan main clause. Subordinate clause diawali dengan if sebagai subordinate conjunction yang menandakan syarat sedangkan main clause menandakan hasil.

Conditional kerap digunakan untuk mengungkapkan pengandaian, atau keinginan yang mungkin atau tidak mungkin terwujud. Kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris ini mempunyai beberapa tipe yang dapat dipakai sesuai dengan kondisi saat berbicara.

Adanya tipe yang berbeda dengan rumus yang berbeda pula membuat conditional sentence dianggap sebagai momok saat belajar bahasa Inggris. Tapi jika kamu sudah terbiasa menggunakan kalimat tersebut, dijamin kamu tidak akan kebingungan lagi. Hehe…

Tipe Conditional Sentences

Secara umum conditional sentence terbagi menjadi empat tipe. Namun ada juga yang berpendapat bahwa kalimat ini hanya mempunyai tiga tipe. Bagi kamu yang ingin cepat menguasai materi conditional sentences, pelajar baik-baik masing-masing tipe beserta rumusnya ya!

1. Conditional sentence tipe 0

Dapat dikatakan bahwa conditional sentence tipe 0 merupakan tipe yang paling mudah dan sederhana. Tidak heran jika tipe ini paling mudah dipahami. Tipe yang satu ini dipakai untuk mengutarakan fakta dengan rumus umum ‘jika demikian maka demikian’.

Rumus yang digunakan untuk conditional sentence tipe 0 adalah:

  • If + simple present, simple present
    Contoh: If it rains, the tree gets wet.
  • Simple present + if + simple present
    Contoh: The tree gets wet if it rains

Contoh tersebut menunjukkan fakta bahwa pohon-pohon basah jika turun hujan. Semua orang tahu bahwa apabila tuju hujan, maka pepohonan akan basah.

2. Conditional sentence tipe 1

Kalimat pengandaian tipe ini juga masih terbilang mudah dan sederhana. Conditional sentence tipe 1 digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang bisa terjadi di masa depan. Dengan kata lain, kamu masih punya harapan untuk mewujudkannya di masa yang akan datang. Seperti apa conditional sentence yang satu ini? Berikut rumus dan contoh yang perlu kamu ketahui.

  • If + simple present, present future
    Contoh: If I study hard, I will win the competition.
  • Present future + if + simple present
    Contoh: I will buy you a car if I win the lottery.

Kedua contoh tersebut menggunakan simple present sebagai if clause dan simple future sebagai main clause. Dari contoh pertama, masih ada kemungkinan untuk memenangkan pertandingan jika kamu belajar dengan sungguh-sungguh. Sedangkan dari contoh kedua, ada kemungkinan seseorang membelikan mobil jika dia memenangkan lotre.

3. Conditional sentence tipe 2

Conditional ini digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan kemungkinan sangat kecil. Atau bisa dikatakan bahwa sesuatu tersebut hampir tidak mungkin terjadi. Conditional sentence yang satu ini sesuai untuk menyampaikan angan-angan atau mimpi kamu. Hihihi…

Karena menyatakan sesuatu yang hampir tidak mungkin terjadi, rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

  • If + simple past, present conditional
    Contoh: If you speak English, you would be living in the US.
  • Present conditional, if + simple pas
    Contoh: You would be a millionaire if you worked smarter and harder.

Contoh kalimat pengandaian di atas menggunakan simple past sebagai if clause dan present conditional sebagai main clause. Kedua kalimat pengandaian tersebut mengungkapkan hasil yang hampir tidak mungkin terjadi.

4. Conditional sentence tipe 3

Conditional sentences ini merupakan tipe yang digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang tidak mungkin terjadi pada masa sekarang karena syarat di masa lampau tidak terpenuhi. Kalimat pengandaian menunjukkan bahwa sesuatu diinginkan untuk terjadi di masa lalu namun kenyataannya berlawanan.

Untuk mengungkapkan sesuatu yang terlanjur terjadi dan tidak dapat diubah, berikut rumus yang digunakan:

  • If + past perfect, perfect conditional
    Contoh: If I had driven faster, I would have met her.
  • Perfect conditional + if + past perfect
    Contoh: If I had followed my dreams, I would have gotten a better life.

Conditional sentence tersebut menggunakan past perfect sebagai if clause dan perfect conditional sebagai main clause. Keduanya menunjukkan bahwa sesuatu telah terjadi dan berlawanan dengan yang diharapkan serta tidak ada kemungkinan untuk mengubah kejadian tersebut.

5. Conditional sentence tipe campuran (mixed type)

Selain tipe 0 hingga 3, ternyata masih ada conditional sentence tipe campuran yang jarang diketahui. Kalimat pengandaian yang satu ini memang jarang ditemukan di buku pelajaran sekolah karena tingkat kerumitan yang cukup tinggi.

Conditional sentences tipe campuran merupakan perpaduan antara conditional sentence tipe 2 dan 3 sehingga membentuk pola kontrafaktual. Kalimat pengandaian ini digunakan untuk kondisi masa lalu yang tidak terjadi dan hasilnya di masa sekarang.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai tipe ini, simak rumus berikut:

If + past perfect or simple past, present conditional or perfect conditional

Contoh: If we had bought that urban house, we wouldn’t live in this creepy house

Berdasarkan rumus tersebut, jelas bahwa conditional tipe campuran mempunyai rumus yang hampir sama dengan conditional tipe 3. Conditional tipe campuran menggunakan past perfect sebagai if clause dan perfect conditional sebagai main clause.

Contoh Conditional Sentences

Bagaimana menurut kamu? Apakah sudah cukup tercerahkan atau justru semakin pusing? Hihi… Agar pemahaman kamu semakin mantap, yuk simak contoh lengkap conditional tipe 1 sampai 3 berikut ini.

1. Conditional tipe 1

  • If you don’t read that book, you will miss the important information.
  • She will make pasta if you come to her house.
  • If the store is open, Jennifer will buy a new bicycle.
  • If you watch this movie, you will be late to work tomorrow.

2. Conditional tipe 2

  • If you visited the doctor earlier, you would get better sooner.
  • If Donny studied harder, he would be working abroad.
  • If you were the leader, this company would grow faster.
  • If Michael went to the theatre, he would meet the movie casts.

3. Conditional tipe 3

  • If I had worked in that company, I would have got better salary.
  • Tom would have passed the exam if he had listened to his teacher.
  • I would have been able to see Eifel Tower if I had accepted his offer.
  • If she had married to Thomas, she would have been living in Germany.

Tinggalkan komentar