Mengenal Macam-Macam Bangun Datar dan Rumusnya

Bangun Datar
Bangun Datar

Seperti yang dijelaskan dalam wikipedia Indonesia, bangun datar adalah sebuah sebutan untuk semua bidang datar bentuk dua dimensi. Bangun datar memiliki beragam bentuk, seperti segitiga, persegi, lingkaran, layang-layang, persegi panjang, belah ketupat, trapesium dan lain sebagainya.

Dikarenakan setiap bentuk yang dimiliki berbeda, sehingga untuk semua rumus luas serta keliling bangun datar juga berbeda untuk setiap bentuknya. Mau tau info selengkapnya? Yuk langsung aja simak ulasannya berikut ini:

Pengertian Bangun Datar

Pengertian bangun datar adalah suatu bangun datar yang dibatasi oleh garis baik garis lurus maupun garis lengkung. Bangun datar adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki rinci panjang serta lebar dan tidak mempuyai tebal ataupun tinggi seperti layaknya bangun ruang atau tiga dimensi.

Dari penjelasan di atas, pengertian bangun datar secara singkat adalah abstrak. Yuk langsung saja simak macam-macam bangun datar disini.

Macam-Macam Bangun Datar Beserta Rumusnya

Adapun macam-macam bangun datar akan kita bahas bersama mulai dari pengertian, sifat dan rumusnya yang ada dibawah ini.

1. Persegi

Persegi merupakan bangun datar yang memiliki 4 sisi sama panjang (rusuk) dan 4 sudut siku-siku. Atau bisa juga disebut sebagai bangun datar dengan sudut dan sisi atau rusuk yang sama besar.

Sifat Persegi:

  • Persegi memiliki 4 sudut sama besar yakni sudut siku-siku.
  • Persegi memiliki 4 sisi sama panjang, dan sisinya saling berhadapan secara sejajar.
  • Persegi memiliki empat sumbu simetri.
  • Persegi memiliki diagonal sebanyak dua buah yang saling berpotongan di tengah-tengah serta membentuk sudut siku-siku.
  • Masing-masing sudut dibagi menjadi dua sudut sama besar oleh diagonalnya.

Luas Persegi

L = SxS

Keliling Persegi

K = S+S+S+S / K = 4xS

Dengan :

  • L : Luas
  • K : Keliling
  • S : Sisi

2. Persegi Panjang

Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki dua pasang sisi atau rusuk sama panjang dan sejajar, serta memiliki empat sudut siku-siku.

Sifat persegi panjang:

  • 2 pasang sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Semua sudut sama besar yaitu siku-siku.
  • Memiliki 2 diagonal dengan panjang yang sama dan saling berpotongan pada tiitik pusat persegi panjang. Titik pusat adalah titik yang membagi dua diagonal sama panjang.
  • Sumbu simetri yang dimiliki sebanyak dua buah yakni sumbu vertikal dan sumbu horizontal.

Luas Persegi Panjang

L = pxl

Keliling Persegi Panjang

K = 2x (p+l)

Dengan:

  • L: Luas
  • K: Keliling
  • P: panjang
  • L: lebar

3. Segitiga

Segitiga merupakan bangun datar yang terbentuk dari 3 rusuk garis lurus dan memiliki 3 buah sudut. Sehingga, bangun datar yang terbentuk dari 3 sisi garis lurus dapat disebut dengan segitiga.

Sifat segitiga:

  • Segitiga memiliki 3 buah sisi dan sudut.
  • Ketiga sudut segitiga memiliki jumlah 180

Luas Segitiga:

L = ½*a*t

Keliling Segitiga:

K = s+s+s / K= a+b+c

4. Jajar Genjang

Jajar genjang  adalah bangun datar dengan 2 pasang sisi yang sama panjang dan sejajar dengan pasangannya. Selain itu, jajar genjang juga memiliki 2 sudut siku-siku dan setiap sudut yang berhadapan sama besar.

Sifat Jajar Genjang:

  • Lain dengan bangun datar sebelumnya, tidak terdapat simetri lipat pada jajar genjang.
  • Jajar genjang mempunyai simetri putar yakni tingkat dua.
  • Sudut yang sejajar dan berhadapan pada jajar genjang mempunyai besar yang sama.
  • Memiliki 4 sudut dan 4 sisi.
  • Memiliki diagonal dengan panjang yang berbeda.
  • Memiliki 2 pasang rusuk sejajar dan panjang yang sama.
  • Memiliki 2 sudut lancip dan juga 2 sudut tumpul.

Rumus Jajar Genjang

Rumus Jajar Genjang

5. Trapesium

Trapesium adalah bangun datar yang memiliki 4 rusuk dengan 2 rusuk sejajar akan tetapi dengan panjang yan berbeda. Namun, ada juga jenis trapesium dengan 3 rusuk tegak lurus, yakni trapesium siku-siku.

Sifat Trapesium:

  • Memiliki 2 rusuk sejajar dengan panjang berbeda.
  • Memiliki empat sudut.
  • Memiliki minimal 1 buah sudut tumpul.
  • Mempunya 1 simetri putar.

Rumus Trapesium

Rumus Trapesium

6. Layang-Layang

Layang-layang adalah bangun datar yang terbentuk dari 2 segitiga sama kaki dan memiliki empat sisi, yang mana dengan alas saling berhimpitan membentuk sebuah layang-layang.

Sifat layang-layang:

  • Layang-layang memiliki empat sisi.
  • Mempunyai 2 pasang sisi dengan sudut yang berbeda.
  • Sudut ∠ABC terbentuk dari sisi a dan b.
  • Sudut ∠ADC terbentuk dari sisi c dan d.
  • Mempunyai sepasang sudut yang sama besar serta saling berhadapan.
  • Mempunyai dua diagonal dengan panjang yang tidak sama.
  • Diagonal bangun datar layang-layang 90º dan saling tegak lurus.
  • Memiliki 1 sumbu simetri dengan diagonal terpanjang.

Rumus Layang-Layang

Rumus Layang-Layang

7. Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi sama panjang dengan 4 sudut bukan siku-siku, dimana sudut yang berhadapan memiliki besar yang sama. Dalam bahasa Inggris ketupat disebut dengan rhombus.

Sifat Belah Ketupat:

  • Memiliki 4 sisi sama panjang.
  • Mempunyai dua diagonal tegak lurus. Diagonal 1 (d1) serta diagonal 2 (d2) saling tegak lurus dan membentuk sudut 90°.
  • Memiliki 2 pasang sudut yang sama besar, dimana keduanya salig berhadapan.
  • Besar keempat sudut tersebut 360º.
  • Memiliki dua sumbu simetri serta simetri putar tingkat dua.

Rumus Belah Ketupat

Rumus Belah Ketupat

8. Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar yang dibentuk oleh himpunan dari semua titik dimana mempunyai jarak yang sama pada titik pusat atau titik tetap.

Dari gambar di atas,kita  dapat menyimpulkan bahwa:

  • P atau pusat lingkaran, titik tetap pada sebuah lingkaran.
  • r atau jari-jari, jarak dari titik P ke titik lainnya.
  • Garing lengkung, himpunan dari sleuruh titik pada lingkaran kemudian membentuk garis lengkung. Garis inilah yang kemudian menjadi keliling lingkaran.
  • d atau diameter, garis yang ditarik oleh dua titik melewati titik pusat sehingga membentuk garis diameter. Diameter mempunyai panjang 2x r (jari-jari).
  • phi (π), nilai perbandingan dari keliling dengan diameter lingkaran, yaitu senilai 3,14159 dan disepakati mengalami pembulatan menjadi 3,14 atau . nilai tersebut didapatkan dari keliling ÷ diameter= phi (π).

Sifat Lingkaran:

  • Memiliki simetri putar, simetri limat serta sumbu yang tidak terhingga.
  • Tidak memiliki sudut.
  • Memiliki satu sisi saja.

Rumus Lingkaran

Jadi, itulah macam-macam bangin datra yang lengkap denga difat serta rumusnya masing-masing. Bangun datar mana yang menjadi favorit kamu? Persegi yang presisi dan sederhana, atau lingkaran dengan berbagai rumus yang sangat menarik?

Yang perlu kamu ketahui, pengetahuan mengenai bangun datar sangat penting dan berguna untuk kehidupan sehari-hari lho. Misalnya saja dalam membuat atap rumah, rumus dari segitiga sangat diperlukan. Membangun tembok dengan bata, mengkramik juga sangat memerlukan pengetahuan tentang luas persegi panjang maupun persegi. Dan masih banyak sekali kegunaan lainnya.

Yuk pelajari dengan seksama ulasan bangun datar di atas. Semangat ya!