Pengertian, Gejala, Penyebab, Dampak & Cara Mengatasi Pemanasan Global

Pemanasan global (Global Warming) – Di dalam pembahasan artikel kali ini, kita akan membahas tuntas mulai pengertian pemanasan global, gejala-gejala, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.

Pemanasan global sangatlah penting untuk dipelajari, karena dengan kita mengetahui tentang pemanasan global. Secara tidak langsung kita akan melakukan tindakan yang cukup bisa untuk mengurangi pemanasan global yang sedang terjadi di bumi kita tercinta ini. Baik langsung saja kita mulai pembahasan kita dari pengertian pemanasan global yang akan di jelaskan di bawah ini.

Daftar Isi Artikel

Pengertian Pemanasan Global (Global Warming)

Namun yang lebih penting dari pengertian pemanasan global (global warming) itu sendiri, banyak didefinisikan oleh para ahli dimana proses, penyebab, dampak/akibat serta cara mengatasi global warming merupakan hal yang paling penting dalam kajian seputar pemanasan global kali ini.

Bahkan kita semua juga tahu dampak pemanasan global sangatlah membahayakan bagi kesehatan bumi kita dan tentunya akan berdampak bagi seluruh penghuni bumi. Pertama-tama mari kita membahas Pengertian Pemanasan Global. Secara Umum, Pemanasan Global (Global Warming) adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata pada lapisan atmosfer dan permukaan bumi.

Pegertian pemanasan global (bahasa Inggris: Global warming) yang saya ambil dari Wikipedia, yang mana menurut wikipedia pemanasan golobal merupakan suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.

Dari berbagai penelitian, saat ini suhu yang terdapat di permukaan bumi sudah menunjukkan peningkatan yang sangat drastis yakni sekitar 0,6°C yang terjadi dalam satu abad terakhir. Mungkin ini peningkatan yang terbilang dan terlihat masih kecil, namun dampak pemanasan global sangatlah besar bagi Bumi dan berlangsungnya kehidupan di Bumi ini. Bahkan gejala-gejala atau tanda-tanda terjadinya pemanasan global (global warming) sudah dapat kita amati dan rasakan saat ini.

Skema Proses Terjadinya Pemanasan Gl0obal (Global Warming)

Gejala-gejala Pemanasan Global (Global Warming)

Berikut adalah tanda-tanda atau gejala-gejala pemanasan global yang bisa kita rasakan saat ini, bahkan kita sering menjumpainya.

1. Pergantian musim yang sulit kita prediksi,

2. Sering terjadinya angin puting beliung,

3. Terumbu karang yang memutih,

4. serta banjir dan kekeringan di wilayah yang tidak biasa mengalami kondisi seperti itu.

Mungkin kita tidak akan peduli kepada bumi yang kita tinggali ini, ketika kita tidak mencari tahu bagaimana keadaan bumi kita sekarang ini. Nah salah satu bentuk perhatian kita terhadap bumi yang telah diberikan Allah SWT yakni dengan cara kita belajar memahami keadaan bumi saat ini. Dengan kita mengetahui gejala-gejala pemanasan bumi, maka kita akan lebih menjaga dan tidak melakukkan semena-mena kepada bumi yang kitya tinggali ini. Pembahasan selanjutnya adalah penyebab terjadinya pemanasan global.

Penyebab Pemanasan Global (Global Warming)

Penyebab pemanasan global (Global Warming) sebenarnya adalah disebabkan oleh ulah manusia sendiri, yang mana dengan pertumbuhan populasi teknologi dan industri serta penambahan populasi penduduk yang terus bertambah dan hal inilah yang menyebabkan pemanasan global di seluruh dunia. Berikut adalah penyebab-penyebab pemanasan global di seluruh dunia.

1. Terus Meningkatnya Gas Karbon Monoksida Oleh Kendaraan Bermotor

Penyebab pemanasan global yang pertama ini disebabkan oleh aktivitas manusia sendiri, semakin padat nya penduduk yang ada di seluruh dunia dan populasi manusia akan terus bertamabah maka jumlah kendaraan bermotor juga akan selalu bertambah.

Sehingga efek  dari kendaraan bermotor sangat berpengaruh bagi pemanasan global (global warming) karena gas yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor adalah gas karbon monoksida yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia serta gas karbon monoksida juga menyebabkan efek rumah kaca.

Keberadaan kendaraan yang ada di seluruh dunia sangat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam pemanasan global, karena kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak seperti mobil, motor dan kendaraan yang lainnya. Karena hasil dari pembembakarannya akan menghasilkan gas karbondioksida yang berlebihan terlebih lagi hampir semua manusia menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak.

2. Efek Rumah Kaca

Salah satu penyebab dari pemanasan global yaitu efek rumah kaca, yang mana efek ruma kaca merupakan akibat dari efek panas yang dipantulkan ke permukaan bumi, yang terperangkap oleh gas-gas yang ada di lapisan atmosfer. Sehingga akan mengalami pemberhentian dan tidak dapat diteruskan kembali ke luar angkasa, dan akibatnya panas cahaya matahari tersebut akan dipantulkan kembali ke permukaan bumi.

Baca Juga:  Manfaat hujan dan pengertiannya bagi kehidupan

Namun Efek rumah kaca juga memberikan manfaat bagi bumi, serta makhluk hidup yang ada di bumi, tetapi apabila efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global yakni terlalu berlebihan. Maka efek rumah kaca akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi kehidupan makhluk hidup yang ada dibumi ini.

3. Polusi Udara Limbah Gas Industri

Limbah gas industri merupakan salah satu penyumbang terbesar, yang menjadi sebab pemanasan global di muka bumi ini. Gas buang dari industri juga merupakan penyebab efek rumah kaca yang berpengaruh terhadapkehidupan makhluk hidup.

Hal ini dikarenakan limbah gas dari Industri dapat menyebabkan pencemaran udara yang tidak hanya sebagai penyebab pemanasan global, namun juga menggagu kehidupan masyarakat sekitar. Yang mana hal ini, disebabkan oleh asap pabrik yang berlebihan, serta asap pabrik juga mengeluarkan gas berupa karbondioksida, karbon monoksida, gas metana dan lain-lain.

4. Penggunaan CFC Yang Tidak Terkontrol

Global warming juga disebabkan oleh penggunaan CFC yang berlebihan. Lalu apa yang dimaksud dengan CFC? CFC (Cloro Four Carbon) merupakan penyebab pemanasan global yang sifatnya masih bisa ditangani, CFC adalah sebuah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan lalu digunakan untuk memproduksi peralatan rumah tangga. CFC sendiri biasanya terdapat pada kulkas dan AC yang merupakan salah satu penyebab yang menimbulkan pemanasan global.

5. Luas Hutan Yang Semakin Menurun

Luas hutan yang semakin menurun ternyata juga menyebabkan pemanasan global, hal ini disebabkan karena seringnya ada pembakaran hutan atau pembukaan lahan secara liar yang membuat lahan hutan terus berkurang. Keadaan seperti ini sangatlah membahayakan bagi keberlangsungan hidup.

Hal ini dikarenakan hutan memiliki peran yang sangat penting untuk makhluk hidup yantg tinggal di bumi ini, hutan juga berfungsi sebagai paru-paru dunia, serta sebagai penyumbang oksigen terbesar di bumi.

Dampak dari  hutan yang semakin berkurang adalah cuaca yang semakin memburuk karena tidak adanya sesuatu yang membantu karbondioksida menjadi oksigen, sehingga pernafasan pun menjadi terganggu karena cuaca yang tidak kondusif dan kurangnya masukan oksigen yang akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara.

6. Semakin Tua Usia Bumi

Usia planet bumi yang sudah mencapai usia 4,6 miliar tahun dimungkinkan menjadi salah satu penyebab semakin mudah nya terjadi pemanasan global. Ibarat manusia jika sudah tua, pasti lebih mudah terserang penyakit karena sudah menurunnya sistem kekebalan tubuh. Begitu juga bumi. Salahsatu penyakit yang diderita bumi hari ini adalah pemanasan global, dimungkinkan pemanansan global bisa menjangkiti bumi dengan mudah karena bumi sendiri kondisinya sudah rusak, tanah dan air yang tercemar limbah dan udara yang semakin tercemar polusi.

Nah gas karbondioksida inilah yang berpengaruh sekali dalam pemanasan global karena karbondioksida merupakan gas yang menangkap cahaya panas sehingga tidak bisa di salurkan lagi ke luar angkasa. Pengaruhnya memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan karena banyaknya polusi di lingkungan yang penduduknya mayoritas tinggal di pinggir jalan raya.

7. Boros Terhadap Pemakaian Listrik

Pemakaian listrik yang boros juga dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Penggunaan listrik yang boros bisa menjadi penyebab global warming, karena adanya penguapan pada listrik apabila listrik terlalu sering digunakan atau berlebihan.

Sudah seharusnya pemakaian listrik digunakan secara efisien sesuai dengan keperluan, sehingga tidak menyebabkan pemanasan global. Meskipun pemakaian listrik tidak terlalu berpengaruh, namun sedikit demi sedikit bisa menambah gas karbondioksida sehingga cepat terjadinya pemanasan global.

Maka jangan heran kalau di sepanjang jalan, pasti kita pernah melihat ada kampanye di tv atau di jalanan yang menghimbau untuk menghemat listrik. Karena, meskipun sedikit pengaruhnya jika pemakaian listrik semakin banyak atau berlebihan, justru akan merusak lingkungan sekitar serta akan merugikan diri sendiri dan mahkluk hidup yang lain.

8. Penggunaan Pupuk Kimia yang Tidak Wajar

Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan biasanya memiliki tujuan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, maka tidak jarang para petani menggunakan pupuk kimia secara berlebihan, padahal hal tersebut akan berdampak buruk pada tanaman mereka sendiri. Selain itu, hal tersebut juga bisa menjadi salah satu penyebab pemanasan global.

Mengapa bisa seperti itu? Ya, karena bahan utama pembuatan pupuk adalah nitrogen oksida, dimana nitrogen oksida ini merupakan zat yang jauh lebih kuat ketimbang karbondioksida sebagai perangkap panas. Untuk itu, diharapkan para petani kita bisa menggunakan pupuk secara proporsional, atau alangkah lebih baik jika para petani menggunakan pupuk organik pada lahan pertanian mereka untuk mengurangi pemanasan global.

9. Polusi Metana Oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan

Penyebab pemanasan global, ternyata juga disebabkan oleh gas metana hasil dari pertanian, perkebunan, dan peternakan. Gas ini sangat berpengaruh dalam pemanasan global karena gas merupakan urutan kedua penyebab utama terjadinya pemanasan global (global warming).

Gas metana merupakan hasil dari bahan-bahan organik yang kekurangan dari hasil pemecahan bakteri pada pertanian, perkebunan dan peternakan. Sebagai contohnya adalah semakin tinggi produksi hewan ternak maka gas metana akan semakin meningkat yang akan dilepaskan ke permukaan bumi.

10. Konsep Dari Rumah Modern

Konsep rumah modern akan menyebabkan pemanasan global. Akibat perkembangan dunia yang terus berkembang, maka manusia akan lebih memilih untuk mendesain rumah yang banyak terdiri dari kaca atau bahan-bahan bangunan yang bisa memantulkan cahaya matahari ke udara lagi.

Hal ini menyebabkan cahaya matahari akan memantul ke udara lagi sehingga hal tersebut dapat menimbulkan efek rumah kaca, karena cahaya yang mengenai bangunan tidak akan menyerap cahaya sehingga cahaya akan dipantulkan lagi ke udara yang akan menyebabkan pengaruh lebih cepat terjadinya pemanasan global (global warming).

11. Pencurian Hutan Yang Semakain Merajalela

Pencurian hutan merupakan salah satu penyebab pemanasan global yang dilakukan oleh manusia yang tidak bertanggung jawab, atau tidak memanfaatkan hutan dengan baik, yang menggunakan lahan secara sembarangan, penebangan hutan secara liar, dan penggundulan hutan yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Khasiat dan Manfaat Daun Binahong Untuk Kesehatan, Kecantikan & Pengobatan

Kejadian-kejadian seperti ini memang sangat berpengaruh dengan pemanasan global, semakin sering terjadi pencurian hutan maka akibatnya lingkungan sekitar juga akan semakin tercemar yang bisa menyebabkan dampak akibat kerusakan hutan dan kerusakan pada pernafasan.

12. Pembakaran Sampah Secara Berlebihan

Sampah jika tidak diolah dengan baik, maka akan menjadi permasalahan yang sangat berpengaruh terhadap lingkungan. Pembakaran sampah yang dilakukan secara berlebihan setiap hari yang dilakukan juga dapat menyebabkan pemanasan global.

Pembakaran sampah yang terkadang juga dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dengan membiarkan sampah yang sudah dibakar kemudian ditinggalkan begitu saja, hal ini dapat menimbulkan gas metana yang akan menangkap panas sehingga karbondioksida akan sulit untuk menghasilkan oksigen.

13. Kurangnya Tumbuhan

Kekurangan pepohonan dapat menimbulkan pemanasan global, karena tumbuhan juga dapat membantu untuk mengatasi suhu panas dan menghirup karbondioksida yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. Tumbuhan memiliki fungsi penting bagi lingkungan, karena pohon bisa membuat lingkungan menjadi sejuk, mengurangi polusi, dan jauh dari pencemaran udara.

Maka dari itu, sudah seharusnya kita menyadari akan pentingnya tumbuhan yang ada di bumi ini, kita jaga, rawat, budidayakan, serta kita kembangbiakkan demi keberlangsungan hidup yang seimbang. Untuk pembahasan selanjutnya, kita akan bahas tentang dampak dari pemanasan global.

Dampak Pemanasan Global (Global Warming)

Sebelumnya telah kita ketahui tentang penyebab-penyebab dari pemanasan global, Agar kita senantiasa mencintai bumi yang kita tempati ini. Maka akan kita bahas juga mengenai akibat atau dampak dari global warming tersebut. Yang mana bila kita mengetahuinya kita akan lebih menjaga amanah yang diberikan oleh Allah SWT yang sudah mempercayakan manusia sebagai khalifah dimuka bumi ini.

  1. Mencair atau melelehnya gletser (daratan es) seiring dengan semakin bertambahnya suhu bumi,
  2. Pulau-pulau kecil akan tenggelam karena naiknya permukaan bumi,
  3. Suhu air yang menghangat akan memungkinkan terjadinya badai,
  4. Gelombang panas atau heat wave akan lebih sering terjadi di bumi ini,
  5. Terjadinya kekeringan yang akan berdampak pada berkurangnya makanan,
  6. Perang dan konflik akan lebih sering terjadi karena perebutan lahan,
  7. Menyebarnya berbagai macam penyakit bahkan yang dulu belum pernah ada,
  8. Jika sektor pertanian rusak maka kemungkinan ekonomi pun ikut rusak,
  9. Ekosistem akan rusak akibat perubahan iklim karena global warming,
  10. Dampak yang mungkin akan terjadinya adalah punahnya makhluk hidup di muka bumi ini.

Bagaimana pendapat kalian ketika mengetahui contoh-contoh dari dampak pemanasan global (global warming) bagi kehidupan dimuka bumi ini. Pastinya kalian sudah bisa memahami betapa dahsyatnya akibat yang ditimbulkan dari pemanasan global yang terjadi pada zaman sekarang ini. Maka dari itu, marilah kita bersama-sama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yang telah dipercayakan Allah SWT kepada kita semua sebagai khalifah di muka bumi ini.

Minimal kita jaga lingkungan kecil yang berada disekitar kita. Nah setelah kita mengetahui begitu mengerikannya dampak dari global warming, maka langkah selanjutnya yang harus kita ketahui adalah bagaimana pencegahan untuk mengatasinya atau cara menanggulangi pemanasan global yang terjadi saat ini.

Cara Menanggulangi Pemanasan Global ( Solusi Global Warming)

Yang dimaksud cara menanggulangi pemanasan global atau solusi global warming adalah suatu cara mengurai pemanasan global, karena kita tidak bisa menanggulangi pemanasan global dengan keadaan saat ini. Terdapat berbagai macam cara untuk menanggulangi pemanasan global.

Sebenarnya cara-cara tersebut umumnya mudah dan sederhana, sebagai tindakan yang bisa kita lakukan dalam rangka mengurangi pemanasan global. Tetapi kurang dilakukan secara serius oleh kebanyakan orang. Padahal
pemanasan global adalah masalah yang sangat serius dan dampaknya yang begitu dasyat.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengatasi pemanasan global yang terjadi saat ini. Berikut adalah upaya-upaya atau solusi global warming yang bisa kita lakukan, demi kebaikan kita bersama. Meskipun kelihatannya

1. Mengurangi Penggunanaan Kertas

Kenapa membatasi penggunaan kertas merupakan cara untuk mengatasi pemanasan global? ya, karena ketika anda menggunakan selembar kertas maka secara tidak langsung anda telah menebang sebatang pohon. Dan otomatis akan mengurangi produktifitas oksigen yang ada di bumi ini.

Maka dari itu gunakanlah kertas se-efektif mungkin, misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas yang Anda gunakan. Dan bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong. Hal yang kelihatannya sepele ini, ternyata bisa mengurangi global warming atau sebagai upaya kita untuk menanggulangi pemanasan global.

2. Mengganti Bola Lampu dengan Lampu Neon

Mungkin ini hal yang kelihatannya sepele yakni mengganti bola lampu pijar dengan lampu neon. Kenapa harus begitu? Karena lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan lampu pijar. Ingat setiap daya listrik yang anda pakai maka secara tidak langsung anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil.

Yang mana, bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan
mungkin bahan bakar seperti ini akan habis. Maka dari itu gunakanlah sumberdaya sebaik mungkin, sebagai bentuk upaya kita dalam mengurangi pemanasan global.

3. Hindari Screen Saver

Salah satu solusi global warming yang kelihatannya sepele adalah Shut down Komputer anda jika tidak menggunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver.

Kenapa hal itu bisa menjadi salah satu cata mengatasi global warming karena ketika Anda mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang! sebagai salah satu cara menanggulangi pemanasan global.

Baca Juga:  50+ Fakta Unik Tentang Bunga Bangkai Beserta fotonya

4. Periksa Tekanan Ban Sebelum Berkendaraan

Kenapa begitu? ya, karena ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan otomatis akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak untuk mengoperasikannya. Maka setiap anda ingin bepergian jangan lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda untuk menghemat energi sebagai upaya kita untuk menanggulangi pemanasan global.

5. Memanfaatkan Ventilasi Rumah

Kenyataan yang harus anda kethui bahwa di Amerika, sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Yang mana, kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Bahkan untuk saat ini tidak hanya di amerika saja, namun hampir rumah modern di seluruh dunia sekarang menjadi penyumbang penyebabnya pemanasan global.

Untuk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat mengkonsumsi energi. Dan kita manfaatkan sebaik mungkin ventilasi-ventilasi y6ang ada di rumah kita sebagai upaya menanggulangi global warming.

6. Gunakan Pupuk Organik

Pupuk yang digunakan kebanyakan oleh petani memiliki kandungan unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. pabila anda seorang petani yang baik, maka jadilah petani yang cinta lingkungan dengan berkebun menggunakan pupuk organik.

Disamping aman, murah pula serta memakai pupuk organik juga bisa membuat tanah lebih terjaga dan subur. Dan tidak hanya itu menggunakan pupuk organik juga salah satu cara dlam menanggulangi pemanasan global yang terjadi saat ini.

7. Tanamlah Rumpun Bambu

Unruk mengurai pemanasan global, kita juga bisa melakukan upaya dengan menanam rumpun bambu. Kenapa? ya, karena pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu
mampu menyerap CO2 hingga empat kali lebih banyak dari pohon-pohon pada umumnya.

8. Menggunakan Kendaraan Umum

Menggunakan kendaraan umum saat berpergian akan memiliki keuntungan yang sangat banyak. Selain bisa mengurangi polusi udara, menggunakan kendaraan umum juga mengurangi kemacetan, membantu sopir yang sedang mencari nafkah serta kendaraan umum juga jauh lebih murah dibandingkan dengan kendraan pribadi.

Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 % emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.

Serta jadilah pengemudi yang cerdas, Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.

9. Pakai Baju Bekas

Sekarang bukan jamannya gengsi, toh kita mati tidak membawa gengsi. Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian. Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida.

 

10. Jangan Pakai Kantong Plastik

Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat untuk melarang penggunaan kantong plastik sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah. Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain,
misal dari kain serat alami.

11. Membeli Produk Lokal

Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.

12. Hidup Efisien

Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.

14. Kurangi Makan Daging Sapi

Betul, mengurangi makan daging sapi juga sebagai wujud kita dalam menngurangi pemanasan global. Kenapa begitu? Ya, selain megandung kalori yang tinggi, ternyata daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan.

Bahkan kalau diibaratkan dengan bola lampu, setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari. Maka dari itu janganlah berlebihan makan daging sapi, sebagaimana yang telah diajarkan dalam islam segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik.

Nah alhamdulilah, mungkin itulah yang bisa disampaikan di dalam pembahasan artikel ini tentang pemanasan global. yang mana sudah dijelaskan mulai dari pengertian pemanasan global, gejala-gejala, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya. Semua ini bertujuan, agar kita bersama-sama untuk menjaga bumi kita tercinta ini terhadap pemanasan global (global warming). Sehingga kita bisa terhindar dari dampaknya yang sangat mengerikan, Aamiin ya rabbal alamin.

Leave a Comment