Daya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Semua orang sangat akrab dengan daya atau kekuatan. Kekuatan membantu mengukur energi yang digunakan untuk melakukan pekerjaan. Kekuatan selalu tergantung pada pekerjaan yang dilakukan, jadi jika seseorang bekerja dengan kecepatan yang berbeda, kekuatannya juga berbeda di waktu yang berbeda. Di sinilah konsep kekuatan rata-rata masuk ke dalam gambar.

Kekuatan mengacu pada jumlah pekerjaan yang dilakukan oleh tubuh dan juga pekerjaan kuantitas yang berkaitan dengan kekuatan yang menyebabkan perpindahan. pekerjaan tidak ada hubungannya dengan jumlah waktu, yang mana kekuatan ini bertindak untuk menyebabkan perpindahan. Selain itu, ada saat-saat di mana Kamu bekerja dengan cepat dan ada saat-saat di mana kita bekerja agak lambat.

Pengertian Daya

Daya adalah ukuran seberapa cepat pekerjaan dapat dilakukan. Misalnya, menggunakan tuas, Kamu mungkin dapat menghasilkan torsi 200 ft-lb. Tetapi bisakah Kamu memutar tuas itu 3.000 kali per menit? (kalo kamu jelas tidak bisa kan, tapi mesinmu bisa. Hehehee). Maka iItulah tepatnya yang dilakukan oleh mesin mobilmu.

Kekuatan meningkat jika pekerjaan dilakukan lebih cepat atau energi ditransfer dalam waktu yang lebih singkat. Apakah kekuatan digunakan dalam lingkungan mekanis atau lingkungan listrik, definisi kekuatan masih sama. Cara membahasnya mungkin sedikit berbeda, namun demikian definisi dan aktualitasnya persis sama.

Dalam hal sirkuit listrik, kekuatan listrik adalah laju, per satuan waktu, di mana energi listrik ditransfer oleh sirkuit listrik. Unit SI untuk daya adalah watt. Satu watt terpecah menjadi unit lain yang telah kita bicarakan. Satu watt sama dengan 1 Newton-meter per detik (Nm / s). Kamu dapat mengalikan jumlah torsi dalam Newton-meter dengan kecepatan rotasi untuk menemukan kekuatan dalam watt.

Cara lain untuk melihat kekuatan adalah sebagai satuan kecepatan (m / s) yang dikombinasikan dengan satuan gaya (N). Jika Kamu mendorong sesuatu dengan kekuatan 1 N, dan bergerak pada kecepatan 1 m / s, output kekuatan Kamu akan menjadi 1 watt.

Rumus Daya

Kamu dapat menyebut kekuatan sebagai tingkat di mana Kamu bekerja. Kekuatan juga merupakan rasio kerja dan waktu. Kamu dapat menghitung kekuatan secara matematis menggunakan rumus atau persamaan. Menurut rumus kekuatan, satuan kekuatan sama dengan satuan kerja dibagi dengan satuan waktu. Juga, satu watt sama dengan Joule / detik. Atau bisa ditulis dengan:

Power = W:t
Atau
Daya (Watt) = W / t

Keterangan:
Daya = satuan ukuran (Watt)
W = pekerjaan yang dilakukan oleh tubuh
t = waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan

Dalam istilah kalkulus, kekuatan adalah turunan dari pekerjaan sehubungan dengan waktu. Jika pekerjaan dilakukan lebih cepat, kekuatan lebih tinggi. Jika pekerjaan dilakukan lebih lambat, kekuatan lebih kecil. Karena pekerjaan adalah perpindahan kali gaya (W = F * d), dan kecepatan adalah perpindahan dari waktu ke waktu (v = d / t), kekuatan sama dengan kecepatan gaya kali: P = F * v.

Lebih banyak kekuatan terlihat ketika sistem baik kuat dan kecepatan cepat. Selain itu, karena alasan historis, kekuatan kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan kekuatan yang dihasilkan oleh mesin. Selain itu, satu tenaga kuda sama dengan 750 Watt. Di sini intinya adalah bahwa untuk sejumlah pekerjaan, tenaga dan waktu berbanding terbalik.

Lambang

Apa pentingnya mengetahui lambang masing-masing besaran? Jelas saja, karena kekuatan merupakan jenis dari besaran turunan. Dan hanya besaran-besaran pokok lah yang bisa menghasilkan besaran turunan. Dan hanya dari satuan lah dimensi bisa diperoleh.

Lambang dimensi yang dibutuhkan:

  • L adalah lambang untuk panjang, satuan meter
  • M adalah lambang untuk massa, satuan kilogram
  • t adalah lambang untuk waktu, satuan sekon (detik)

rumus kekuatan

Dimensi

Contoh Besaran standar dan satuan standar yaitu:

  • Dimensi Lenght [L], panjang satuannya meter (m)
  • Dimensi Mass [M], massa satuannya kilogram (kg)
  • Dimensi Time [T], waktu satuannya sekon/detik (s)
  • Dimensi [I], kuat arus listrik satuannya ampere (A),
  • Dimensi [θ], suhu satuannya kelvin (K),
  • Dimensi [N], jumlah zat satuannya mol (mol)
  • Dimensi [J], intensitas cahaya satuannya candela (Cd)

Kamu pasti mengenal yang namanya dimensi dalam suatu besaran. Dimensi adalah bagaimana besaran-besaran pokok menyusun suatu besaran turunan. Dimensi tidak bergantung pada nilai numerik dan pada umumnya ditulis menggunakan huruf besar.

Watt merupakan satuan dari kekuatan

Maka:
Kekuatan = Pekerjaan / waktu atau biasa ditulis dengan P = W / t
= (kg)(m/s²)(m)/(s)
= [M] [L]² [T]⁻³
Sehingga dimensi dari daya yaitu [M] [L]² [T]⁻³

Jika sewaktu-waktu Kamu menemukan soal seperti ini: Tentukan dimensi dari daya! Jangan bingung lagi ya. Tulis saja seperti di bawah ini.

Daya, satuannya adalah watt

P = W / t
= F x s / t
= m x a x s / t
= (kg) (m/s²) (m) / (s)
= [M] [L] [T]⁻² [L] [T]⁻¹
= [M] [L]² [T]⁻³
Jadi dimensi dari daya yaitu [M] [L]² [T]⁻³

Contoh Soal

Contoh Soal 1

Ali mengangkat tubuhnya sebesar 80 kg dengan tangga 2,0 meter dalam 1,8 detik. Dalam hal ini Kamu bisa menghitung peringkat kekuatan Ali. Kamu harus berasumsi bahwa Ali harus menerapkan gaya 800 Newton ke bawah pada tangga untuk mengangkat tubuhnya.

Selain itu, dengan melakukan ini tangga akan mendorong tubuh Ali ke atas dengan kekuatan yang cukup untuk mengangkat tubuhnya ke atas tangga.

Dengan begitu Kamu dapat mengasumsikan bahwa sudut antara kekuatan tangga pada perpindahan Ali dan Ali adalah 0 derajat. Maka kekuatan dapat ditentukan seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Solusi:
P = w / t
P = 871 Watt.
Jadi, peringkat kekuatan Mr.X adalah 871 Watt.

Contoh Soal 2

Hitung kekuatan yang dibutuhkan seseorang untuk mengangkat objek ke ketinggian 8 m dalam 10 detik. Juga, massa benda adalah 5 kg. Selain itu, ambil g = 10 m / s ^ 2.

Solusi: Untuk menghitung pekerjaan pertama-tama temukan pekerjaan yang dilakukan oleh orang yang sama dengan energi potensial pada ketinggian itu.

Bekerja (W) = mgh = 5 × 8 × 10 = 400J
P = w / t
P = 400/10
P = 40 J / s
Jadi kekuatan yang dibutuhkan adalah 40 J / s.

Kekuatan adalah salah satu unit utama di banyak sirkuit elektronik. Hal ini dapat digunakan untuk menunjukkan tingkat panas yang dihamburkan dalam satu unit atau bahkan komponen individu, dapat digunakan untuk menentukan kekuatan yang dikonsumsi, dan juga dapat digunakan untuk menentukan jumlah kekuatan yang dihasilkan oleh sistem untuk diteruskan ke item selanjutnya.

Tinggalkan komentar