Gelombang Elektromagnetik

Tahukah Kamu jika di kehidupan ini terdapat gelombang yang tidak memerlukan media rambat?. Sehingga tidak dapat diketahui oleh kasat mata. Gelombang tersebut dikenal dengan Gelombang Elektromagnetik atau Radiasi Elektromagnetik. Biasanya gelombang membutuhkan media perambatan, namun tidak gelombang yang satu ini.

Pengertian Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik merupakan gelombang yang membawa magnet dan energi listrik yang merambat tanpa melalui media perambatan. Gelombang ini mempunyai spketrum yang berhubungan dengan panjang gelombang dan interval frekuensinya.

Biasanya Radiasi Elektromagnetik digunakan pada gelombang radio, sinar gamma, sinar X, cahaya, mikro gelombang dan masih banyak lagi. Sebagai gelombang yang tidak membutuhkan media rambat, Radiasi Elektromagnetik dapat dilihat oleh kasat mata sekitar 400 sampai 700 nanometer.

Pada umumnya, gelombang ini dikenal dengan sinar ultraviolet karena mempunyai gelombang cahaya yang tampak yang berasal dari sinar matahari atau inframerah. Semua panjang gelombang atau disebut dengan frekuensi tidak mempunyai batas secara teoritis.

Sifat Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik mempunyai karakteristik bentuk yang mirip dengan gelombang transversal. Namun, pada Radiasi Elektromagnetik mempunyai energi listrik yang tegak lurus dengan medan magnet. Sehingga mempunyai sifat lai yaitu:

1. Tidak membutuhkan media perambatan

Sifat utama dari Radiasi Elektromagnetik adalah tidak membutuhkan media perambatan. Sehingga gelombang tersebut dapat bergerak dengan mudah dan cepat dengan frekuensi tertentu.

2. Membawa energi listrik

Pada Radiasi Elektromagnetik tidak membawa massa, namun gelombang tersebut membawa energi atau muatan listrik.

3. Energi dan frekuensi yang dibawa sama besar

Gelombang Elektromagnetik membawa muatan listrik atau energi yang sebanding atau sama besar dengan frekuensi atau panjang gelombangnya.

4. Mempunyai Momentum

Dalam Radiasi Elektromagnetik terdapat momentum yang menjadi sifat utama gelombang tersebut. Serta gelombang dapat dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan panjang gelombangnya.

5. Medan listrik dan medan magnet sefase

Gelombang ini mempunyai medan listrik dengan medan magnet yang tegak lurus atau dikenal dengan sefase.

Manfaat Gelombang Elektromagnetik

Sebagai gelombang yang dapat membawa dan menyimpan energi listrik, Radiasi Elektromagnetik dapat memberikan manfaat dan kegunaan yang penting dalam kehidupan manusia. Gelombang Elektromagnetik mempunyai manfaat sebagai berikut.

1. Sinar X

Sinar X memanfaatkan Radiasi Elektromagnetik khususnya dalam bidang medis. Sinar X mempunyai frekuensi yang tinggi dan panjang gelombang yang sangat pendek. Sehingga dapat menembus bahan yang tidak dapat ditembus oleh gelombang cahaya.

Sinar X digunakan dalam bidang medis untuk melihat organ tubuh tanpa melakukan pembedahan. Sehingga dengan adanya sinar X, dokter dapat melihat dan melakukan diagnosa kepada pasien dengan mudah dan cepat.

Pada bandara juga memanfaatkan sinar X untuk melakukan pengecekan atau deteksi. Fungsinya untuk melihat bawaan penumpang dalam koper dan tas tanpa membukanya. Sehingga proses cek in bandara lebih cepat dan mudah.

2. Gelombang Mikro

Gelombang mikro menggunakan Radiasi Elektromagnetik yaitu pada oven microwave. Gelombang ini mempunyai frekuensi yang hampir sama dengan frekuensi resonansi alami dalam molekul air. Serta mempunyai panjang gelombang berukuran centimeter.

Pada oven microwave, gelombang mikro akan diserap oleh molekul air. Pada alat tersebut, gelombang mikro dapat menjadi energi panas untuk makanan. Radiasi Elektromagnetik yang terjadi tidak memerlukan perambatan sehingga dapat bekerja dengan cepat.

3. Sinar Inframerah

Sinar inframerah biasanya digunakan untuk remote atau konsol gim. Karena tidak membutuhkan kabel untuk mengirim dan mentransmisi data menjadi energi. Sinar ini dapat dideteksi namun tidak dapat dilihat secara nyata oleh mata manusia.

Dengan adanya gelombang Elektromagnetik yang dimanfaatkan oleh sinar Inframerah, banyak muncul alat dengan teknologi canggih. Alat tersebut dimanfaatkan oleh manusia untuk memudahkan pekerjaan mereka.

4. Gelombang Radio

Gelombang radio banyak digunakan untuk mengirim dan mengubah sinyal dengan jarak jauh. Gelombang radio mempunyai jangka atau rentang yang besar sehingga lebih baik daripada gelombang inframerah.

Gelombang radio banyak dimanfaatkan untuk stasiun TV, media komunikasi, radio dan sebagainya. Selain itu, gelombang radio juga digunakan untuk membuat peta 3 dimensi untuk pencitraan satelit.

Contoh Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan teknologi saat ini. Bahkan gelombang ini dapat memudahkan pekerjaan manusia dalam bidang tertentu. Penggunaan gelombang ini digunakan untuk:

1. Teleskop Infra Merah Ruang Angkasa

SIRTF adalah Space Infrared Telescope Facility sebagai teleskop untuk mengamati cahaya di ruang angkasa. Teleskop yang diluncurkan oleh NASA ini dirancang dengan teknologi canggih dengan memanfaatkan gelombang arau radiasi elektromagnetik.

Teleskop ini menjadi pengembangan dari Gamma Ray Observatory, Teleskop Angkasa Hubble dan Chandra X-Ray Observatory yang diluncurkan oleh Badan Angkasa Luar Amerika Serikat.

Teleskop SIRTF mampu mengamati cahaya yang tidak dapat dari bumi dengan warna yang berbeda. Teleskop ini mempunyai sistem dan komponen dengan fungsi yang berbeda dan saling melengkapi satu sama lain.

Teleskop SIRTF ini dapat melihat dan mengamati bintang dengan populasinya di ruang angkasa. SIRTFdapatbekerja dengan menggunakan gelombang cahaya inframerah sehingga dapat melihat bintang atau objek ruang angkasa yang jaraknya sangat jauh.

Selain SIRTF, Amerika, Belanda dan Inggris bekerja sama untuk menciptakan Satelit Astronomi Inframerah yang dikenal dengan IRAS. Satelit ini dapat digunakan untuk meneliti ruang angkasa hingga sekarang.

2. Sinar X untuk Medis

Dalam ilmu medis atau kedokteran, gelombang Elektromagnetik dimanfaatkan pada sinar X untuk melakukan diagnosa tubuh secara eksternal. Sinar X merupakan sinar Rontgen yang sangat membantu mendiagnosis penyakit, patah tulang, serta organ tubuh secara akurat oleh dokter.

Sejak tahun 1895, seorang ilmuwan bernama Wilhelm Conrad Rontgen menemukan sinar X. Dari penelitian tersebut, sinar X digunakan pada dunia medis atau kedokteran. Dengan kombinasi teknologi yang canggih, sinar X dapat menganalisis dan mendeteksi penyakit dan patah tulang tanpa pembedahan.

Sinar X dapat membantu dokter untuk mendapatkan informasi akan kondisi organ tubuh bagian dalam pasien. Sehingga dokter dapat melakukan tindakan yang tepat dan sesuai dalam melakukan pengobatan dan penanganan kepada pasien.

3. Teleskop Radio

Seorang insinyur listrik bernama Karl Jansky menemukan gelombang radio yang berasal dari ruang angkasa. Gelombang tersebut dideteksi dan dikembangkan menjadi astronomi radio oleh Jansky.

Jansky membangun teleskop radio di dekat Socorro New Meksiko sebanyak 27 teleskop. Teleskop radio tersebut menggunakan gelombang Elektromagnetik untuk menangkan dan mendeteksi sinyal atau pulsar yang datang dari luar angkasa.

Seiring berkembangnya teknologi, teleskop radio mengalami kemajuan yang sangat pesat. Sehingga teleskop tersebut mempunyai kemampuan dan komponen canggih untuk memberikan gambaran mengenai alam semesta dan ruang angkasan.

Teleskop radio dapat mendeteksi spektrum gelombang lain seperti sinar X, sinar Inframerah, Sinar Gamma, Sinar Ultraungu, dan lainya dari luar angkasa. Sehingga dengan menggunakan teleskop radio canggih tersebut dapat ditemukan bintang netron di angkasa luar.

Bahkan dengan berbagai penelitian yang dilakukan menggunakan teleskop radio ini, banyak sinar kosmik yang ditemukan. Para ilmuwan meneliti sinar tersebut untuk dikembangkan menjadi pengetahuan dan aturan baru dalam ilmu fisika. Dari penelitian tersebut, hingga saat ini Kamu bisa mempelajari ilmu fisika, astronomi dan sebagainya secara mendetail.

Tinggalkan komentar