Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Ada 2 jenis besaran dalam ilmu fisika, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Sedangkan untuk penggunaannya, tergantung pada konteks dan kebutuhan. Bagaimanapun, sistem Satuan Internasional (disingkat SI Satuan dari nama Prancisnya, Système International d’unités) adalah sistem metrik satuan pengukuran yang disepakati secara internasional yang telah ada sejak tahun 1960.

Setelah berakhirnya perang dunia kedua, semakin jelas bahwa sistem pengukuran di seluruh dunia diperlukan untuk menggantikan berbagai sistem pengukuran yang digunakan pada saat itu. Dan pada tahun 1954, Konferensi umum ke-10 tentang bobot dan ukuran yang bertindak berdasarkan temuan penelitian sebelumnya mengusulkan sistem berdasarkan enam kuantitas dasar.

Besaran Pokok

Besaran dalam pengertian umum adalah properti yang dianggap berasal dari fenomena, tubuh, zat tertentu, maupun zat yang dapat diukur atau ditetapkan. Contohnya adalah muatan massa dan listrik. Besaran dalam arti tertentu adalah properti yang berasal dari fenomena tertentu, tubuh, atau substansi tertentu.

Contohnya adalah massa bulan dan muatan listrik proton. Sementara itu, yang dimaksud dengan besaran pokok adalah besaran yang dapat digunakan dalam persamaan matematika sains dan teknologi. Nilai besaran pokok biasanya dinyatakan sebagai angka dan satuan.

Di masa lalu (dan dalam beberapa kasus hingga baru-baru ini) unit mewakili contoh spesifik atau prototipe dari jumlah yang bersangkutan yang digunakan sebagai titik referensi. Angka tersebut mewakili rasio nilai kuantitas terhadap unit. Ada tujuh besaran pokok yang digunakan dalam Sistem Satuan Internasional, yaitu:

  • Waktu (second)

Durasi 9 192 631 770 periode radiasi sesuai dengan transisi antara dua tingkat hyperfine dari keadaan dasar atom cesium 133. Waktu mempunyai simbol t sedangkan second mempunyai simbol s.

  • Panjang (meter)

Cahaya dalam ruang hampa menempuh panjang lintasan selama interval waktu dengan durasi 1/299 792 458 detik. Panjang mempunyai simbol l sedangkan meter mempunyai simbol m.

  • Massa (kilogram)

Kilogram didefinisikan dengan mengambil nilai numerik tetap dari konstanta Planck h menjadi 6.626 070 15 × ketika dinyatakan dalam unit Js, yang sama dengan kg m2, di mana meter dan yang kedua didefinisikan dalam hal c dan ΔνCs.

Sedangkan definisi kilogram versi lama menggambarkan bahwa kilogram sebagai massa tubuh yang diam dan energi ekivalennya sama dengan energi dari kumpulan foton yang frekuensinya mencapai [1.356392489652 × ] hertz. Massa mempunyai simbol m sedangkan kilogram mempunyai simbol kg.

  • Arus listrik (ampere)

Arus listrik sesuai dengan aliran 1 / (1.602 176 634 ×) muatan dasar per detik. Arus listrik mempuyai simbol I sedangkan ampere mempunyai simbol A.

  • Temperatur termodinamika (kelvin)

Perubahan temperatur termodinamika menghasilkan perubahan energi termal kT sebesar 1,380 649 × J. Temperatur mempunyai simbol T sedangkan Kelvin mempunyai simbol K.

  • Jumlah zat (mol)

Jumlah zat suatu system mengandung 6.022 140 76 ×  entitas elementer tertentu. Entitas elementer dapat elektron, atom, ion, molekul, partikel lain atau kelompok tertentu dari partikel tersebut). Jumlah zat mempunyai simbol n sedangkan mol mempunyai simbol tetap mol.

  • Intensitas cahaya (candela)

Intensitas cahaya, dalam arah dan dari sumber tertentu memancarkan radiasi monokromatik berfrekuensi 540 ×  hertz dan memiliki intensitas radiasi dalam arah itu sebesar 1/683 watt per steridian. Intensitas cahaya mempunyai simbol In sedangkan candela mempunyai simbol cd.

  • Massa (kilogram)

Kilogram didefinisikan dengan mengambil nilai numerik tetap dari konstanta Planck h menjadi 6.626 070 15 × ketika dinyatakan dalam unit Js, yang sama dengan kg m2, di mana meter dan yang kedua didefinisikan dalam hal c dan ΔνCs.

Sedangkan definisi kilogram versi lama menggambarkan bahwa kilogram sebagai massa tubuh yang diam dan energi ekivalennya sama dengan energi dari kumpulan foton yang frekuensinya mencapai [1.356392489652 × ] hertz. Massa mempunyai simbol m sedangkan kilogram mempunyai simbol kg.

  • Arus listrik (ampere)

Arus listrik sesuai dengan aliran 1 / (1.602 176 634 ×) muatan dasar per detik. Arus listrik mempuyai simbol I sedangkan ampere mempunyai simbol A.

  • Temperatur termodinamika (kelvin)

Perubahan temperatur termodinamika menghasilkan perubahan energi termal kT sebesar 1,380 649 × J. Temperatur mempunyai simbol T sedangkan Kelvin mempunyai simbol K.

  • Jumlah zat (mol)

Jumlah zat suatu system mengandung 6.022 140 76 ×  entitas elementer tertentu. Entitas elementer dapat elektron, atom, ion, molekul, partikel lain atau kelompok tertentu dari partikel tersebut). Jumlah zat mempunyai simbol n sedangkan mol mempunyai simbol tetap mol.

  • Intensitas cahaya (candela)

Intensitas cahaya, dalam arah dan dari sumber tertentu memancarkan radiasi monokromatik berfrekuensi 540 ×  hertz dan memiliki intensitas radiasi dalam arah itu sebesar 1/683 watt per steridian. Intensitas cahaya mempunyai simbol In sedangkan candela mempunyai simbol cd.

  • Massa (kilogram)

Kilogram didefinisikan dengan mengambil nilai numerik tetap dari konstanta Planck h menjadi 6.626 070 15 × ketika dinyatakan dalam unit Js, yang sama dengan kg m2, di mana meter dan yang kedua didefinisikan dalam hal c dan ΔνCs.

Sedangkan definisi kilogram versi lama menggambarkan bahwa kilogram sebagai massa tubuh yang diam dan energi ekivalennya sama dengan energi dari kumpulan foton yang frekuensinya mencapai [1.356392489652 × ] hertz. Massa mempunyai simbol m sedangkan kilogram mempunyai simbol kg.

  • Arus listrik (ampere)

Arus listrik sesuai dengan aliran 1 / (1.602 176 634 ×) muatan dasar per detik. Arus listrik mempuyai simbol I sedangkan ampere mempunyai simbol A.

  • Temperatur termodinamika (kelvin)

Perubahan temperatur termodinamika menghasilkan perubahan energi termal kT sebesar 1,380 649 × J. Temperatur mempunyai simbol T sedangkan Kelvin mempunyai simbol K.

  • Jumlah zat (mol)

Jumlah zat suatu system mengandung 6.022 140 76 ×  entitas elementer tertentu. Entitas elementer dapat elektron, atom, ion, molekul, partikel lain atau kelompok tertentu dari partikel tersebut). Jumlah zat mempunyai simbol n sedangkan mol mempunyai simbol tetap mol.

  • Intensitas cahaya (candela)

Intensitas cahaya, dalam arah dan dari sumber tertentu memancarkan radiasi monokromatik berfrekuensi 540 ×  hertz dan memiliki intensitas radiasi dalam arah itu sebesar 1/683 watt per steridian. Intensitas cahaya mempunyai simbol In sedangkan candela mempunyai simbol cd.

Besaran pokok ini diasumsikan tidak tergantung satu sama lain. Dengan kata lain, tidak ada besaran pokok yang perlu didefinisikan dalam hal kuantitas dasar (atau jumlah) lainnya. Namun perlu dicatat bahwa meskipun jumlah besaran pokok dianggap independen, unit dasar masing-masing dalam beberapa kasus tergantung satu sama lain.

Meter, misalnya, didefinisikan sebagai panjang lintasan yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa dalam interval waktu 1/299 792 458 per detik. Kamu mungkin telah memperhatikan bahwa anomali muncul sehubungan dengan kilogram (satuan massa). Satu kilogram adalah satu-satunya satuan pokok SI yang nama dan simbolnya menyertakan awalan.

Kamu harus menyadari bahwa kelipatan dan submultiples dari unit ini dibentuk dengan melampirkan nama awalan yang sesuai ke gram nama unit, dan simbol awalan yang sesuai dengan simbol unit g. Misalnya, sepersejuta kilogram adalah satu miligram (1 mg). Ingat, bukan satu mikrokilogram (1 μkg) yaa, hahaha.

Besaran Turunan

Masing-masing unit besaran turunan diidentifikasi oleh sistem satuan internasional dan didefinisikan sebagai produk dari hasil besaran pokok. Setiap besaran dasar dianggap memiliki dimensi sendiri, yang direpresentasikan menggunakan karakter huruf besar yang dicetak dalam font sans serif roman.

Jumlah yang diturunkan dianggap memiliki dimensi yang dapat dinyatakan sebagai produk dari kekuatan dimensi dari jumlah besaran dari mana mereka berasal. Tujuh unit besaran pokok dan dua puluh dua unit besaran turunan SI dari satu set koheren menghasilkan dua puluh sembilan unit yang disebut sebagai set unit SI koheren.

Sementara unit SI lainnya adalah kombinasi dari beberapa dua puluh sembilan unit ini. Kata “koheren” dalam konteks ini berarti bahwa persamaan antara nilai numerik besaran dalam bentuk yang persis sama dengan persamaan yang sesuai antara besaran itu sendiri. Dua puluh dua unit turunan yang koheren memiliki nama dan simbol khusus.

Seringkali nama yang dipilih berdasar kontribusi ilmuwan tertentu. Unit gaya (newton) diambil dari nama Sir Isaac Newton, salah satu kontributor terbesar di bidang mekanika klasik. Satuan tekanan (pascal) diambil dari nama Blaise Pascal untuk karyanya di bidang hidrodinamika dan hidrostatik. Besaran turunan diberi nama dan simbol khusus karena kompleksitas penyajiannya menggunakan unit dasar.

Contohnya adalah newton, yang merupakan satuan gaya yang setara dengan jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mempercepat 1 kilogram kali 1 meter per detik per detik. Perlu diketahui bahwa ada dua dari besaran turunan yang tidak berdimensi, yakni radian dan steradian. Berikut contoh random dari besaran turunan:

Nama besaran turunan Satuan Simbol
Sudut bidang radian rad
sudut padat steradian sr
Frekuensi hertz Hz
Gaya newton N
Hambatan listrik ohm Ω
Konduktansi listrik siemens S
Induktansi henry H
Kerapatan fluks magnetik tesla T
Luas meter persegi
Volume meter kubik
Kecepatan meter per detik m
Percepatan meter per detik kuadrat m
Waktu menit min
Waktu Jam h
Waktu hari d

Para ilmuwan tahu banyak tentang besaran fisika, yang diklasifikasikan menjadi besaran pokok dan besaran turunan. Dan untuk memfasilitasi pembuatan dan pemahaman model, para ilmuwan telah sepakat tentang definisi dari masingmasing besaran.

Dalam suatu besaran entah besaran pokok maupun besaran turunan pasti ada yang namanya ‘satuan’. Satuan adalah kuantitas fisik tertentu, didefinisikan dan diadopsi oleh konvensi, dengan mana jumlah tertentu lainnya dari jenis yang sama dibandingkan untuk menyatakan nilainya.

Tinggalkan komentar