Wisata Jogja Dengan Hemat Biaya, Namun Asyik POOL!

Daerah Istimewa Jogjakarta merupakan salah satu kota destinasi wisata yang begitu sangat diminati para wisatawan baik lokal maupun internasional. Tak ayal banyak “bule” berkeliaran saat kita berada di Jogja.

Kota yang sampai saat ini masih kental akan budayanya ini memiliki banyak sekali destinasi wisata. Namun tak banyak para wisatawan akan merogoh kocek lebih dalam untuk dapat mengujungi berbagai destinasi wisata di Jogja ini. Tapi kini tak bingung akan hal itu, banyak destinasi wisata yang tak menguras kantong seperti:

Gumuk Pasir Parang Kusumo

Padang pasir di Kota Jogja, ya inilah Gumuk Pair Parang Kusumo. Gumuk pasir ini adalah tempat yang sangat indah berupa padang pasir yang luas yang terbentuk akibat siklus alam. Tempat yang indah apalagi jika dikunjungi pada sore hari,wisatawan dapat menikmati tenggelamnya matahari.

Tak afdol apabila tak mengabadikan momen di Gumuk Pasir Parang Kusumo ini. Disini juga disediakan spot foto seperti ayunan, hiasan bunga berbentuk love, yang berlatar padang pasir yang cantik ini. Untuk mencapai lokasi ini tidak susah karena masih satu wilayah dengan Pantai Parang Tritis, yaitu di Desa Parang Tritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogjakarta.

Akses untuk menuju lokasi ini tidaklah sulit, bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil juga jasa Travel Semarang Jogja. Tiket masuk lokasi ini tak mahal hanya Rp 3.000 saja dan biaya parkir. Di Gumuk pasir ini sangatlah cocok untuk olahraga sandboarding, jika tak memiliki boardnya disini disediakan penyewaan serta guide yang siap membantu.

Baca Juga:  Ramesia Penyedia Berbagai Mesin Seperti Mesin Es Krim Dan Lain-lain

Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul adalah salah satu ikon yang berada di Jogja. Ya alun-alun ini berada tepat di kidul atau selatan Keraton Jogjakarta. Dulunya tempat ini merupakan tempat berlatihnya para prajurit seperti latihan berkuda, memanah dan banyak lagi. Namun kini sudah berubah fungsi, alun-alun ini banyak digunakan untuk bersantai para wisatawan ataupun warga sekitar pada siang hari.

Namun dimalam hari Alun-Alun Kidul ini menjadi ramai dengan banyaknya pedagang dan penyewaan becak onthel. Alun-alun kidul yang sering disebut Alkid ini terdapat dua pohon beringin besar dibagian tengahnya. Banyak wisatawan yang masih percaya untuk melalukan ritual berjalan kaki dengan mata tertutup apabila bisa melewawi tengah pohon berarti memiliki hati bersih dan hajatnya akan segera dipenuhi. Dan untuk berada di alun-alun kidul ini tak ada tiket masuk, alias gratis

Malioboro

Malioboro adalah ikon utama Jogjakarta. Para wisatawan yang berkunjung ke Jogja pasti akan mmenyempatkan diri untuk berkunjung di Jalan yang sangat popular ini. Disepanjang jalan terdapat banyak pedagang kaki lima mulai dari baju, sandal, makanan, hingga souvenir khas Jogjakarta.dan pada malam hari di tempat ini terdapat banyak seniman yang berkumpul disini. Kita dapat menikmati alunan music yang dibawakan oleh para seniman, selain itu kita juga dapat berkeliling menggunakan becak atau andong yang banyak terdapat di sekitaran jalan Malioboro ini.

Tebing Breksi

Tebing Breksi ini adalah lokasi wisata baru yang berada di kawasan Candi Ijo. Tebing Breksi ini terletak di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta. Jika dari Prambanan, berjarak kurang lebih 7km. Tebing Breksi ini merupakan tebing yang dihasilkan dari sisa penambangan batu breksi. Di Tebing ini dapat melihat pemandangan Jogja dari atas tebing.

Baca Juga:  TIPS JALAN JALAN KE JEPANG MURAH [Hemat]

Di dinding tebing kini telah banyak relief yang dipahat oleh para seniman, baik seniman lokal ataupun luar kota. Relief pada tebing ini sangat bagus jika digunakan sebagai latar dalam pengambilan foto. Disarankan untuk mengunjungi tebing ini pada pagi atau sore hari saat cuaca sudah tak terik lagi. Unruk biaya tiket masuk dan parkir tak ditarik tarif pasti, hanya sukarela.

Leave a Comment