Teknik Plakat : Pengertian, Ciri, Alat, Bahan, Langkah, Contoh

Teknik Plakat
Teknik Plakat

Teknik plakat merupakan salah satu cara menggambar atau membuat lukisan yang penuh warna. Ciri utama gambar dengan menggunakan teknik plakat ialah penggunaan sapuan cat penuh warna. Itulah mengapa banyak seniman yang memadukan beragam warna dalam satu canvas.

Sapuan cat yang dipadukan sedemikian rupa ini bisa menghasilkan karya yang mengagumkan. Semakin bagus tentu saja nilai dari karya tersebut akan semakin tinggi. Nah sebelum mencoba melukis dengan teknik ini, setidaknya pelajari terlebih dahulu teorinya. Berikut ulasan mengenai teknik plakat secara lengkap.

Pengertian Teknik Plakat

Pengertian Teknik Plakat
Pengertian Teknik Plakat

Menggambar atau melukis ini mempunyai sejarah panjang hingga sekarang. Mulai dari terciptanya aliran baru hingga teknik menggambar yang semakin beragam. Salah satu teknik yang banyak digunakan yakni teknik plakat. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan teknik plakat? Hayo coba Jelaskan pengertian dari teknik plakat???

Dilihat dari pengertiannya, teknik plakat merupakan salah satu teknik menggambar atau melukis yang media dasarnya menggunakan cat. Ciri khas sapuan warna cat pada kanvas umumnya dibuat tebal dengan kesan yang colourfull. bahan pewarna lukisan yang identik dengan teknik plakat biasanya memakai beragam jenis cat. Yakni mulai dari cat air, cat minyak dan cat akrilik.

Untuk menciptakan karya seni yang kuat secara karakter tentu Anda harus memahami teknik yang akan digunakan. Hal ini karena setiap teknik menggambar atau melukis mempunyai fungsi dan  karakteristiknya masing – masing. Teori ini dikutip dari buku Pita Maha: Gerakan Seni Lukis Bali 1930 – an. Dimana menurut sang penulis, teknik yang berbeda nantinya juga akan menghasilkan karya yang berbeda pula.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Plakat

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Plakat
Kelebihan dan Kekurangan Teknik Plakat

Memang tidak ada teknik yang sepenuhnya sempurna. Terlepas diaplikasikan untuk pelukis pemula maupun seniman profesional sekalipun. Setiap teknik menggambar atau melukis memiliki nilai lebih dan kurangnya sendiri.

Nah hal ini juga berlaku untuk teknik plakat. Jadi, Anda hanya perlu memilih teknik mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, ya? Atau setidaknya yang paling menarik atau cocok dengan karakter hasil karya Anda nantinya.

Berikut kelebihan dan kekurangan teknik plakat yang penting untuk diketahui.

1. Kelebihan Teknik Plakat

  • Saat menggambar atau melukis menggunakan teknik plakat, Anda bisa leluasa bermain banyak warna.
  • Kombinasi beragam jenis warna cat akan menghasilkan gambar yang berkualitas dan unik
  • Hasil akhir gambar atau lukisan lebih colourfull dan lebih memuaskan
  • Berpotensi mempunyai nilai jual yang cukup tinggi

2. Kekurangan Teknik Plakat

  • Anda perlu menyiapkan beragam cat dan kuas yang benar – benar cocok
  • Perpaduan warna yang saling bertolak belakang akan membuat hasil gambar atau lukisan terlalu ramai
  • Membutuhkan biaya lebih banyak untuk membeli peralatan melukis menggunakan teknik ini
  • Bagi beberapa orang terutama pemula, teknik menggambar yang satu ini akan terasa sulit di awal mencoba.

Ciri-ciri Teknik Plakat

Ciri-ciri Teknik Plakat
Ciri-ciri Teknik Plakat

Ciri khas atau karakteristik inilah yang menjadi pembeda setiap karya seni.  Untuk mengenali teknik atau aliran seni, Anda bisa melihatnya dari ciri-ciri yang terlihat.

Nah berikut ini ciri-ciri teknik plakat yang bisa Anda kenali dalam sekali lihat. Mari amati beragam jenis karya dan tentukan apa jenis teknik yang pembuatnya gunakan.

  • Gambar atau lukisan yang menggunakan teknik plakat identik dengan sapuan warna cat yang dibuat tebal
  • Tingkat pencampuran cairan cat yang digunakan tergolong tebal dan pekat
  • Lukisan atau gambar biasanya dibuat memenuhi kanvas atau media yang digunakan
  • Penggunaan beragam kombinasi warna cat dalam satu bidang
  • Secara umum, hasil gambar atau lukisannya bersifat pekat dari segi warna

Alat dan Bahan Teknik Plakat

Alat dan Bahan Teknik Plakat
Alat dan Bahan Teknik Plakat

Teknik plakat adalah menggambar dengan menggunakan bahan  yang cukup beragam. Setidaknya untuk membuat satu karya, Anda membutuhkan beberapa alat dan bahan. Tentu saja bukan sembarangan, alat dan bahan yang disiapkan juga perlu diperhatikan kualitasnya.

Dengan alat dan bahan berkualitas maka Anda bisa menghasilkan gambar yang juga baik secara kualitasnya. Terlebih ditambah jam terbang yang tinggi tentu hasil gambar atau lukisan Anda bisa mempunyai nilai jual tinggi. Berikut ini alat dan bahan yang perlu disiapkan.

1. Daftar Bahan Teknik Plakat

  • Cat air
  • Cat akrilik
  • Cat minyak
  • Cat poster

2. Daftar Alat Teknik Plakat

  • Kuas lukis
  • Kanvas
  • Media gambar lainnya
  • Tisu

Langkah-langkah Melukis dengan Teknik Plakat

Langkah-langkah Melukis dengan Teknik Plakat
Langkah-langkah Melukis dengan Teknik Plakat

Jika dilihat, fungsi teknik plakat yakni menciptakan kombinasi warna cat agar gambar atau lukisan terkesan lebih colourfull. Untuk membuat karya seni menggunakan teknik plakat tentu ada beberapa tahapan yang perlu dipahami.

Berikut ini langkah-langkah membuat gambar atau lukisan dengan teknik plakat.

  1. Menentukan Tema yang Akan Digambar
  2. Siapkan Alat dan Bahan
  3. Buat Sketsa Gambar atau Lukisan
  4. Mulai Proses Pewarnaan Gambar atau Lukisan

Adapun penjelasan lebih lengkap mengenai langkah-langkah dalam melukis dengan teknik plakat adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Tema yang Akan Digambar

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yakni menentukan tema gambar atau lukisan terlebih dahulu. Ini akan menjadi acuan dalam proses menggambar nantinya. Setelah tema dipilih, buatlah kerangka atau sketsa gambar sesuai dengan selera.

Tips tambahan, Anda bisa memilih tema gambar atau lukisan yang menarik. Boleh saja melihat contoh teknik plakat lainnya tapi cukup dijadikan sebagai referensi, ya? Kreasikan lagi sesuai selera Anda agar hasil karyanya lebih otentik.

2. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum benar – benar memulai menggambar atau melukis, Anda perlu menyiapkan alat dan bahannya dalam satu tempat. Setidaknya hal ini akan sangat memudahkan Anda menjangkau apa yang dibutuhkan.

Menyiapkan beragam alat dan bahan di area terdekat juga bisa membantu Anda tetap fokus menyelesaikan lukisan hingga akhir. Akhirnya Anda bisa melukis tanpa perlu banyak terdistraksi urusan lainnya.

3. Buat Sketsa Gambar atau Lukisan

Bukan langsung oles warna, Anda perlu membuat sketsa dasarnya terlebih dahulu. Ini memudahkan Anda melukis dengan lebih rapi dan terkonsep. Untuk membuat sketsa sebaiknya lakukan secara tipis saja, ya?

4. Mulai Proses Pewarnaan Gambar atau Lukisan

Untuk melukis menggunakan teknik plakat, setidaknya Anda membutuhkan tiga warna dasar. Paduan tiga warna ini biasanya terdiri dari warna merah, kuning dan biru. Oleskan kuas secara hati – hati mengikuti sketsa yang sudah dibuat sebelumnya. Dalam proses pewarnaan, Anda juga bisa berkreasi dengan memadukan beragam warna agar makin menarik.

Nah proses ini juga bisa menjadi penentu seberapa bagus karya yang dihasilkan nantinya. Tips yang perlu diperhatikan yakni gunakan sapuan cat yang tebal. Anda bisa menghasilkan sapuan tebal dari campuran cat dengan kekentalan tertentu. Lalu warnai seluruh bagian gambar hingga media atau kanvas tertutup rata. Jika sudah selesai, maka tahap akhir yang perlu dilakukan yakni proses pengeringan lukisan.

Unsur-Unsur Dalam Teknik Plakat

Unsur-Unsur Dalam Teknik Plakat
Unsur-Unsur Dalam Teknik Plakat

Teknik plakat dapat dikenali dengan karakteristiknya yang menggunakan kombinasi beragam warna mencolok. Disapukan secara tebal dan tentunya menutupi seluruh medianya. Kurang lebih sama seperti teknik melukis lainnya, teknik plakat juga mempunyai unsur penyusun.

7 unsur yang terdapat dalam teknik plakat, diantara lain yaitu:

  1. Garis
  2. Bidang
  3. Bentuk
  4. Warna
  5. Tekstur
  6. Ruang
  7. Nada Gelap Terang

Setidaknya ada beberapa unsur – unsur yang terdapat dalam lukisan dengan teknik plakat. Berikut ini ulasan lebih lengkapnya.

1. Garis

Dalam proses melukis atau menggambar, unsur garis ini merupakan unsur paling dasar. Anda bisa memulai melukis sketsa dengan awalan sebuah garis yang kemudian berkembang menjadi beragam bentuk. Untuk membantuk garis, teori mudahnya yakni dengan menarik goresan dari satu titik menuju titik lainnya. Setidaknya berikut ini beberapa macam garis yang umum digunakan saat melukis:

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis putus – putus
  • Garis tidak beraturan

Yang perlu diketahui oleh pelukis pemula, setiap jenis  garis di atas tentu mempunyai tujuan dan fungsinya sendiri. Misalnya saja untuk penggunaan garis lurus yang menggambarkan kesan kaku, tegas, keras dan sejenisnya.

2. Bidang

Secara pengertian, bidang adalah sebuah permukaan datar. Bidang ini terbentuk dari masing – masing ujung pangkal garis yang saling terhubung. Bidang ini sendiri juga terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini ulasan dan contoh dua jenis bidang yang umum digunakan saat melukis atau menggambar:

  • Bidang Organik (apapun dengan bentuk garis lengkung bebas)
  • Bidang Geometrik (apapun dengan bentuk persegi, persegi panjang ataupun segitiga)

3. Bentuk

Pengertian bentuk yakni  hasil penggabungan dari beberapa unsur bidang. Sebagai contoh yakni gabungan antara empat sisi bidang yang saling terhubung dan menghasilkan bentuk kotak. Saat mengaplikasian bentuk, Anda perlu memahami karakteristiknya juga.

Misalnya saja untuk bentuk benda yang ingin ditonjolkan dengan kesan tertentu. Anda bisa memainkan tingkat gelap dan terang serta pemilihan warna serta teksturnya. Dan sebagai contoh, Anda bisa menggambar bentuk benda dengan tekstur kasar untuk mempunyai sentuhan akhir yang terkesan lebih berat.

4. Warna

Bisa dikatakan warna ini menjadi salah satu unsur terpenting dalam sebuah karya lukis. Bagaimana tidak, warna ini yang membuat gambar atau lukisan menjadi lebih hidup. Terutama untuk teknik plakat, tentu saja unsur warna menjadi poin terpenting yang wajib diperhatikan.

Untuk melukis dengan teknik plakat sendiri setidaknya Anda membutuhkan tiga jenis warna cat. Misalnya saja wana kuning, merah dan biru. Nah dari tiga warna ini Anda masih bisa berkreasi mengombinasikan antar warna untuk menciptakan warna baru.

Salah satu contoh kombinasi warna untuk menghasilkan warna baru yakni pencampuran warna kuning dan merah. Dengan konsentrasi tertentu, Anda bisa menghasilkan warna orange. Urusan ketebalan dan tipsnya warna juga bisa berpengaruh pada kesan yang ingin ditonjolkan pada lukisan nantinya.

5. Tekstur

Dalam dunia seni, tekstur ini bisa juga diartikan sebagai jenis permukaan benda. Mudahnya Anda bisa membedakan apakah tekstur dari permukaan benda tertentu kasar ataupun halus. Untuk benda dengan tekstur kasar umumnya akan terasa tidak rata pada bagian permukaan dan tentu saja terasa kasar jika disentuh. Lain lagi dengan tekstur halus, dimana permukaan bendanya terkesan rata dan terasa halus.

6. Ruang

Tentu saja Anda tidak asing dengan istilah ruang, bukan? Mudahnya ruang ini adalah salah satu unsur dalam seni bangunan yang terbentuk dari jejeran dinding. Dalam karya seni, ruang ini juga ada dalam pembuatan patung. Namun bentuk ruang pada patung ini berupa rongga pada beberapa bagian.

Ruang ini juga dibedakan menjadi dua jenis, yakni ruang nyata dan ruang imajiner atau khayalan. Definisi ruang nyata yakni  adanya bangunan dan tembok yang menutup bagian tertentu sehingga tercipta jarak. Sedangkan ruang imajiner adalah ruang yang tercipta dalam bentuk gambar atau lukisan.

7. Nada Gelap Terang

Urusan seni tentu saja lekat dengan nada gelap dan terang. Dimana gelap dan terang yang pas akan menghasilkan efek tertentu. Misalnya saja penggunaan nada gelap terang untuk membentuk sebuah bayangan agar benda yang dilukis menjadi lebih nyata.

Butuh latian panjang agar seniman bisa bermain nada gelap terang ini secara maksimal. Jadi, jangan menyerah memperbanyak jam terbang untuk melukis. Semakin sering dicoba maka hasil lukisan Anda juga akan makin bagus dan tentunya bernilai seni tinggi.

Melihat Perkembangan Lukisan Teknik Plakat di Indonesia

Perkembangan Lukisan Teknik Plakat di Indonesia
Perkembangan Lukisan Teknik Plakat di Indonesia

Sejarah teknik plakat ini terbilang panjang dan terus mengalami perkembangan hingga sekarang. Hal ini bisa ditemukan dari minat mempelajari lukisan plakat di beberapa sanggar. Salah satu sanggar lukis yang mengajarkan teknik ini yakni Sanggar Ruang Seni “Merdeka” yang berlokasi di Garut Jawa Barat.

Sanggar ini menjadi wadah bagi seniman beragam usia yang ingin mendalami beberapa teknik melukis. Tema lukisan yang dihasilkan juga sangat beragam, yakni mulai dari tema alam, fotografi maupun keseharian.

Melihat minat belajar yang cukup tinggi, tentu saja pengembangan beragam teknik lukis ini punya masa depan yang baik. Dimana setiap seniman bisa berkreasi menciptakan karya terbaiknya dengan mengeksplorasi teknik tertentu.

Contoh Gambar Teknik Plakat

Bagaimana, sudah tidak sabar mencoba melukis dengan teknik plakat? Atau justru malah masih bingung mencari referensi yang pas untuk pemula? Langsung saja, cek beberapa contoh gambar teknik plakat berikut ini. Jangan lupa kreasikan lagi sesuai dengan selera Anda, ya?

1. Contoh gambar teknik plakat perempuan membawa payung.

contoh gambar teknik plakat
contoh gambar teknik plakat

2. Contoh gambar teknik plakat yang romantis.

gambar teknik plakat
gambar teknik plakat

3. Contoh lukisan dengan teknik plakat

contoh lukisan dengan teknik plakat
contoh lukisan dengan teknik plakat

Kesimpulan

Bisa disimpulkan teknik plakat ini merupakan sebuah cara melukis yang menggunakan beragam jenis cat dalam satu kanvas. Dimana karakteristiknya yakni penggunaan warna yang penuh, pekat dan cerah.

Memang tidak bisa dikatakan mudah dicoba oleh para pemula, namun bukan hal yang mustahil juga untuk menguasai teknik ini. Jadi, jangan lelah mencoba dan memperbanyak jam terbang melukis, ya? Tentu saja agar karya seni yang Anda hasilkan selalu lebih baik dari sebelumnya.

rizki
Manusia biasa yang terus berjuang untuk memperbaiki diri