siwak

Siwak adalah sunnah Rasul yang begitu banyak manfaatnya

Siwak untuk apa sih?? dan Manfaatnya

Siwak adalah nama untuk sebuah kayu yang diunakan untuk menggosok gigi. Atau jika ditinjau dari perbuatannya, merupakan menggosok/membersihkan gigi dengan kayu atau atau sejenisnya untuk menghilangkan kuning dan kotoran gigi, dan juga untuk membersihkan mulut.

siwak
kegunaan siwak

Sayid Sabiq rahimahullah mengatakan, “Lebih baik jika yang digunakan untuk menyikat gigi adalah kayu arak yang berasal darinegeri Hijaz karena di antara khasiatnya  yaitu: menguatkan gusi, menghidarkan sakit gigi, memudahkan pencernaa, dan melancarkan buang air kecil.

Walaupun demikian sunnah ini dapat dilakukan dengan segala sesuatu yang dapat menghilangkan kuning gigi dan embersihkan mulut, seperti sikat gigi, dan semacamnya.”(Fiqh Sunnah, I/45). Dan pendapat ini juga dipilih oleh penyusun Shohih Figh Sunnah. Wallahu a’lam.

pengertian siwak/miswak

Siwak atau Miswak adalah dahan atau akar dari pohon salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Oleh karena itu semua dahan atau pohon apa saja boleh digunakan untuk bersiwak jika memenuhi persyaratan, yaitu lembut, sehingga batang atau akar kayu yang keras tidak boleh digunakan untuk bersiwak karena bisa merusak gusi dan email gigi, bisa membersihkan dan berserat serta bersifat basah, sehingga akar atau batang yang tidak ada seratnya tidak bisa digunakan untuk bersiwak, seratnya tersebut tidak berjatuhan ketika digunakan untuk bersiwak sehingga bisa mengotori mulut.

Baca Juga:  Cara Berpakaian Menurut Islam yang Mulai di Sepelekan
siwak
khalifmurabbi.blogspot.com

Hukum bersiwak adalah sunnah muakkad karena anjuran rasulullah dan kesenantiasaan dia melakukan dan kecintaan dia serta ajakan dia kepada siwak tersebut.

Keutamaan siwak/miswak

keutamaan siwak
apbias.wordpress.com

miswak termasuk sunnah yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa  salam adalah bersiwak. Siwka merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain,

miswak juga memiliki faedah-faedah akhirat, yaitu ittiba’ kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mendapatkan keridhoan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana sabda Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi rob”.(hadist shohih Riwayat Ahmad, irwaul golil no 66). (Syarhul mumti’ 1/120 dan taisir ‘alam 1/62)

Oleh karena itu Rasullallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu bersemangat melakukannya dan sangat dan sangat ingin agar umatnya pun melakukan sebagaimana yang dia lakukan, hingga beliau bersabda” kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat”. (HR. Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)

Penggunaan Siwak

Cara menggunakan kayu siwak/miswak

cara menggunakan kayu siwak
www.youtube.com
  • Batang atau cabang miswak dipotong berukuran pensil dengan panjang 15-20 cm. Stick kayu siwak ini dapat di ambil dari akar, tangkai, atau batang tanamannya. Stick dengan ukuran diameter 1 cm dapat digigit dengan mudah dan memberikan tekanan yang tidak merusak gusi apabila digunakan.
  • Kulit dari stick miswak ini dihilangkan atau di buang hanya pada bagian ujung stick yang akan dipakai  saja
  • Bagian ujung stick kayu yang sudah dihilangkan kulit luarnya digigit-gigit atau dikunyah-kunyah sampai berjumpai seperti berus
  • siwak/miswak yang kering dapat merusak gusi, sebaiknya direndam dalam air segar selama 1 hari sebelum digunakan. Selain itu, air tersebut juga dapat digunakan untuk kumur-kumur.
  • Bagian siwak/miswak yang sudah seperti berus digosokkan pada gigi, dan juga bisa digunakan untuk membersihkan lidah.
  • Kalau siwak sudah mekar, dipotong , kemudian sisanya dipakai lagi.
Baca Juga:  Kapan Jatuhnya Awal Puasa Ramadhan & Hari Raya Idul Fitri 2017?

Cara Rasulullah SAW bersiwak

cara rasul bersiwak
muslimah.or.id
  • Pertama berdoa sebelum bersiwak. Salah satu doa yang dicontohkan Rasulullah SAW adalah “Allahumma thahhir bissiwaak Asnaaniy, wa qwwiy bihi litsaatsiy, wa afshih bihi lisaniy”, yang artinya “wahai Allah sucikan gigi dan mulutku dengan siwak, dan dan kuatkanlah gusi-gusiku, dan fashih kan lah lidahku”.
  • Memegang siwa dengan tangan kanan atau tangan kiri (ada perbedaan pendapat tentang halaini) dan meletakkan tentang jari kelingking  dan ibu jari di bawah siwak, sedangkan jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk di letakkan di atas siwak.
  • Bersiwak dimulai dari jajaran gigi atas tengah, lalu atas kanan, lalu bawah kanan, lalu bawah tengah, lalu atas tengah, lalu atas kiri, lalu bwah kiri. Jadi seperti angka 8 yang di tulis rebah. Dilakukan tiga kali putaran.
  • Yang terakhir selesai bersiwak mengucapkan hamdalah, “Alhamdulillah”.

Waktu-waktu yang disunahkan untuk bersiwak

waktu bersiwak
www.alamiry.net
  • Setiap akan melakukan wudhu dan shalat
  • Ketika masuk rumah
  • Ketika hendak membaca Alquran
  • Saat bangun tidur di waktu malam/akan bertahajjud
  • Saat bau mulut berubah

Beberapa hal yang pernah dicontohkan rosullullah SAW contohkan tentang bersiwak

merawat kayu siwak
id.wikihow.com
  • Cucilah miswak sebelum menggunakan dengan air bersih;
  • Sebelum digunakan, sebaiknya siwak diperbaiki/diperbagus terlebih dahulu;
  • Boleh menggunakan miswak orang lain setelah dibersihkan;
  • Bersungguh-sungguhlah ketika bersiwak;
  • Boleh bersiwak dihadapan orang lain (tidak harus sembunyi-sembunyi)

 

Wallahu’alam bissahawab

 

Leave a Comment