melamar kerja

melamar kerja diterima jadi santri

melamar kerja

Melamar Pekerjaan

melamar kerja

Melamar kerja, tapi awalnya aku ingin sekali kuliah untuk mengambil jursan PAI. Agar aku bisa segera membantu orang tuaku dan juga tidak merepotkannya. Akhirnya aku putusin untuk bekerja lebih dulu . Dan ibuku juga ingin agar aku bisa segera untuk bekerja. Maka dari itu aku berusaha untuk mencari pekerjaan.

Proses melamar pekerjaan

melamar kerja

Setelah aku lulus SMK aku langsung mencoba melamar kerja di berbagai perusahaan. Mulai dari nglamar langsung ke perusahaan,ngirim lewat kantor pos, nitip surat lamaran ke orang sudah bekerja dan lain sebagainya.Kesana-kemari aku tidak mendapatkan jawaban.

Sampai aku mencoba melamar sebagai pekerja di toko. Yang saat itu ada lowongan kata temen saya. Saya mulai bersiap-siap mulai bangun pagi untuk menjemput temanku untuk nglamar kerja di tempat kerjanya. Jam 06.30 aku sudah ad dirumah temenku walaupun masuk kerjanya jam 08.15.

Aku sangat semangat untuk segera bekerja. Dengan pakaian rapi aku berangkat setelah sampai disana ternyata tokonya masih tutup. Aku tunggu di depan toko sekitar 30 menit kemudian ada temen perempuan yang juga mau melamar  kerja.

Alhamdulillah aku dipanggil terlebih dahulu oleh pemilik tokonya untuk segera di interview. Ternyata setelah saya masuk ruangannya bosnya bilang minta maaf sebenarnya lebih dibutuhkan pekerja wanita. Jadi saya keluar ruangan dengan sedikit kecewa.

Kemudian aku pulang sholat dhuha untuk menenangkan hatiku. Setelah sholat hatiku mulai tenang dan aku mulai berfikir mungkin allah swt telah menyiapkanku yang lebih baik lagi. Aku sudah mulai ikhlas untuk menerima apa yang ditentukan oles allah swt.

Baca Juga:  Ikan Paus Terbesar Atau Raksasa di Segala Penjuru Dunia

Proses penantian

melamar kerja

Setelah melamar kerja aku tunggu dengan membantu orangtua untuk jualan di warkop kecil-kecilan. Hari demi hari Alhamdulillah masih belum ada jawaban. Minggu demi minggu masih belum ada jawaban. Sampai pada minggu ke lima Alhamdulillah akhirnya ada panggilan dari salah satu perusahaan yang lumayan besar.

Alhamdulillah, aku lanngsung menjalani tes tulis di perusahaan itu. Setelah tes akan diberi tahu pengumumannya lewat sms. Mulailah aku tunggu pengumuman itu sambil berdoa agar aku diterima. Waktu terus berjalan aku mulai gelisa karena memikirkannya.

Proses tes di perusahaan

melamar kerja

Dan alhamdulillah aku lolos dalam tes tulis dengan saingan yang sangat banyak. Kemudian menjalankan tes wawancara besoknya. Untuk tes wawancara pesertanya juga banyak sekali itu membuatku sedikit agak percaya diri. Alhamdulillah di tes wawancara yang per tama aku juga bisa lolos.

Kemudian aku lolos tapi aku merasa kegelisaan dan bukan malah merasa senang. Berkata dalam hatiku ‘yaa allah apakah perusahaan ini bisa membuatku semakin dekat denganmu’ aku terus merenungi itu dan tidak lama aku mendengar suara azdan dzuhur.

Keraguan untuk Melanjutkan Tes

melamar kerja

Lalu ada seorang teman yang minta izin untuk sholat ternyata tidak boleh. Mendengar itu aku mulai ragu untuk melanjutkan interview ke dua. Tapi aku mohon ampun kepada allah karena aku menunda sholat dzuhur. Dan hatiku semakin gelisa berada disitu.

Tibalah giliranku untuk interview kedua yang untuk kesempatan lolosnya  itu sangat besar. Aku tambah bingun lagi. Lalu aku berdoa yaa allah apabila ini mendekatkanku padamu maka terimalah dan apabila ini membuatku jauh darimu berilah hamba yang terbaik yaa allah.

Doa itu kupanjatkan saat mau masuk ruangan interview. Aku terus menjalankan prosesnya dan itu pulang sekitar pada waktu azdan magrib. Pada waktu itu lagi puasa jadi aku buka di masjid terdekat situ. Tinggallah nunggu pengumuman sampai beberapa hari.

Baca Juga:  Nama-nama Planet DalamTata Surya Dan Gambarnya [Baru]

Petunjuk Allah swt

melamar kerja

Alhamdulilah aku tidak diterima di perusahaan itu. Aku yakin allah akan memberiku yang lebih baik lagi. Ku isilah kegiantanku sehari-hari untuk membantu orangtuaku untuk membantu jualan di warung kecil di rumah. Aku mulai bingung  lagi sambil nunggu panggilan dari perusahan yang lain.

Tiba-tiba aku ingat dengan sintesa yaitu pondok pesantren bisnis yang sudah beberapa bulan aku ingin nyantri disana. Informasi itu kudapatkan dari seorang guruku yang pernah bertamu ke sintesa. Aku diam-diam mendaftarkan diri untuk nyantri di sintesa melalui web sintesa.net.

Sebelum daftar aku berdoa jika ini yang terbaik untukku maka ridhailah aku untuk nyantri disana yaa allah. Lalu aku isikan data-data di web sintesa.net dengan sebaik mungkin. Sambil menunggu pengumuman aku membantu orangtuaku untuk berjualan warung kopi di rumah.

Tidak kusangka waktu pengumuman sudah datang hari itu. aku sholat dhuha dua rakaat kemudian aku minta ke allah kalau sintesa yang terbaik untukku maka terimalah dan mudahkanlah aku untuk kesana. Lalu aku pergi ke warnet waktu sore untuk melihat pengumuman.

Pertama aku lihat kok nggak ada namaku. Kuperikasa lagi untuk kedua kalinya dan masih tidak ada. Mungkin aku belum pantas untuk ada disana pikirku. Kemudian aku minta ke allah yaa allah tempatkanlah aku dilingkungan yang bisa membuatku dekat denganmu.

Dengan membaca basmalah aku buka satu kali lagi. Begitu luar biasa ternyata aku ada ada di daftar nama yang ketrima itu. Perasaanku bingung antara bahagia dan sedih karena aku belum ngomong ke ibuku. Kemudian aku pulang dengan perasaan yang masih bingung.

Melamar Kerja dengan Meminta Izin Orang Tua

melamar kerja

Soalnya sebelumnya aku sudah pernah bilang ke ibu. Dan ibu kurang setuju, karena belum tahu sintesa itu apa? Dan tempatnya juga lumayan jauh dari rumah. Aku mau bilang sama ibu bingung untuk meyakinkannya. Lalu aku beranikan untuk bilang serta kuberikan data-data tentang sintesa.

Baca Juga:  Pengertian, Gejala, Penyebab, Dampak & Cara Mengatasi Pemanasan Global

Untuk  meyakinkan ibu ternyata tidak segampang yang kubayangkan mungkin ibu sangat sayang padaku. Sehingga ibu ragu untuk mengijinkanku pergi. Tapi karena tekatku sudah kuat aku mencari cara agar ibu bisa mengijinkanku.

Aku minta bantuan sama guruku yang pernah bertamu ke pondok sintesa untuk njelasin kepada ibuku. Alhamdulillah ibuku memberi izin setelah mendengar penjelasan dari guruku. Aku sangat bahagia mudah-mudahan aku bisa mengikuti kegiatan dengan baik di sintesa aamiin.

Mungkin itu pengalaman saya apabila ada salh kata saya mohon maaf dan semoga bisa bermanfaat buat kalian semua.

Terima kasih.

Leave a Comment