Contoh Majas Metafora beserta Pengertian, Ciri, dan Jenisnya

Contoh majas metafora – Tahukah kamu apa itu yang dimaksud dengan majas metafora? Jika belum, berikut adalah pembahasan tentang majas metafora mulai dari pengertian majas metafora, ciri-ciri majas metafora, jenis-jenis majas metafora dan kumpulan contoh majas metafora beserta artinya lengkap.

Majas sangat sering disinggung dalam pelajaran bahasa Indonesia ketika duduk dibangku sekolah. Hingga saat ini, karya sastra berupa novel, cerpen, puisi juga mendapat sentuhan majas. Salah satu yang sering digunakan adalah majas metafora yang mengkhiaskan suatu makna.

Oke langsung saja, untuk mengenal apa itu majas metafora? Yuk simak pengertian majas metafora di bawah ini.

Pengertian Majas Metafora

pengertian majas metafora
pengertian majas metafora

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan majas metafora?

Jadi, Pengertian majas metafora adalah gaya bahasa dalam suatu karya sastra yang mengandung makna kiasan. Tujuan majas metafora yaitu untuk mendeskripsikan objek tertentu dengan perbandingan langsung pada sifat dasar yang sama atau seperti objek lainnya.

Dapat pula dikatakan sebagai majas yang memberikan ungkapan langsung berupa perbandingan analogis yang mana penggunaan kata atau frasa bukan makna sebenarnya. Tetapi untuk mendeskripsikan persamaan atau perbandingan objek satu dengan objek lainnya.

Gaya bahasa dalam majas metafora biasanya dipakai di berbagai karya sastra yang bertujuan mengungkapkan makna dengan menekankan pada kesan yang ditimbulkan. Lebih digunakan untuk mengatasi pilihan kata terbatas dan menunjukkan ekspresi penulis.

Nah gimana kawan, dengan melihat pengertian majas metafora di atas, kamu sudah tahu kan apa itu majas metafora. Agar kamu lebih paham tentang apa yang dimaksud dengan majas metafora yang sebenarnya, maka kamu bisa simak ciri-ciri majas metafora sebagai berikut.

Ciri-Ciri Majas Metafora

Ciri-ciri majas metafora
Ciri-ciri majas metafora

Oke langsung saja ya, nggak usah basa-basi. Untuk mengenal apa itu majas metafora kamu bisa langsung lihat ciri-ciri majas metafora sebagai berikut.

Berikut adalah ciri-ciri majas metafora:
  • Memilih kata atau frasa yang bermakna kiasan agar dapat menyamakan atau membandingkan objek tertentu dan objek lain.
  • Sebagai perbedingan sebuah objek atau keadaan menggunakan perbandingkan langsung tidak ada perbandingan seperti menambahkan bagaikan, bak, dan laksana.
  • Tidak ada kata penghubung maupun konjungsi ditiap kalimat metafora.

Jenis-Jenis Majas Metafora

jenis-jenis majas metafora
jenis-jenis majas metafora

Majas metafora terbagi dalam dua jenis, yakni: majas metafora in prasentia, dan metafora in absentia. Yuk simak penjelasannya berikut ini beserta contoh dan artinya.

Jenis Majas Metafora

1. Metafora in Praesentia

Metafora in Praesentia adalah gaya bahasa yang menggambarkan sebuah objek dibandingkan setara dengan objek pembandingnya dan bermakna eksplisit.

Contoh : Andien adalah bunga Desa Kramat Mulya menyita banyak perhatian para lelaki yang singgah di sana.
Artinya : Kata ‘bunga desa’ bermakna Andien adalah gadis paling cantik.

2. Metafora in Absentia

Metafora in Absentia merupakan gaya bahasa yang mengungkapkan suatu secara implisit. Akibatnya terkadang disalah artikan pembaca karena berpeluang terjadi penyimpangan makna.

Contoh : Para pemuda Desa Candinata berlomba-lomba mempersunting mawar desa tetangga.
Artinya : Dalam kalimat diatas, kata ‘mawar desa’ memiliki lebih dari satu makna. Dapat diartikan sebagai wanita, gadis, cantik yang belum menikah.

Nah alhamdulillah akhirnya kita akan memasuki materi majas metafora yang terakhir yaitu tentang kumpulan contoh majas metafora sebagari berikut.

Contoh Majas Metafora

contoh majas metafora
contoh majas metafora

Berikut ini dalah contoh-contoh majas metafora yang seringkali digunakan, dan dapat dijadikan sebagai masukan bagi kamu yang tengah membuat karya sastra. Oke langsung saja simak contoh kalimat majas metafora sebagai berikut.

Kumpulkan Contoh Majas Metafora

1. Dia memang lelaki buaya darat yang tidak punya hati.
2. Tidak seluruh kisah cinta bermuara di pelaminan.
3. Perasaan menyesal dan sedih mendalam menghantui gadis malang itu.
4. Koruptor kelas kakap terus mengkambing hitam orang lain atas kejahatannya.
5. Kelahiran buah hati sangat dinantikan ini menambah keharmonisan keluarga Satyo.
6. Juni seorang kutu buku, tidak heran jika dia selalu mendapatkan peringkat pertama dikelasnya.
7. Orang kaya baru ini terlalu tebal hati dan tidak peduli terhadap orang sekitar.
8. Lelaki bermulut harimau akan dijauhi oleh teman-temannya.
9. Dari Prabowo adalah tangan kanan Soeharto.
10. Setelah ditelusuri, ternyata Anggi masih memiliki keturunan darah biru dari silsilah keluarga ayahnya.
11. Santoso terkesan cuci tangan dengan permasalahan yang sedang ia hadapi.
12. Selalu waspada terhadap tikus berdasi merah di lingkungan mu.
13. Darto menjadi buah bibir karena berkelakuan kurang pantas dimata teman-temannya.
14. Setiap kali Inggrid pergi ke kota, ia selalu memberikan buah tangan pada kerabat dan keluarganya.
15. Wanita pemabuk kini disebut sampah masyarakat oleh lingkungan sekitar rumahnya.
16. Irfan sangat senang melirik dewi malam yang kini datang.
17. Raja hutan mengaum sangat kencang di subuh hari.
18. Ayah muda itu memeluk buah hatinya dengan sangat lembut.
19. Gadis kutu buku itu menjuarai lomba karya tulis.
20. Kembang desa tampak murung.
21. Lintah darat yang meresahkan warga itu datang kembali.
22. Tikus kantor masih bertebaran di Indonesia.
23. Anak laki-laki keras kepala itu mati kutu saat di marahin orang tuanya.
24. Santi selalu menjadi anak emas kakek neneknya.
25. Si jago merah telah melalap habis bangunan dipasar ini sejak pagi tadi.
26. Gadis itu ternyata tulang punggung keluarga.
27. Wanita tua itu sedih saat kehilangan belahan jiwanya.
28. Perahu kayu itu mengarungi lautan dan mengeregaji ombak.
29. Perpustakaan adalah jendela ilmu.
30. Internet kini menjadi jendela dunia.
31. Tikus-tikus itu kerjaannya hanya mengambil uang negara.
32. Suki sangat ingin menjadi bintang kelas.
33. Generasi muda adalah bunga bangsa di Indonesia.
34. Arfi selalu mencari kambing hitam setiap membuat ulah di kampusnya.
35. Generasi muda merupakan tunas bangsa yang nanti menjadi agen perubahan bagi Indonesia.
36. Perempuan itu sangat baik dengan sikap rendah hatinya.
37. Setiap orang akan belajar berlapang dada ketika diterpa ujian hidup.
38. Laki-laki yang berkacamata itu dulunya dijuluki kutu buku.
39. Senyuman pacarnya seindah embun pagi sangat menyegarkan.
40. Perlu kerja keras untuk menjadi anak emas guru di sekolah, caranya dengan belajar.
41. Ibu dan ayah tampak begitu menyayangi buah hati mereka.
42. Kehidupan yang dilaluinya sangat keras sampai-sampai wanita itu kini menjadi kupu-kupu malam agar menambah penghasilan.
43. Berdebat dengan orang berkepala batu itu percuma karena tidak mau kalah dan tidak mau menerima masukan orang lain.
44. Ilmu adalah jendela kehidupan, penerang ke seluruh penjuru dunia.
45. Guru bersepeda butut itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa.
46. Selesai berkeliling wajib hukumnya membawa buah tangan dan diberikan kepada kerabat terdekat.
47. Kecantikan si Jelita membuatnya kini menjadi kembang desa.
48. Setiap ayah harus bekerja keras karena ia adalah tulang punggung keluarganya.
49. Internet kini menjelma sebagai gudang ilmu karena sangat membantu penggunanya memperoleh banyak informasi.
50. Buah hari merupakan harta karun bagi kedua orang tuanya dan akan selalu dijaga sampai kapanpun.
51. Berkat kerja kerasnya Boni berhasil menjadi bintang kelas dan menjuarai olimpiade nasional.
52. Dewi malam kini dikelilingi oleh bintang – bintang malam.
53. Gadis itu kini menjadi belahan jiwaku dan tidak tergantikan dengan siapapun..
54. Raja hutan sedang mengamuk pada seluruh penghuni rimba.
55. Belajar yang sangat rajin agar kelak menjadi bunga bangsa.
56. Awan tidak hentinya menangis di langit Surabaya.
57. Saat pacarmu terpergok bersama wanita lain, ia pasti mati kutu.
58. Hakikatnya perempuan diciptakan dari tulang rusuk lelaki.
59. Kasus kopi sianida kini berakhir di meja hijau.
60. Bisnis kopinya tidak berjalan lancar mengakibatkan gulung tikar.
61. Pekerja itu harus tutup mulut supaya masalah ini tidak menyebar.
62. Dinda hanya bisa gigit jari karen tiket konser artis Koreanya hangus.
63. Pria hidung belang kini mendapat ganjarannya.
64. Jangan berkecil hati hanya karena kamu gagal.
65. Wanita yang disebut berjiwa besar tersebut adalah nenekku.
66. Kini Dion hidup sebatang kara dan membiayai sekolahnya sendiri.
67. Angin puting beliung berhembus membabi buta tiada ampun.
68. Banyak buaya darat yang senang merayu wanita.
69. Preman pasar itu kini masuk dalam daftar hitam kepolisian.
70. Nyimas ternyata berasal dari keturunan darah biru.
71. Lelaki menjadi gelap mata karena harta, tahta, dan wanita.
72. Warga mendengar kabar angin yang meresahkan.
73. Ketika pria itu telah sukses ia lupa daratan dan wanita yang mendampinginya dulu.
74. Lelaki tidak bertanggungjawab itu kini hanya berpangku tangan.
75. Kejadian malam itu membuat ayah dan ibu Dian naik darah.

Demikianlah pembahasan kita kali ini, semoga Anda jadi paham tentang Apa itu majas metafora? serta pengertian majas metafora, ciri-ciri majas metafora, jenis majas metafora dan kumpulan contoh majas metafora beserta artinya lengkap.

Tinggalkan komentar