Apa itu Kata Sandang? Berikut adalah Pengertian, Fungsi, Macam, dan Contohnya

Apa itu kata sandang? tahukah Anda arti kata sandang? ya, berikut adalah pengertian kata sandang, fungsi kata sandang, macam-macam kata sandang beserta contoh kalimatnya.

Dalam bacaan sehari-hari atau tanpa kita sadari sebenarnya kita sering menggunakan kata sandang saat berbicara. Mungkin tidak semua orang mengetahui dan menyadari hal tersebut. Kata ini memiliki beberapa fungsi yang sangat berguna untuk menerangkan kata benda. Biasanya hal ini akan Kamu pelajari di sekolah dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Sebenarnya, hal ini mudah untuk dipelajari, asalkan Kamu mengetahui konsep dasarnya. Saat Kamu mengerti, maka kamu akan mudah mengenali dan membuat contoh kalimatnya, baik itu untuk tugas sekolah, saat membuat suatu cerita, atau saat berbicara.

Pengertian Kata Sandang

pengertian kata sandang
pengertian kata sandang

Kata sandang atau mungkin ada yang menyebutnya sebagai artikula merupakan sebuah kata yang tidak memiliki makna dan arti khusus yang digunakan untuk menerangkan suatu kata nominal atau kata benda dan kata tertentu.

Kata ini dipakai untuk mendampingi kata benda baik itu kata benda dasar atau kata benda turunan. Umumnya artikula ini terdapat sebelum kata benda yang akan dijelaskan.

Fungsi Kata Sandang

fungsi kata sandang
fungsi kata sandang

Kata sandang yang digunakan untuk menjelaskan kata utama ini memang tidak memiliki arti khusus, namun artikula ini memiliki beberapa fungsi, lho. Beberapa fungsinya, yaitu:

1. Kata yang digunakan untuk memberi gelar
Contoh kata yang digunakan sebagai gelar adalah kata Sang, sang ratu dan sang raja.
2. Kata yang memiliki fungsi untuk membentuk kata lain (menominalkan kata)
Kata ini dapat memiliki fungsi untuk membuat kata benda baru atau sebuah frasa. Misalnya, Yang Kuasa, kuasa merupakan kata sifat, tetapi saat diikuti dengan kata ‘Yang’ di depan kata tersebut, maka berubah menjadi suatu frasa benda.
3. Artikula berfungsi untuk menyatakan jumlah (orang tunggal atau kelompok)
Kata ini juga memiliki fungsi untuk menjelaskan jumlah untuk orang tunggal (satu orang) atau kelompok. Contoh kata yang menjelaskan orang tunggal adalah sang pemimpi. Sedangkan, contoh kata yang menjelaskan bentuk kelompok, yaitu para mahasiswa.

Macam-Macam Kata Sandang dan Contoh Kalimatnya

macam-macam kata sandang
macam-macam kata sandang

Macam-macam artikula dibedakan menjadi beberapa kelompok berdasarkan fungsi kata tersebut. Berikut merupakan macam-macam artikula beserta contohnya:

1. Artikula yang digunakan untuk menerangkan jumlah tunggal

a. Sang

Kata sang umumnya digunakan sebagai sebuah panggilan untuk seseorang, makhluk hidup, atau benda mati. Biasanya kata sang digunakan dengan tujuan untuk membuat seseorang bermartabat tinggi atau bisa sebagai sebuah sindiran.

Contoh kalimat:
Sang raja berusaha untuk membuat rakyatnya sejahtera dan bahagia.
Sang kancil berusaha kabur setelah tertangkap mengambil hasil panen petani.
Sang garuda yang berada di langit yang tinggi.

b. Hang

Kata hang biasanya dapat ditemui pada sastra lama dan kata ini digunakan sebagai bentuk penghormatan.

Contoh kalimat:
Hang Bae baru saja kembali dari luar negeri setelah menempuh pendidikan di sana.
Hang Tuah sudah mencoba untuk mencari jalan keluar untuk persoalan tersebut.

c. Dang

Kata dang memiliki kegunaan yang sama seperti kata hang, namun dang digunakan untuk wanita.

Contoh kalimat:
Dang Ina adalah seseorang yang sangat rupawan dengan kepribadian yang juga menawan.
Sungguh memang benar kata orang, jika Dang Lina adalah seseorang wanita yang memiliki kecerdasan dan perilaku yang baik.
Dang Risa saat ini sudah tidak lagi tinggal di desa bersama orangtuanya.

d. Sri

Sri adalah kata yang digunakan untuk menyandang nama seseorang yang memiliki kedudukan atau tahta yang lebih tinggi.

Contoh kalimat:
Sri baginda akan berusaha mencari penyebab kerusuhan yang telah menewaskan rakyatnya pada kejadian kemarin.
Sri Sultan telah melakukan yang terbaik bagi negeri ini dan berusaha memimpin rakyatnya dengan segala kemampuannya.

e. Hyang

Hyang merupakan kata yang diperuntukkan untuk menyebutkan dewi dan dewa.

Contoh kalimat:
Hyang Krisna dikisahkan turun ke bumi dengan wujud seorang anak kecil yang memiliki banyak keistimewaan.
Umat Hindu bersembahyang untuk Tuhannya, Hyang Widhi.

f. Yang

Kata Yang memiliki fungsi untuk menggantikan atau menyebut nama Tuhan.

Contoh kalimat:
Hanya kepada Yang Maha Kuasa, kita dapat meminta dan memohon kasih sayang-Nya.
Diri ini penuh dengan dosa, hanya kepada Yang Maha Pengampun, kami berharap mendapatkan ampunan dari-Nya.

2. Artikula yang digunakan untuk menerangkan jumlah dalam bentuk kelompok

a. Kaum

Kata kaum biasanya digunakan untuk menerangkan orang-orang yang memiliki ideologi atau pandangan yang sama.

Contoh kalimat:
Saat ini, kaum wanita sudah memiliki kesempatan untuk merasakan pekerjaan yang sebelumnya sulit untuk dirasakan oleh wanita.
Banyak restoran di pusat perkotaan yang dipenuhi oleh kaum elit dan keluarganya pada hari Minggu.
Kaum ibu-ibu di pedesaan saat sore hari selalu berkumpul sambil menjaga anak balitanya.

b. Para

Para adalah kata yang biasa digunakan untuk menjelaskan sekelompok yang memiliki sebuah kesamaan.

Contoh kalimat:
Hari ini, para mahasiswa berkumpul untuk memberikan aspirasi kepada pemerintah mengenai kebijakan BBM.
Banyak para remaja yang saat ini lebih memilih menghabiskan waktu dengan smartphone, dibandingkan harus belajar saat di rumah.
Para karyawan hingga saat ini masih melakukan demo menuntut beberapa hak yang sudah seharusnya mereka dapatkan.
Para penonton pertunjukan pentas seni yang diadakan oleh SMA 1 kebanyakan adalah siswa-siswi yang bersekolah di SMA tersebut.

c. Umat

Umat merupakan kata yang umumnya dipakai untuk menyatakan suatu kelompok orang-orang yang memiliki kesamaan dalam hal keagamaan.

Contoh kalimat:
Pada saat hari waisak, Candi Borobudur selalu penuh oleh umat Buddha.
Setiap tahunnya, umat Islam selalu melaksanakan puasa Ramadan selama satu bulan lamanya.
Banyak umat Kristen yang biasa pergi ke gereja untuk beribadah di hari Minggu.
Indonesia adalah negara yang memiliki rakyat kaum beragama.

3. Artikula yang digunakan sebagai penunjuk orang atau benda

a. Si

Kata sandang si adalah kata yang digunakan untuk menunjuk nama orang, hewan, atau membentuk suatu kata sifat menjadi sebuah kata benda.

Contoh kalimat:
Si Rudi sedang membantu ibunya berjualan daging di pasar.
Si tikus yang selalu berusaha mencuri makanan yang ada di rumah.
Hingga detik ini si jago merah masih sulit untuk dipadamkan, walaupun kebakaran telah berlangsung selama dua jam.
Memang, si bungsu memiliki sikap yang lebih manja dibandingkan kakaknya, tetapi ia juga anak yang perhatian.

b. Yang

Kata yang adalah kata yang digunakan untuk membentuk suatu kata benda atau frasa.
Contoh kalimat:
Banyak yang berusaha untuk menemui Pak Amin setelah mendapatkan jabatan tinggi.
Yang selalu mendapatkan hadiah sebagai juara menabung di sekolah adalah anak dari Kepala Desa.
Yang berdagang daging sapi di pasar adalah seorang ibu tunggal yang memiliki tiga orang anak.
Jika terjadi hal yang mencurigakan, lebih baik segera hubungi yang berwenang agar dapat mendapat tindak lanjut yang serius.

Berdasarkan penjelasan tersebut, tentu Kamu menjadi lebih mudah untuk memahami kata sandang dan bagaimana pengguna serta contoh kalimatnya. Ternyata mudah dan sering Kamu gunakan dan Kamu temui dalam beberapa bacaan.

Leave a Comment