Kalimat Ambigu Adalah? Pengertian, Macam, Faktor dan Contohnya

Kalimat ambigu adalah? berikut adalah pembahasan mengenai pengertian ambigu, macam-macam kalimat ambigu, faktor penyebab munculnya kalimat ambigu dan contoh kalimat ambigu. Sebelum Anda mengetahui arti kata ambigu, jangan lupa baca doa dulu ya… sebelum membaca.

Di dalam bahasa Indonesia, tentunya semua kata yang digunakan memiliki pengertian atau makna nya masing-masing. Hal tersebut, tentunya sangat penting untuk kamu ketahui loh. Namun bagaimana jika ada beberapa kata atau bahkan frasa hingga klausa yang artinya bahkan lebih dari satu? Pernahkah kamu menemukan hal tersebut? Kalimat tersebut sering disebut juga dengan kalimat ambigu.

Kalimat ambigu merupakan salah satu kondisi dimana nantinya sebuah kalimat membingungkan atau dapat diartikan dengan dua arti atau bahkan lebih. Membingungkan bukan? Simak yuk penjelasan lebih lanjut mengenai kalimat yang dinamakan dengan ambigu ini.

Pengertian Kalimat Ambigu

pengertian ambigu
kalimat ambigu

Pengertian ambigu adalah

Pernahkah kamu mendengar kalimat ambigu? Pasti pernah dong ya. Namun, tahukah anda arti kata ambigu? Berdasarkan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat dengan nama ambigu ini memiliki makna atau pengertian yang lebih dari satu. Lalu apakah kamu tahu efek dari kalimat ini? tentunya kalimat ambigu ini akan menimbulkan beberapa keraguan atau bahkan ketidakjelasan dalam suatu kalimat yang diucapkan atau bahkan saat ditulis.

Bahkan keambiguan ini, sering sekali muncul dalam sebuah kalimat yang ditulis. Salah satu hal yang menyebabkan hal ini adalah, saat andanya penanda dari sebuah ejaan yang diletakkan kurang tepat. Hal inilah yang nantinya akan memunculkan sebuah makna atau arti yang ganda. Untuk kalimat yang memiliki arti keambiguan ini, akan terjadi pada sebuah kalimat, kata atau bahkan frasa.

Ada beberapa cara untuk dapat menghindari keambiguan pada suatu kalimat, tentunya kamu harus menentukan kalimat mana yang tepat dan penggunaan tanda baca yang benar ya. Tempatkan tanda baca yang akan kamu gunakan, agar memberikan pengertian pada suatu kalimat, frasa atau bahkan kata yang jelas dan sesuai dengan apa yang di maksudkan.

Macam-macam Kalimat Ambigu

macam-macam kalimat ambigu
macam-macam kalimat ambigu

1. Ambiguitas Fonetik

Jenis kalimat ambiguitas pertama yang harus kamu ketahui, adalah ambiguitas fonetik. Kalimat yang menggambarkan ambiguitas yang satu ini terjadi, akibat beberapa persamaan yang muncul akibat bunyi yang diucapkan. Hal ini terjadi, karena saat kamu melakukan sebuah perbincangan, makan ambiguitas ini akan muncul dalam dialog sehari-hari yang kamu lakukan.

2. Ambiguitas Gramatikal

Sesuai dengan nama yang dimilikinya, jenis ambigu yang satu ini merupakan kalimat yang terbilang memiliki ambiguitas yang terjadi karena sebuah proses tata bahasa. Namun, tidak seperti jenis sebelumnya karena jika kamu manggunakan konteks kalimat yang terbilang benar maka akan menghilangkan kata dari ambiguitas tersebut.

3. Ambiguitas Leksikal

Jenis kalimat yang memiliki sifat ambigu lainnya, adalah ambiguitas Leksikal. Dalam hal ini, kalimat ambigu yang satu ini merupakan kalimat, yang disebabkan oleh faktor dari kata yang dimiliki oleh kata itu sendiri. Kamu harus bisa membedakan ya, makan kata yang akan digunakan dalam suatu kalimat atau bahkan pengucapan saat berdialog.

Faktor-faktor Penyebab Munculnya Kalimat Ambigu

kalimat ambigu
faktor penyebab kalimat ambigu

1. Faktor Morfologi

Faktor pertama yang menyebabkan kalimat menjadi sebuah ambigu, adalah keambiguan yang mana memang terjadi dari kata yang dibentuk itu sendiri. Faktor ini tentunya membutuhkan penjelasan lebih lanjut, agar kalimat yang diungkapkan dapat dimengerti dan maksudnya dapat tersampaikan. Untuk mengetahui lebih jelas lagi, kamu bisa menyimak contoh kalimat yang akan diberikan dibawah ini:

– Permen itu tertelan olehku
Dalam kalimat ini tentunya memiliki dua arti lain, dimana arti pertama adalah permen itu memang sengaja tertelan atau permen tersebut memang akhirnya dapat untuk ditelan.

2. Faktor Sintaksis

Berbeda dengan faktor pertama, faktor ini terjadi karena kata yang digunakan memang memiliki susunan yang kurang jelas dalam sebuah kalimat. Hal inilah yang sangat penting untuk kamu perhatikan, agar sebuah kalimat dapat menggunakan susunan kata yang jelas dan dapat dimengerti. Berikut ini adalah contoh untuk pemahaman lebih jelas faktor sintakis.

– Gigit jari

Kalimat pertama yaitu “Ani hanya bisa gigit jari melihat barang yang digunakannya tidak dapat dirinya miliki” dan kalimat kedua “Ani mengigit jarinya hingga terluka dan berdarah”. Kata yang digunakan diatas yaitu gigit jari, memiliki dua pengertian yang berbeda yaitu putus asa atau memang benar-benar mengigit jarinya sendiri.

3. Faktor Struktural

Faktor ketiga yang harus kamu ketahui, adalahy faktor structural. Faktor ini merupakan faktor yang juga menyebabkan suatu kalimat menjadi ambiguitas. Hal ini disebabkan karena struktur yang dimiliki oleh kalimat itu sendiri. Berikut ini adalah contoh, dimana sebuah kalimat menjadi ambigu karena faktor ini:

– Pembacaan pidato baru dilaksanakan pada hari Jumat (yang dibaca pidato baru)
– Pembacaan pidato baru akan dilaksanakan pada hari Jumat (yang akan dibacakan pada hari Jumat adalah pidato).

Contoh Kalimat Ambigu

contoh kalimat ambigu
contoh kalimat ambigu
Contoh Kalimat Ambigu

1. Gedung perkuliahan yang baru diresmikan oleh Bapak Presiden

Kalimat ini tentunya menganduang keambiguan, dikarenakan memiliki dua arti dimana:
– Gedung-gedung prkulaiahan yang baru itu diresmikan oleh Bapak Presiden
– Gedung di perkuliahan yang baru itu diresmikan oleh Bapak Presiden

2. Saya membaca buku sejarah bahasa Indonesia yang baru.

Kalimat ini mengandung makna yang berbeda, yaitu:
– Saya membaca buku sejarah bahasa Indonesia yang baru (buku sejarah yang baru)
– Saya membaca buku sejarah bahasa Indonesia yang baru (bahasa Indonesia yang baru)

3. Putra konglomerat yang pintar itu kuliah di Universitas Indonesia

Makna yang dimiliki oleh kalimat tersebut adalah:
– Putra konglomerat yang pintar itu kuliah di Universitas Indonesia. (Putranya yang pandai)
– Putra dari konglomerat yang pandai itu kuliah di Universitas Indonesia. (Konglomeratnya yang pandai)

4. Putri tante yang berbaju merah muda itu berasal dari Bandung.

Makna yang dimiliki oleh kalimat diatas adalah:
 putri tante yang berbaju merah muda itu berasal dari Bandung. (Putrinya yang berbaju merah muda)
 putri dari tante yang berbaju merah muda itu berasal dari Bandung. (tantenya yang berbaju merah muda)

5. Teman Siti yang kurus itu tidak masuk kuliah hari ini.

Makna atau arti yang dimiliki oleh makna tersebut adalah:
– Teman Siti yang kurus itu tidak masuk kuliah hari ini. (temannya yang kurus)
– Siti yang kurus itu temannya tidak masuk kuliah hari ini. (Siti yang kurus)

6. Pembacaan dongeng baru dilaksanakan nanti sore.

Kalimat diatas memiliki makna yang ambigu, yaitu:
– Pembacaan dongeng baru dilaksanakan nanti sore. (pembacaannya baru dilaksanakan)
– Pembacaan dongeng yang baru di laksanakan nanti sore. (dongengnya baru)

7. Sumbangan ke tiga sekolah itu dibajak oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Makna yang dimiliki oleh kalimat ini adalah:
– Sumbangan yang ketiga kalinya itu dibajak oleh orang yang tidak bertanggungjawab. (sumbangan yang ke-3)
– Sumbangan untuk ketiga sekolah itu dibajak oleh orang yang tidak bertanggungjawab. (sumbangan untuk ke 3 sekolah)
– Sumbangan ketiga-sekolah itu dibajak orang yang tidak bertanggungjawab. (sumbangan dari tiga sekolah)

Masih banyak contoh yang dapat diberikan oleh sebuah kalimat yang memiliki arti ambigu. Dalam hal ini, kalimat yang memiliki arti ambigu sendiri, harus diungkapkan secara jelas. Dengan munculnya kalimat yang memiliki pengertian ambigu, maka akan mengandung beberapa pengertian yang dirasa kurang jelas.

Leave a Comment