Macam-macam Senam Lantai dan Gerakannya

Macam-macam senam lantai – Apa saja hal yang bisa anda pikirkan ketika melihat seseorang yang tengah melakukan senam? Anda mungkin berpikir dan melihat pesenam melakukan flips pada balok selebar 4 inci, atau melihat tubuh berjatuhan di lantai atau pria yang melakukan kekuatan luar biasa menggunakan cincin.

Macam-macam Senam Lantai

Tapi apa yang anda lihat itu sebenarnya hanya beberapa jenis senam saja . Sebenarnya ada lagi beberapa jenis senam yang perlu anda ketahui. Berikut:

1. Senam Artistik Wanita

Senam artistik wanita (sering disingkat menjadi hanya “senam wanita”), senam ini sangat menarik perhatian sebagian besar peserta. Jenis senam ini disebut-sebut sebagai senam yang paling terkenal. Senam ini juga salah satu even yang dalam olimpiade yang memecahkan rekor penjualan tiket terbanyak, pada permulaan senam ini digelar.

Dalam senam artistik wanita atlet bertanding dengan empat alat (lemari besi, balok yang tidak rata, balok keseimbangan, dan latihan lantai).

Kompetisi: Kompetisi Olimpiade terdiri dari:

Tim: Lima atlet berada dalam satu tim. (Di masa depan, itu akan berubah menjadi hanya empat.) Di babak penyisihan, empat atlet bersaing di setiap acara dan tiga skor dihitung. Di final, tiga atlet bertanding di setiap ajang dan setiap skor diperhitungkan terhadap total tim.

Individual all-around: Seorang atlet bertanding dalam semua empat pertandingan dan skor total ditambahkan.

2. Senam Artistik Pria

Senam artistic pria adalah jenis senam paling populer kedua di Amerika Serikat dan disebut-sebut merupakan bentuk senam tertua.

Cara permainan senam artistic pria yaitu pria bersaing di enam alat: latihan lantai, kuda memukul, cincin masih, lemari besi, bar paralel dan bar horisontal (biasanya disebut bar tinggi).

Kompetisi Senam Artistik Pria:

Kompetisi Olimpiade diadakan dalam format yang sama dengan senam artistik wanita, dengan kompetisi tim, all-around dan acara individu. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa pria bersaing dalam enam acara mereka, sedangkan wanita bersaing di empat acara mereka.

3. Senam Ritmik

Selanjutnya adalah senam ritmik. Dalam senam ritmik, pesenam melakukan lompatan, lemparan, lompatan dan gerakan lainnya dengan berbagai jenis peralatan. Senam Ritmik saat ini merupakan olahraga khusus wanita di Olimpiade.

Aturan:

Para atlet bersaing dengan lima jenis peralatan: tali, simpai, bola, pentung, dan pita. Latihan lantai juga merupakan acara di tingkat kompetisi yang lebih rendah.

Kompetisi: Di Olimpiade, pesenam ritmik bersaing dalam:

Individual all-around: Seorang atlet bertanding pada empat dari lima pertandingan (setiap dua tahun, satu peralatan diputar keluar) dan skor total ditambahkan.

Untuk nomor senam kelompok, Lima pesenam bersaing dalam dua rutinitas berbeda. Dalam satu rutinitas, semua atlet menggunakan alat yang sama. Dalam rutinitas kedua, pesenam menggunakan dua peralatan yang berbeda (misalnya, tiga pesenam akan menggunakan bola dan dua pesenam akan menggunakan ring).

4. Senam Trampolin

Jenis senam selanjutnya adalah yang dikenal dengan nama senam Trampolin. Dalam senam trampolin, pesenam melakukan gerakan membalik tinggi dan putaran pada setiap pantulan. Senam jenis ini juga termasuk senam yang menjadi langganan diselenggarakan dalam Olimpiade, mulai sejak Olimpiade 2000.

Aturan dalam senam Trampolin yaitu, untuk menambahkan trampolinis ke dalam kuota yang dialokasikan untuk senam, tim artistik dikurangi dari tujuh anggota tim menjadi enam.

Kompetisi: Senam ini merupakan nomor wajib dan rutin dilakukan di kompetisi Olimpiade. Masing-masing terdiri dari sepuluh keterampilan dan dilakukan pada jenis trampolin yang sama.

Mini ganda (pesenam menggunakan trampolin dua tingkat yang lebih kecil) dan disinkronkan (dua atlet tampil pada waktu yang sama di trampolin yang berbeda) adalah acara kompetitif di AS, tetapi tidak di Olimpiade.

Kompetisi: Senam trampolin mencakup kategori tunggal untuk wanita dan untuk pria. Ada acara kualifikasi untuk mencapai babak medali tetapi skor tidak terbawa.

5. Senam Tumbling

Tumbling juga merupakan jenis senam yang kerap dilombakan. Power tumbling dilakukan pada landasan pegas yang jauh lebih tinggi daripada keset lantai yang digunakan dalam senam artistik. Karena pegasnya, atlet dapat melakukan gerakan membalik dan tikungan yang sangat rumit secara berurutan.

Peristiwa: Semua jatuh dilakukan pada jalur yang sama. Pesenam melakukan dua lintasan di setiap tahap kompetisi, dengan delapan elemen di setiap lintasan.

Kompetisi: Tumbling bukan acara Olimpiade, tetapi merupakan bagian dari program Olimpiade Junior di Amerika Serikat dan juga bersaing secara internasional.

6. Senam Akrobatik

Jenis senam selanjutnya yaitu senam akrobatik. Dalam senam akrobatik, para atlet adalah perlengkapannya. Tim senam terdiri dari dua hingga empat orang, melakukan semua jenis handstand, memegang dan menyeimbangkan satu sama lain, sementara anggota tim melempar dan menangkap rekan satu tim mereka.

Arena senam Akrobat selalu dilakukan di atas tikar yang sama.
Nomor yang dipertandingkan adalah pasangan pria, pasangan wanita, pasangan campuran, kelompok wanita (tiga pesenam) dan kelompok pria (empat pesenam).

Kompetisi: Senam akrobatik bukan acara Olimpiade, tetapi juga merupakan bagian dari program Olimpiade Junior AS dan dipertandingkan secara internasional.

7. Senam Kelompok

Senam kelompok juga merupakan salah satu jenis senam yang terkenal. Di Amerika Serikat senam kelompok biasanya dilakukan secara kompetitif dengan nama TeamGym. Di TeamGym, atlet bersaing bersama dalam kelompok enam hingga 16 pesenam. Kelompok ini mungkin semuanya perempuan, semua laki-laki atau campuran.

Peraturan senam kelompok yang kerap dilaksanakan di AS, peserta di TeamGym bertanding dalam acara lompat kelompok (pertunjukan berguling, kubah, dan mini-trampolin) dan latihan di lantai grup.

Kompetisi: TeamGym bukan acara Olimpiade, tetapi berkompetisi di Amerika Serikat dan luar negeri dalam pertemuan undangan, serta kompetisi lokal, regional, nasional dan internasional.

Gerakan Senam Lantai

Berikut ini beberapa gerakan senam lantai yang bisanya diajarkan di pendidikan jasmani, serta akan diulas bagaimana cara melakukannya.

1. Sikap Kayang

Sikap kayang adalah sebuah gerakan senam lantai dengan posisi kedua tangan dan kaki bertumpu pada matras dengan posisi terbalik kemudian meregang dan panggul serta perut diangkat ke atas. Manfaat dan tujuan melakukan kayang adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh, terutama pada bagian otot perut, kaki, bahu, tangan dan pinggang.

2. Sikap Lilin

Sikap lillin merupakan gerakan yang dilakukan di atas matras dengan kaki tegak berada di atas sedangkan kepala berada dibawah sehingga menyerupai lilin. Tujuan sikap lilin adalah untuk melatih keseimbangan tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu juga senam lantai merupakan salah satu dasar untuk senam kategori lainnya

3. Handstand

Handstand adalah posisi berdiri dengan kedua tangan berada di bawah dan kaki lurus ke atas. Gerakan ini termasuk ke dalam tingkatan yang sulit untuk dilakukan karena memerlukan keseimbangan yang tinggi.

4. Headstand

Headstand adalah posisi berdiri dengan kepala di bawah dengan ditopang menggunakan kedua tangan yang membentuk segitiga.

Gerakan headstand merupakan turunan dari gerakan handstand yang membutuhkan konsentrasi dan koordinasi yang lebih tinggi sehingga mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi pula.

5. Roll Depan (Forward Roll)

Rolling depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Secara teknis roll depan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok.

Leave a Comment