Jalan Cepat: Pengertian, Teknik, Tahapan, Peraturan, Karakteristik & Manfaatnya

Tahukah kamu apa itu jalan cepat? Olahraga yang satu ini merupakan olahraga cabang atletik yang tidak jauh beda dengan olahraga lari. Jalan cepat yang juga disebut dengan istilah race walking bertujuan untuk mengembangkan berbagai pola gerak dasar berjalan, terutama yang memiliki ciri gerak lokomotor.

JALAN CEPAT

jalan cepat
jalan cepat

Di bawah ini, kamu akan mengenal lebih detail mengenai pengertian jalan cepat hingga karakteristiknya:

Pengertian Jalan Cepat

pengertian jalan cepat
pengertian jalan cepat

Selain olahraga lari, jalan cepat juga bisa menjadi alternatif olahraga kebugaran. Jalan cepat ialah sebuah gerakan maju dimana kaki akan melangkah dengan hubungan yang tidak terputus dengan tanah. Ketika seseorang berjalan cepat, maka ia harus memastikan bahwasanya kaki depan harus selalu menyentuh tanah sebelum kemudian kaki belakang tidak menginjak tanah.

Lebih sederhananya, jalan cepat sama halnya berjalan pada umumnya. Akan tetapi ada penambahan kecepatan atau frekuensi langkah dan teknik gerakan. Adapun tekniknya akan kami bahas dipenjelasan berikutnya.

Dalam perlombaan resmi, olahraga jalan cepat umumnya memakai lintasan sepanjang 5 dan 10 km untuk putri, 20 dan 50 km untuk putra. Jalan cepat pertama kali dipertandingkan dalam kejuaraan resmi di London Inggris pada tahun 1867, kemudian seiring perkembangan zaman olahraga jalan cepat menyebar di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia.

Indonesia yang pada saat itu menyelenggarakan jalan cepat pertama sebagai nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik tahun 1978. Jarak yang diperlombakan ialah untuk wanita: 5 km da 10 km, sedang untuk pria 10 km dan 20 km.

Teknik Jalan Cepat

teknik jalan cepat
teknik jalan cepat

Setelah mengenal pengertian jalan cepat di atas, maka tibalah pada materi inti yaitu teknik jalan cepat yang hendaknya kamu ketahui terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya:

1. Teknik start

Start perlombaan jalan cepat dilakukan dengan start berdiri, karena start dalam jalan cepat tidak memiliki pengaruh yang berarti, maka tidak perlu ada teknik khusus yang harus dipelajari atau dilatih.

Sikap start pada umumnya menggunakan aba-aba “bersedia” peserta menempatkan kaki kiri di belakang garis start, sedang kaki kanan di samping belakang kaki kiri, dengan badan agak condong ke depan dan kedua lengan rileks. Pada aba-aba “ya” atau tembakan pistol, segera langkahkan kaki kanan ke depan.

2. Teknik melangkah

Teknik selanjutnya yaitu saat melangkah. Teknik dasar yang benar ialah kaki digerakkan ke depan dengan berat atau beban tubuh bertumpu pada paha. Ketika menggerakkan kaki ke depan, lutut sedikit ditekuk seiring dengan ayunan kaki.

Saat kaki mendarat di tanah, hal yang harus diperhatikan adalah bagian tumit yang mendarat pertama lalu ujung kaki. Begitu seterusnya selalu ada kaki yang menumpu, jadi tidak ada kaki yang melayang.

3. Teknik finish

Sikap badan jalan terus hingga memasuki finish. Ketika jarak mencapai 5 meter, maka peserta hendaknya mengendorkan kecepatan. Hal ini bertujuan agar posisi kaki tidak melayang. Oleh sebab itu pemindahan berat badan dari kaki satu ke kaki lainnya harus jelas pada gerak panggul.

Tahapan Jalan Cepat

tahapan jalan cepat
tahapan jalan cepat

Olahraga jalan cepat juga memiliki beberapa tahapan yang akan kamu ketahui di bawah ini:

1. Fase tumpuan kedua kaki

Tahapan gerakan tumpuan kedua kaki terjadi sangat singkat. Pada saat kedua kaki menyentuh tanah, saat itu pula berakhir dorongan yang diikuti gerakan tarikan. Tarikan ini lebih lama dan menyebabkan gerakan berlawanan antara bahu dan pinggul.

2. Fase tarikan

Pada tahapan ini dilakukan dengan menunggu gerakan selesai terlebih dahulu. Gerakan ini dilakukan oleh kaki depan akibat kerja tumit dan koordinasi seluruh badan. Gerakan ini selesai apabila badan berada di atas kaki penopang/tumpuan kedua kaki.

3. Fase relaksasi

Tahap relaksasi ialah tahap antara tahap awal saat melangkahkan kaki ke depan dan ketika akan melakukan tarikan kaki belakang. Pada tahap ini pinggang berada pada posisi yang sama dengan bahu, sedangkan lengan vertikal dan paralel disamping badan.

4. Fase dorongan

Fase ini dilakukan apabila fase terdahulu selesai dan titik gravitasi badan mengambil alih kaki tumpu.

Peraturan Jalan Cepat

peraturan jalan cepat
peraturan jalan cepat

Bukan saja olahraga lari yang memiliki peraturan, jalan cepat juga memiliki aturan-aturan yang harus dipatuhi para atlet. Pastikan untuk menjalankannya yah…

1. Pada saat melangkah salah satu kaki harus selalu kontak dengan tanah

2. Didiskualifikasi (larangan melanjutkan perlombaan) disebabkan oleh:

  • Gagal atau tidak memenuhi definisi jalan cepat pada waktu perlombaan
  • Melakukan pelanggaran pada saat perlombaan berlangsung.
  • Pada perlombaan jalan cepat yang dilaksanakan di track (lintasan), peserta yang terkena diskualifikasi harus meninggalkan lintasan. Jika dilaksanakan di jalan raya, peserta harus mencopot nomer dada dan segera keluar meninggalkan perlombaan.

3. Biasanya peserta pada perlombaan jalan cepat diberi peringatan terlebih dahulu apabila melakukan pelanggaran sebanyak satu kali. Bila berbuat lagi, maka akan langsung didiskualifikasi.

Karakteristik Jalan Cepat

karakteristik jalan cepat
karakteristik jalan cepat

Secara umum karakteristik gerak dasar jalan cepat tidak jauh beda dengan karakteristik gerak dasar jalan biasa. Hanya saja pada gerakan tertentu gerak dasar jalan cepat lebih kompleks. Berikut adalah karakteristik jalan cepat:

  • Angkat paha kaki ayun ke depan lutut.
  • Tungkai bawah bergantung rileks sembari mengayun paha ke depan.
  • Tungkai bawah ikut terayun ke depan sehingga lutut menjadi lurus.
  • Saat mendaratkan kaki ke tanah, terlebih dahulu harus tumit kaki.
  • Bersamaan dengan mengangkat tumit, ujung kaki tumpu lepas dari tanah ganti dengan kaki ayun.
  • Posisi badan, kepala, punggung, dada, pinggang hingga tungkai saat melangkah sedikit condong ke depan.
  • Siku dilipat 90 derajat, ayunkan lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan kaki kanan.
  • Koordinasi gerakan dilakukan antara lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan dan lengan kanan bersamaan dengan kaki kiri.

Manfaat Jalan Cepat

manfaat jalan cepat
manfaat jalan cepat

Setelah mematuhi beberapa teknik, tahapan, aturan dan karakteristik jalan cepat di atas. Ada baiknya untuk mengenal beberapa manfaat yang akan didapatkan saat melakukan olahraga jalan cepat. Ialah sebagai berikut:

1. Mengencangkan tubuh

Bagi mereka yang mengalami penurunan berat badan secara drastis, biasanya kulit jadi mengendur. Olahraga jalan cepat mampu membuat kulit atau bagian tubuh menjadi lebih kencang lagi.

2. Menyingkirkan lemak

Jalan cepat membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat. Keringat yang banyak dihasilkan melalui pembakaran lemak dalam tubuh. Olahraga ini bisa menjadi solusi menurunkan berat badan.

3. Fleksibilitas tubuh

Semakin rutin menggerakkan tubuh akan membuat tubuh jadi lebih fleksibel dan nyaman digerakkan.

4. Melancarkan sirkulasi darah

Bukan hanya mampu mengencangkan tubuh dan membakar lemak, namun juga mampu melancarkan peredaran darah.

5. Meningkatkan tenaga

Tubuh akan menjadi lebih bertenaga dan terbiasa saat melakukan olahraga ini secara rutin.

Nah, sampai di sini. Selamat mencoba dan meraih manfaat dari olahraga jalan cepat!

Leave a Comment